Penelitian agribisnis menjawab pertanyaan yang langsung terasa di meja makan dan di dompet petani: berapa biaya produksi, ke mana hasil panen dijual, dan siapa yang menikmati selisih harganya. Pertanyaan itu makin mendesak karena sistem pangan Indonesia masih boros. Kehilangan pascapanen sayuran mencapai 62,8% dan buah 45,5% (Mulyawanti & Suryana, 2024). Kebijakan juga terus berubah, mulai dari subsidi pupuk sampai program Makan Bergizi Gratis. Tesis Magister Manajemen Agribisnis dan skripsi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis UGM merekam cara peneliti membaca masalah tersebut dari hulu sampai hilir. Kumpulan judul di bawah ini dikelompokkan per rumpun topik agar Anda cepat menemukan celah penelitian.
Peluang Penelitian Agribisnis ke Depan
Peluang terbesar ada pada isu baru yang belum banyak diuji dengan data lapangan dan desain penelitian yang kuat.
- Dampak kebijakan pangan terbaru. Pencabutan alokasi pupuk bersubsidi untuk kentang dan wortel menurunkan efisiensi teknis masing-masing 30,45% dan 22,62% (Setyaningrum dkk., 2025). Program Makan Bergizi Gratis berkorelasi positif dengan Nilai Tukar Petani, tetapi bukti di tingkat rumah tangga tani masih tipis (Andriyanty & Widyastutik, 2025). Tesis dapat mengukur dampaknya per komoditas dan per wilayah.
- Kehilangan pascapanen dan rantai pasok pendek. Penanganan pascapanen yang baik ditambah ozon dan pendinginan memangkas susut cabai dari 8,86% menjadi 3,49% (Mulyawanti & Suryana, 2024). Kelayakan ekonomi teknologi semacam ini bagi petani kecil belum banyak dihitung.
- Standar keberlanjutan pasar global. Regulasi bebas deforestasi Uni Eropa (EUDR) menekan eksportir kopi, sawit, dan kakao. Petani kopi agroforestri bersedia membayar program penyerbuk lebih tinggi dan lebih banyak yang mau ikut (Asyifa dkk., 2025). Keputusan petani swadaya ikut sertifikasi ISPO juga dipengaruhi selisih harga TBS bersertifikat (Muchlis dkk., 2025).
- Digitalisasi dan regenerasi petani. Minat generasi muda di bawah 25 tahun pada pertanian berada di bawah 10% (Sitanggang dkk., 2025). Persepsi petani menjelaskan 68,8% variasi tingkat digitalisasi usahatani durian (Setiawan dkk., 2024). Kaitan teknologi digital dengan minat bertani anak muda layak diuji.
- Desain penelitian kausal. Propensity Score Matching menunjukkan kemitraan menaikkan omzet usaha mikro pangan (Salsabila dkk., 2025). Metode serupa membuat tesis dampak program lebih meyakinkan daripada regresi biasa.
Pengelompokan Judul Tesis Agribisnis UGM
Judul dikelompokkan ke 11 rumpun dan 66 sub-kelompok. Satu judul bisa masuk lebih dari satu rumpun, sehingga jumlah per rumpun lebih besar dari total judul.
| No | Rumpun | Jumlah Judul | Sub-kelompok | Contoh sub-kelompok |
|---|---|---|---|---|
| I | Tanaman Pangan dan Hortikultura |
306 |
7 |
padi, bawang, cabai, sayuran, buah |
| II | Komoditas Perkebunan |
165 |
9 |
kopi, kakao, tebu, sawit, tembakau |
| III | Peternakan dan Perikanan |
50 |
2 |
ayam, sapi, budidaya ikan, udang |
| IV | Sistem Budidaya, Lahan, dan Keberlanjutan |
148 |
6 |
organik, GAP, pertanian perkotaan, iklim |
| V | Ekonomi Usahatani |
228 |
8 |
efisiensi, kelayakan, risiko, asuransi |
| VI | Tata Niaga, Harga, dan Perdagangan |
156 |
7 |
rantai pasok, efisiensi pemasaran, ekspor |
| VII | Perilaku Konsumen dan Pemasaran |
168 |
6 |
WTP, bauran pemasaran, e-commerce |
| VIII | Teknologi, Kewirausahaan, dan Kelembagaan Petani |
123 |
6 |
adopsi teknologi, petani milenial, koperasi |
| IX | Agroindustri, Agrowisata, dan Manajemen Perusahaan |
161 |
8 |
nilai tambah, UMKM, agrowisata, SDM |
| X | Pembangunan Pertanian, Kebijakan, dan Kesejahteraan Petani |
120 |
5 |
strategi pengembangan, komoditas unggulan, kemiskinan |
| XI | Studi Komparatif dan Pandemi COVID-19 |
43 |
2 |
perbandingan, dampak pandemi |
Penutup
Judul tesis agribisnis yang kuat lahir dari masalah nyata di satu komoditas, satu wilayah, dan satu mata rantai yang jelas. Gunakan daftar ini untuk melihat topik yang sudah jenuh, misalnya efisiensi alokatif, lalu geser ke isu yang masih jarang diteliti seperti dampak kebijakan baru, standar keberlanjutan, atau digitalisasi. Buka artikel per rumpun di atas untuk melihat sub-kelompok dan contoh judulnya.
Sedang menyusun tesis agribisnis? Kami bisa mendampingi dari perumusan masalah, pengumpulan data, sampai analisis melalui Paket Pendampingan Tesis. Jika judul Anda belum pasti, mulai dari Paket Konsultasi Judul. Informasi layanan khusus program agribisnis ada di halaman Jasa Pembuatan Tesis Agrobisnis.










Leave a Reply