Manajemen pemasaran adalah konsentrasi yang paling banyak dipilih mahasiswa manajemen. Topiknya dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti belanja daring, media sosial, dan merek favorit, dan datanya relatif mudah dikumpulkan lewat kuesioner kepada konsumen. Namun, kemudahan ini juga membuat banyak proposal terlihat mirip satu sama lain. Proposal yang kuat dibedakan oleh fenomena yang didukung data, teori yang tepat, dan model yang masuk akal. Artikel ini menyajikan struktur proposal skripsi manajemen pemasaran, contoh judul terbaru, contoh proposal lengkap, dan contoh studi kasus.
Panduan umum ada di artikel contoh proposal skripsi dan contoh proposal skripsi ekonomi manajemen.
Alur Proposal Skripsi Manajemen Pemasaran

Proposal pemasaran biasanya dimulai dari fenomena pasar, misalnya penjualan yang turun, ulasan negatif, atau masuknya pesaing baru. Fenomena itu dirumuskan menjadi variabel bebas, intervening, dan terikat, dijelaskan dengan grand teori, lalu diuji dengan data kuesioner dari konsumen yang memenuhi kriteria.
Struktur Proposal Skripsi Manajemen Pemasaran
| Bab | Isi | Hal yang sering ditanyakan penguji |
|---|---|---|
| Bab 1 Pendahuluan | Fenomena dengan data, celah penelitian, rumusan masalah, tujuan, manfaat |
“Apa buktinya bahwa ini masalah?” |
| Bab 2 Tinjauan Pustaka | Grand teori, definisi dan indikator variabel, penelitian terdahulu, kerangka pemikiran, hipotesis |
“Grand teorinya apa?” |
| Bab 3 Metode Penelitian | Populasi, kriteria responden, teknik sampling, definisi operasional, instrumen, analisis |
“Respondennya siapa dan bagaimana menyaringnya?” |
Data fenomena bisa berupa peringkat merek, data penjualan, jumlah ulasan, atau hasil survei awal kepada 20–30 konsumen. Data kecil yang relevan lebih meyakinkan daripada klaim umum seperti “persaingan semakin ketat”.
Cara Menemukan Fenomena Pemasaran
- Amati ulasan konsumen. Ulasan di lokapasar, Google Maps, atau media sosial sering menunjukkan keluhan yang berulang, misalnya pengiriman lambat atau produk tidak sesuai foto.
- Bandingkan merek di kategori yang sama. Peringkat atau pangsa pasar yang berubah bisa menjadi titik awal pertanyaan penelitian.
- Lakukan survei awal kecil. Tanyakan 20–30 konsumen tentang alasan mereka membeli atau tidak membeli. Jawaban yang paling sering muncul bisa menjadi variabel bebas.
- Baca bagian saran penelitian terdahulu. Banyak artikel jurnal menyebutkan variabel atau konteks yang belum diteliti.
- Hubungkan dengan teori. Fenomena yang sudah ditemukan perlu dijelaskan oleh teori, agar tidak sekadar menjadi daftar keluhan.
Fenomena yang baik biasanya bisa ditulis dalam satu kalimat dengan angka, misalnya “dalam tiga bulan terakhir, 40% ulasan produk X menyebut pengiriman terlambat”.
Contoh Judul Skripsi Manajemen Pemasaran
| Topik | Contoh judul | Artikel teori terkait |
|---|---|---|
| Minat beli | Pengaruh Pemasaran Pemengaruh dan Kepercayaan Daring terhadap Minat Beli Produk UMKM | |
| Media sosial | Pengaruh Aktivitas Pemasaran Media Sosial terhadap Ekuitas Merek dan Minat Beli | |
| Layanan daring | Pengaruh E-Service Quality terhadap Loyalitas Pengguna Aplikasi dengan Kepuasan sebagai Variabel Intervening | |
| Loyalitas | Pengaruh Kepuasan dan Kepercayaan terhadap Loyalitas Pelanggan Minimarket | |
| Produk hijau | Pengaruh Green Marketing terhadap Keputusan Pembelian Produk Isi Ulang | |
| Belanja impulsif | Pengaruh Daya Tarik Siaran Langsung terhadap Pembelian Impulsif melalui Motivasi Hedonis | |
| Strategi | Analisis Segmentasi, Targeting, dan Positioning Produk Kopi Lokal |
Ide lain bisa Anda lihat di daftar judul tesis manajemen pemasaran dan artikel 20 grand teori penelitian pemasaran.
Contoh 1: Proposal Minat Beli Produk UMKM
Judul: Pengaruh Pemasaran Pemengaruh terhadap Minat Beli Produk UMKM dengan Kepercayaan Daring sebagai Variabel Intervening pada Generasi Milenial dan Z
Bab 1 Pendahuluan
Latar belakang (ringkas). Banyak UMKM memakai pemengaruh media sosial untuk memperkenalkan produknya. [Tampilkan data singkat, misalnya hasil survei awal tentang seberapa sering responden membeli produk UMKM setelah melihat ulasan pemengaruh.] Brigin dkk. (2026) menemukan bahwa pengaruh pemengaruh, kepercayaan daring, dan persepsi kegunaan meningkatkan minat beli produk UMKM, dan kepercayaan daring memediasi pengaruh pemengaruh. Namun, penelitian tersebut dilakukan di Jabodetabek. Penelitian di daerah lain dengan karakteristik konsumen berbeda masih diperlukan.
Rumusan masalah. (1) Apakah pemasaran pemengaruh berpengaruh terhadap kepercayaan daring? (2) Apakah kepercayaan daring berpengaruh terhadap minat beli? (3) Apakah pemasaran pemengaruh berpengaruh terhadap minat beli? (4) Apakah kepercayaan daring memediasi pengaruh tersebut?
Bab 2 Tinjauan Pustaka
- Grand teori: Theory of Planned Behavior atau teori S-O-R. Dengan S-O-R, pemasaran pemengaruh adalah stimulus, kepercayaan daring adalah organism, dan minat beli adalah respons.
- Penelitian terdahulu: Brigin dkk. (2026) tentang minat beli produk UMKM; Riyadi dan Adiwijaya (2023) tentang aktivitas media sosial, ekuitas merek, dan minat beli.
- Hipotesis: H1–H4 sesuai rumusan masalah.
Bab 3 Metode Penelitian
| Unsur | Contoh isi |
|---|---|
| Jenis penelitian |
Kuantitatif, survei, data primer |
| Populasi |
Konsumen usia 18–43 tahun yang mengikuti akun pemengaruh yang mempromosikan produk UMKM |
| Sampel |
Purposive sampling dengan pertanyaan penyaring; jumlah ditentukan dengan pedoman yang diakui |
| Instrumen |
Kuesioner skala Likert 1–5, indikator dari penelitian terdahulu |
| Uji instrumen | |
| Analisis |
SEM-PLS dengan uji efek tidak langsung (Hair dkk., 2022); lihat variabel intervening di SmartPLS |
Definisi operasional (cuplikan).
| Variabel | Indikator | Contoh butir (ilustrasi) |
|---|---|---|
| Pemasaran pemengaruh (X) | Kredibilitas, keahlian, daya tarik, kesesuaian dengan produk |
“Pemengaruh ini memahami produk yang ia ulas.” |
| Kepercayaan daring (Z) | Integritas penjual, keamanan transaksi, keyakinan produk sesuai deskripsi |
“Saya yakin produk yang dikirim sesuai dengan deskripsi.” |
| Minat beli (Y) | Transaksional, referensial, preferensial, eksploratif |
“Saya ingin membeli produk UMKM yang diulas pemengaruh ini.” |
Argumen hipotesis (contoh H2). Menurut kerangka S-O-R, keadaan internal konsumen menentukan respons terhadap rangsangan. Kepercayaan daring mengurangi rasa ragu saat membeli dari penjual yang tidak ditemui langsung, sehingga konsumen lebih berani berniat membeli. Brigin dkk. (2026) menemukan bahwa kepercayaan daring berpengaruh positif terhadap minat beli produk UMKM. Dengan demikian, hipotesis kedua dirumuskan: kepercayaan daring berpengaruh positif terhadap minat beli.
Pola penulisan ini, yaitu teori, logika, temuan terdahulu, lalu hipotesis, sebaiknya dipakai untuk setiap hipotesis, termasuk hipotesis mediasi yang menggabungkan dua jalur sekaligus. Penguji biasanya memeriksa apakah setiap panah dalam kerangka pemikiran punya penjelasan seperti ini.
Pertanyaan penyaring di awal kuesioner (contoh): (1) Apakah Anda berusia 18–43 tahun? (2) Apakah Anda mengikuti akun pemengaruh yang pernah mengulas produk UMKM? (3) Apakah Anda pernah melihat ulasan tersebut dalam tiga bulan terakhir? Responden yang menjawab “tidak” pada salah satu pertanyaan tidak melanjutkan pengisian.
Contoh 2: Studi Kasus Pengawasan Kualitas Produk
Contoh ini meringkas proposal lama di halaman ini. Isinya lebih tepat masuk konsentrasi manajemen operasional, tetapi tetap berguna karena kualitas produk juga memengaruhi kepuasan dan loyalitas konsumen.
Judul: Pelaksanaan Pengawasan Kualitas (Quality Control) yang Efektif untuk Mencapai Standar Kualitas pada Sebuah Perusahaan Kecap di Jawa Timur
Latar belakang (ringkas). Pengawasan kualitas memastikan kebijakan mutu tercermin pada produk akhir. Pengawasan yang kurang efektif menyebabkan banyak produk cacat, target produksi tidak tercapai, dan kepercayaan konsumen menurun. Perusahaan studi kasus menghadapi masalah kurang efektifnya pengawasan kualitas pada proses produksi.
Tujuan. (1) Mengetahui pelaksanaan pengawasan kualitas saat ini; (2) mengetahui penyebab kurang efektifnya pengawasan; (3) merumuskan cara pengawasan yang lebih efektif.
Metode yang disarankan. Data jumlah produksi dan produk cacat beberapa periode, dianalisis dengan alat pengendalian kualitas statistik seperti lembar periksa, diagram Pareto, peta kendali, dan diagram sebab-akibat (Montgomery, 2020). Lengkapi dengan wawancara kepada bagian produksi untuk menggali penyebab.
Tips Menyusun Proposal Manajemen Pemasaran
- Pilih produk atau merek yang spesifik. “Konsumen produk kosmetik lokal merek X” lebih jelas daripada “konsumen kosmetik”.
- Saring responden dengan ketat. Gunakan pertanyaan penyaring di awal kuesioner, misalnya pernah membeli dalam tiga bulan terakhir.
- Pakai satu grand teori. Teori itu harus menjelaskan semua jalur dalam model.
- Batasi jumlah variabel. Tiga sampai empat variabel cukup untuk skripsi S1.
- Siapkan rencana uji coba kuesioner. Perbaiki butir yang membingungkan sebelum data utama dikumpulkan.
Kesalahan Umum dalam Proposal Manajemen Pemasaran
- Fenomena hanya berupa opini. Tidak ada data yang menunjukkan masalah.
- Responden tidak sesuai variabel. Meneliti keputusan pembelian pada orang yang belum pernah membeli.
- Model terlalu rumit. Banyak variabel tanpa teori yang menghubungkannya.
- Menyalin contoh proposal. Contoh di atas adalah acuan struktur; data dan argumen harus milik Anda sendiri.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Topik pemasaran apa yang sedang banyak diteliti? Pemasaran media sosial, pemasaran pemengaruh, siaran langsung belanja, layanan daring, dan produk ramah lingkungan.
Apakah skripsi pemasaran harus memakai SEM-PLS? Tidak. Regresi berganda cukup untuk model tanpa variabel intervening. SEM-PLS lebih tepat bila ada variabel intervening atau banyak indikator.
Berapa responden yang dibutuhkan? Sesuaikan dengan teknik analisis dan populasi, lalu jelaskan dasar penentuannya. Lihat artikel teknik pengambilan sampel.
Apakah skripsi pemasaran bisa kualitatif? Bisa, misalnya studi kasus strategi pemasaran UMKM dengan analisis SWOT atau STP.
Apa beda proposal pemasaran untuk skripsi dan tesis? Proposal tesis biasanya menuntut celah penelitian yang lebih tajam, teori yang dibahas lebih mendalam, dan model yang lebih kompleks, misalnya dengan variabel intervening atau moderasi. Proposal skripsi cukup menunjukkan bahwa mahasiswa mampu merumuskan masalah, memakai teori dengan benar, dan menguji hubungan antarvariabel secara tepat. Untuk tesis, pembimbing juga sering meminta kontribusi teoretis yang jelas di akhir Bab 1, yaitu apa yang ditambahkan penelitian Anda pada pengetahuan yang sudah ada, baik dari sisi teori, konteks, maupun metode.
Bagaimana jika halaman lama yang saya simpan berganti alamat? Halaman ini sebelumnya beralamat /contoh-proposal-skrilpsi-manajemen-pemasaran-download/. Alamat lama akan diarahkan otomatis ke halaman ini.
Sedang menyusun proposal manajemen pemasaran? Sejak 2007, IDTesis mendampingi mahasiswa S1, S2, dan S3 menyusun penelitian. Kami bisa membantu Anda menemukan fenomena dan merumuskan model melalui konsultasi judul dan metode penelitian, mendampingi penyusunan Bab 1–3 dan kuesioner melalui layanan pendampingan skripsi dan tesis, serta membantu analisis SEM-PLS melalui layanan olah data statistik. Pendampingan berfokus pada pemahaman Anda, sehingga Anda siap mempertanggungjawabkan hasilnya di depan penguji.
Referensi
Brigin, A. F., Suroso, A. I., & Wulandari, R. (2026). Factors influencing purchase intention on MSME product: Social media influencers, e-WOM, online trust, and the TAM model impact on millenials and Gen Z in Jabodetabek. Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen, 12(2), 748. https://doi.org/10.17358/jabm.12.2.748
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). SAGE.
Montgomery, D. C. (2020). Introduction to statistical quality control (8th ed.). Wiley.
Riyadi, A. I., & Adiwijaya, K. (2023). The effect of social media activities on purchase intention: Study on Somethinc, a local skincare brand in Indonesia. JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen), 9(3), 261–274. https://doi.org/10.17977/um003v9i32023p251








