Perbedaan CB-SEM dan PLS-SEM terletak pada tujuan analisis dan cara keduanya memperlakukan konstruk. CB-SEM dirancang untuk mengonfirmasi teori lewat kecocokan model. PLS-SEM dirancang untuk menjelaskan dan memprediksi variabel endogen, terutama pada model yang kompleks. Pertanyaan “Kenapa memakai SmartPLS, bukan AMOS?” hampir selalu muncul di sidang. Jawaban “karena sampelnya kecil” sering
Read more →Skala Likert adalah skala untuk mengukur sikap, pendapat, atau persepsi dengan meminta responden menyatakan tingkat persetujuan terhadap sejumlah pernyataan. Skala ini diperkenalkan oleh Rensis Likert pada tahun 1932. Pada karya aslinya, Likert memakai lima pilihan, dari sangat menyetujui hingga sangat tidak setuju . Karena terlihat sederhana, skala Likert sering kali
Read more →Rumus Slovin adalah rumus untuk menghitung jumlah sampel minimum dari populasi yang jumlahnya diketahui. Rumusnya sederhana, cukup dengan jumlah populasi dan batas kesalahan, sehingga sangat populer di skripsi dan tesis di Indonesia. Karena begitu populer, banyak mahasiswa tidak tahu bahwa rumus ini punya batas penggunaan. Belakangan, makin banyak penguji yang
Read more →Hasil SEM PLS di Bab 4 sebaiknya ditulis berurutan. Urutannya: gambaran data, evaluasi model pengukuran, evaluasi model struktural, uji hipotesis, lalu pembahasan. Urutan ini mengikuti logika analisisnya. Model pengukuran harus terbukti layak dulu sebelum hasil hipotesis bisa dipercaya. Masalah yang sering muncul bukan pada analisisnya, tetapi pada penyajiannya. SmartPLS menghasilkan
Read more →Variabel moderasi adalah variabel yang mengubah kekuatan atau arah pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat (Baron & Kenny, 1986). Dengan kata lain, moderator menjawab pertanyaan: pada kondisi apa pengaruh X terhadap Y menjadi lebih kuat atau lebih lemah? Judul seperti “… dengan Biaya Peralihan sebagai Variabel Moderasi” sangat umum di
Read more →Variabel intervening adalah variabel perantara yang menjelaskan bagaimana variabel bebas memengaruhi variabel terikat. Dalam analisis SEM, variabel ini diuji sebagai mediator. Judul seperti “Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Loyalitas dengan Kepuasan sebagai Variabel Intervening” sangat sering muncul di skripsi dan tesis. Masalahnya, banyak yang berhenti setelah melihat X ? M dan
Read more →Uji asumsi klasik adalah serangkaian pengujian untuk memastikan model regresi linier memenuhi syarat metode OLS (Ordinary Least Squares). Jika syaratnya terpenuhi, hasil uji t dan uji F pada regresi bisa dipercaya. Bagian ini sering memancing pertanyaan penguji: “Kenapa autokorelasi diuji, padahal datanya kuesioner?” atau “Normalitasnya untuk residual atau untuk variabel?”
Read more →Cara membaca output SmartPLS sebenarnya mengikuti urutan yang tetap: periksa model pengukuran dulu, baru model struktural dan hipotesis. Masalahnya, laporan SmartPLS berisi puluhan tabel, dan tidak semuanya perlu masuk Bab 4. Kalau Anda pernah membuka output SmartPLS lalu bingung harus mulai dari mana, panduan ini untuk Anda. Setiap angka dijelaskan
Read more →SEM PLS (Partial Least Squares Structural Equation Modeling) adalah teknik analisis untuk menguji banyak hubungan antarvariabel laten sekaligus. Teknik ini banyak dipakai di skripsi, tesis, dan disertasi bidang manajemen, pendidikan, kesehatan, dan sistem informasi. Banyak mahasiswa mulai memakai SEM PLS karena saran pembimbing: “Modelnya ada mediasi, pakai SmartPLS saja.” Sarannya
Read more →ANOVA (analysis of variance) adalah uji statistik untuk membandingkan rata-rata tiga kelompok atau lebih sekaligus. ANOVA satu arah memakai satu faktor, sedangkan ANOVA dua arah (two-way ANOVA) memakai dua faktor dan bisa menguji interaksi keduanya. Kenapa tidak memakai uji t berkali-kali saja? Karena setiap uji membawa peluang salah. Dengan tiga
Read more →Hipotesis adalah pernyataan dugaan tentang hubungan atau perbedaan antarvariabel yang disusun dari teori dan bisa diuji dengan data (Kerlinger & Lee, 2000). Kata hipotesis berasal dari bahasa Yunani: hypo (di bawah) dan thesis (pernyataan). Artinya, pernyataan ini kebenarannya masih “di bawah” atau belum terbukti, sehingga perlu diuji. Merumuskan hipotesis sering
Read more →Uji chi-square goodness of fit adalah uji untuk melihat apakah sebaran frekuensi satu variabel kategorik sesuai dengan sebaran yang diharapkan. Sebaran harapan itu bisa berupa proporsi yang sama rata, proporsi di populasi, atau proporsi dari teori dan penelitian sebelumnya. Dalam skripsi dan tesis, uji ini sering dipakai untuk satu pertanyaan
Read more →Two-way ANOVA (ANOVA dua arah) adalah uji statistik untuk melihat pengaruh dua faktor kategorik terhadap satu variabel terikat berskala interval atau rasio, sekaligus menguji apakah kedua faktor itu berinteraksi. Contohnya, apakah metode mengajar berpengaruh terhadap nilai, apakah kemampuan awal siswa berpengaruh, dan apakah keunggulan suatu metode bergantung pada kemampuan awal
Read more →Analisis regresi adalah teknik statistik untuk memodelkan pengaruh satu atau lebih variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Hasilnya berupa persamaan yang menunjukkan seberapa besar Y berubah ketika X berubah. Regresi linier berganda mungkin metode yang paling sering dipakai di skripsi. Meski begitu, banyak yang masih ragu saat membaca output:
Read more →Dalam pengolahan data penelitian, istilah transformasi data dipakai untuk dua pekerjaan yang berbeda. Pertama, membentuk variabel baru dari variabel yang sudah ada, misalnya menjumlahkan butir kuesioner menjadi skor total. Kedua, mengubah skala nilai dengan rumus tertentu, misalnya logaritma, agar sebaran data lebih simetris. Keduanya dikerjakan di SPSS lewat menu Transform.
Read more →



