HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Judul Skripsi dan Tesis Psikologi tentang Media Sosial, Teknologi, dan Perilaku Digital (UGM)

Skripsi dan tesis menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk meneliti perubahan besar yang sedang mereka alami sendiri. Hampir semua aktivitas kini bersentuhan dengan teknologi digital: berteman, belajar, bekerja, berbelanja, mencari hiburan, bahkan mencari dukungan emosional. Media sosial, gim daring, belanja lewat live streaming, pinjaman daring, dan kecerdasan buatan membawa banyak kemudahan, tetapi juga memunculkan persoalan baru seperti kecanduan, perbandingan diri, perundungan siber, dan penipuan. Psikologi membantu memahami bagaimana teknologi memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku manusia, serta bagaimana menggunakannya secara sehat. Artikel ini menyajikan 292 contoh judul skripsi dan tesis psikologi tentang media sosial, teknologi, dan perilaku digital.

Celah dan Peluang Penelitian ke Depan

Teknologi berubah sangat cepat, sehingga selalu ada fenomena baru untuk diteliti. Beberapa peluang yang bisa dipertimbangkan:

  1. Kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan emosional dengan chatbot, ketergantungan pada AI untuk belajar, dan kemampuan membedakan konten asli dari buatan AI adalah topik yang sangat baru dan mendesak.
  2. Literasi digital dan ketahanan terhadap penipuan. Faktor psikologis yang membuat orang rentan terhadap hoaks, penipuan daring, dan deepfake perlu diteliti, termasuk pada kelompok lansia.
  3. Kesejahteraan digital. Penelitian tidak hanya tentang dampak buruk, tetapi juga tentang cara menggunakan teknologi secara seimbang dan bermakna.
  4. Pinjaman daring dan judi daring. Keputusan keuangan yang diambil lewat aplikasi, beserta dampak psikologisnya, merupakan masalah sosial yang perlu perhatian.
  5. Analisis data digital. Metode seperti analisis sentimen, analisis bahasa, dan data perilaku daring membuka cara baru meneliti emosi dan opini masyarakat dalam skala besar.
  6. Anak dan teknologi. Dampak gawai pada anak usia dini dan cara orang tua mendampingi penggunaan teknologi masih membutuhkan bukti dari konteks Indonesia.

Pengelompokan Judul

Judul-judul di topik ini dibagi ke dalam enam kelompok kecil. Satu judul bisa masuk ke lebih dari satu kelompok.

  1. Media Sosial dan Kesehatan Mental. Kelompok terbesar. Meneliti pengaruh penggunaan Instagram, TikTok, X, dan LinkedIn terhadap harga diri, citra tubuh, kecemasan sosial, depresi, dan kesejahteraan, termasuk peran perbandingan sosial, FoMO, doomscrolling, dan kelelahan bermedia sosial.
  2. Kecanduan Internet, Ponsel, dan Gim. Membahas penggunaan internet dan ponsel yang bermasalah, kecanduan gim daring, binge-watching, serta dampaknya pada tidur, prestasi, dan hubungan keluarga.
  3. Perilaku Konsumen Digital. Mencakup keputusan belanja di e-commerce dan live streaming, pembelian impulsif, penyesalan setelah membeli, pengaruh influencer dan ulasan daring, penggunaan PayLater dan pinjaman daring, serta pembelian barang virtual dalam gim.
  4. Presentasi Diri dan Relasi Daring. Meneliti cara orang menampilkan dan membuka diri di media sosial, akun kedua dan akun alter, aplikasi kencan daring, personal branding di LinkedIn, pertemanan daring, dan dukungan sosial daring.
  5. Perilaku Negatif di Ruang Daring. Membahas perundungan siber, agresi siber, komentar toksik, perilaku merusak dalam gim, penyebaran berita palsu, dan penipuan cinta daring.
  6. AI, Teknologi Baru, dan Analisis Emosi Warganet. Berisi penggunaan chatbot AI untuk melepaskan emosi, keterhubungan dengan Character AI, kemampuan membedakan wajah asli dan buatan AI, ketergantungan mahasiswa pada AI, hubungan parasosial dengan VTuber, serta analisis emosi warganet terhadap berbagai isu publik.

Daftar Judul Tesis Psikologi tentang Media Sosial, Teknologi, dan Perilaku Digital

  1. Analisis Differential Item Functioning pada Butir-Butir Gim AJT Batique Kelompok Laki-Laki dan Perempuan
  2. Analisis Differential Item Functioning Skala Cyberslacking dengan Pendekatan Model Rasch
  3. Analisis Ekspresi Emosional Masyarakat pada Media Sosial terhadap Gerakan #KaburAjaDulu
  4. Analisis Emosi Netizen Youtube pada McDonald’s Terkait Keterlibatannya dengan Israel dengan Menggunakan Machine Learning
  5. Analisis Linguistik pada Komentar Warganet di YouTube dalam Konteks Pemboikotan Hogwarts Legacy
  6. Bagaimana Media Sosial Memengaruhi Preferensi Gen Z dalam Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2024
  7. Co-Design Modul Psikoedukasi Kontrol Diri untuk Anak 8-11 Tahun dengan Kecenderungan Adiksi Smartphone
  8. Cyberchondria Terkait COVID-19 sebagai Prediktor Kecemasan terhadap Kondisi Kesehatan: Studi pada Individu Dewasa Awal di Indonesia
  9. Cyberloafing: Konseptualisasi, Konstruksi Instrumen dan Model Pengukuran
  10. Dampak Video Game Horor terhadap Tingkat Kecemasan dan Stres: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis
  11. Dari Kesejahteraan Psikologis Konvensional menuju Kesejahteraan Digital: Kualitatif Eksploratif dan Validasi Psikometrik
  12. Dari Teori ke Permainan: Model Pengembangan dan Validasi Game-Based Assessment Conscientiousness
  13. Dehumanisasi Pelaku Mutilasi dalam Respon Berita di Youtube
  14. Desirability of Control sebagai Moderator pada Perilaku Penggunaan Pinjaman Online di Indonesia
  15. Di antara Rasa Asing dan Harapan: Pengalaman Kesepian Mahasiswa dengan Disabilitas melalui AI-Generated Photovoice
  16. Dinamika Psychological Well-Being pada Youtuber yang Membuat Konten Menolong ODGJ Terlantar
  17. Efikasi Akademik sebagai Mediator Peran Adiksi Penggunaan Gawai terhadap Penilaian Performa Akademik Siswa SMA di Yogyakarta
  18. Efikasi Diri Pembelajaran Daring sebagai Mediator Peran Penggunaan Media Sosial dengan Prestasi Akademik
  19. Eksplorasi Gender Gap pada Industri Teknologi Digital: Perspektif Pekerja Perempuan
  20. Eksplorasi Hubungan antara Penggunaan LinkedIn dan Kecemasan pada Dewasa Muda: Perbandingan Sosial sebagai Mediator Potensial
  21. Eksplorasi Kesadaran Moral Netizen dalam Menilai Konten Animasi AI Kucing yang Mengandung Kekerasan Terselubung
  22. Eksplorasi Komunitas Virtual dalam Pemaknaan Non-Suicidal Self-Injury di TikTok
  23. Eksplorasi Penerapan Digital Parenting pada Ibu Generasi Milenial
  24. Eksplorasi Pengalaman Caregiver dalam Mendampingi Aktivitas Bermusik Gamelan pada Individu dengan Down Syndrome
  25. Eksplorasi Penilaian Publik terhadap Orang Tua pada Kasus Penganiayaan Anak oleh Pengasuh: Analisis Tematik Komentar Berita YouTube
  26. Emotion-focused Coping sebagai Mediator Hubungan antara Gejala Depresi dengan Problematic Internet Use
  27. Executive Function sebagai Moderator Hubungan antara Kepribadian Extraversi, Interaksi Teman Sebaya, dan Penggunaan Internet Bermasalah dengan Kecenderungan Perundungan Siber
  28. Face Recognition pada Gambar Wajah Asli versus AI-generated: Studi ERP Komponen N250
  29. Faktor-faktor Disinhibisi Daring Toksik pada Pengguna Media Sosial Dewasa
  30. Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) di Kalangan Pengguna Media Sosial: Studi Mixed Methods
  31. Fenomena Mengunggah Konten Gangguan Mental Diri di Sosial Media: Romantisasi atau Ekspresi?
  32. Flaming dan Performa dalam Lingkungan Gim Daring
  33. Gim Cognitive Flexibility dan Inhibitory Control Memiliki Efek Berkebalikan terhadap Kecepatan Keputusan Moral pada Laki-Laki dan Perempuan
  34. Hubungan antara Dark Tetrad dan Grief Play dalam Gim Daring pada Gamer Indonesia
  35. Hubungan antara Harga Diri dan Loneliness Remaja dari Keluarga Bercerai di Era Digital
  36. Hubungan antara Kecenderungan Adiksi Media Sosial, Ketidakpuasan Citra Tubuh, dan Harga Diri pada Mahasiswa
  37. Hubungan antara Ketakutan akan Penolakan dan Kesiapan dalam Menjalin Hubungan pada Pengguna Aplikasi Kencan
  38. Hubungan antara Kontrol Diri dengan Presentasi Diri pada Mahasiswa Pengguna Instagram di Yogyakarta
  39. Hubungan antara Loneliness dengan Kecenderungan Internet Addiction pada Siswa SMK
  40. Hubungan antara Orientasi Perbandingan Sosial dan Harga Diri: Peran Moderasi Intensitas Penggunaan LinkedIn
  41. Hubungan antara Self-Compassion dan Citra Tubuh (Body Image) pada Perempuan Dewasa Awal Pengguna Aplikasi Tinder di Indonesia
  42. Hubungan Body Dissatisfaction dan Paparan Konten Fitness Inspiration di Instagram dengan Kecenderungan Perilaku Makan Menyimpang
  43. Hubungan Dukungan Keluarga dan Dukungan Sosial Online dari Sosial Media Twitter (X) terhadap Tujuan Penghindaran Penguasaan pada Siswa yang Menjalani Gap Year
  44. Hubungan Kecanduan Game Online dan Depresi
  45. Hubungan Keterbukaan Diri di Media Sosial dan Kesejahteraan Subjektif yang di Mediasi oleh Dukungan Sosial dalam Jejaring Sosial pada Kelompok Remaja Akhir
  46. Hubungan Kontrol Diri dengan Pembelian Impulsif Mata Uang dalam Gim pada Pemain Gim Online Genshin Impact
  47. Hubungan Perceived Social Support dan Mindfulness terhadap Online Fear of Missing Out (ON-FOMO) pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial
  48. Hubungan Perceived Stress dan Adiksi Bermain Game Online
  49. Hubungan Self Efficacy terhadap Perilaku Impulsive Buying Pengguna E-Commerce
  50. Hubungan Sensation Seeking dan Adiksi Game Online dengan Kontrol Diri sebagai Moderator
  51. I-Karier: Literasi Berbasiskan Internet untuk Meningkatkan Dukungan Orang Tua dalam Pengambilan Keputusan Karier Remaja
  52. Identifikasi Pandemic Fatigue COVID-19 pada Bulan Februari-Desember 2021 melalui Media Sosial Twitter
  53. Idola Rumah Tempatku Pulang: Eksplorasi Pengalaman K-pop Fanboys dalam Menerima Dukungan Emosional Virtual dari K-pop Idols
  54. Intensi Menggunakan PayLater sebagai Mediator Peran Fear of Missing Out terhadap Perilaku Pembelian Impulsif pada Generasi Z
  55. Intensitas Penggunaan Media Sosial sebagai Mediator Parsial antara Fear of Missing Out dan Adiksi Media Sosial pada Dewasa Awal di Indonesia
  56. Iri Hati Positif sebagai Mediator antara Intensitas Penggunaan LinkedIn dan Harga Diri pada Mahasiswa Indonesia
  57. Kaitan Digital Citizenship terhadap Social Media Competency Dimediasi Collective Self Esteem pada Mahasiswa
  58. Kecantikan, Diri, dan Konsumsi: Analisis Fenomenologis Interpretatif atas Pengalaman Dewasa Muda Indonesia di Era Media Sosial
  59. Kecenderungan Kecanduan Internet Remaja Ditinjau dari Regulasi Emosi pada Masa Pandemi COVID-19
  60. Kepemimpinan pada Pemimpin di Perusahaan Pengembang Gim Video Indonesia: Sebuah Studi Kasus
  61. Kepribadian Neuroticism sebagai Moderator Hubungan antara Konformitas Teman Sebaya dan Cyberbullying
  62. Kerentanan terhadap Penipuan: Eksplorasi Proses Kognitif dalam Mempersepsikan dan Membedakan Deepfake AI dengan Analisis Protokol Verbal
  63. Kesenangan dan Sikap sebagai Prediktor Niat Membeli Pengguna Platform Karya Karsa
  64. Kita Semua Manusia: Persepsi Siswa tentang Disabilitas di Media Sosial dan Sekolah
  65. Komparasi Reaksi Emosional Warganet YouTube terhadap Pengesahan Rancangan Undang-Undang Perubahan UU No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) antara 30 Hari Sebelum dan Sesudah Pengesahan
  66. Konsisten di Dunia Pariwisata melalui Learning, Brainstorming, Digitalizing & Improving: Studi Kasus Start-Up Pariwisata untuk Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19
  67. Kulihat, Kuingin, Kudapat: Peran Motivasi Belanja Hedonis terhadap Pembelian Impulsif Daring pada Mahasiswa Indonesia
  68. Makna Pertemanan dalam Ruang Siber: Studi Fenomenologi pada Penyintas COVID-19 yang Mengalami Isolasi di Yogyakarta
  69. Memahami E-Commerce Decision-Making di Kalangan Generasi Z
  70. Memahami Identitas Gender: Pengalaman Pemeran Idola Lintas Gender (Cross-Gender Idol-Roleplayer) di X
  71. Menelaah Hubungan antara Ekuitas Merek Perseptual dan Perilaku di Pasar Ponsel Pintar Indonesia
  72. Menelusuri Pengambilan Keputusan Konsumen Gen Z Indonesia terhadap Kualitas Promosi Konten TikTok Bisnis Komersial
  73. Menilik Sikap Masyarakat terhadap Perselingkuhan: Analisis Konten-Tematik dan LIWC pada Komentar Youtube
  74. Model Absorpsi Kognitif Penggunaan Smartphone pada Ibu dalam Konteks Pengasuhan Anak Usia 3-6 Tahun
  75. Model Penggunaan Ponsel yang Bermasalah pada Remaja
  76. Motivasi Individu Menggunakan Platform Layanan Kesehatan Mental: Studi Kualitatif
  77. Online Self-Presentation pada Pemilik Second Account Instagram Ditinjau dari Body Image
  78. Orientasi pada Solusi: Strategi Efektif pada Tim Virtual
  79. Panjak Juru Kendhang: Gamelan, Olah Rasa, dan Kepemimpinan (Eksplorasi Kepemimpinan pada Seni Karawitan Jawa)
  80. Pemantauan Orang Tua, Kecanduan Game Online, dan Prestasi Akademik pada Siswa SMP
  81. Pembelian Impulsif pada Generasi Milenial Ditinjau dari Persepsinya terhadap Dompet Digital dengan Memperhitungkan Kontrol Diri sebagai Variabel Mediator
  82. Pembelian Impulsif sebagai Mediator dalam Peran Electronic Word of Mouth terhadap Penyesalan Pasca Pembelian Produk Kecantikan di E-Commerce
  83. Pemodelan Pemantauan Orang Tua (Parental Monitoring) pada Aktivitas Digital Anak
  84. Penerapan Desain Permainan dalam Tes Recall untuk Meningkatkan Retensi Memori pada Mahasiswa
  85. Penerapan Parental Mediation Ibu Anak Usia Dini Ditinjau dari Pola Komunikasi dan Literasi Digital Ibu
  86. Pengalaman Fresh Graduate dalam Memaknai Pencapaian Karier di LinkedIn
  87. Pengalaman Remaja Menggunakan Chatbot AI Berkarakter untuk Katarsis Emosional
  88. Pengaruh Adiksi Ponsel Pintar terhadap Hubungan Orang Tua dan Remaja di Indonesia
  89. Pengaruh Anchor Material, Anchor Virtue dan Sensing Mentality terhadap Perilaku Pembelian Impulsif pada Pengguna E-Commerce
  90. Pengaruh antara Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Digital terhadap Kinerja Anggota Kodim 0734/Kota Yogyakarta
  91. Pengaruh Atribut Kredibilitas Sumber dan Daya Tarik Personal pada Influencer terhadap Minat Beli pada Generasi Milenial
  92. Pengaruh Bermain FPS Game Valorant terhadap Kemampuan Simple Decision Making Mengacu pada Pengerjaan Tes Go/No-go pada Dewasa Awal
  93. Pengaruh Faktor Kepercayaan pada Intensi Membeli Konsumen dalam Live Streaming Shopping Tiktok
  94. Pengaruh Hubungan Parasosial terhadap Kesediaan Penonton Mensponsori Virtual YouTuber (V-Tuber)
  95. Pengaruh Intensitas Media Sosial terhadap Body Dissatisfaction melalui Upward Physical Appearance Comparison pada Wanita Dewasa Awal
  96. Pengaruh Intrinsic dan Extraneous Cognitive Load terhadap Atensi Visual dan Arousal dalam Pengambilan Keputusan Pengguna Aplikasi Kencan
  97. Pengaruh Kelangkaan Waktu Terbatas dan Tempo Musik terhadap Persepsi Kegairahan dan Perilaku Pembelian Impulsif di E-Commerce
  98. Pengaruh Keyakinan terhadap Keterampilan Akademik Utama pada Ketergantungan terhadap Kecerdasan Buatan yang Dimediasi oleh Stres Akademik
  99. Pengaruh Media Sosial Pelamar Kerja terhadap Penilaian Perekrut
  100. Pengaruh Paparan Alam Digital terhadap Pengendalian Inhibisi Respons Dominan
  101. Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Depresi pada Dewasa Awal dengan Welas Asih sebagai Moderator
  102. Pengaruh Persepsi Kebermanfaatan dan Persepsi Kemudahan Penggunaan Platform E-Commerce terhadap Kecemasan Berbelanja Daring
  103. Pengaruh Platform Daring terhadap Kecenderungan Memercayai Saran Kesehatan Daring
  104. Pengaruh Regulasi Diri terhadap Hubungan antara Gejala Depresi dan Perilaku Binge-Watching pada Mahasiswa di Indonesia
  105. Pengaruh Salience Auditori terhadap Keterlibatan di Instagram: Studi Eksperimental Pemasaran Musik
  106. Pengaruh Ulasan Pelanggan Online terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion pada E-Commerce Shopee dengan Kepercayaan sebagai Mediator
  107. Pengaruh Violent Video Game terhadap Kecenderungan Perilaku Agresif Remaja
  108. Pengaruh Warna dan Kelangkaan Kuantitas Terbatas terhadap Pembelian Impulsif secara Daring melalui Mekanisme Persepsi Kegairahan pada E-Commerce
  109. Pengaruh Warna dan Kelangkaan Waktu Terbatas terhadap Pembelian Impulsif secara Daring melalui Persepsi Kegairahan pada E-Commerce
  110. Penggunaan Character AI untuk Keterhubungan Emosional pada Dewasa Awal
  111. Penggunaan Internet Bermasalah sebagai Mediator antara Kesepian dan Kecenderungan Adiksi Internet pada Mahasiswa
  112. Penggunaan Internet Bermasalah terhadap Kepuasan Hidup dan Kecemasan Mahasiswa selama Pandemi COVID-19
  113. Penggunaan Media Sosial Pasif dan Psychological Wellbeing Pengguna Instagram Dewasa Awal pada Masa Pandemi COVID-19: Mixed Methods
  114. Penyesalan Pasca Pembelian: Pembelian Impulsif sebagai Mediator dari Pengaruh Brand Love pada Penyesalan Pasca Pembelian Produk Kecantikan di E-Commerce
  115. Penyesalan Pasca Pembelian: Pembelian Impulsif sebagai Mediator dari Pengaruh Kredibilitas Influencer pada Penyesalan Pasca Pembelian Produk Kecantikan di E-Commerce
  116. Peran Adiksi Media Sosial terhadap Agresi Siber dengan Moderasi Jenis Kelamin
  117. Peran Adiksi Media Sosial terhadap Materialisme pada Pengguna Tiktok
  118. Peran Aktivitas Pemasaran Gamifikasi terhadap Consumer Brand Engagement pada Platform e-Commerce
  119. Peran Aktivitas Penggunaan Media Sosial Instagram dan Perbandingan Sosial terhadap Citra Tubuh Remaja Perempuan
  120. Peran Anchor Virtues terhadap Career Adaptability Generasi Z yang Dimediasi oleh Resiliensi Karyawan di Perusahaan Digital Start-up
  121. Peran Anonimitas dan Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Intensi Menyebarkan Berita Palsu di Media Sosial
  122. Peran Anonimitas terhadap Cyber-Aggression dalam Menggunakan Media Sosial
  123. Peran Anxiety Sensitivity & Intolerance of Uncertainty terhadap Kecenderungan Cyberchondria Terkait Pandemi COVID-19 pada Mahasiswa
  124. Peran Atribut Pemengaruh Berupa Persepsi Homofili dan Kredibilitas Sumber terhadap Intensi Membeli Generasi Milenial di Media Sosial Instagram
  125. Peran Avoidant Attachment melalui Anonimitas terhadap Self-Disclosure pada Generasi Z Pengguna Twitter (X) Anonim
  126. Peran Bentuk Keluarga terhadap Adiksi Internet pada Remaja melalui Keberfungsian Keluarga sebagai Mediator
  127. Peran Bias Implisit terhadap Komponen ERP N2 pada Pengguna Layanan Pinjaman Online
  128. Peran Brand Image dan Kredibilitas Influencer terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Lokal pada Generasi Z
  129. Peran Celebrity Worship dan Pengalaman Close Relationship terhadap Romantic Belief pada Pembaca Alternate Universe (AU) di Platform Twitter (X)
  130. Peran Childhood Maltreatment terhadap Perilaku Cyberbullying pada Masa Dewasa Awal di Indonesia
  131. Peran Citra Diri terhadap Pengungkapan Diri di Media Sosial
  132. Peran Credibility dan Value Iklan Produk Kosmetik oleh Micro Influencer TikTok terhadap Purchase Intention Generasi Z
  133. Peran Cyber Dating Abuse terhadap Kecemasan Sosial pada Individu Dewasa Awal
  134. Peran Dark Tetrad Personality terhadap Kecenderungan Melakukan Cyber Aggression dengan Mediasi Online Moral Disengagement pada Emerging Adults Pengguna Media Sosial
  135. Peran Depresi dan Kecemasan terhadap Adiksi Ponsel Cerdas pada Mahasiswa
  136. Peran Digital Leadership dan Learning Agility terhadap Individual Work Performance pada Aparatur Sipil Negara
  137. Peran Dimensi Kelekatan Dewasa terhadap Motif Penggunaan Aplikasi Kencan pada Dewasa Muda Indonesia
  138. Peran Distres Psikologi terhadap Kecanduan Media Sosial dengan Kesulitan Regulasi Emosi sebagai Mediator pada Emerging Adults
  139. Peran Doomscrolling terhadap Tingkat Gejala Depresi pada Emerging Adults Pengguna Media Sosial
  140. Peran Dukungan Sosial dan Otonomi Kerja terhadap Keterikatan Kerja di Setting Gig Economy: Studi pada Driver Platform Daring Berbasis Ride-Sharing di Indonesia
  141. Peran Dukungan Sosial Online pada Work Engagement Ilustrator di Media Sosial
  142. Peran Dukungan Sosial Online terhadap Kesejahteraan Subjektif pada Remaja yang Menggunakan Instagram
  143. Peran Dukungan Sosial terhadap Adiksi Internet pada Siswa SMA/Sederajat
  144. Peran E-Wom (Electronic Word of Mouth) pada Platform Digital Tik-Tok terhadap Niat Membeli
  145. Peran Efikasi Diri Akademik dan Penggunaan Media Sosial terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa
  146. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Online terhadap Kepatuhan Pembelajar pada Kursus Online Public Speaking
  147. Peran Efikasi Diri Digital Orang Tua terhadap Mediasi Orang Tua dalam Penggunaan Media Digital Anak
  148. Peran Eksplorasi Seksual terhadap Kepuasan Seksual pada Perempuan Dewasa Muda Pengguna Pornografi Internet
  149. Peran Empowering Leadership Style terhadap Tingkat Work Engagement Karyawan dalam Bidang Digital Agency di D. I. Yogyakarta
  150. Peran EWOM terhadap Postpurchase Cognitive Dissonance Produk Blind Box dengan Mediator Impulsive Buying
  151. Peran Exposure pada Konten Self-Harm di Media Sosial terhadap Perilaku Self-Harm pada Kelompok Dewasa Awal
  152. Peran Fashion Involvement terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Produk Fashion di E-Marketplace dengan Materialisme sebagai Moderator
  153. Peran Fear of Missing Out (Fomo) dan Perbandingan Sosial terhadap Kelelahan dalam Bermedia Sosial
  154. Peran Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Post-Purchase Guilt dengan Impulsive Buying sebagai Variabel Mediasi pada Pembelian Produk Fashion Gen Z di E-Commerce
  155. Peran Fear of Missing Out dan Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram terhadap Kecenderungan Adiksi Media Sosial Instagram pada Dewasa Awal
  156. Peran Fear of Missing Out dan Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Tiket Konser pada Penggemar K-Pop Usia Emerging Adulthood
  157. Peran Fear of Missing Out dan Intensitas Penggunaan TikTok Streaks terhadap Problematic Smartphone Use
  158. Peran Fear of Missing Out dan Neuroticism terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Produk Fashion di E-Marketplace
  159. Peran Fear of Missing Out dan Social Media Usage terhadap Konformitas pada Mahasiswa
  160. Peran Fear of Missing Out terhadap Pembelian Impulsif Produk Kecantikan Lokal di E-Commerce pada Generasi Z
  161. Peran Flow Experience dan Perceived Values terhadap Intensi Pembelian Virtual Goods dalam Game Roblox
  162. Peran FoMO terhadap Penyesalan Pasca Pembelian dengan Pembelian Impulsif sebagai Mediator pada Konsumen Produk Kecantikan di Platform E-Commerce
  163. Peran Harga Diri dan Kontrol Diri terhadap Adiksi Internet di Kalangan Mahasiswa
  164. Peran Harga Diri terhadap Deceptive Self-Presentation pada Profil Aplikasi Kencan Daring
  165. Peran Individualizing Foundations dan Empati terhadap Keterlibatan Konstruktif pada Saksi Perundungan Siber
  166. Peran Influencer Credibility terhadap Post-Purchase Guilt yang Dimediasi Impulsive Buying Gen Z pada Produk Fashion di E-Commerce
  167. Peran Influencer Credibility terhadap Postpurchase Cognitive Dissonance Produk Blind Box dengan Impulsive Buying sebagai Mediator
  168. Peran Information Technology Capability dan Job Autonomy terhadap Workforce Agility
  169. Peran Intensitas Penggunaan Instagram terhadap Kecemasan Sosial pada Individu Dewasa Awal
  170. Peran Intensitas Penggunaan Instagram terhadap Kualitas Pertemanan Online dengan Pengungkapan Diri Online sebagai Mediator dan Dimoderasi oleh Jenis Kelamin pada Remaja Akhir
  171. Peran Intensitas Penggunaan Instagram, Presentasi Diri Daring dan Perbandingan Sosial terhadap Harga Diri
  172. Peran Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Konformitas terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Merchandise pada Penggemar K-pop
  173. Peran Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Psychological Well-Being dengan Mediator Self-Esteem pada Emerging Adulthood
  174. Peran Intensitas Penggunaan Smartphone terhadap Kepuasan Perkawinan pada Pasangan Generasi Milenial
  175. Peran Intensitas Penggunaan TikTok terhadap Ketidakpuasan Tubuh pada Remaja Perempuan
  176. Peran Intensitas Penggunaan Tiktok terhadap Self-Esteem Emerging Adult dengan Upward Social Comparison sebagai Variabel Mediator
  177. Peran Keberfungsian Keluarga dan Konformitas Teman Sebaya terhadap Kecenderungan Adiksi Game Online pada Anak-Anak Usia Akhir (9-12 Tahun)
  178. Peran Keberfungsian Keluarga dan Penggunaan Ponsel Berlebihan terhadap Permasalahan Emosi dan Perilaku pada Remaja Awal
  179. Peran Kebutuhan Afiliasi pada Intensi Pemberian eWOM Konsumen Brand Kosmetik di Instagram
  180. Peran Kecanduan Media Sosial terhadap Gejala Depresi dengan Resiliensi sebagai Moderator
  181. Peran Kecenderungan Adiksi Internet terhadap Cyberbullying yang Dimediasi oleh Moral Disengagement pada Remaja Awal
  182. Peran Kecenderungan Kepribadian Ekstrovert terhadap Pengungkapan Diri Online pada Dewasa Awal Pengguna Media Sosial Twitter
  183. Peran Kegagalan Kontrol Diri dalam Penggunaan Media Sosial terhadap Prokrastinasi Akademik di Masa Pandemi COVID-19
  184. Peran Kekerasan dalam Pacaran Siber terhadap Harga Diri Lintas Identitas Gender
  185. Peran Kelekatan Cemas pada Teman Sebaya, Kesepian Sosial, dan Intensitas Penggunaan Media Sosial X terhadap Penggunaan Internet Bermasalah pada Emerging Adulthood
  186. Peran Kelekatan Teman Sebaya terhadap Kecanduan Smartphone pada Remaja dengan Harga Diri sebagai Mediator dan Need to Belong sebagai Moderator
  187. Peran Kepercayaan dan Gaya Hidup dengan Pengalaman Belanja sebagai Moderator Pengambilan Keputusan Perilaku Konsumen Belanja Online di Marketplace Indonesia
  188. Peran Kepuasan Hidup dan Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Fear of Missing Out pada Mahasiswa yang Merantau
  189. Peran Kesadaran Penampilan di Media Sosial dalam Memprediksi Citra Tubuh Negatif pada Remaja Akhir
  190. Peran Kesepian dan Harga Diri terhadap Pengungkapan Diri Pengguna Aplikasi Kencan Daring Tinder selama Pandemi COVID-19
  191. Peran Kesepian terhadap Binge-Watching pada Dewasa Muda
  192. Peran Kesepian terhadap Kecenderungan Perilaku Perundungan Siber pada Masa Dewasa Awal
  193. Peran Kesepian terhadap Subjective Well-Being (SWB) dengan Mediator Adiksi Internet pada Mahasiswa yang Berdomisili di Wilayah Zona Merah COVID-19 di Pulau Jawa
  194. Peran Ketakutan akan Ketertinggalan terhadap Pengabaian Sosial dengan Mediasi Adiksi Ponsel
  195. Peran Keterikatan Media Sosial terhadap Pembelian Impulsif Online pada Remaja Akhir
  196. Peran Konsep Diri terhadap Personal Branding di LinkedIn pada Mahasiswa Universitas Gadjah Mada
  197. Peran Kontrol Diri dalam Memoderasi Hubungan antara Stres Akademik dan Perilaku Cyberloafing pada Siswa SMA/SMK
  198. Peran Kontrol Diri dan Kualitas Relasi dengan Orang Tua terhadap Kecenderungan Kecanduan Gim Daring pada Remaja
  199. Peran Kontrol Diri dengan Mediasi Durasi Bermain Game Online terhadap Digital Eye Strain pada Dewasa Awal
  200. Peran Kontrol Diri terhadap Pembelian Impulsif Daring dengan Sifat Kepribadian sebagai Moderator
  201. Peran Kualitas Hubungan Orang Tua-Anak terhadap Kompetensi Sosial Anak Prasekolah dengan Dimediasi oleh Penggunaan Gawai Anak
  202. Peran Literasi Artificial Intelligence terhadap Disposisi Berpikir Kritis Siswa SMP dengan Metacognitive Self Regulation sebagai Mediator
  203. Peran Locus of Control terhadap Niat Penggunaan Pinjaman Online pada Pengguna Pinjaman Online Usia Dewasa Awal di Indonesia
  204. Peran Locus of Control terhadap Pembelian Impulsif Produk Fashion pada Pengguna Tiktok Shop
  205. Peran Loneliness dan Celebrity Worship terhadap Tendensi Adiksi Media Sosial
  206. Peran Mediasi Kepercayaan terhadap E-Commerce Shopee pada Hubungan antara Persepsi Harga terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion
  207. Peran Melihat Career-Related Posts di Media Sosial terhadap Perilaku Workaholism pada Generasi Z
  208. Peran Metakognisi Disfungsional terhadap Tingkat Kecanduan Game Online
  209. Peran Model Kepribadian Big Five sebagai Prediktor Perilaku Cyber-Aggression pada Mahasiswa
  210. Peran Moderasi Kontrol Diri dalam Hubungan antara Intensitas Menonton Konten TikTok Produk Perawatan Kulit dengan Perilaku Pembelian Impulsif Mahasiswa
  211. Peran Moral Disengagement terhadap Kecenderungan Melakukan Cyberbullying pada Remaja dengan Identitas Moral sebagai Moderator
  212. Peran Narsisme terhadap Strategi Presentasi Diri Online pada Pengguna Second Account Instagram di Indonesia
  213. Peran Norma Sosial dan Identifikasi Sosial dengan Kelompok Acuan dalam Hubungan antara Perceived Phubbing dan Risiko Adiksi Smartphone pada Remaja
  214. Peran Online Fear of Missing Out (ON-FoMO) terhadap Kebahagiaan yang Dimediasi oleh Reputasi Sosial Media Influencer (SMI) pada Generasi Z
  215. Peran Paparan Konten Melukai Diri di Media Sosial dan Toleransi Distres terhadap Ide Bunuh Diri pada Emerging Adulthood
  216. Peran Pengaruh Sosial dalam Pembelian Kompulsif pada Live Commerce: Kontrol Diri sebagai Moderator
  217. Peran Pengaruh Sosial terhadap Pembelian Impulsif pada Produk Fashion di E-Marketplace dengan Self-Regulation sebagai Moderator
  218. Peran Pengaturan Kerja Fleksibel terhadap Perilaku Kerja Inovatif dengan Pemberdayaan Psikologis sebagai Mediator pada Karyawan di Industri Teknologi Edukasi
  219. Peran Pengetahuan Mediasi Orang Tua dan Literasi Digital terhadap Efikasi Pengasuhan Digital Ibu
  220. Peran Penggunaan Media Sosial Instagram terhadap Kecemasan Sosial: Mediasi Serial oleh Perbandingan Sosial dan Harga Diri
  221. Peran Penggunaan Media Sosial terhadap Kesejahteraan Psikologis Dimediasi oleh Distres Psikologis
  222. Peran Penggunaan Smartphone Berlebihan dan Keberfungsian Keluarga terhadap Permasalahan Emosi dan Perilaku Remaja
  223. Peran Penggunaan Smartphone terhadap Hedonic Well-Being pada Individu Dewasa Awal
  224. Peran Pengungkapan Diri dan Persepsi Dukungan Sosial terhadap Keseimbangan Afektif Pengguna Twitter Usia Dewasa Awal
  225. Peran Pengungkapan Diri Daring dan Dukungan Sosial Daring terhadap Kesejahteraan Subjektif Daring Pengguna Akun Kedua Instagram
  226. Peran Perbandingan Sosial dalam Platform Instagram dan Twitter terhadap Subjective Well-Being pada Mahasiswa
  227. Peran Perbandingan Sosial terhadap Depresi pada Remaja Pengguna Instagram: Harga Diri sebagai Moderator
  228. Peran Perbandingan Sosial terhadap Kecemasan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir dengan Intensitas Penggunaan LinkedIn sebagai Moderator
  229. Peran Perbandingan Sosial terhadap Kecenderungan Adiksi Media Sosial pada Generasi Z Pengguna TikTok
  230. Peran Perbandingan Sosial terhadap Kesejahteraan Subjektif dengan Mediator Harga Diri pada Individu Dewasa Muda Pengguna Instagram
  231. Peran Perbandingan Sosial Terkait Penampilan terhadap Harga Diri dengan Citra Tubuh dan Intensitas Penggunaan Instagram sebagai Mediator
  232. Peran Perceived Organizational Support terhadap Work Engagement Karyawan Generasi Milenial dengan Zoom Fatigue sebagai Moderator
  233. Peran Perceived Stress dan Dukungan Sosial terhadap Problematic Internet Use pada Mahasiswa
  234. Peran Perfeksionisme terhadap Kecenderungan Gangguan Makan pada Pengguna Aplikasi Penghitung Kalori
  235. Peran Perilaku Sehat terhadap Performa Kerja pada Karyawan di Perusahaan E-Commerce
  236. Peran Personal Branding melalui LinkedIn terhadap Aspirasi Karier Mahasiswa Tingkat Akhir
  237. Peran Perspective-Taking terhadap Agresi Verbal di Media Sosial
  238. Peran Pertemanan dan Kohesivitas Kelompok terhadap Team Flow pada Pemain Game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) di Indonesia
  239. Peran Potensi General Intelligence terhadap Kompetensi Digital pada Karyawan dengan Digital Native sebagai Mediator
  240. Peran Problematic Smartphone Use terhadap Kualitas Tidur Dimediasi oleh Prokrastinasi Waktu Tidur
  241. Peran Psikopati dari Dark Triad Personality terhadap Agresi Siber: Model Mediasi Serial Anonimitas dan Kontrol Diri
  242. Peran Psychological Immunity sebagai Mediator Hubungan Kecanduan Media Sosial dan Depresi pada Emerging Adulthood (Dewasa Muda)
  243. Peran Regulasi Diri dan Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram terhadap Fear of Missing Out pada Dewasa Awal
  244. Peran Regulasi Diri terhadap Kecanduan Penggunaan Media Sosial pada Mahasiswa Tingkat Sarjana
  245. Peran Regulasi Emosi terhadap Kecenderungan Pembelian Impulsif Produk Skincare di E-Commerce: Studi pada Konsumen Dewasa Awal
  246. Peran Self Improvement terhadap Personal Branding Mahasiswa di Media Sosial LinkedIn
  247. Peran Self-Discepancy terhadap Social Appearance Anxiety pada Wanita Dewasa Awal Pengguna Media Sosial
  248. Peran Self-Esteem dan Konstrual-Diri Interdependensi terhadap Kecemasan Sosial di Media Sosial pada Mahasiswa Pengguna Instagram
  249. Peran Self-Esteem dan Loneliness terhadap Fear of Missing Out (Fomo) pada Mahasiswa Yogyakarta Pengguna Instagram
  250. Peran Self-Esteem dan Sikap Kompetitif terhadap Perilaku Fear of Missing Out (FOMO) pada Mahasiswa Pengguna LinkedIn dalam Mencari Pekerjaan Magang
  251. Peran Self-Esteem terhadap Pembelian Impulsif Dewasa Awal Konsumen TikTok Shop
  252. Peran Self-Esteem terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Pengguna PayLater pada Dewasa Awal
  253. Peran Self-Presentation dan Body Image Mahasiswa terhadap Kecemasan dalam Mengunggah Foto di Media Sosial Instagram
  254. Peran Sikap Berbagi Berita dan Norma Sosial terhadap Intensi Berbagi Berita di Media Sosial
  255. Peran Sikap Sosiokultural sebagai Mediator Hubungan antara Aktivitas Foto Instagram dengan Ketidakpuasan Tubuh pada Perempuan Emerging Adulthood
  256. Peran Smartphone Screen Time dan Kecenderungan Prokrastinasi Waktu Tidur terhadap Kualitas Tidur pada Mahasiswa Usia Dewasa Awal
  257. Peran Stereotip Gender terhadap Konsep Diri Akademik Mahasiswi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di Indonesia
  258. Peran Stres Psikologis dan Adiksi Internet terhadap Intensitas Sindrom Pemujaan Selebriti pada Emerging Adults Anggota Fandom K-pop
  259. Peran Stres Traumatik dan Screen Time dengan Kualitas Tidur Mahasiswa Peserta Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi COVID-19
  260. Peran Suasana Hati dalam Pemilihan Makanan melalui Aplikasi Pesan Antar Daring
  261. Peran Tingkat Literasi AI dan Ketergantungan Penggunaan AI terhadap Kecemasan Akademik Mahasiswa
  262. Peran Trait Maximizer terhadap Post-Purchase Guilt dengan Impulsive Buying sebagai Mediator pada Pengguna Generasi Z dalam Pembelian Produk Fashion di E-Commerce
  263. Peran Zoom Fatigue pada Stres Traumatik Terkait COVID-19 pada Mahasiswa
  264. Peranan Anonimitas pada Mahasiswa Universitas Gadjah Mada di Instagram terhadap Tindakan Merundung Siber
  265. Peranan Dukungan Sosial Online dan Efikasi Diri dengan Pengungkapan Diri di Media Sosial Twitter pada Remaja Akhir
  266. Perbandingan Sosial dan Citra Tubuh sebagai Mediator antara Intensitas Penggunaan Instagram dengan Intensi Membeli Produk Fashion pada Mahasiswa
  267. Perbandingan Sosial dan Pencarian Umpan Balik di Instagram terhadap Gejala Depresi: Efek Moderasi Harga Diri
  268. Perbandingan Sosial sebagai Mediator Hubungan antara Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram dan Citra Tubuh pada Perempuan Emerging Adulthood
  269. Perbedaan Ekspresi Warganet X Indonesia Terkait Pembelian Impulsif Sebelum dan Setelah COVID-19 Terkendali
  270. Perbedaan Hedonic Well-being Ditinjau dari Status Perkawinan serta Pengguna / Non Pengguna Media Sosial
  271. Perbedaan Reaksi Psikologis Warganet Twitter Indonesia pada Pekan Pertama dan Pekan Terakhir Maret 2020 Masa Awal Penanganan COVID-19
  272. Perceived Virtual Emotional Support pada Individu Dewasa Awal melalui Interaksi Parasosial Penggemar-Idola: Studi pada Grup K-pop Seventeen
  273. Performa Memori Kerja Mahasiswa dengan Adiksi Media Sosial ketika Dihadapkan pada Stimulus Wajah Emosional
  274. Permainan Terapan untuk Meningkatkan Regulasi Emosi pada Remaja: Sebuah Meta-Analisis
  275. Persepsi Pengguna Instagram terhadap Kehangatan dan Kompetensi Influencers Berdasarkan Identitas Agama, Kebutuhan akan Kognisi, dan Pengalaman Kontak Antarkelompok
  276. Presentasi Diri Online Dewasa Muda dengan Disabilitas Fisik dalam Menggunakan Aplikasi Kencan Daring
  277. Problematic Internet Use Ditinjau dari Kepribadian Anchor dan Kepribadian Big-five
  278. Psychological Profiling Penyintas Kekerasan Seksual yang Speak-up di Media Sosial: Sebuah Studi Forensik Digital
  279. Regulasi Diri dalam Belajar sebagai Mediator Hubungan Efikasi Diri Akademik dengan Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah atas di Era Digital
  280. Salah Beli, Salah Hati: Peran Materialistic Value terhadap Post-Purchase Guilt dengan Impulsive Buying sebagai Mediator pada Konsumen Gen Z dalam Pembelian Fashion di E-Commerce
  281. Saya Ini Tuli Pengguna Bahasa Isyarat: Presentasi Diri Daring Tuli yang Melakukan Advokasi di Media Sosial
  282. Self Neurotic pada Pengguna Akun Alter Twitter
  283. Self-perceived Employability sebagai Moderator Hubungan antara STARA (Smart Technology, Artificial Intelligence, Robotics, and Algorithms) Awareness dan Job Insecurity
  284. Tangisan Sunyi: Eksplorasi Kualitatif Unggahan Bunuh Diri di X pada Masyarakat Indonesia
  285. Terjerat Cinta di Internet Eksplorasi Faktor Risiko Wanita yang Menjadi Korban Penipuan Cinta Online
  286. Tingkat Keparahan Cyberbullying dan Jumlah Bystander sebagai Prediktor terhadap Respon Perilaku Cyber Bystander
  287. Uji Coba Awal Aplikasi “Kata Kita” untuk Intervensi Kemampuan Berbahasa Lisan pada Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) dengan Speech Delay
  288. Uji Coba Awal Penggunaan Aplikasi Kata Kita sebagai Media Intervensi Kemampuan Berbahasa Lisan Anak Cerebral Palsy dengan Speech Delay: Sebuah Pilot Studi
  289. University Students’ AI Reliance in 3R’s: Pengembangan Skala Pengandalan Mahasiswa terhadap AI dalam Konteks Akademik di Indonesia
  290. Validasi Modul Mindful Parenting Berbasis Aplikasi untuk Menurunkan Stres Pengasuhan pada Ibu dengan Anak Penyandang Gangguan Spektrum Autisme (GSA)
  291. Validasi Modul Psikoedukasi Berbasis Game ‘Marana’ terhadap Penurunan Tingkat Depresi
  292. Zoom Fatigue dan Tingkat Stres pada Mahasiswa Semester Akhir selama Pandemi COVID-19

 

Penutup

Media sosial, teknologi, dan perilaku digital adalah topik yang terus bergerak, sehingga penelitian di bidang ini hampir selalu terasa baru dan relevan. Namun, karena perubahan teknologi sangat cepat, pastikan topik yang Anda pilih masih relevan saat penelitian selesai, dan jelaskan konteks platform yang diteliti dengan jelas. Daftar judul di atas bisa membantu Anda melihat tema yang sudah banyak diteliti, seperti Instagram dan FoMO, sekaligus menemukan celah baru seperti AI, literasi digital, dan kesejahteraan digital. Jika memakai data dari media sosial, perhatikan juga etika penggunaan data publik.

Bila Anda memerlukan pendampingan menentukan instrumen atau menyusun kerangka konsep, layanan bimbingan penulisan IDTESIS siap membantu.

error: