HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Jasa Pembuatan Tesis Bandung 2016/2017

1. Faktor-Faktor Penyebab Pola Registrasi Universitas Terbuka (Studi Kasus UPBJJ UT Bandung)

Abstrak

Strategi pengembangan UT dalam meningkatkan angka partisipasi mahasiswa, ditujukan untuk mempertahankan dan meningkatkan jumlah mahasiswa, diantaranya pelayanan registrasi pertama, mata kuliah dan UKT yang dilaksanakan oleh mahasiswa reguler tiap semester melalui UPBJJ. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran faktor waktu, bahan ajar, biaya SPP dan pelayanan UPBJJ yang menyebabkan mahasiswa melakukan registrasi mata kuliah 2003.1 menjelang penutupan masa registrasi. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah mahasiswa reguler yang melaksanakan registrasi datang langsnng ke UPBJ.f-UT Bandung. Instrumen yang digunakan berupa angket (kuesioner) dan jawaban berupa pilihan ya atau tidak, serta teknik pengolahan data menggunakan persentase (%).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor informasi waktu registrasi 2003.1 hampir seluruh mahasiswa mengctahui dari tanggal I Desember 2002 sampai dengan 10 Maret 2003, sebagian besar melakukan registrasi setelah menerima Daftar Nilai Ujian (DNU). Pemilihan mata kuliah sebagian besar berdasarkan katalog, sedangkan ketersediaan bahan ajar (modul) Iebih dari setengahnya tcrpenuhi waktu registrasi, biaya registrasi/SPP sebagian besar menyiapkannya.

Terhadap pelayanan UPBJJ scbagian besar mahasiswa menyatakan puas dalam hal komputerisasi karena mahasiswa Iangsung mendapatkan print out sebagai bukti telah melaksanakan registrasi, begitu pula terhadap adanya tempat pembayaran biaya SPP (BRI) di UJ>BJ.I-UT Bandung dan terhadap pelayanan registrasi pada hari Sabtu dan Minggu menjelang akhir penutupan masa registrasi, sebagian besar mahasiswa san gat mengharapkannya. Penelitian menyimpulkan bahwa faktor-faktor penyebab penumpukan registrasi mata kuliah pada akhir penutupan penyebabnya adalah menunggu DNU, ketersediaan bahan ajar di UPBJJ, faktor biaya yang disiapkan mahasiswa menjclang akhir penutupan, t;lldor pclayanan komputerisasi regisrrasi mata kuliah yang mcmuaskan karena langsung mcmcriksa print out sebagai bukti registarsi, untuk tempat pembayaran SPP (BRI) belum seluruh mahasiswa sependapat tentang kebera.daannya di UP13J.I-UT Bandung, sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu di akhir masa penutupan menerima registrasi merupakan tantangan bagi UT dalam penjadwalan masa registrasi untuk tiap semester.

 

2.Struktur Organisasi UPBJJ-UT Bandung Dikaitkan dengan Pengingkatan Angka Partisipasi Mahasiswa (APM)

 

3. Pengelolaan PGSD D-II dan PgSMP D-III di UPBJJ-UT Bandung

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan TTM-RK di UPBJJ-UT Bandung pada masa registrasi 2004.1 ditinjau dari tmsur mahasiswa, tutor dan pengelola. Sampel • adalah peserta TTM-RK untuk mata kuliah ESPA4113, EKMA4115, EKMA4213 dan ESPA4214, yang diambil secara penuh atau seluruh peserta. lnstrumen yang digunakan adalah kuesioner bagi mahasiswa dan tutor untuk mengetahui persepsi mereka terhadap mahasiswa, tutor dan pengelola. Untuk menilai kinerja tutor, hal yang dilihat adalah kelengkapan administrasi, persiapan tutorial dan kehadiran mahasiswa dan tutor dilihat dari daftar hadir mahasiswa dan tutor untuk mengetahui apakah nilai TA cukup berkontribusi pada nilai akhir mahasiswa,. perlu ditentukan dulu prakiraan nilai UAS mumi dan jikanilai TA lebih besar dari nilai UAS murni maka nilai T A sangat berkontribusi.

Penelitian menghasilkan kinerja tutor belum begitu baik, jih dirinjau dari dokumen persiapan tutorial dan tinggi jika ditinjau dari persepsi mahas1swa dan tingkat kehadiran dalam tutorial. Kehadiran mahasiswa kurang baik rata-rata hanya 70,5%, sedangkan persepsi tutor dan mahasiswa terhadap pengelola sangat baik. Nilai TA sangat berkontribusi pada nilai UAS. Penelitian menyimpulkan bahwa gambaran pelaksanaan TTM-RK di UPBJJ-UT Bandung terlaksana, walaupun perlu perbaikan pada beberapa aspek. Nilai TA sangat membantu dalam peningkatan prestasi belajar mahasiswa UT. Penelitian menyarankan agar TTM-RK tetap dilaksanakan setiap semester dengan memperhatikan hari tutorial, mata kuliah yang ditutorialkan serta fasilitas tutorial.

 

4. Evaluasi Tutorial Wajib Program Studi S1 PGSD Masa Registrasi 2003.2 di UPBJJ UT Bandung

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan tutorial wajib Program Studi (PS) S-1 PGSD di UPBJJ-UT Bandung masa. registrasi 2003.2 ditinjau dari unsur mahasiswa, tutor dan pengelola. Sampel adalah mahasiswa S-1 PGSD proyek dan swadana yang meregistrasi pada 2003.2 (semester I, II dan IV) dari tujuh Kabupaten/Kota yang ditentukan secara bertingkat (stratified sampling). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner bagi mahasiswa dan tutor untuk mengetahui persepsi mereka terhadap Buku Materi Pokck (BMP), mahasiswa dan tutor. Instrumen checklist digunakan untuk mengetahui kelengkapan dan kesesuaian Rancangan Aktivitas Tutorial (RAT) dan Matriks Aktivitas Tutorial (MAT) dengan Agenda Kelas kegiatan tutorial; serta Rancangan Evaluasi (RE) dengan naskah soal Tugas Akademik (TA).

Untuk mengetahui apakah nilai T A yang diberikan oleh tutor telah mengukur kemampuan penguasaan mateti matakuliah oleh mahasiswa diuji dengan menentukan proporsi nilai TA terhadap nilai Ujian Akhir Semester (UAS) mumi. Uji hipotesis dilakukan untuk mengetahui kebennanfaatan tutotial terhadap prestasi belajar mahasiswa. Penelitian menghasilkan kinerja tutor rendah jika ditinjau dari dokumen tutorial yang hams dilengkapi dan tinggi jika ditinjau dari persepsi mahasiswa dan tingkat kehadiran dalrun kegiatan tutoriaL Kesuaian RAT -MAT dan agenda kelas tertinggi dicapai oleh tutor pada Kota Cimahi dan tcrendah dicapai oleh tutor Bandung, keduanya untuk semester IV. Kelengkapan dan kesesuaian Rancangan Evaluasi (RE) dengan naskah soal T A, tertinggi dicapai oleh tutor Kabupaten Subang (semester I), Kota Bekasi, Kabupaten Karawang dan Garut (semester II) dan terendah dicapai oleh tutor Kabupaten Garut (semester I) dan Kabupaten Majalengka (semester IV). Sebagian besar mahasiswa dan tutor setuju bahwa penampilan BMP menarik, penyajian materi sistematik, ilustrasi gambar dan contoh membantu. Namun sebagian besar mahasiswa dan tutor berpendapat bahwa kesalahan ketik perlu diperbaiki dan ilustrasi gambar perlu di sempumakan. Proporsi nilai T A terhadap nilai UAS mumi menunjukkan hasil pada rentang cukup proporsional, proporsional dan sangat proporsional. Hasil uji statistik menunjukkan nilai . UAS mumi untuk matakuliah yang ditutorialkan dan yang tidak, berbeda secara signifikan. Penelitian menyimpulkan bahwa gambaran pelaksanaan tutorial S-l PGSD 2003.2 diperoleh, nilai T A yang dibetikan tutor kepada mahasiswa telah dapat mengukur kemampuan penguasaan materi matakuliah oleh mahasiswa, tutorial bennanfaat terhadap prestasi belajar mahasiswa. Penelitian menyaraukan untuk memperbaiki sistem administarsi dokumen tutorial di UPBJJ-UT Bandung, mempertahankan kegiatan evaluasi pelaksanaar1 tutorial yang telah dilakukan oleh UPBJJ-UT Bandung secara rutin, menyediakan fasilita~ pendukung tutorial yang diperlukan,danjuga mengusulkan perbaikan pada BMP baik dari sisi materi, contoh-contoh, soal tes maupun judul BMP.

 

5. Kajian Pelaksanaan Bimbingan Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP)Program S1 PGSD Masa Registrasi 2010.1 di UPBJJ-UT Bandung

 

6. Evaluasi Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil Menengah oleh PT Jasa Marga, Tbk Cabang Purbaleunyi Kota Bandung

Abstrak

Penelitian ini berjudul Evaluasi Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan

Menengah oleh PT Jasa Marga, Tbk Cabang Purbaleunyi. Tujuan dari Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Menengah yaitu mewujudkan usaha kecil yang tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana dari bagian laba perusahaan serta menciptakan daya gerak ekonomi kerakyatan disekitar wilayah operasional perusahaan menjadi meningkat dan pada akhirnya derajat kesejahteraan masyarakat pun dapat meningkat. Penelitian ini menggunakan teori dari Kenneth M. Dolbeare untuk melihat pelaksanaan program, keefektifan program serta dampak yang dihasilkan melalui lima variable yaitu program, tujuan, kegiatan, kriteria efektif dan dampak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kualitatif.

Teknik – teknik pengumpulan data kualitatif yang digunakan yaitu wawancara dengan Staff PU PKBL PT Jasa Marga, Tbk Cabang Purbaleunyi dan mitra binaan. Observasi terhadap usaha – usaha mitra binaan serta beberapa dokumen yang berkaitan dengan program tersebut.

Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa Program BUMN dengan Usaha Kecil dan Menengah oleh PT Jasa Marga, Tbk Cabang Purbaleunyi efektif. Keefektifan tersebut dapat dilihat dari pengembalian pinjaman yang dikategorikan lancar serta menghasilkan dampak yang positif yaitu semakin terbukanya lapangan pekerjaan. Dengan adanya hasil penelitian mengenai Program Kemitraan BUMN dengan usaha kecil dan menengah, diharapkan dapat menjadi masukan bagi PT Jasa Marga, Tbk Cabang Purbaleunyi sehingga dapat meningkatkan kinerja yang lebih dalam pelaksanaannya.

 

7. Laporan Penelitian Identifikasi Ciri-Ciri Kepribadian dalam Rangka Pengembangan Model Layanan Bimbingan Bagi Mahasiswa UT: Studi Eksploratoris terhadap Mahasiswa UT UPBJJ-UT Bandung

 

Abstrak

Fokus permasalahan penelitian ini adalah perlunya informasi mengenai profil kecendrungan kualitas ciri-ciri kepribadian mahasiswa UT dan kesesuaiannya dengan tuntutan belajar di UT, masalah yang dihadapi, kebutuhan akan layanan bimbingan, dan model bimbingan yang dapat dikembangkan.

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah diperolehnya informasi empiris yang tepat bagi upaya pengembangan model layanan bimbingan bagi mahasiswa universitas terbuka.

 

8. Studi Tentang Persepsi Mahasiswa Peserta Tutorial terhadap Pelaksanaan Tutorial Tatap Muka di Universitas Terbuka; Survey terhadap Persepsi Mahasiswa Peserta Tutorial Tatap Muka di UPBJJ Jakarta dan Bandung (2007)

 

9. Studi Analisis Kebutuhan terhadap Pengembangan Model Blended Learning pada Sistem Pendidikan Jarak Jauh Untuk Meningkatkan Kompetensi Lulusan S1 PGSD UPBJJ Universitas Terbuka Bandung

 

10. Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Informasi terhadap Kepuasan Calon Mahasiswa (Survey terhadap Calon Mahasiswa Program Non-Pendas di UPBJJ-UT Bandung Masa Registrasi 2014.1)

Abstrak

Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) sebagai unit pelaksana teknis Universitas Terbuka di daerah yang mempunyai fungsi dan tugas sebagai tempat mahasiswa untuk melakukan kegiatan administrasi akademik dan kegiatan akademik. UPBJJ-UT Bandung dalam pelaksanaannya dengan membuat pedoman kerja, salah satunya memberikan layanan informasi kepada calon mahasiswa dalam penerimaan mahasiswa baru program Non-Pendas. Layanan informasi sebagai pintu gerbangnya suatu lembaga harus dapat memberikan kepuasan pelanggan, harus menjadi salah satu faktor yang penting dan menjadi muara kecil dalam segala aktifitas pemasaran , karena apabila pelanggan merasa puas maka akan mempengaruhi teman atau rekannya mengenai produk yang ditawarkan, sehingga akan mendatangkan pelanggan baru, tetapi memberikan kepuasan kepada pelanggan itu tidaklah mudah karena setiap pelanggan mempunyai persepsi terhadap kualitas yang diberikan.

 

Kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kualitas produk, kualitas pelayanan, faktor emosi, harga dan biaya. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui besarnya pengaruh kualitas dimensi bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan dimensi kualitas empati (empathy) serta pengaruh secara simultan dimensi layanan informasi dalam memberikan kepuasan terhadap calon mahasiswa program Non-Pendas masa registrasi 2014.1.

 

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik statistik inferensial, Teknik pengumpulan datanya menggunakan kuesioner atau angket kepada calon mahasiswa baru program Non-Pendas yang langsung mendaftar ke bagian layanan informasi di UPBJJ-UT Bandung sebanyak 129 orang mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa 1). Kualitas bukti fisik (tangibles) layanan informasi termasuk kategori cukup tinggi (0,469) dan pengaruhnya sebesar 22,00%. 2). Kualitas keandalan (reliability) layanan informasi termasuk kategori cukup tinggi (0,558) dan pengaruhnya sebesar 31,10%. 3). Kualitas daya tanggap (responsiveness) termasuk kategori cukup tinggi (0,414) dan pengaruhnya sebesar 17,20%. 4). Kualitas jaminan (assurance) termasuk kategori cukup (0,449) dan pengaruhnya sebesar 20,20%. 5). Kualitas empati (empathy) termasuk kategori cukup tinggi (0,574) dan pengaruhnya sebesar 33,00%. 6).

 

Kualitas dimensi layanan informasi secara bersama (simultan) termasuk kategori tinggi (0,655) dan pengaruhnya sebesar 42,90%, yang merupakan pengaruh dari bukti fisik (tangibles) sebesar 10,74%, keandalan (reliability) sebesar 10,10%, daya tanggap (responsiveness) sebesar 4,14%, jaminan (assurance) sebesar 7,27%, dan pengaruh dari empati (empathy) sebesar 25,20%, sedangkan sisanya sebesar 57,10% merupakan pengaruh dari luar kualitas layanan kualitas informasi seperti latar belakang pendidikan dan tempat tinggal calon mahasiswa, motivasi masuk ke UT. Direkomendasikan kualitas dimensi layanan informasi untuk ditingkatkan lagi agar kepuasan calon mahasiswa tinggi.

 

11. Pengaruh Promotional Mix terhadap Peningkatan Citra Universitas Terbuka dan Dampaknya terhadap Minat Kuliah di Universitas Terbuka (Studi Kasus di UPBJJ UT Bandung)

 

12. Evaluasi terhadap Kinerja Tutor Mata Kuliah Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD (Pdgk4504) pada Program S1 PGSD UPBJJ-UT BANDUNG

Abstrak

 Penelitian ini dilatarbelakangi masih adanya beberapa mahasiswa semester 10 yang keliru dalam mengajarkan keterampilan berbahasa Indonesia ketika praktik pembelajaran di SD padahal mereka telah mendapatkan bantuan belajar dari tutor melalui kegiatan tutorial pada semester 9. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang kinerja tutor dalam merencanakan dan melaksanakan tutorial di UPBJJ-UT Bandung. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis.

 

Teknik pengumpulan data melalui kuisioner untuk mahasiswa, studi dokumentasi terhadap perencanaan tutorial, dan wawancara terhadap mahasiswa dan tutor. Populasi seluruh tutor Mata kuliah Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD 33 orang dan seluruh mahasiswa semester 9 yang mendapatkan materi mata kuliah tersebut sebanyak 3584 0rang. Sampel tutor 10 orang atau 30% dari populasi dan mahasiswa 360 orang atau 10 % dari pupulasi. Teknik analisis data dilakukan melalui penskoran, persentasi frekuensi jawaban, rerata tiap indikator, penafsiran dan interpretasi data. Hasil penelitian ternyata tutor pada umumnya sudah baik dalam melaksanakan tutorial, tetapi masih ada kelemahan di antaranya ada ketidakkonsistenan dalam penyusunan RAT dan SAT terutama dalam rumusan kompetensi khusus dan kegiatan inti tutorial. Di samping itu belum mengunakan teknik simulasi dalam tutorial padahal teknik itu dapat membantu mahasiswa memahami dan menerapkan materi dan pembelajaran bahasa Indonesia di SD.

 

13. Penerapan Kurikulum 2013 dalam Proses Pembelajaran Seni Budaya di SD (Kajian Deskriptif Kualitatif di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab/Kota Bandung)

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Kurikulum 2013 (Kurtilas) pada proses pembelajaran mata pelajaran Seni Budaya dan Prakraya (SBDP) di SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang disebut juga pendekatan naturalistik. Penelitian mengkaji penerapan proses pembelajaran SBDP di SD serta berbagai permasalahan yang dihadapi guru terkait pelaksanaan pembelajaran SBDP di SD. Penelitian ini dilaksanakan di beberapa sekolah di wilayah Kabupaten dan Kota. Bandung dengan sampel purposif berdasarkan letak geografis urban, pedesaan dan daerah terpencil. Analisis data menggunakan model analisis alir dan model interaktif (Miles & Huberman,1995). Agar data mempunyai validitas, reliabilitas, dan objektivitas yang tinggi, dilakukan triangulasi sumber data (Moleong 2001:178).

 

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi yang menunjukkan bahwa implementasi kurikulum 2013 pada pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya di beberapa Sekolah Dasar yang dijadikan sampel dalam penelitian ini, belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Adapun beberapa penyebab terjadinya hal tersebut diantaranya guru belum menguasai sepenuhnya strategi yang seharusnya dilaksanakan dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya berdasarkan kurikulum 2013.

 

Berikutnya guru tidak begitu menguasai subtansi yang memadai terkait materi Seni Budaya dan Prakarya yang harus disampakian pada pesertadidik. Untuk hal tersebut dipandang perlu pihak dan intasi terkait melakukan upaya untuk lebih meningkatkan pemahaman guru terhadap kurikulum 2013 dan membekali komptensi guru dalam bidang Seni Budaya dan Prakarya serta penguasaan terhadapmodel pembelajaran tematik dengan berbagai cara, baik pelatihan khusus maupun diskusi dalam pertemuan KKG di tempat guru-guru berada.

 

14. Pengaruh Tutorial Remediasi dalam Meningkatkan Jumlah Kelulusan Matakuliah MU 2001.T bagi Mahasiswa D-II UPBJJ-UT Bandung

Abstrak

 

Tutorial remediasi adalah tutorial yang dilaksanakan untuk membantu mahasiswa meningkatkan basil belajarnya. Tujuan dilaksanakannya tutorial remediasi adalah untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang belum dapat lulus dari satu atau beberapa matakuliah, untuk memperoleh bimbingan yang bersifat individual dalam rangka mempelajari materi-materi sui it yang belum diklla.Sainya, dan mempersiapkan diri untuk menempuh ujian dengan bantuan lebih intensif dari para tutor. Penelitian ini adalah suatu evaluasi atas kegiatan tutorial remediasi yang dilaksanakan di 13 dari 17 daerah tingkat dua di wilayah kerja UPBJJ-UT Bandung.

 

Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran keterlaksanaan dan sejauh mana pengaruh tutorial remediasi terhadap keberhasilan mahasiswa dalam menempuh Ujian Ulang Tambahan 200l.T. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalab mahasiswa D-U PGSD Guru Kelas dan Penjaskes dengan status lewat masa studi , tutor dan pengelola yang terlibat kegiatan tutorial remediasi. Instrumen dikembangkan dalam bentuk kuesioner yang disusun dalam format per matakuliab dan jawaban berupa piliban berganda pada skala Likert. Uji statistik terhadap nilai matakuliab dilakukan untuk mengetahui pengaruh tutorial remediasi terbadap peningkatan kelulusan matakuliab. Penelitian menyimpulkan babwa unsur-unsur yang terkait dan berpengaruh terhadap keberhasilan belajar mahasiswa pada tutorial remediasi telah menjalankan tugasnya dengan kriteria ‘ baik’ dengan urutan pencapaian basil 84,3% untuk tutor, 81,6% untuk pengelola dan 77% untuk mabasiswa. Selain itu, tutorial remediasi telah mampu meningkatkan prestasi belajar mahasiswa untuk matakuliab PGSD2201, PGSD2202, PGSD2203, PGSD2204, MKDK2103 serta MKDK2104 sebingga mampu memberikan pengarub positif terbadap kelulusan matakuliah tersebut tetapi belum mampu meningkatkan prestasi belajar mahasiswa untuk matakuiiah PGSD2205 sebingga belum mampu memberikan pengaruh positif terhadap kelulusan matakuliah tersebut.

 

15. Perilaku Mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA dalam Kegiatan Praktikum pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Terbuka di UPBJJ-UT Bandung Masa Registrasi 2010

 

 

Leave a Reply