Uji t dan uji F dalam regresi adalah dua pengujian hipotesis yang selalu muncul di output regresi linier berganda. Uji F menguji apakah model secara keseluruhan bermakna. Uji t menguji pengaruh setiap variabel bebas satu per satu. Di ruang sidang, bagian ini sering memancing pertanyaan seperti: “Kenapa uji F signifikan,
Read more →Validitas diskriminan adalah bukti bahwa sebuah konstruk benar-benar berbeda dari konstruk lain dalam model. Dengan kata lain, butir-butir yang mengukur kepuasan seharusnya lebih mirip satu sama lain daripada dengan butir-butir yang mengukur loyalitas. Masalah ini sering muncul pada konstruk yang konsepnya berdekatan, misalnya kepuasan dan loyalitas, atau komitmen dan keterikatan
Read more →Perbedaan CB-SEM dan PLS-SEM terletak pada tujuan analisis dan cara keduanya memperlakukan konstruk. CB-SEM dirancang untuk mengonfirmasi teori lewat kecocokan model. PLS-SEM dirancang untuk menjelaskan dan memprediksi variabel endogen, terutama pada model yang kompleks. Pertanyaan “Kenapa memakai SmartPLS, bukan AMOS?” hampir selalu muncul di sidang. Jawaban “karena sampelnya kecil” sering
Read more →Skala Likert adalah skala untuk mengukur sikap, pendapat, atau persepsi dengan meminta responden menyatakan tingkat persetujuan terhadap sejumlah pernyataan. Skala ini diperkenalkan oleh Rensis Likert pada tahun 1932. Pada karya aslinya, Likert memakai lima pilihan, dari sangat menyetujui hingga sangat tidak setuju . Karena terlihat sederhana, skala Likert sering kali
Read more →Mencari jurnal adalah pekerjaan sehari-hari mahasiswa yang menyusun skripsi dan tesis. Kabar baiknya, sebagian besar jurnal yang dibutuhkan bisa diunduh gratis dan legal, asalkan tahu tempat mencarinya. Artikel ini membahas 12 sumber jurnal gratis, cara mengunduhnya dalam format PDF, dan kiat mencari secara efisien. Sumber Jurnal Nasional 1. Garuda (Garba
Read more →Proposal penelitian hukum adalah rencana tertulis yang menjelaskan isu hukum apa yang akan diteliti, mengapa isu itu penting, dan bagaimana cara menjawabnya. Bagi pembimbing dan penguji, proposal adalah bukti bahwa mahasiswa sudah memahami masalahnya sebelum meneliti. Proposal hukum berbeda dari proposal bidang lain. Pusatnya bukan variabel atau hipotesis, melainkan norma
Read more →Skripsi dan tesis memberi ruang bagi mahasiswa untuk meneliti topik yang penting tetapi sering dianggap sensitif. Gender dan seksualitas adalah salah satunya. Cara masyarakat memandang peran laki-laki dan perempuan memengaruhi pilihan pendidikan, karier, pengasuhan, sampai kesehatan mental. Di sisi lain, pengetahuan tentang seksualitas yang sehat, persetujuan dalam hubungan, dan pencegahan
Read more →Skripsi dan tesis bisa ikut menjawab tantangan besar yang dihadapi bumi dan masyarakat. Indonesia termasuk negara yang rawan bencana, mulai dari gempa, erupsi gunung api, banjir, sampai tanah longsor. Di saat yang sama, persoalan sampah, polusi, dan perubahan iklim makin terasa dalam kehidupan sehari-hari. Psikologi lingkungan dan bencana mempelajari bagaimana
Read more →Skripsi dan tesis memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk meneliti pertanyaan mendasar tentang manusia: mengapa seseorang mau menolong orang lain tanpa pamrih, sementara orang lain justru menyakiti? Topik moralitas, perilaku prososial, dan agresi sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kita melihat semangat relawan saat bencana, tetapi juga melihat perundungan di sekolah, komentar
Read more →Skripsi dan tesis bisa menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami peristiwa besar yang terjadi di sekitarnya dengan kacamata ilmiah. Politik adalah salah satunya. Setiap pemilu, warga dihadapkan pada banjir informasi, kampanye di media sosial, dan perdebatan yang sering memanas. Psikologi politik membantu menjelaskan mengapa seseorang memilih kandidat tertentu, bagaimana citra
Read more →Skripsi dan tesis bisa menjadi cara untuk menggali kekayaan pengetahuan yang dimiliki bangsa sendiri. Banyak teori psikologi yang dipelajari di kampus berasal dari Barat, padahal cara orang Indonesia memaknai bahagia, sedih, keluarga, dan sakit jiwa bisa sangat berbeda. Konsep seperti rasa dalam budaya Jawa, siri’ na pesse dalam budaya Bugis,
Read more →



