Ditinjau oleh: Wikan Tyas Institusi dan lembaga dalam Bahasa Indonesia sehari-hari adalah kata yang bersinonim — KBBI mendefinisikan institusi sebagai lembaga atau pranata. Namun dalam kajian sosiologi dan ilmu kelembagaan, keduanya dibedakan: institusi merujuk pada aturan main, sedangkan organisasi atau lembaga merujuk pada wadah dan pelakunya. Pembedaan inilah yang sering
Read more →Ditinjau oleh: Wikan Tyas Kemampuan kognitif adalah proses mental yang memungkinkan seseorang memperoleh, mengolah, menyimpan, dan menggunakan pengetahuan — mencakup persepsi, memori, bahasa, penalaran, dan fungsi eksekutif. Dalam penelitian, kemampuan kognitif diperlakukan sebagai variabel yang dapat diukur menggunakan instrumen baku seperti MMSE, MoCA-Ina, atau tes prestasi belajar, bergantung pada bidang
Read more →Ditinjau oleh: Wikan Tyas. Instrumen pengukuran kecemasan ibu hamil yang paling banyak dipakai di Indonesia ada empat: HARS, STAI, PRAQ-R2, dan PASS. HARS dan STAI mengukur kecemasan umum, sedangkan PRAQ-R2 dan PASS dirancang khusus untuk konteks kehamilan. Pemilihan instrumen menentukan validitas seluruh penelitian Anda — instrumen yang tidak sejalan dengan
Read more →Ditinjau oleh: Wikan Tyas. Metode penelitian hukum terbagi menjadi tiga berdasarkan fokus kajiannya: normatif yang meneliti hukum tertulis melalui studi kepustakaan, empiris yang meneliti bekerjanya hukum di masyarakat, dan normatif-empiris yang menggabungkan keduanya. Perbedaan mendasarnya terletak pada jenis data — normatif memakai data sekunder, empiris memakai data primer. Artikel ini
Read more →Ditinjau oleh: Wikan Tyas. Teori Trait-State Anxiety yang dikembangkan Charles D. Spielberger membedakan kecemasan menjadi dua bentuk: trait anxiety, yaitu kecenderungan menetap seseorang untuk mudah merasa cemas, dan state anxiety, yaitu kondisi cemas sementara yang muncul akibat situasi tertentu. Teori ini menjadi landasan paling banyak dipakai dalam penelitian kecemasan karena
Read more →Ditinjau oleh: Wikan Tyas. HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) adalah instrumen pengukuran tingkat kecemasan yang terdiri dari 14 kelompok gejala, masing-masing dinilai dengan skala 0 sampai 4 sehingga skor totalnya berkisar 0–56. Instrumen ini paling banyak dipakai dalam penelitian kesehatan di Indonesia karena mudah diperoleh dan banyak rujukan pembandingnya. Namun
Read more →Ditinjau oleh: Wikan Tyas. Kerangka konsep adalah bagan yang menggambarkan hubungan antarvariabel yang benar-benar Anda teliti, sedangkan hipotesis adalah dugaan sementara mengenai hubungan tersebut yang akan diuji dengan data. Keduanya merupakan penyempitan dari kerangka teori: kerangka teori memuat seluruh faktor yang secara teoretis berpengaruh, kerangka konsep hanya memuat yang Anda
Read more →Ditinjau oleh: Wikan Tyas. Desain penelitian cross sectional atau potong lintang adalah rancangan penelitian yang mengukur variabel bebas dan variabel terikat pada satu waktu yang sama, tanpa tindak lanjut. Desain ini paling banyak dipakai dalam skripsi karena hemat waktu dan biaya. Namun ada satu keterbatasan mendasar yang sering diabaikan: desain
Read more →Ditinjau oleh: Wikan Tyas. Uji chi square adalah uji statistik untuk menguji ada tidaknya hubungan antara dua variabel kategorik. Uji ini paling banyak dipakai dalam penelitian kesehatan karena sederhana dan tersedia di SPSS. Namun ada dua hal yang sering diabaikan: uji ini memiliki syarat nilai harapan yang ketat yang sering
Read more →Ditinjau oleh: Wikan Tyas Konsep adalah ide abstrak yang mewakili sejumlah objek, peristiwa, atau gagasan yang memiliki ciri sama, dan umumnya dinyatakan melalui suatu istilah. Dalam penelitian, konsep merupakan titik awal dari rangkaian yang menentukan seluruh metodologi: konsep diterjemahkan menjadi variabel, variabel dirumuskan menjadi definisi operasional, lalu diukur dengan instrumen.
Read more →










