HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Daftar Judul Tesis Tata Niaga, Harga, dan Perdagangan Agribisnis (UGM)

Harga yang diterima petani sering jauh di bawah harga yang dibayar konsumen, dan selisih itu ditentukan oleh panjang serta kekuatan rantai tata niaga. Karena itu, penelitian tata niaga, harga, dan perdagangan penting untuk menunjukkan di mata rantai mana nilai tambah dan risiko berpindah. Di Bengkulu, harga cabai di tingkat pedagang besar menentukan 71% pembentukan harga di tingkat petani (Miftahuljanah dkk., 2024). Rumpun ini dalam daftar judul tesis agribisnis UGM mencakup pasar lokal, pasar lelang, hingga pasar ekspor.

Peluang Penelitian Tata Niaga dan Perdagangan ke Depan

Peluangnya ada pada data harga yang lebih rinci, rantai pasok baru, dan perubahan aturan dagang.

  1. Kekuatan pasar dan transmisi harga. Volatilitas harga cabai tinggi di tingkat petani dan pedagang besar, tetapi rendah di tingkat konsumen, dengan koefisien penyesuaian jangka pendek -0,5849 (Miftahuljanah dkk., 2024). Uji transmisi asimetris dengan data harian dan data platform digital masih jarang.
  2. Rantai pasok pendek untuk mengurangi susut. Memendekkan rantai pasok terbukti menurunkan susut cabai, tetapi dampaknya pada pendapatan desa perlu dinilai (Mulyawanti & Suryana, 2024). Rantai pasok e-grocery, koperasi, dan pasar lelang dapat dibandingkan efisiensinya.
  3. Daya saing dan perjanjian dagang. RCA kopi Indonesia di Jepang turun 2,94% per tahun, sementara implementasi IJEPA berpengaruh positif pada ekspor (Putro dkk., 2024). Dampak perjanjian dagang baru dan regulasi EUDR terhadap ekspor kopi, kakao, dan sawit layak diteliti.
  4. Nilai Tukar Petani di era program pangan baru. Hubungan positif program Makan Bergizi Gratis dengan NTP baru diuji dengan korelasi sederhana (Andriyanty & Widyastutik, 2025). Analisis deret waktu atau data panel per provinsi dapat memberi bukti yang lebih kuat.

Pengelompokan Judul Tesis Tata Niaga dan Perdagangan

Rumpun ini terdiri atas 7 sub-kelompok. Saluran dan efisiensi pemasaran menjadi sub-kelompok terbesar dengan 48 judul.

1. Rantai Pasok dan Rantai Nilai (28 judul)

Manajemen, efisiensi, integrasi, dan risiko rantai pasok beras, bawang merah, kopi, krisan, salak, carica, serta rantai pasok e-grocery.

  1. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas dan Efisiensi E-Procurement (Pengadaan Barang dan Jasa secara Elektronik) di PT Perkebunan Nusantara XII
  2. Analisis Rantai Nilai Tepung Mocaf di Kabupaten Wonogiri
  3. Efisiensi Persediaan Beras Perum BULOG Sub Divisi Regional Banyumas dengan Metode Economic Order Quantity
  4. Efisiensi Rantai Pasok Beras Rojolele di Kabupaten Klaten
  5. Efisiensi Rantai Pasok Emping Melinjo di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
  6. Efisiensi Rantai Pasok Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Nganjuk
  7. Identifikasi dan Manajemen Rantai Pasok Bunga Krisan di Kecamatan Bandungan
  8. Integrasi Rantai Pasok: Studi Kasus Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mino Ngremboko
  9. Kinerja Manajemen Rantai Pasok dan Efisiensi Teknis Rantai Pasok Cabai pada Tingkat Petani dan Bandar (Pengumpul) Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang
  10. Kinerja Manajemen Rantai Pasok dan Strategi Pengembangan Kopi di Kabupaten Ciamis
  11. Manajemen Rantai Pasok Bawang Merah di Kabupaten Bantul
  12. Manajemen Rantai Pasok Bawang Merah Goreng pada CV XYZ di Kabupaten Brebes
  13. Manajemen Rantai Pasok Jeruk Siam di Kabupaten Banyuwangi
  14. Manajemen Rantai Pasok Kopi Mandailing di Kabupaten Mandailing Natal
  15. Manajemen Rantai Pasok Manisan Carica yang Melewati CV Yuasa Food Berkah Makmur
  16. Manajemen Risiko Rantai Pasok Usaha Pengolahan Bawang Merah di PT Sinergi Brebes Inovatif
  17. Market Orientation within Sustainable Value Chain: A Case Study of Semi-Organic Shallot Farming in Selopamioro Village Imogiri Sub-District Bantul Regency
  18. Optimasi Distribusi Sayuran Organik CV Tani Organik Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta
  19. Pengaruh Manajemen Rantai Pasok terhadap Keunggulan Kompetitif dan Kinerja Rantai Pasok Beras Sleman
  20. Perbandingan Efektivitas Kinerja dan Manajemen Risiko Rantai Pasok Hulu Komoditas Sayuran pada E-Grocery XYZ di Kabupaten Cianjur
  21. Perbandingan Kinerja Rantai Pasok Berkelanjutan pada Selada Organik dan Hidroponik di Daerah Istimewa Yogyakarta
  22. Rantai Pasok Beras Organik Gapoktan Beji Makmur di Kabupaten Wonogiri
  23. Rantai Pasok dan Efisiensi Pemasaran Beras Super Sidomulyo di DIY
  24. Rantai Pasok Gula Semut di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo
  25. Strategi Mitigasi Risiko Rantai Pasok Ekspor Kopi di PTPN IX
  26. Supply and Value Chains of Smallholder Teak Timber in Yogyakarta Province
  27. Supply Chain Management Bunga Krisan di Bandungan, Kabupaten Semarang
  28. Supply Chain Management Salak Pondoh di Kabupaten Banjarnegara

2. Saluran dan Efisiensi Pemasaran Komoditas (48 judul)

Pola saluran, margin, dan efisiensi pemasaran kopi, sayuran, bawang, cabai, dan gula kelapa, serta kinerja pasar lelang.

  1. Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Krisan Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang
  2. Analisis Pemasaran Pala Papua (Myristica argentea Warb.) di Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat
  3. Analisis Produksi, Pendapatan dan Efisiensi Pemasaran Ikan Gurami Konsumsi melalui Kelompok Pembudidaya Ikan di Kawasan Minapolitan Kabupaten Banyumas
  4. Efisiensi Pemasaran Bawang Merah di Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes
  5. Efisiensi Pemasaran Bawang Merah Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo
  6. Efisiensi Pemasaran Bawang Merah Kecamatan Wedarijaksa di Kabupaten Pati
  7. Efisiensi Pemasaran Bawang Putih Kecamatan Tawangmangu di Kabupaten Karanganyar
  8. Efisiensi Pemasaran Bit Produksi Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang
  9. Efisiensi Pemasaran Brokoli Kecamatan Ngablak di Kabupaten Magelang
  10. Efisiensi Pemasaran Cabai Merah di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang
  11. Efisiensi Pemasaran Jagung Kecamatan Piyungan di Kabupaten Bantul
  12. Efisiensi Pemasaran Kentang di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang
  13. Efisiensi Pemasaran Kopi Robusta di Kabupaten Lombok Utara
  14. Efisiensi Pemasaran Kopi Robusta Kabupaten Tanggamus
  15. Efisiensi Pemasaran Kubis di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang
  16. Efisiensi Pemasaran Kubis Kecamatan Pakis di Kabupaten Magelang
  17. Efisiensi Pemasaran Produk Gula Kelapa di Kabupaten Cilacap
  18. Efisiensi Pemasaran Pupuk Urea Non Subsidi Merek “Daun Buah” di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
  19. Efisiensi Pemasaran Tembakau Rajangan Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali
  20. Faktor Pendorong Penjualan Cabai Merah ke Pasar Lelang di Kabupaten Sleman
  21. Faktor Pendorong Penjualan Cabai Merah ke Pasar Lelang Gisik Pranaji Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo
  22. Hubungan Bauran Pemasaran dengan Keputusan Pembelian Cabai di Pasar Lelang Sleman
  23. Hubungan Keragaman Saluran Pemasaran dengan Pendapatan Usaha Tani Pepaya California Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen
  24. Hubungan Kualitas Layanan Pasar Lelang Cabai “Gisik Pranaji” dengan Loyalitas Petani di Desa Bugel Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo
  25. Kepuasan Petani terhadap Kualitas Layanan Pasar Lelang “Sido Dadi” di Kecamatan Galur Kabupaten Kulon Progo
  26. Kinerja Kelembagaan dan Transparansi Harga pada Pasar Lelang Cabai Merah di Kabupaten Kulon Progo
  27. Kinerja Manajemen Rantai Pasok dan Efisiensi Teknis Rantai Pasok Cabai pada Tingkat Petani dan Bandar (Pengumpul) Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang
  28. Kinerja Pemasaran PT Perkebunan Nusantara III (Persero)
  29. Pemasaran Beras di Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo
  30. Pemasaran Beras Organik di Kabupaten Purworejo
  31. Pemasaran Brokoli Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang
  32. Pemasaran Buah Melon di Daerah Istimewa Yogyakarta
  33. Pemasaran Bunga Krisan Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo
  34. Pemasaran Bunga Sedap Malam Desa Doplang Kecamatan Bawen di Kabupaten Semarang
  35. Pemasaran Cabai Merah Kecamatan Pakem di Kabupaten Sleman
  36. Pemasaran Cabai Rawit di Kabupaten Sleman
  37. Pemasaran Gaplek di Kabupaten Gunungkidul
  38. Pemasaran Gula Kelapa Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi
  39. Pemasaran Kopi Arabika Kecamatan Candiroto di Kabupaten Temanggung
  40. Pemasaran Kopi Kecamatan Kare di Kabupaten Madiun
  41. Pemasaran Kubis Kabupaten Semarang Sistem Daring dan Non Daring
  42. Pemasaran Selada Kopeng Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang
  43. Pemasaran Wortel Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang
  44. Pembentukan Harga Jual Kubis pada Tingkat Petani Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang
  45. Persepsi Petani terhadap Sistem Pemasaran Hasil Pertanian secara Daring di Kabupaten Magelang
  46. Pola Saluran dan Efisiensi Pemasaran Kopi Arabika di Kabupaten Ngada
  47. Rantai Pasok dan Efisiensi Pemasaran Beras Super Sidomulyo di DIY
  48. Strategi Pemasaran Beras Adan Dataran Tinggi Krayan Kabupaten Nunukan

3. Perilaku Harga, Volatilitas, dan Integrasi Pasar (24 judul)

Volatilitas, transmisi, integrasi pasar, peramalan harga, dan harga berjangka untuk cabai, bawang, beras, gula, karet, ayam broiler, dan CPO.

  1. Dinamika Harga Bawang Putih di Provinsi Jawa Tengah
  2. Dinamika Harga Cabai Merah Besar di Indonesia
  3. Dinamika Harga Cabai Rawit dan Cabai Merah di Kota Semarang
  4. Fluktuasi dan Volatilitas Harga Gula Kelapa Sulfit dan Nonsulfit di PTPN XII
  5. Integrasi Harga Beras antar Pasar Tradisional di Jawa
  6. Kinerja Kelembagaan dan Transparansi Harga pada Pasar Lelang Cabai Merah di Kabupaten Kulon Progo
  7. Manajemen Risiko Produksi dan Risiko Harga pada Usaha Tani Kakao di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur
  8. Pembentukan Harga Jual Kubis pada Tingkat Petani Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang
  9. Pengaruh El Nino Southern Oscillation terhadap Produktivitas, Daya Saing dan Volatilitas Harga CPO Indonesia
  10. Pengaruh Harga Komoditas Pangan terhadap Inflasi di Kota Semarang
  11. Pengaruh Produksi, Kapasitas Giling, dan Impor Raw Sugar terhadap HPP Gula di PT Perkebunan Nusantara X
  12. Peramalan Harga Cabai Rawit di Kota Surabaya
  13. Perilaku dan Peramalan Harga Kentang dan Tomat di Kabupaten Magelang : Pendekatan Metode ARIMA
  14. Perilaku Harga Bawang Merah di Pasar Induk Kramat Jati DKI Jakarta
  15. Perilaku Harga Cabai Rawit di Kabupaten Sleman
  16. Perilaku Harga Gula di Indonesia
  17. Perilaku Harga Karet Alam pada Pasar Fisik Indonesia dan Pasar Berjangka Singapura
  18. Persaingan Ekspor Kopi Indonesia di Pasar ASEAN Economic Community (Pengukuran Daya Saing dan Perilaku Harga)
  19. Price Discovery dan Tingkat Konvergensi Kontrak Berjangka CPO di Indonesia
  20. Risiko Produksi dan Harga pada Usahatani Kentang di Desa Penanggungan Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara
  21. The Impacts of El Nino-Southern Oscillation on Rice Production and Prices in Indonesia
  22. Transmisi Harga Cabai Merah Keriting di Pasar Domestik Indonesia
  23. Trend dan Volatilitas Harga Gula dan Tetes di PT Perkebunan Nusantara XI
  24. Volatilitas Harga dan Integrasi Pasar Ayam Broiler di Provinsi Jawa Tengah

4. Inflasi dan Nilai Tukar Petani (8 judul)

Pengaruh inflasi dan harga pangan terhadap Nilai Tukar Petani dan kesejahteraan petani tanaman pangan dan hortikultura.

  1. Dampak Inflasi terhadap Kesejahteraan Petani Tanaman Pangan di Provinsi Sumatera Barat
  2. Dampak Inflasi terhadap Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan di Provinsi Jawa Tengah
  3. Faktor yang Memengaruhi Nilai Tukar Petani Subsektor Tanaman Pangan di Indonesia
  4. Nilai Tukar Rumah Tangga Tani Bawang Merah di Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes
  5. Pengaruh Harga Komoditas Pangan terhadap Inflasi di Kota Semarang
  6. Pengaruh Inflasi dan Pandemi Covid-19 terhadap Kesejahteraan Petani Hortikultura di Provinsi Jawa Tengah
  7. Pengaruh Inflasi terhadap Kesejahteraan Petani Padi di Daerah Istimewa Yogyakarta
  8. Studi Komparasi Nilai Tukar Pendapatan Rumah Tangga Petani Cabai Rawit dan Cabai Keriting Merah di Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang

5. Permintaan dan Penawaran Komoditas (20 judul)

Permintaan beras, bawang, dan input pertanian, respons penawaran padi, kakao, karet, dan kopi, serta penawaran cengkeh.

  1. Analisis Respon Penawaran Padi di Kabupaten Kediri: Implikasi Manajerial
  2. Dinamika Penawaran Produk Kakao Olahan Indonesia di Pasar Dunia
  3. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penawaran Kopi di Indonesia
  4. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran Cengkeh di Indonesia
  5. Konsumsi Beras Tingkat Rumah Tangga di Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman
  6. Pembelian Beras Rumah Tangga di Kabupaten Sleman
  7. Pengaruh Karakteristik Psikografis terhadap Permintaan Telur Ayam Berlabel di Kawasan Yogyakarta
  8. Permintaan Bawang Merah di Daerah Istimewa Yogyakarta Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19
  9. Permintaan Beras di Daerah Istimewa Yogyakarta
  10. Permintaan Beras Rumah Tangga di Kabupaten Bantul
  11. Permintaan Ekspor Teh Indonesia pada Beberapa Negara Utama Tujuan Ekspor
  12. Permintaan Input Budidaya Udang Vaname di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo
  13. Permintaan Kedelai dan Kelayakan UMKM Tahu di Kabupaten Semarang
  14. Permintaan Pestisida pada Usahatani Bawang Merah di Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul
  15. Permintaan Pupuk pada Usahatani Bawang Merah di Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul
  16. Permintaan Sayuran oleh Hotel Grand Dafam Rohan Jogja
  17. Respon Penawaran Karet Indonesia
  18. Respon Penawaran Padi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)
  19. Respons Penawaran Kakao di Indonesia
  20. Respons Penawaran Padi Kabupaten Sleman

6. Ekspor, Impor, dan Perdagangan Internasional (24 judul)

Kinerja dan determinan ekspor CPO, kakao, teh, kopi, dan karet, impor gula, kedelai, dan jagung, serta strategi ekspor perusahaan.

  1. Analisis Daya Saing Crude Palm Oil (CPO) Indonesia di Pasar Uni Eropa
  2. Analisis Ekspor Crude Palm Oil (CPO) Indonesia ke India dan Tiongkok
  3. Comparative Advantage and Forecasting of Indonesian Cut Flower
  4. Dampak COVID-19 terhadap Ekspor Komoditas Kakao dan Olahan Kakao Indonesia ke Negara Tujuan Utama
  5. Daya Saing Beras Indonesia di ASEAN Economic Community (AEC)
  6. Daya Saing Ekspor Biji Kakao Indonesia
  7. Daya Saing Ekspor CPO Indonesia dan Malaysia di Pasar India
  8. Daya Saing Ekspor Nanas Kaleng Indonesia di Pasar Uni Eropa
  9. Daya Saing Kapulaga Indonesia di Pasar Internasional
  10. Daya Saing Komoditas Cabai Indonesia dalam Perdagangan Internasional
  11. Daya Saing Komoditas Minyak Atsiri Indonesia di Pasar Global
  12. Dinamika Penawaran Produk Kakao Olahan Indonesia di Pasar Dunia
  13. Faktor-Faktor Penentu Impor Gula Indonesia
  14. Keragaan Impor Jagung Indonesia
  15. Kinerja Ekspor Manggis Indonesia pada Perdagangan Internasional
  16. Kinerja Ekspor Teh Hitam Indonesia di Pasar Internasional
  17. Pengaruh Produksi, Kapasitas Giling, dan Impor Raw Sugar terhadap HPP Gula di PT Perkebunan Nusantara X
  18. Perkembangan Impor Kedelai Indonesia
  19. Permintaan Ekspor Teh Indonesia pada Beberapa Negara Utama Tujuan Ekspor
  20. Persaingan Ekspor Kopi Indonesia di Pasar ASEAN Economic Community (Pengukuran Daya Saing dan Perilaku Harga)
  21. Strategi Ekspor PT Dagsap Endura Eatore Yogyakarta Memasuki Pasar Internasional
  22. Strategi Mitigasi Risiko Rantai Pasok Ekspor Kopi di PTPN IX
  23. Struktur Pasar, Daya Saing, dan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Karet Alam Indonesia ke Amerika Serikat
  24. Trend Produksi dan Eksport Minyak Sawit (CPO) Indonesia

7. Daya Saing Komoditas (27 judul)

Daya saing usahatani dengan Policy Analysis Matrix dan daya saing ekspor dengan RCA untuk kopi, kakao, CPO, bawang merah, tebu, padi, dan rempah.

  1. Analisis Daya Saing Crude Palm Oil (CPO) Indonesia di Pasar Uni Eropa
  2. Analisis Komparatif Daya Saing Usaha Tani Padi Peserta PHT dan Non-PHT Lanskap di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas
  3. Comparative Advantage and Forecasting of Indonesian Cut Flower
  4. Daya Saing Bawang Merah Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes
  5. Daya Saing Beras Indonesia di ASEAN Economic Community (AEC)
  6. Daya Saing dan Dampak Kebijakan Pemerintah terhadap Usaha Tani Bawang Putih di Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar
  7. Daya Saing Ekspor Biji Kakao Indonesia
  8. Daya Saing Ekspor CPO Indonesia dan Malaysia di Pasar India
  9. Daya Saing Ekspor Nanas Kaleng Indonesia di Pasar Uni Eropa
  10. Daya Saing Gula Semut di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo
  11. Daya Saing Jagung di Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur
  12. Daya Saing Kapulaga Indonesia di Pasar Internasional
  13. Daya Saing Komoditas Cabai Indonesia dalam Perdagangan Internasional
  14. Daya Saing Komoditas Minyak Atsiri Indonesia di Pasar Global
  15. Daya Saing Kopi Arabika Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto
  16. Daya Saing Pepaya-California Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen
  17. Daya Saing Usaha Tani Jahe Merah di Kabupaten Gunungkidul
  18. Daya Saing Usaha Tani Teh Petani Plasma PT Pagilaran
  19. Daya Saing Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Madiun
  20. Daya Saing Usahatani Kunyit di Desa Mlokomanis Kulon Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri
  21. Daya Saing Usahatani Padi di Kabupaten Sragen
  22. Daya Saing Usahatani Tebu di Kabupaten Magetan
  23. Daya Saing Usahatani Tebu untuk Gula Mangkok di Kabupaten Madiun
  24. Pengaruh El Nino Southern Oscillation terhadap Produktivitas, Daya Saing dan Volatilitas Harga CPO Indonesia
  25. Pengaruh Manajemen Rantai Pasok terhadap Keunggulan Kompetitif dan Kinerja Rantai Pasok Beras Sleman
  26. Persaingan Ekspor Kopi Indonesia di Pasar ASEAN Economic Community (Pengukuran Daya Saing dan Perilaku Harga)
  27. Struktur Pasar, Daya Saing, dan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Karet Alam Indonesia ke Amerika Serikat

Penutup

Rumpun tata niaga memberi ruang tesis yang kuat secara kuantitatif karena data harga, volume, dan ekspor tersedia luas. Pilih satu komoditas dan satu mata rantai, lalu jelaskan siapa yang menanggung risiko harga dan siapa yang menikmati selisihnya. Untuk konteks komoditas ekspor, lihat judul tesis agribisnis perkebunan, dan untuk sisi pembeli lihat judul tesis perilaku konsumen dan pemasaran agribisnis. Rumpun lain tersedia di daftar judul tesis agribisnis UGM.

Sedang meneliti harga, rantai pasok, atau ekspor? Kami bisa mendampingi dari pengumpulan data sekunder, analisis kointegrasi dan ECM, sampai perhitungan RCA melalui Paket Pendampingan Tesis. Jika Anda masih memilih komoditas dan data yang tepat, mulai dari Paket Konsultasi Judul.

error: