HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Daftar Judul Tesis Ekonomi Usahatani: Produksi, Efisiensi, Risiko, dan Pembiayaan (UGM)

Ekonomi usahatani menjawab pertanyaan paling dasar dalam agribisnis: apakah usaha tani menguntungkan, efisien, dan cukup aman dari risiko. Pertanyaan ini tetap penting karena biaya input, harga hasil, dan cuaca terus berubah dari musim ke musim. Hasil penelitian di bidang ini dipakai petani untuk memilih komoditas, oleh bank untuk menilai kredit, dan oleh pemerintah untuk merancang subsidi atau asuransi. Rumpun ini menjadi rumpun terbesar kedua dalam daftar judul tesis agribisnis UGM.

Peluang Penelitian Ekonomi Usahatani ke Depan

Peluangnya ada pada model analisis yang memasukkan iklim, kebijakan, dan desain kausal, tidak hanya menghitung R/C ratio.

  1. Efisiensi teknis yang memasukkan adaptasi iklim. Model Stochastic Frontier pada petani padi menunjukkan rata-rata efisiensi teknis 0,764, dan adaptasi perubahan iklim menaikkan produksi secara signifikan (Suputra dkk., 2024). Tesis dapat memperluas model ini dengan metafrontier antarwilayah atau data panel.
  2. Asuransi berbasis indeks hasil. Zona asuransi padi berbasis klaster di Jawa menghasilkan risiko ekor (TVaR) lebih rendah daripada zona provinsi, dengan premi murni sekitar Rp85.191 (Haryastuti dkk., 2021). Kesediaan petani membayar asuransi indeks dan dampaknya pada pendapatan masih perlu diteliti.
  3. Efisiensi setelah perubahan kebijakan input. Setelah alokasi pupuk bersubsidi dicabut, efisiensi teknis kentang turun 30,45% dan wortel turun 22,62% (Setyaningrum dkk., 2025). Respons petani melalui substitusi pupuk organik atau perubahan pola tanam belum banyak diukur.
  4. Dampak mekanisasi dengan desain kausal. Dengan Propensity Score Matching, penggunaan combine harvester menurunkan kehilangan hasil panen padi 200,39 kg/ha atau sekitar 3,52% (Amrullah & Pullaila, 2019). Pendekatan serupa dapat dipakai untuk menilai dampak alat dan mesin pertanian lain.

Pengelompokan Judul Tesis Ekonomi Usahatani

Rumpun ini terdiri atas 8 sub-kelompok. Produksi dan produktivitas menjadi sub-kelompok terbesar dengan 65 judul, disusul efisiensi (50 judul).

1. Produksi, Produktivitas, dan Faktor Produksi (65 judul)

Faktor yang memengaruhi produksi, risiko produksi, curahan kerja, dan produktivitas tebu, sawit, teh, padi, dan hortikultura.

  1. Adopsi Good Agricultural Practices dan Pengaruhnya terhadap Produktivitas serta Pendapatan Usahatani Tebu di Wilayah Pabrik Gula Jatiroto, PT Perkebunan Nusantara XI
  2. Alokasi Waktu Kerja dan Produktivitas Marjinal berdasarkan Gender pada Rumah Tangga Tani Padi Merah Organik di Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman
  3. Analisis Efisiensi Teknis Produksi Tebu Pertama dan Keprasan Milik Sendiri PT Perkebunan Nusantara XI Jawa Timur
  4. Analisis Produksi, Pendapatan dan Efisiensi Pemasaran Ikan Gurami Konsumsi melalui Kelompok Pembudidaya Ikan di Kawasan Minapolitan Kabupaten Banyumas
  5. Analisis Risiko Produksi Kelapa Sawit pada PT Surya Agrolika Reksa, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau
  6. Analisis Trend dan Risiko Produksi Beberapa Komoditas Perkebunan PT Perkebunan Nusantara XII
  7. Curahan Waktu Kerja, Produksi dan Pendapatan Usahatani Cabai Merah di Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman
  8. Dampak Konsolidasi Lahan Pertanian terhadap Produksi dan Pendapatan Rumahtangga Tani Padi di Kabupaten Sukoharjo
  9. Dampak Perubahan Iklim terhadap Produksi Padi di Provinsi Jawa Timur
  10. Dampak Regrouping Lahan terhadap Produksi dan Pendapatan Petani Tebu Binaan Pabrik Gula (PG) Gempolkrep Kabupaten Mojokerto
  11. Efisiensi Alokatif Faktor Produksi Bawang Merah di Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati
  12. Efisiensi Alokatif Faktor Produksi Kedelai Petani Mitra CV Java Agro Prima di Kabupaten Bantul
  13. Efisiensi Alokatif Faktor Produksi Usahatani Kentang di Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara
  14. Efisiensi Alokatif Faktor Produksi Usahatani Kentang di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara
  15. Efisiensi Alokatif Produksi Pucuk Daun Teh di PT Pagilaran
  16. Efisiensi dan Faktor-Faktor yang Berpengaruh pada Produksi Teh di PT Perkebunan Nusantara XII
  17. Efisiensi Produksi Cabai Merah dengan Pendekatan Data Envelopment Analysis di Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang
  18. Efisiensi Produksi Pabrik Gula PT Perkebunan Nusantara XI
  19. Efisiensi Produksi Tebu Petani Mitra PT Perkebunan Nusantara X
  20. Efisiensi Usaha Penangkapan Ikan dengan Kapal Motor di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng Kabupaten Gunung Kidul
  21. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Produksi CPO di Pabrik Kelapa Sawit Sei Galuh PTPN V Riau
  22. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Produktivitas Pemetik Teh di PT Pagilaran
  23. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Curahan Waktu Kerja Wanita pada Usahatani Salak di Kecamatan Turi Kabupaten Sleman
  24. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produksi Kelapa Sawit di Kebun Pulau Mandi PT Perkebunan Nusantara III
  25. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kelapa Sawit PT SOCFINDO Kebun Bangun Bandar di Kabupaten Serdang Bedagai
  26. Kajian Produksi dan Produktivitas Tebu Sendiri (TS) dan Tebu Rakyat (TR) di PT Perkebunan Nusantara XI
  27. Kelayakan Finansial dan Efisiensi Alokatif Faktor-Faktor Produksi Usaha Tani Buah Naga Merah di Banyuwangi Bagian Utara
  28. Keterkaitan antara Penerapan Indikator ISPO dengan Produktivitas dan Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit di Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji
  29. Manajemen Produksi dan Kinerja Usaha Gula Kelapa di Kapanewon Kokap Kabupaten Kulon Progo
  30. Manajemen Produksi Gurami di Kabupaten Bantul
  31. Manajemen Risiko Produksi dan Risiko Harga pada Usaha Tani Kakao di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur
  32. Manajemen Risiko Produksi Telur Ayam Ras (Studi Kasus Peternak Ayam Ras Petelur CV Mitra Bhuwana Mandiri Kabupaten Kediri)
  33. Manajemen Risiko Produksi Usaha Tani Kakao di Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul
  34. Manajemen Risiko Produksi Usaha telur Ayam Ras pada PT Agung Abadi Putra Mandiri di Kota Payakumbuh
  35. Manajemen Usaha Penangkapan Ikan di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng Kabupaten Gunung Kidul
  36. Manfaat Pola Kemitraan Petani Tebu dengan PTPN XI dalam Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan Usahatani Tebu di Unit Usaha Semboro
  37. Optimasi Penggunaan Faktor Produksi Usahatani di Lahan Pasir Pantai Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul
  38. Optimasi Produksi Kopi Bubuk Blending di Unit Produk Hilir PT Perkebunan Nusantara IX, Kabupaten Semarang
  39. Pendekatan Data Envelopment Analysis pada Efisiensi Produksi Usahatani Kentang di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang
  40. Pengaruh El Nino Southern Oscillation terhadap Produktivitas, Daya Saing dan Volatilitas Harga CPO Indonesia
  41. Pengaruh Orientasi Ekonomi dan Kesadaran Lingkungan terhadap Produktivitas dan Rendemen Tebu Petani Mitra PG Wonolangan
  42. Pengaruh Penerapan GAP terhadap Produktivitas Cabai Merah di Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman
  43. Pengaruh Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) terhadap Produksi Bawang Merah di Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi
  44. Pengaruh Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) terhadap Produktivitas Bawang Merah di Kabupaten Bantul
  45. Pengaruh Pengelolaan Teknologi terhadap Produksi dan Efisiensi Alokatif Faktor Produksi Padi di Kabupaten Kulon Progo
  46. Pengaruh Pertanian Padi Rojolele Organik terhadap Produksi, Pendapatan, dan Kelayakan Usaha Tani di Kabupaten Klaten
  47. Pengaruh Prinsip-Prinsip Good Agricultural Practices terhadap Produksi dan Pendapatan Usahatani Terung di Lahan Pasir Pantai Kabupaten Kulon Progo
  48. Pengaruh Produksi, Kapasitas Giling, dan Impor Raw Sugar terhadap HPP Gula di PT Perkebunan Nusantara X
  49. Pengendalian Mutu Produksi Manisan Buah Carica di CV Yuasa Food Berkah Makmur Kabupaten Wonosobo
  50. Peran Koperasi Mandiri Jaya terhadap Produksi dan Pendapatan Petani Bawang Merah di Desa Sukasari Kidul Kabupaten Majalengka
  51. Produksi dan Efisiensi Alokatif Usahatani Bawang Merah di Lahan Sawah Kawasan Pesisir Kabupaten Bantul
  52. Produksi dan Kelayakan Usaha Tani Melon di Kalurahan Karangsewu Kapanewon Galur Kabupaten Kulon Progo
  53. Produksi dan Kelayakan Usahatani Wortel Organik di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang
  54. Produksi, Pendapatan, dan Risiko Usahatani Cabai Merah di Lahan Pasir Pantai Daerah Istimewa Yogyakarta
  55. Risiko Produksi dan Harga pada Usahatani Kentang di Desa Penanggungan Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara
  56. Risiko Produksi dan Keberlanjutan Usaha Tani Padi di Kabupaten Kulon Progo
  57. Risiko Produksi dan Pendapatan Usahatani Cabai Merah di Kabupaten Bantul
  58. Risiko Produksi Usaha Tani di Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara
  59. Risiko Produksi Usaha Tani pada Petani Peserta Asuransi Usaha Tani Padi di Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo
  60. Risiko Produksi Usaha Tani Wortel di Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara
  61. Risiko Produksi Usahatani Cabai Rawit pada Pertanian Perkotaan di Kota Yogyakarta
  62. Risiko Produksi Usahatani Kentang di Desa Kaponan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang
  63. Risiko Produksi Usahatani Kubis Sistem Monokultur dan Tumpangsari di Desa Kaponan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang
  64. Tingkat Penerapan Good Agricultural Practices dan Pengaruhnya terhadap Produktivitas Padi Organik di Kabupaten Sleman
  65. Trend Produksi dan Eksport Minyak Sawit (CPO) Indonesia

2. Efisiensi Alokatif, Efisiensi Teknis, dan DEA (50 judul)

Efisiensi alokatif faktor produksi, efisiensi teknis dengan Stochastic Frontier, dan Data Envelopment Analysis pada usahatani dan unit pengolahan.

  1. Analisis Efisiensi Teknis Produksi Tebu Pertama dan Keprasan Milik Sendiri PT Perkebunan Nusantara XI Jawa Timur
  2. Analisis Efisiensi Unit Pengolahan Hasil Kopi di Kabupaten Ngada dengan Metode Data Envelopment Analysis
  3. Dampak Mekanisasi pada Program UPJA terhadap Pendapatan dan Efisiensi Teknis Usahatani Padi di Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman
  4. Efisiensi Agroindustri Gula Semut di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta
  5. Efisiensi Alokatif Budidaya Udang Vaname di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo
  6. Efisiensi Alokatif dan Pendapatan Usahatani Melon Lahan Pasir Pantai di Desa Bugel Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo
  7. Efisiensi Alokatif Faktor Produksi Bawang Merah di Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati
  8. Efisiensi Alokatif Faktor Produksi Kedelai Petani Mitra CV Java Agro Prima di Kabupaten Bantul
  9. Efisiensi Alokatif Faktor Produksi Usahatani Kentang di Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara
  10. Efisiensi Alokatif Faktor Produksi Usahatani Kentang di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara
  11. Efisiensi Alokatif pada Usaha Tani Tembakau di Kabupaten Temanggung
  12. Efisiensi Alokatif Produksi Pucuk Daun Teh di PT Pagilaran
  13. Efisiensi Alokatif Usaha Tani Bawang Putih di Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar
  14. Efisiensi Alokatif Usaha Tani Bunga Krisan di Daerah Istimewa Yogyakarta
  15. Efisiensi Alokatif Usaha Tani Jagung di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul
  16. Efisiensi Alokatif Usaha Tani Jahe pada Masa Pandemi COVID-19 di Kapanewon Semin Kabupaten Gunungkidul
  17. Efisiensi Alokatif Usaha Tani Kedelai di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten
  18. Efisiensi Alokatif Usaha Tani Kopi Arabika di Desa Ratamba Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara
  19. Efisiensi Alokatif Usaha Tani Penangkaran Benih Padi Wilayah Kerja PT Pertani di Kabupaten Mojokerto
  20. Efisiensi Alokatif Usaha Tani Tebu di Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora
  21. Efisiensi Alokatif Usahatani Bawang Merah di Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes
  22. Efisiensi Alokatif Usahatani Cabai di Kawasan Pantai Kabupaten Bantul: Studi Komparasi Lahan Sawah dan Lahan Pasir
  23. Efisiensi Alokatif Usahatani Cabai Merah Lahan Pasir Pantai di Desa Bugel Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo
  24. Efisiensi Alokatif Usahatani Cabai Rawit pada Pertanian Perkotaan di Kecamatan Kotagede Kota Yogyakarta
  25. Efisiensi Alokatif Usahatani Jagung di Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul
  26. Efisiensi Alokatif Usahatani Jamur Tiram Putih di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman
  27. Efisiensi Alokatif Usahatani Kakao di Kabupaten Madiun
  28. Efisiensi Alokatif Usahatani Padi dalam Penerapan Pengelolaan Hama Terpadu Lanskap di Kabupaten Klaten
  29. Efisiensi Alokatif Usahatani Padi Lahan Gambut di Kabupaten Pelalawan
  30. Efisiensi Alokatif Usahatani Padi Organik Bersertifikat dan Konvensional di Desa Pakembinangun Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman
  31. Efisiensi Alokatif Usahatani Salak Pondoh dengan Sistem Good Agricultural Practices di Kecamatan Tempel Kabupaten Sleman
  32. Efisiensi Alokatif Usahatani Tebu di Kabupaten Magetan
  33. Efisiensi Alokatif Usahatani Ubi Kayu di Kapanewon Paliyan Kabupaten Gunungkidul
  34. Efisiensi dan Faktor-Faktor yang Berpengaruh pada Produksi Teh di PT Perkebunan Nusantara XII
  35. Efisiensi Produksi Cabai Merah dengan Pendekatan Data Envelopment Analysis di Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang
  36. Efisiensi Produksi Pabrik Gula PT Perkebunan Nusantara XI
  37. Efisiensi Produksi Tebu Petani Mitra PT Perkebunan Nusantara X
  38. Efisiensi Usaha Penangkapan Ikan dengan Kapal Motor di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng Kabupaten Gunung Kidul
  39. Efisiensi Usaha Tani Padi Program Corporate Farming di Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul
  40. Kelayakan Finansial dan Efisiensi Alokatif Faktor-Faktor Produksi Usaha Tani Buah Naga Merah di Banyuwangi Bagian Utara
  41. Kelayakan Finansial dan Efisiensi Alokatif Usahatani Kubis di Kawasan Agroforestri Kecamatan Karangkobar Kabupaten Banjarnegara
  42. Kinerja dan Efisiensi Usaha Koperasi Unit Desa di Kabupaten Madiun
  43. Kinerja Manajemen Rantai Pasok dan Efisiensi Teknis Rantai Pasok Cabai pada Tingkat Petani dan Bandar (Pengumpul) Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang
  44. Optimasi Penggunaan Faktor Produksi Usahatani di Lahan Pasir Pantai Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul
  45. Pendekatan Data Envelopment Analysis pada Efisiensi Produksi Usahatani Kentang di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang
  46. Pengaruh Aspek Manajerial terhadap Efisiensi Teknis Usaha Gula Kelapa di Kapanewon Kokap Kabupaten Kulon Progo
  47. Pengaruh Konsolidasi Lahan terhadap Efisiensi Alokatif Usahatani Padi di Kabupaten Sukoharjo
  48. Pengaruh Penerapan Good Agricultural Practices terhadap Efisiensi Teknis dan Pendapatan Usahatani Kedelai Hitam Malika di Kabupaten Kulon Progo
  49. Pengaruh Pengelolaan Teknologi terhadap Produksi dan Efisiensi Alokatif Faktor Produksi Padi di Kabupaten Kulon Progo
  50. Produksi dan Efisiensi Alokatif Usahatani Bawang Merah di Lahan Sawah Kawasan Pesisir Kabupaten Bantul

3. Kelayakan Usaha dan Analisis Finansial (46 judul)

Kelayakan finansial dan ekonomi usahatani, peternakan, budidaya ikan, dan industri rumah tangga dengan NPV, IRR, dan B/C ratio.

  1. Analisis Kelayakan dan Strategi Pengembangan Agribisnis Kopi Arabika di Kabupaten Simalungun
  2. Analisis Kelayakan dan Strategi Pengembangan Budidaya Rumput Laut di Kabupaten Seram Bagian Barat
  3. Analisis Kelayakan dan Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Ikan Air Tawar di Kabupaten Sleman
  4. Analisis Kelayakan Ekonomi Usahatani Kentang Berbasis Konservasi Tanah di Kabupaten Wonosobo
  5. Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Usaha Pupuk Organik Kabupaten Jepara
  6. Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Usaha Ternak Kambing PE di Kabupaten Sleman
  7. Analisis Kelayakan Finansial Usaha Terasi Sijuk di Desa Sungai Padang Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung
  8. Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Jamur Tiram Putih di Kabupaten Karanganyar
  9. Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Gaharu dari Kabupaten Asmat
  10. Analisis Kelayakan Usahatani Bawang Merah, Kentang dan Tomat di Nagari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Sumatera Barat
  11. Analisis Kelayakan, Pendapatan, dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Peternak Sapi Potong di Daerah Istimewa Yogyakarta
  12. Analisis Usaha dan Strategi Pengembangan Agribisnis Buah Naga CV Kusumo Wanadri Kulon Progo
  13. Analisis Usahatani Kelapa di Desa Semedo Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas
  14. Evaluasi Kelayakan Industri Rumah Tangga Gula Semut di Kapanewon Kokap Kabupaten Kulon Progo
  15. Financial Feasibility and Optimal Management of Intensive Cow-Calf Cooperatives as an Option to Resolve Grazing Conflict in Baluran National Park
  16. Kajian Komparatif Kelayakan Usahatani Cabai Merah di Dataran Rendah dan Tinggi Kabupaten Magelang
  17. Kelayakan dan Keberlanjutan Usahatani Bawang Putih di Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang
  18. Kelayakan Finansial dan Efisiensi Alokatif Faktor-Faktor Produksi Usaha Tani Buah Naga Merah di Banyuwangi Bagian Utara
  19. Kelayakan Finansial dan Efisiensi Alokatif Usahatani Kubis di Kawasan Agroforestri Kecamatan Karangkobar Kabupaten Banjarnegara
  20. Kelayakan Finansial dan Ekonomi Usaha Tani Padi dan Jagung di Kabupaten Sleman
  21. Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Udang Vaname di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo
  22. Kelayakan Finansial Industri Rumah Tangga Pothil di Desa Mejing Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang
  23. Kelayakan Usaha Gula Kelapa di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas
  24. Kelayakan Usaha Peternakan Ayam Pedaging Pola Kemitraan pada Masa dan Pasca Pandemi Covid-19 di Kabupaten Banyumas
  25. Kelayakan Usaha Tani Bit di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang
  26. Kelayakan Usaha Tani Bunga Krisan di Daerah Istimewa Yogyakarta
  27. Kelayakan Usaha Tani Bunga Krisan di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan
  28. Kelayakan Usaha Tani Padi Organik dan Non-Organik di Kabupaten Bantul
  29. Kelayakan Usaha Tani Sayuran pada Pertanian Perkotaan di Kota Surakarta
  30. Kelayakan Usahatani Hortikultura Lahan Pasir Pantai di Desa Bugel Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo
  31. Kelayakan Usahatani Jagung di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas
  32. Kelayakan Usahatani Padi Organik dan Padi Konvensional di Desa Pakembinangun Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman
  33. Kelayakan Usahatani Tebu di Kabupaten Ngawi dan Magetan
  34. Kinerja Finansial UMKM Sohun di Kabupaten Klaten
  35. Manajemen SOP/GAP dan Kelayakan Usahatani Cabai Merah di Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang
  36. Model Bisnis dan Kelayakan Usaha Pertanian Perkotaan di Kota Yogyakarta
  37. Nilai Tambah dan Profitabilitas Komoditas Kelapa di Kabupaten Natuna
  38. Pengaruh Pertanian Padi Rojolele Organik terhadap Produksi, Pendapatan, dan Kelayakan Usaha Tani di Kabupaten Klaten
  39. Perbandingan Kelayakan Usahatani Tembakau Virginia Berbahan Bakar Briket Batubara, Cangkang Sawit, dan Cangkang Kemiri di Kabupaten Lombok Timur
  40. Permintaan Kedelai dan Kelayakan UMKM Tahu di Kabupaten Semarang
  41. Persepsi dan Kelayakan Usaha Tani Sistem Surjan sebagai Praktik Climate Smart Agriculture di Kabupaten Kulon Progo
  42. Produksi dan Kelayakan Usaha Tani Melon di Kalurahan Karangsewu Kapanewon Galur Kabupaten Kulon Progo
  43. Produksi dan Kelayakan Usahatani Wortel Organik di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang
  44. Studi Komparatif Kelayakan Ekonomi Padi Semi Organik dan Non Organik di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul
  45. Studi Komparatif Kelayakan Usaha Tani Bawang Merah Berdasarkan Generasi Petani di Kabupaten Nganjuk
  46. Tingkat Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) dan Kelayakan Finansial Usahatani Salak Pondoh di Kecamatan Tempel Kabupaten Sleman

4. Pendapatan dan Keuntungan Usahatani (47 judul)

Pendapatan usahatani, faktor yang memengaruhi pendapatan, kontribusi pendapatan usahatani bagi rumah tangga, dan risiko pendapatan.

  1. Adopsi Good Agricultural Practices dan Pengaruhnya terhadap Produktivitas serta Pendapatan Usahatani Tebu di Wilayah Pabrik Gula Jatiroto, PT Perkebunan Nusantara XI
  2. Analisis Kelayakan, Pendapatan, dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Peternak Sapi Potong di Daerah Istimewa Yogyakarta
  3. Analisis Nilai Tambah, Pendapatan, dan Strategi Pengembangan Usaha Pengolahan Gula Kelapa di Desa Banyusoco Kecamatan Playen Kabupaten Gunungkidul
  4. Analisis Pendapatan Rumah Tangga Usaha Tambak Polikultur di Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik
  5. Analisis Pendapatan, Kinerja, dan Strategi Pengembangan Kelompok Tani Padi Rawa Lebak di Desa Hambuku Raya, Kalimantan Selatan
  6. Analisis Produksi, Pendapatan dan Efisiensi Pemasaran Ikan Gurami Konsumsi melalui Kelompok Pembudidaya Ikan di Kawasan Minapolitan Kabupaten Banyumas
  7. Curahan Waktu Kerja, Produksi dan Pendapatan Usahatani Cabai Merah di Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman
  8. Dampak E-Commerce terhadap Pendapatan Usahatani: Studi Kasus Petani Salak Pondoh di Kabupaten Sleman
  9. Dampak Konsolidasi Lahan Pertanian terhadap Produksi dan Pendapatan Rumahtangga Tani Padi di Kabupaten Sukoharjo
  10. Dampak Mekanisasi pada Program UPJA terhadap Pendapatan dan Efisiensi Teknis Usahatani Padi di Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman
  11. Dampak Regrouping Lahan terhadap Produksi dan Pendapatan Petani Tebu Binaan Pabrik Gula (PG) Gempolkrep Kabupaten Mojokerto
  12. Distribusi Pendapatan dan Kemiskinan Rumah Tangga Petani Jahe selama Pandemi Covid-19 di Kapanewon Semin Kabupaten Gunungkidul
  13. Diversifikasi Pendapatan dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani di Kabupaten Gunungkidul
  14. Diversifikasi Sumber Pendapatan Rumah Tangga Tani di Kecamatan Seyegan Kabupaten Sleman
  15. Efisiensi Alokatif dan Pendapatan Usahatani Melon Lahan Pasir Pantai di Desa Bugel Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo
  16. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pendapatan Usahatani Tebu di Kabupaten Ngawi
  17. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Tebu di Kabupaten Magetan
  18. Hubungan Keragaman Saluran Pemasaran dengan Pendapatan Usaha Tani Pepaya California Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen
  19. Kajian Ketimpangan Distribusi Pendapatan Petani Tebu di Wilayah PT Perkebunan Nusantara XI Jawa Timur
  20. Kajian Sumber Pendapatan Rumah Tangga Tani selama Masa Peremajaan Kelapa Sawit di Kecamatan Dayun Kabupaten Siak
  21. Kemiskinan dan Disparitas Pendapatan Rumah Tangga Tani Bawang Merah berdasarkan Kepemilikan Lahan di Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes
  22. Kesenjangan Pendapatan Usahatani Bawang Merah dan Padi di Kawasan Pesisir Kabupaten Bantul
  23. Keterkaitan antara Penerapan Indikator ISPO dengan Produktivitas dan Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit di Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji
  24. Keuntungan usahatani padi, kepuasan dan keinginan untuk melanjutkan keanggotaan Gapoktan di Kabupaten Sukoharjo
  25. Komparasi Kemiskinan dan Ketimpangan Pendapatan Rumah Tangga Tani Cabai Polikultur di Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang
  26. Kontribusi Pendapatan Usaha Tani terhadap Pendapatan dan Distribusi Pendapatan Rumah Tangga Tani di Sekitar Bandara Yogyakarta International Airport Kecamatan Temon
  27. Kontribusi Pertanian Perkotaan terhadap Pendapatan Rumah Tangga di Kota Yogyakarta
  28. Manajemen Risiko Pendapatan Usahatani Kubis di Kawasan Agroforestri Kecamatan Karangkobar Kabupaten Banjarnegara
  29. Manfaat Pola Kemitraan Petani Tebu dengan PTPN XI dalam Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan Usahatani Tebu di Unit Usaha Semboro
  30. Nilai Tambah dan Profitabilitas Komoditas Kelapa di Kabupaten Natuna
  31. Pendapatan dan Strategi Pengembangan Agribisnis Kopi Robusta di Kabupaten Tanggamus
  32. Pendapatan, Nilai Tambah, dan Strategi Pengembangan Produk Mie Mocaf Ayo dan Tepung Mocaf pada UMKM Putri 21 Kabupaten Gunungkidul
  33. Pengaruh Kredit Usaha Rakyat terhadap Pendapatan Petani di Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo
  34. Pengaruh Pemberian Kredit terhadap Pendapatan Petani Bawang Merah di Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes
  35. Pengaruh Pendapatan dan Literasi Digital Petani terhadap Niat Mengadopsi Teknologi Pertanian Pintar di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang
  36. Pengaruh Penerapan Good Agricultural Practices terhadap Efisiensi Teknis dan Pendapatan Usahatani Kedelai Hitam Malika di Kabupaten Kulon Progo
  37. Pengaruh Pertanian Padi Rojolele Organik terhadap Produksi, Pendapatan, dan Kelayakan Usaha Tani di Kabupaten Klaten
  38. Pengaruh Prinsip-Prinsip Good Agricultural Practices terhadap Produksi dan Pendapatan Usahatani Terung di Lahan Pasir Pantai Kabupaten Kulon Progo
  39. Peran Koperasi Mandiri Jaya terhadap Produksi dan Pendapatan Petani Bawang Merah di Desa Sukasari Kidul Kabupaten Majalengka
  40. Produksi, Pendapatan, dan Risiko Usahatani Cabai Merah di Lahan Pasir Pantai Daerah Istimewa Yogyakarta
  41. Risiko Pendapatan dan Manajemen Risiko Usahatani Padi dalam Pengelolaan Hama Terpadu Lanskap di Kabupaten Klaten
  42. Risiko Pendapatan Petani Plasma di PT Pagilaran
  43. Risiko Pendapatan Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul
  44. Risiko Pendapatan Usahatani Salak Pondoh dan Salak Madu di Kecamatan Turi Kabupaten Sleman
  45. Risiko Produksi dan Pendapatan Usahatani Cabai Merah di Kabupaten Bantul
  46. Studi Komparasi Nilai Tukar Pendapatan Rumah Tangga Petani Cabai Rawit dan Cabai Keriting Merah di Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang
  47. Studi Komparatif Peran Pemasaran Media Sosial dan Tradisional terhadap Profit Bisnis Pedagang Produk Agribisnis di Daerah Istimewa Yogyakarta

5. Risiko dan Manajemen Risiko (39 judul)

Risiko produksi, harga, dan pendapatan, sikap petani terhadap risiko, serta strategi manajemen risiko usahatani dan rantai pasok.

  1. Analisis Risiko Produksi Kelapa Sawit pada PT Surya Agrolika Reksa, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau
  2. Analisis Trend dan Risiko Produksi Beberapa Komoditas Perkebunan PT Perkebunan Nusantara XII
  3. Kesadaran Lingkungan, Orientasi Ekonomi, dan Sikap terhadap Risiko dalam Penerapan Good Agricultural Practices Usahatani Tebu pada Petani Mitra PG Wonolangan, PTPN XI
  4. Manajemen Risiko pada Usaha Tani Beras Merah di Kabupaten Sleman
  5. Manajemen Risiko pada Usaha Tani Jagung di Kabupaten Bima
  6. Manajemen Risiko Pembibitan Sapi Potong di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan
  7. Manajemen Risiko Pendapatan Usahatani Kubis di Kawasan Agroforestri Kecamatan Karangkobar Kabupaten Banjarnegara
  8. Manajemen Risiko Produksi dan Risiko Harga pada Usaha Tani Kakao di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur
  9. Manajemen Risiko Produksi Telur Ayam Ras (Studi Kasus Peternak Ayam Ras Petelur CV Mitra Bhuwana Mandiri Kabupaten Kediri)
  10. Manajemen Risiko Produksi Usaha Tani Kakao di Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul
  11. Manajemen Risiko Produksi Usaha telur Ayam Ras pada PT Agung Abadi Putra Mandiri di Kota Payakumbuh
  12. Manajemen Risiko Rantai Pasok Usaha Pengolahan Bawang Merah di PT Sinergi Brebes Inovatif
  13. Manajemen Risiko Usaha Kopra di Kabupaten Buru
  14. Manajemen Risiko Usaha Tani Kopi Robusta di Desa Benowo Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo
  15. Manajemen Risiko Usaha Tani Tembakau Kemloko di Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung
  16. Manajemen Risiko Usahatani Bawang Merah Daerah Istimewa Yogyakarta
  17. Manajemen Risiko Usahatani Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta
  18. Peran Strategi Pengurangan Risiko dalam Memediasi Kepuasan terhadap Niat Pembelian Kembali Sayuran Segar melalui E-Commerce di Daerah Istimewa Yogyakarta
  19. Perbandingan Efektivitas Kinerja dan Manajemen Risiko Rantai Pasok Hulu Komoditas Sayuran pada E-Grocery XYZ di Kabupaten Cianjur
  20. Produksi, Pendapatan, dan Risiko Usahatani Cabai Merah di Lahan Pasir Pantai Daerah Istimewa Yogyakarta
  21. Risiko Pendapatan dan Manajemen Risiko Usahatani Padi dalam Pengelolaan Hama Terpadu Lanskap di Kabupaten Klaten
  22. Risiko Pendapatan Petani Plasma di PT Pagilaran
  23. Risiko Pendapatan Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul
  24. Risiko Pendapatan Usahatani Salak Pondoh dan Salak Madu di Kecamatan Turi Kabupaten Sleman
  25. Risiko Produksi dan Harga pada Usahatani Kentang di Desa Penanggungan Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara
  26. Risiko Produksi dan Keberlanjutan Usaha Tani Padi di Kabupaten Kulon Progo
  27. Risiko Produksi dan Pendapatan Usahatani Cabai Merah di Kabupaten Bantul
  28. Risiko Produksi Usaha Tani di Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara
  29. Risiko Produksi Usaha Tani pada Petani Peserta Asuransi Usaha Tani Padi di Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo
  30. Risiko Produksi Usaha Tani Wortel di Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara
  31. Risiko Produksi Usahatani Cabai Rawit pada Pertanian Perkotaan di Kota Yogyakarta
  32. Risiko Produksi Usahatani Kentang di Desa Kaponan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang
  33. Risiko Produksi Usahatani Kubis Sistem Monokultur dan Tumpangsari di Desa Kaponan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang
  34. Sikap Petani terhadap Risiko dan Manajemen Risiko Usaha Tani Bawang Merah di Kabupaten Gunungkidul
  35. Strategi Manajemen Risiko Petani Cabai Merah Lahan Pasir Pantai di Kabupaten Kulon Progo
  36. Strategi Manajemen Risiko Usaha Tani Padi di Kabupaten Sleman
  37. Strategi Manajemen Risiko Usaha Tani Padi pada Sawah Sistem Surjan dan Lembaran di Kabupaten Kulon Progo
  38. Strategi Mitigasi Risiko Rantai Pasok Ekspor Kopi di PTPN IX
  39. Usahatani Minapadi, Risiko, dan Strategi Pengembangannya di Kabupaten Sleman

6. Asuransi Pertanian dan Peternakan (9 judul)

Kesediaan membayar premi, kepuasan, keberlanjutan, dan faktor keberhasilan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS).

  1. Analisis Faktor Penentu Keberhasilan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di Kabupaten Kulon Progo
  2. Keberlanjutan Program Asuransi Usaha Ternak Sapi di Kabupaten Wonogiri
  3. Kepuasan Petani terhadap Program Asuransi Usahatani Padi di Kabupaten Kulon Progo
  4. Kesediaan Membayar Premi dan Menerima Ganti Rugi Asuransi Usaha Tani Padi di Kabupaten Kulon Progo
  5. Kesejahteraan Petani Peserta Asuransi Usaha Tani Padi di Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo
  6. Persepsi dan Kesediaan Membayar Asuransi Usaha Ternak Sapi di Kabupaten Gunungkidul
  7. Pola Pangan Harapan Rumah Tangga Petani Peserta Asuransi Usaha Tani Padi di Kecamatan Panjatan Kulon Progo
  8. Risiko Produksi Usaha Tani pada Petani Peserta Asuransi Usaha Tani Padi di Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo
  9. Willingness to Pay (WTP) dan Willingness to Continue (WTC) Petani pada Program Asuransi Usahatani Padi (AUTP) di Kabupaten Wajo

7. Kredit, Pembiayaan, dan Lembaga Keuangan Mikro (14 judul)

Akses dan dampak kredit, pengembalian kredit petani tebu dan KKPE, kredit macet, resi gudang, serta kinerja lembaga keuangan mikro agribisnis.

  1. Akses dan Dampak Pengaruh Kredit terhadap Usaha Tani Cabai Merah di Kabupaten Kulon Progo
  2. Analisis Pengembalian Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) di Kabupaten Kudus
  3. Analisis Pengembalian Kredit Petani Tebu di Wilayah PT Perkebunan Nusantara XI (Persero)
  4. Efektivitas Implementasi Sistem Resi Gudang Komoditi Gabah (Studi pada Koperasi Niaga Mukti) di Kabupaten Cianjur
  5. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani Menggunakan Pinjaman pada Usahatani Minapadi di Kecamatan Seyegan Kabupaten Sleman, Yogyakarta
  6. Kinerja dan Strategi Pengembangan Koperasi Simpan Pinjam “Sapta Usaha Mulya” di Kabupaten Sukoharjo
  7. Kinerja dan Strategi Pengembangan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Kabupaten Gunungkidul
  8. Kinerja Manajemen dan Strategi Pengembangan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis Sedyo Makmur Kabupaten Bantul
  9. Pengaruh Faktor Ekonomi terhadap Penyaluran Kredit Pertanian pada Bank Persero di Indonesia
  10. Pengaruh Kredit Usaha Rakyat terhadap Pendapatan Petani di Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo
  11. Pengaruh Pemberian Kredit terhadap Pendapatan Petani Bawang Merah di Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes
  12. Penyebab Kredit Macet Petani Salak pada “Ngudi Luhur” di Desa Kaliurang Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang
  13. Persepsi dan Pengajuan Kredit Petani Tebu di Wilayah PG Wonolangan PTPN XI
  14. Persepsi Petani Cabai terhadap Lembaga Keuangan Formal dan Nonformal di Kabupaten Magelang

8. Input Produksi dan Mekanisasi: Benih, Pupuk, Pestisida, dan Alat (23 judul)

Permintaan dan pembelian pupuk, pemilihan benih dan varietas, pestisida nabati, kesediaan membayar input, dan penggunaan mesin panen.

  1. Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Usaha Pupuk Organik Kabupaten Jepara
  2. Analisis Kinerja Produk, Kepuasan, dan Preferensi Petani terhadap Benih Padi “Prima” di Kabupaten Malang
  3. Analisis Willingness to Pay Konsumen Bunga Krisan Varietas Pasopati di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah
  4. Dampak Mekanisasi pada Program UPJA terhadap Pendapatan dan Efisiensi Teknis Usahatani Padi di Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman
  5. Efisiensi Alokatif Usaha Tani Penangkaran Benih Padi Wilayah Kerja PT Pertani di Kabupaten Mojokerto
  6. Efisiensi Pemasaran Pupuk Urea Non Subsidi Merek “Daun Buah” di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
  7. Faktor-Faktor Penentu Pembelian Pupuk Urea Bersubsidi di Kios Barokah Tani Wironatan Kabupaten Purworejo
  8. Kesediaan Petani Kopi Membayar Pupuk NPK Nonsubsidi di Kota Pagar Alam
  9. Pengambilan Keputusan Petani dalam Memilih Benih Bawang Merah Varietas Crok Kuning dan Thailand di Kabupaten Bantul
  10. Pengaruh Citra dan Kepercayaan Merek terhadap Kepuasan dan Loyalitas Konsumen Pupuk pada Petani di Kabupaten Bantul
  11. Pengaruh Penerapan Customer Relationship Management Usaha Benih Timun CV Ever Fresh Farm terhadap Kepuasan dan Loyalitas Petani
  12. Perilaku Pembelian Pupuk Organik pada Petani Sayuran di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang
  13. Permintaan Input Budidaya Udang Vaname di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo
  14. Permintaan Pestisida pada Usahatani Bawang Merah di Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul
  15. Permintaan Pupuk pada Usahatani Bawang Merah di Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul
  16. Persepsi dan Kesediaan Petani Membayar Pupuk Custom Tebu di Daerah Istimewa Yogyakarta
  17. Persepsi dan Kesediaan Petani untuk Membayar (Willingness to Pay) Pupuk Bio-slurry di Jawa Tengah
  18. Preferensi Konsumen terhadap Bawang Merah Hasil Usaha Tani dengan Bahan Tanam Biji dan Umbi di Kota Yogyakarta
  19. Referensi dan Faktor yang Memengaruhi Partisipasi Petani Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Kemitraan Usaha Tani Penangkar Benih Jagung
  20. Respons Petani terhadap Penggunaan Mesin Combine Harvester pada Usaha Tani Padi di Kabupaten Sleman
  21. Sikap dan Preferensi Petani Padi terhadap Penggunaan Pestisida Nabati di Desa Salassae, Kabupaten Bulukumba
  22. Sikap Petani terhadap Pemilihan Varietas Benih Padi Unggul di Kapanewon Kalasan Kabupaten Sleman
  23. Studi Komparatif Usaha Tani Bawang Merah dengan Bahan Tanam Umbi dan Biji di Kabupaten Gunungkidul

Penutup

Ekonomi usahatani adalah fondasi hampir semua tesis agribisnis, tetapi topik seperti efisiensi alokatif dan kelayakan sudah sangat banyak diteliti. Agar judul Anda menonjol, padukan alat analisis klasik dengan isu baru seperti iklim, asuransi indeks, atau perubahan subsidi, dan gunakan desain yang mampu menunjukkan dampak. Contoh komoditasnya ada di judul tesis agribisnis tanaman pangan dan hortikultura, sedangkan kaitannya dengan kebijakan ada di judul tesis kebijakan dan kesejahteraan petani. Rumpun lain tersedia di daftar judul tesis agribisnis UGM.

Sedang menghitung efisiensi, kelayakan, atau risiko usahatani? Kami bisa mendampingi dari desain penelitian, Stochastic Frontier atau DEA, sampai interpretasi hasil melalui Paket Pendampingan Tesis. Jika Anda belum yakin alat analisis yang cocok, mulai dari Paket Konsultasi Judul.

error: