Uji validitas adalah pengujian untuk memastikan instrumen penelitian benar-benar mengukur apa yang ingin diukur. Tanpa validitas, analisis serumit apa pun berdiri di atas data yang keliru. Situasi ini sering terjadi: kuesioner sudah disebar untuk uji coba, lalu SPSS menunjukkan beberapa butir tidak valid. Muncul pertanyaan, “Dibuang atau diperbaiki? Nanti indikatornya
Read more →Data outlier adalah data yang nilainya jauh berbeda dari sebagian besar data lainnya. Outlier bisa berasal dari salah input, dari responden yang memang berbeda, atau dari kejadian yang jarang terjadi. Yang perlu diingat sejak awal: outlier tidak otomatis harus dihapus. Situasi ini sering terjadi. Boxplot SPSS menampilkan beberapa tanda bintang,
Read more →ANCOVA (analysis of covariance) adalah uji untuk membandingkan rata-rata beberapa kelompok setelah pengaruh variabel lain, yang disebut kovariat, disetarakan secara statistik. ANCOVA menggabungkan dua hal: ANOVA untuk membandingkan kelompok dan regresi untuk memperhitungkan kovariat (Field, 2018). Misalnya, Anda ingin membandingkan nilai siswa dari tiga metode mengajar. Masalahnya, nilai juga dipengaruhi
Read more →SPSS adalah software statistik untuk mengolah dan menganalisis data penelitian, mulai dari statistik deskriptif sampai regresi. Nama resminya kini IBM SPSS Statistics, dan software ini paling banyak dipakai mahasiswa untuk skripsi, tesis, dan disertasi kuantitatif. Bagi pemula, tampilan SPSS sering membingungkan. Ada beberapa jendela, banyak kolom, dan puluhan menu. Artikel
Read more →Uji normalitas adalah pengujian untuk melihat apakah data, atau residual model, berdistribusi normal. Hasilnya menentukan apakah uji parametrik seperti uji t, ANOVA, dan regresi boleh dipakai. Banyak mahasiswa panik ketika SPSS menampilkan Sig. 0,03 di tabel normalitas. “Apakah penelitian saya gagal?” Jawabannya: belum tentu. Artikel ini menjelaskan cara membaca uji
Read more →Mengolah data adalah proses mengubah jawaban responden yang masih mentah menjadi informasi yang bisa menjawab rumusan masalah. Prosesnya tidak langsung dimulai dari uji statistik. Sebelum itu, data perlu diperiksa, diberi kode, dimasukkan ke software, dan dibersihkan dari kesalahan. Tahap persiapan ini sering dilewati, padahal kesalahan kecil di sini bisa mengubah
Read more →Uji reliabilitas adalah pengujian untuk melihat apakah instrumen penelitian memberikan hasil yang konsisten. Jika pengukuran diulang dalam kondisi yang sama, instrumen yang reliabel akan memberi hasil yang mirip. Dua situasi ini sering membuat mahasiswa ragu. Ada yang mendapat Cronbach’s alpha 0,65 dan khawatir datanya tidak bisa dipakai. Ada juga yang
Read more →Teknik sampling adalah cara memilih sebagian anggota populasi untuk diteliti. Teknik yang dipilih menentukan seberapa jauh hasil penelitian boleh digeneralisasi ke populasi. Di seminar proposal, bagian ini sering memancing dua pertanyaan: “Kenapa memakai purposive?” dan “Apakah hasilnya bisa digeneralisasi?” Jawaban keduanya bergantung pada pemahaman jenis teknik sampling, yang dibahas di
Read more →Statistik deskriptif adalah cara meringkas dan menyajikan data agar karakteristiknya mudah dipahami. Statistik deskriptif hanya menggambarkan data yang ada, tanpa menarik kesimpulan untuk populasi. Hampir setiap Bab 4 dibuka dengan statistik deskriptif. Bagian ini kelihatan sederhana, tetapi sering memancing pertanyaan penguji: “Kenapa memakai mean, bukan median?” atau “Apa bedanya simpangan
Read more →Metode analisis data adalah cara peneliti mengolah dan menafsirkan data untuk menjawab masalah. Bagian ini sering menjadi bagian Bab 3 yang paling lama direvisi. Penyebabnya biasanya bukan rumus yang sulit, melainkan metode yang tidak sejalan dengan pertanyaan penelitian. Artikel ini membantu Anda memilih metode analisis data langkah demi langkah. Pembahasannya
Read more →MANOVA (multivariate analysis of variance) adalah perluasan ANOVA untuk dua atau lebih variabel terikat yang dianalisis bersamaan. Jika ANOVA bertanya “apakah rata-rata hasil belajar berbeda antarmetode mengajar?”, MANOVA bertanya “apakah gabungan hasil belajar dan motivasi belajar berbeda antarmetode mengajar?” (Tabachnick & Fidell, 2019). Artikel ini menjelaskan kapan MANOVA tepat dipakai,
Read more →Uji beda t-test (uji t) adalah uji statistik untuk mengetahui apakah perbedaan rata-rata dua kelompok, atau satu kelompok dengan nilai acuan, cukup besar sehingga tidak bisa dianggap kebetulan. Uji ini termasuk statistik parametrik dan dipakai untuk data interval atau rasio. Uji t sering dipakai pada penelitian eksperimen, misalnya membandingkan dua
Read more →Analisis tabulasi silang (crosstab) adalah cara menyajikan dua variabel kategorik dalam satu tabel, sehingga terlihat apakah sebaran satu variabel berbeda menurut kategori variabel lainnya. Untuk menguji apakah perbedaan itu signifikan, crosstab biasanya dilengkapi uji chi-square. Crosstab banyak dipakai di penelitian kesehatan, pendidikan, dan sosial. Bagian ini sering memancing dua pertanyaan
Read more →



