Judul Tesis : Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat dengan Metode Observasi Laboratorium dan Metode Observasi Lapangan Ditinjau dari Sikap Ilmiah Siswa dan Konsep Diri Siswa A. Latar Belakang Masalah Model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat merupakan model pembelajaran yang mengangkat isu-isu yang berkembang di masyarakat untuk dijadikan suatu topik dan siswa diajak secara langsung
Read more →Judul Tesis : Pembelajaran Metode Eksperimen dan Inkuiri Terbimbing Ditinjau dari Sikap Ilmiah dan Kemampuan dalam Menggunakan Alat Ukur A. Latar Belakang Masalah Kurikulum pendidikan di SMA Negeri 2 Pati sangat padat, ini sering menjadi kendala para guru untuk mengembangkan metode pembelajaran atau metode mengajar yang sesuai. Guru lebih cenderung menekankan bagaimana
Read more →ABSTRAK Skripsi ini berjudul Perdagangan Bilateral Antara Indonesia dengan Singapura pada periode tahun 1980-2003. adapun data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari BPS. Variabel yang digunakan antara lain volume, indeks harga, dan GDP. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode perhitungan Grubel-Lloyd untuk perhitungan perdagangan intra-industri SITC
Read more →Judul Tesis : Pembelajaran Kimia Menggunakan Media Bongkar Pasang Konfigurasi Elektron dan Komputer Ditinjau dari Kreativitas dan Gaya Belajar Siswa A. Latar Belakang Masalah Pembelajaran konfigurasi elektron sebelumnya disajikan secara konvensional, tidak menggunakan media/ alat peraga. Siswa sulit memahami konsep-konsep didalamnya, pembelajaran jadi membosankan, dan tidak menarik untuk diikuti. Alat peraga bongkar
Read more →Judul Tesis : Pembelajaran Kimia dengan Metode Inkuiri Terbimbing Menggunakan Virtual Lab dan Real Lab Ditinjau dari Gaya Belajar dan Aktivitas Belajar Siswa A. Latar Belakang Masalah Sekolah SMA Batik 2 Surakarta merupakan salah satu sekolah swasta di Surakarta. Berdasarkan pengamatan secara umum keadaan sekolah SMA Batik 2 Surakarta dan wawancara dengan
Read more →Gambaran dari Implementasi Kebijakan Peternakan 1. Implementasi Kebijakan Implementasi merupakan tahap yang krusial dalam proses kebijakan, dalam proses kebijakan. Suatu program kebijakan harus diimplementasikan agar mempunyai dampak tujuan yang diinginkan. Implementasi kebijakan merupakan tahapan yang penting dalam keseluruhanstruktur dan proses kebijakan, karena melalui tahap ini dapat diketahui berhasil atau tidaknya
Read more →Gambaran dari Implementasi Kebijakan Pendidikan Pengertian Kebijakan James E. Anderson menyebutkan bahwa kebijakan adalah serangkaian tindakan yang memiliki tujuan yang diikuti oleh seseorang atau sekelompok pelaku terkait dengan suatu permasalahan tertentu. (Sudiyono, 2007: 4). Harold D.Lasswell dan Abraham Kaplan juga menyebutkan kebijakan merupakan sebuah program yang diarahkan pada tujuan, nilai,
Read more →Gambaran dari Analisis Dampak Kebijakan Pengertian Kebijakan Kebijakan berasal dari bahasa Inggris yaitu policy, dan secara etimologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu Polis artinya kota (city). Istilah kebijakan juga sering disebut dengan kebijaksanaan (Wisdom), penggunaan kata wisdom dianggap tidak tepat oleh berapa pakar karena wisdom memiliki makna tersendiri dalam bahasa
Read more →Gambaran dari Analisis Stakeholder 1.Pengertian Stakeholder Stakeholders dibagi menjadi 3 kelompok (Maryono et al.2005) dalam penelitian (Yosevita:25), antara lain: Stakeholders primer Stakeholder primer merupakan stakeholder yang terkena dampak secara langsung baik dampak positif maupun dampak negatif dari suatu rencana serta mempunyai kaitan kepentingan langsung dengan kegiatan tersebut. Stakeholders yang memiliki
Read more →Gambaran dari Pengadaan Barang dan Jasa 1. Definisi Pengadaan Barang dan Jasa Pengadaan barang dan jasa merupakan suatu kegiatan pengadaan dalam hal untuk mendapatkan barang dan jasa. Tahap-tahap dalam pengadaan barang dan jasa dengan prakualifikasi yaitu : (Keppres No 54, 2010) pengumuman prakualifikasi pengambilan dokumen prakualifikasi pemasukan dokumen prakualifikasi evaluasi
Read more →Gambaran dari Sistem Pengendalian Manajemen 1. Pengertian Sistem Pengendalian Manajemen Menurut Suadi (1999:8-9) Sistem pengendalian manajemen adalah: sebuah sistem yang terdiri dari beberapa sub sistem yang saling berkaitan, yaitu: pemrograman, penganggaran, akuntansi, pelaporan, dan pertanggungjawaban untuk membantu manajemen mempengaruhi orang lain dalam sebuah perusahaan, agar mau mencapai tujuan perusahaan melalui
Read more →Gambaran dari E-Audit 1. Pengertian E-Audit E-audit adalah sebuah sistem yang membentuk sinergi antara sistem informasi internal BPK (eBPK) dengan sistem informasi milik entitas pemeriksaan (e-Auditee) melalui sebuah komunikasi data online antara e-BPK dengan e-Auditee dan membentuk Pusat Data pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara di BPK (Sekretariat Jenderal, BPK
Read more →Gambaran dari E-Filing 1. Sejarah E-Filing e-Filing adalah sebuah layanan pengiriman atau penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) secara elektronik baik untuk Orang Pribadi (OP) maupun Badan ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggunakan jaringan internet melalui ASP (Application Service Provider) atau Penyedia Jasa Aplikasi lainnya, sehingga WP tidak perlu lagi melakukan
Read more →Gambaran dari E-Budgeting 1. Informasi Elektronik Informasi elektronik adalah salah satu dari sumber daya informasi dalam format elektronik. Hasugian (2008:12) dalam sebuah artikelnya mengatakan bahwa, “Dewasa ini terjadi perubahan dalam pengelolaan sumber daya informasi di perpustakaan. Berbagai sumber daya informasi berbasis kertas (paper-based) yang selama ini menjadi primadona perpustakaan tradisional
Read more →Gambaran dari e-Procurement 1. Pengertian e-Procurement Sistem e-procurement di Indonesia lebih dikenal dengan istilah LPSE atau Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LKPP, 2016). Menurut LPSE Nasional, Layanan Pengadaan Secara Elektronik (khususnya didalam institusi pemerintahan Indonesia) merupakan unit kerja yang dibentuk di seluruh Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah/lnstitusi Lainnya (K/L/D/I) untuk menyelenggarakan sistem
Read more →



