Proposal penelitian hukum adalah rencana tertulis yang menjelaskan isu hukum apa yang akan diteliti, mengapa isu itu penting, dan bagaimana cara menjawabnya. Bagi pembimbing dan penguji, proposal adalah bukti bahwa mahasiswa sudah memahami masalahnya sebelum meneliti. Proposal hukum berbeda dari proposal bidang lain. Pusatnya bukan variabel atau hipotesis, melainkan norma
Read more →Ditinjau oleh: Wikan Tyas. Metode penelitian hukum terbagi menjadi tiga berdasarkan fokus kajiannya: normatif yang meneliti hukum tertulis melalui studi kepustakaan, empiris yang meneliti bekerjanya hukum di masyarakat, dan normatif-empiris yang menggabungkan keduanya. Perbedaan mendasarnya terletak pada jenis data — normatif memakai data sekunder, empiris memakai data primer. Artikel ini
Read more →Ditinjau oleh: Wikan Tyas Penelitian hukum normatif adalah penelitian yang mengkaji studi dokumen dengan menggunakan data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, keputusan pengadilan, teori hukum, dan pendapat para sarjana. Disebut juga penelitian kepustakaan atau penelitian doktriner. Hal-hal yang dikaji meliputi asas hukum, sistematika hukum, taraf sinkronisasi hukum, perbandingan hukum, dan sejarah
Read more →Metode Penelitian Hukum – Untuk mempelajari tentang ilmu hukum, terlebih dahulu sebaiknya mengetahui tentang berbagai definisi tentang ilmu hukum itu sendiri. Terdapat berbagai definisi ilmu hukum menurut para pakar. Diantaranya adalah sebagai berikut: Menurut Mochtar Kusumaatmadja dalam “Hukum, Masyarakat, dan Pembinaan Hukum Nasional” (1976: 15) adalah pengertian hukum yang memadai harus
Read more →






