HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Karakteristik SMA Bertaraf Internasional

Penyelenggaraan Sekolah Berstandar Internasional  didasari filosofi eksistensialisme dan esensialisme (fungsionalisme). Filosofi eksistensialisme berpandangan bahwa dalam proses belajar mengajar, peserta didik harus diberi perlakuan secara maksimal untuk mangaktualkan, mengeksiskan, menyalurkan semua potensinya, baik potensi (kompetensi) intelektual (IQ), emosional (EQ), dan Spiritual (SQ).

Kir Haryana menyatakan bahwa : Filosofi eksistensialisme berkeyakinan bahwa pendidikan harus menyuburkan dan mengembangkan eksistensi peserta didik seoptimal mungkin melalui fasilitas yang dilaksanakan melalui proses pendidikan yang bermartabat, pro perubahan, kreatif, inovatif, dan eksperimentif), menumbuhkan dan mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan peserta didik. Sedangkan filosofi esensialisme menekankan bahwa pendidikan harus berfungsi dan relevan dengan kebutuhan, baik kebutuhan individu, keluarga, maupun kebutuhan berbagai sektor dan sub-sub sektornya, baik lokal, nasional, maupun internasional.

Terkait dengan tuntutan globalisasi, pendidikan harus menyiapkan sumber daya manusia indonesia yang mempu bersaing secara internasional. Dalam mengaktualkan kedua filosofi tersebut, empat pilar pendidikan yaitu :

  • learning to know,
  • learning to do,
  • learning to live together, and
  • learning to be

merupakan patokan berharga bagi penyelarasan praktek-praktek penyelenggaraan pendidikan di Indonesia, mulai dari kurikulum, guru, proses belajar mengajar, sarana dan prasarana, hingga sampai penilaiannya.

Karakteristik SMA bertaraf Internasional sendiri meliputi dua hal yaitu :

  1. Karakteristik visi
  2. Karakteristik Esensial

Artikel terkait yang bertemakan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ~ RSBI sebagai berikut:

Leave a Reply