HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Judul Skripsi dan Tesis Psikologi tentang Moralitas, Perilaku Prososial, dan Agresi (UGM)

Skripsi dan tesis memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk meneliti pertanyaan mendasar tentang manusia: mengapa seseorang mau menolong orang lain tanpa pamrih, sementara orang lain justru menyakiti? Topik moralitas, perilaku prososial, dan agresi sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kita melihat semangat relawan saat bencana, tetapi juga melihat perundungan di sekolah, komentar kasar di media sosial, tawuran, dan penipuan daring. Penelitian psikologi membantu menjelaskan apa yang mendorong orang berbuat baik atau buruk, serta bagaimana menumbuhkan empati dan mencegah kekerasan sejak dini. Hasilnya bermanfaat bagi orang tua, sekolah, komunitas, dan platform digital. Artikel ini menyajikan 86 contoh judul skripsi dan tesis psikologi tentang moralitas, perilaku prososial, dan agresi.

Celah dan Peluang Penelitian ke Depan

Berikut beberapa peluang penelitian yang masih terbuka di bidang ini:

  1. Moralitas di era AI. Cara orang menilai konten buatan AI, kerentanan terhadap penipuan deepfake, dan etika menggunakan AI untuk tugas atau pekerjaan merupakan topik yang sangat baru.
  2. Agresi di ruang daring. Komentar kasar, perundungan siber, dan perilaku merusak dalam gim daring terus bertambah. Faktor pemicu dan cara mencegahnya masih perlu banyak diteliti.
  3. Program menumbuhkan empati. Membaca fiksi, permainan kooperatif, dan pembelajaran sosial-emosional bisa diuji sebagai cara meningkatkan empati dan perilaku menolong pada anak dan remaja.
  4. Kerelawanan jangka panjang. Apa yang membuat relawan bertahan bertahun-tahun, dan bagaimana menjaga kesejahteraan mereka, masih jarang diteliti.
  5. Moralitas dalam dunia kerja. Pengambilan keputusan etis, kecurangan, dan integritas di tempat kerja punya dampak besar, tetapi penelitian psikologinya di Indonesia masih terbatas.
  6. Agresi kolektif. Tawuran pelajar, kekerasan suporter, dan amuk massa merupakan fenomena khas yang membutuhkan penelitian dengan pendekatan kelompok.

Pengelompokan Judul

Judul-judul di topik ini dibagi ke dalam enam kelompok kecil. Satu judul bisa masuk ke lebih dari satu kelompok.

  1. Agresi dan Agresi Siber. Kelompok terbesar. Meneliti perilaku agresif pada remaja, atlet bela diri, geng remaja, suporter sepak bola, dan pengemudi, serta agresi di media sosial dan gim daring, termasuk peran kepribadian gelap (dark tetrad), anonimitas, dan permainan bertema kekerasan.
  2. Perilaku Prososial, Empati, dan Kerelawanan. Membahas faktor yang mendorong perilaku menolong dan empati, seperti kelekatan dengan orang tua, religiositas, bacaan fiksi, dan tayangan kartun, serta pengalaman relawan bencana, relawan mengajar, dan lansia sukarelawan masjid.
  3. Moralitas dan Pelepasan Moral. Mencakup fondasi moral, emosi moral, identitas moral, penilaian moral terhadap tokoh fiksi dan konten AI, pengambilan keputusan etis auditor, serta moral disengagement pada pelaku penipuan daring.
  4. Ketidakjujuran Akademik dan Kenakalan Remaja. Meneliti perilaku mencontek dan faktor yang memengaruhinya, kenakalan remaja, serta agresi pada anak yang berkonflik dengan hukum.
  5. Perundungan dan Peran Saksi. Membahas penalaran moral pelaku perundungan, empati dan kompetensi saksi, serta respons saksi terhadap perundungan siber.
  6. Pemaafan. Meneliti peran pemaafan dalam pernikahan, hubungan anak dengan orang tua yang berselingkuh, terapi pemaafan, dan pemaafan dalam konflik antarkelompok.

Daftar Judul Tesis Psikologi tentang Moralitas, Perilaku Prososial, dan Agresi

  1. “Mencontek untuk Bertahan”: Studi Fenomenologis Perilaku Mencontek Kolaboratif pada Ujian Daring
  2. Altruisme pada Lansia: Studi Kasus pada Sukarelawan Masjid di Kota Yogyakarta
  3. Antara Keserakahan dan Neurotisisme: Pengaruh Unrealistic Goals dengan Imbalan vs Hukuman dalam Mendorong Perilaku Kecurangan
  4. Antara Moralitas dan Toleransi: Fondasi Moral dan Toleransi Beragama pada Masyarakat Indonesia
  5. Dinamika Subjective Well-Being pada Sukarelawan Mahasiswa Tanggap Bencana Alam
  6. Efektivitas Strategi Promosi Emotional Appeal Dibandingkan dengan Rational Appeal dalam Meningkatkan Purchase Intention Produk Berkonsep Donasi
  7. Eksplorasi Kesadaran Moral Netizen dalam Menilai Konten Animasi AI Kucing yang Mengandung Kekerasan Terselubung
  8. Ethical Decision-Making pada Independent Auditor: Peran Professional Skepticism dan Moderasi Empati
  9. Faktor Prediktif Psikososial Emosi Moral Remaja
  10. Flaming dan Performa dalam Lingkungan Gim Daring
  11. Gim Cognitive Flexibility dan Inhibitory Control Memiliki Efek Berkebalikan terhadap Kecepatan Keputusan Moral pada Laki-Laki dan Perempuan
  12. Hubungan antara Dark Tetrad dan Grief Play dalam Gim Daring pada Gamer Indonesia
  13. Hubungan antara Emosi dengan Kecenderungan Perilaku Agresif pada Mahasiswa
  14. Hubungan antara Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan dan Perilaku Agresi pada Remaja
  15. Hubungan antara Narsisme dengan Empati pada Relawan Dewasa Awal
  16. Hubungan antara Pemaafan dan Kebahagiaan di Kalangan Mahasiswa Rantau dengan Resiliensi sebagai Mediatornya
  17. Hubungan antara Penalaran Moral dan Kecenderungan Berperilaku Bullying pada Remaja Tengah di D.I. Yogyakarta
  18. Hubungan Kelekatan Teman Sebaya dan Persepsi Kesamaan dengan Perilaku Prososial
  19. Intensi Prososial terhadap Ingroup dan Outgroup Berbasis Keagamaan pada Remaja di Sekolah Umum dan Agama
  20. Intergroup Contact Encourages Forgiveness Within Intergroup Conflict
  21. Intervensi Berbasis Orang Tua untuk Menurunkan Perilaku Agresif Anak Prasekolah: A Systematic Literature Review dan Meta-Analysis
  22. Karakteristik Perilaku Agresi pada Geng Remaja Generasi Y dan Generasi Z di Indonesia: Sebuah Studi Scoping Review
  23. Kerentanan terhadap Penipuan: Eksplorasi Proses Kognitif dalam Mempersepsikan dan Membedakan Deepfake AI dengan Analisis Protokol Verbal
  24. Kompetensi Saksi sebagai Mediator Hubungan antara Empati dan Intensi Menjadi Saksi Aktif pada Perilaku Perundungan di Sekolah
  25. Memahami Kelelahan Empatik (Compassion Fatigue) pada Psikolog Praktisi Awal Karier dengan Riwayat Gangguan Psikologis
  26. Menggali Pengalaman Relawan dalam Menanggapi Kelekatan dan Transferens dari Anak-Anak Penyintas Bencana Pascapendampingan
  27. Menurunkan Kemarahan pada Remaja Korban Perundungan: Validasi Modul Terapi Pemaafan Daring Berbasis CBT
  28. Model dan Faktor Pendorong Relawan Bertahan dalam Periode yang Lama di Komunitas Kerelawanan Mengajar Daerah Istimewa Yogyakarta
  29. Moderasi Dukungan Sosial Guru pada Peran Empati terhadap Perilaku Bullying pada Remaja SMPN Z Yogyakarta
  30. Motivasi Akademik dan Dampaknya terhadap Ketidakjujuran Akademik pada Mahasiswa di Indonesia
  31. Motivasi Prososial pada Remaja Laki-laki dan Perempuan
  32. Pemaafan Anak terhadap Perselingkuhan Orang Tua
  33. Pengalaman Moral Disengagement pada Pelaku Penipuan Daring
  34. Pengaruh Bahasa terhadap Penilaian Moral dan Emosi Moral: Perspektif Fondasi Moral
  35. Pengaruh Menonton Kartun Anak yang Mengandung Perilaku Prososial terhadap Intensi Prososial pada Anak
  36. Pengaruh Pemaafan (Forgiveness) terhadap Tingkat Kepuasan Pernikahan Ditinjau dari Durasi Pernikahan
  37. Pengaruh Pesan Naratif Terkait Pandemi COVID-19 terhadap Intensi Social Distancing dengan Empati sebagai Mediator
  38. Pengaruh Status Ingroup-Outgroup Korban dan Sikap Perundungan terhadap Perilaku Prososial Saksi Perundungan pada Siswa SMA X Surakarta
  39. Pengaruh Violent Video Game terhadap Kecenderungan Perilaku Agresif Remaja
  40. Peran Adiksi Media Sosial terhadap Agresi Siber dengan Moderasi Jenis Kelamin
  41. Peran Anonimitas terhadap Cyber-Aggression dalam Menggunakan Media Sosial
  42. Peran Dark Tetrad Personality terhadap Kecenderungan Melakukan Cyber Aggression dengan Mediasi Online Moral Disengagement pada Emerging Adults Pengguna Media Sosial
  43. Peran Empati dalam Memediatori Hubungan antara Keberfungsian Keluarga dan Perilaku Prososial pada Remaja
  44. Peran Empati terhadap Perilaku Prososial pada Remaja
  45. Peran Honesty-Humility terhadap Ketidakjujuran Akademik pada Mahasiswa di Indonesia: Moral Disengagement sebagai Mediator
  46. Peran Hostile Attribution Bias (HAB) dan Neuroticism terhadap Aggressive Driving
  47. Peran Identitas Moral terhadap Civic Purpose pada Masa Emerging Adulthood: Moral Self-efficacy sebagai Mediator
  48. Peran Individualizing Foundations dan Empati terhadap Keterlibatan Konstruktif pada Saksi Perundungan Siber
  49. Peran Kecenderungan Adiksi Internet terhadap Cyberbullying yang Dimediasi oleh Moral Disengagement pada Remaja Awal
  50. Peran Kecenderungan Perilaku Prososial terhadap Kecenderungan Sikap Bystander pada Mahasiswa Universitas Gadjah Mada
  51. Peran Kecerdasan Emosi dan Kecemasan Bertanding terhadap Agresivitas Atlet Karate
  52. Peran Kecerdasan Emosi dan Self-Determined Motivation terhadap Agresivitas Atlet Bela Diri
  53. Peran Kelekatan antara Orang Tua dan Anak terhadap Empati pada Remaja
  54. Peran Kelekatan dengan Orang Tua dan Pencarian Sensasi terhadap Ketidakjujuran Akademik pada Pelajar SMA/SMK
  55. Peran Kelekatan dengan Orang Tua terhadap Ketidakjujuran Akademik yang Dimediatori oleh Tanggung Jawab pada Remaja
  56. Peran Kepribadian Dark Tetrad dan Pengaruh Teman Sebaya terhadap Ketidakjujuran Akademik Mahasiswa
  57. Peran Konflik Antar Orang Tua terhadap Perilaku Agresi pada Remaja dengan Identitas Moral sebagai Mediator
  58. Peran Model Kepribadian Big Five sebagai Prediktor Perilaku Cyber-Aggression pada Mahasiswa
  59. Peran Moral Disengagement terhadap Kecenderungan Melakukan Agresi Relasional pada Dewasa Awal
  60. Peran Moral Disengagement terhadap Kecenderungan Melakukan Cyberbullying pada Remaja dengan Identitas Moral sebagai Moderator
  61. Peran Moral Self-Concept dan Academic Self-Efficacy terhadap Academic Dishonesty pada Mahasiswa dalam Perkuliahan Daring
  62. Peran Nilai Moral dan Kepercayaan Interpersonal terhadap Perilaku Prososial Daring pada Remaja
  63. Peran Pemaafan sebagai Mediator antara Empati dan Kepuasan Pernikahan
  64. Peran Perceived Organizational Support terhadap Komitmen Organisasi pada Relawan Organisasi Non-profit di Yogyakarta
  65. Peran Persepsi Kepemimpinan Empatik terhadap Komitmen Karier Guru Honorer
  66. Peran Persepsi Penonton terhadap Pelanggaran Moral Tokoh Ambigu pada Kesenangan Buka Kurung Enjoyment Tutup Kurung Penonton Drama Korea
  67. Peran Perspective-Taking terhadap Agresi Verbal di Media Sosial
  68. Peran Psikopati dari Dark Triad Personality terhadap Agresi Siber: Model Mediasi Serial Anonimitas dan Kontrol Diri
  69. Peran Relasi Berbagi Komunal dan Perilaku Prososial terhadap Kebahagiaan pada Mahasiswa
  70. Peran Religiositas terhadap Perilaku Prososial pada Mahasiswa yang Tinggal Terpisah dengan Orang Tua
  71. Peran Religiusitas dalam Memediasi Pengaruh Teman Sebaya terhadap Ketidakjujuran Akademik
  72. Peran Religiusitas terhadap Perilaku Prososial Santri di Pondok Pesantren Inayatullah
  73. Peran Self-Control terhadap Perilaku Kenakalan Remaja pada Siswa SMA di D.I. Yogyakarta
  74. Peran Tekanan Teman Sebaya terhadap Agresi pada Anak Berkonflik dengan Hukum di Lembaga Pembinaan Khusus Anak
  75. Peran Tekanan Teman Sebaya terhadap Ketidakjujuran Akademik dalam Pembelajaran Daring selama Masa Pandemi COVID-19 pada Siswa Sekolah Menengah atas (SMA)
  76. Perbedaan Empati pada Mahasiswa Psikologi dan Nonpsikologi Tingkat Akhir
  77. Perilaku Kenakalan Remaja Ditinjau dari Dukungan dan Pengawasan Orang Tua
  78. Perilaku Prososial dan Prestasi Akademik Mata Pelajaran PPKn, Agama, dan IPS pada Siswa SMP
  79. Pola Perkembangan Motivasi Prososial pada Remaja dan Dewasa Awal
  80. Prasangka dan Perilaku Prososial terhadap Outgroup Berbasis Agama pada Remaja
  81. Profil dan Strategi Dukungan Psikososial pada Relawan Daerah Rawan Bermacam Tipe Bencana di Yogyakarta
  82. Studi Fenomenologi Perilaku Agresif Komunitas Suporter Kota Yogyakarta
  83. Terapi Pemaafan untuk Meningkatkan Posttraumatic Growth pada Individu dengan Adverse Childhood Experience
  84. Terjerat Cinta di Internet Eksplorasi Faktor Risiko Wanita yang Menjadi Korban Penipuan Cinta Online
  85. The Perks of Being a Bookworm: Peran Paparan terhadap Bacaan Fiksi pada Empati
  86. Tingkat Keparahan Cyberbullying dan Jumlah Bystander sebagai Prediktor terhadap Respon Perilaku Cyber Bystander

 

Penutup

Moralitas, perilaku prososial, dan agresi adalah dua sisi dari sifat manusia yang selalu menarik untuk dipahami. Penelitian di bidang ini dapat membantu membangun lingkungan yang lebih peduli dan aman, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Daftar judul di atas memperlihatkan banyak pilihan, dari agresi siber, empati, sampai pemaafan dan kerelawanan. Saat meneliti perilaku negatif seperti agresi atau kecurangan, pertimbangkan cara pengukuran yang mengurangi kecenderungan responden menjawab “yang baik-baik saja”, misalnya dengan menjamin anonimitas atau memakai desain eksperimen.

Bila Anda memerlukan pendampingan menentukan instrumen atau menyusun kerangka konsep, layanan bimbingan penulisan IDTESIS siap membantu.

Scan the code
Powered by Joinchat