HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Daftar Judul Tesis Dampak Pemilu terhadap Ekonomi dan Demokrasi

Pemilu bukan hanya soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Dampaknya terasa jauh setelah hari pemungutan suara, mulai dari pergerakan harga saham, arah belanja anggaran daerah, iklim investasi, hingga stabilitas sosial di tengah masyarakat. Menjelang pemilu, investor cenderung bersikap menunggu, pemerintah daerah kerap mengubah pola belanja, dan perputaran uang selama kampanye ikut menggerakkan ekonomi lokal. Di sisi lain, persaingan politik yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu konflik, memperuncing perpecahan, dan melemahkan kualitas demokrasi di daerah. Karena itu, penelitian skripsi dan tesis tentang dampak pemilu terhadap ekonomi dan demokrasi sangat penting. Topik ini menghubungkan ilmu politik dengan ilmu ekonomi, keuangan, administrasi publik, dan ketahanan nasional, sehingga hasilnya bermanfaat bagi investor, pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, maupun aparat keamanan dalam menyiapkan kebijakan yang lebih tepat. Berikut kumpulan judul tesis bertema dampak pemilu terhadap ekonomi dan demokrasi yang dapat dijadikan referensi.

Peluang dan Celah Penelitian Tesis Dampak Pemilu terhadap Ekonomi dan Demokrasi

Beberapa celah penelitian masih terbuka untuk dikembangkan. Pertama, penelitian tentang reaksi pasar modal terhadap pemilu umumnya hanya melihat pergerakan IHSG secara keseluruhan. Penelitian ke depan dapat melihat reaksi per sektor, misalnya saham BUMN, infrastruktur, energi, dan perbankan, terhadap peristiwa penting seperti pengumuman hasil hitung cepat, debat kandidat, atau penetapan pemenang. Kinerja perusahaan yang memiliki kedekatan dengan tokoh politik serta pergerakan dana investor asing selama masa pemilu juga menarik dikaji. Kedua, pola perubahan belanja daerah menjelang pilkada, seperti kenaikan belanja hibah, bantuan sosial, dan proyek infrastruktur, terutama di daerah yang kepala daerahnya kembali mencalonkan diri, masih layak diuji dengan data yang lebih luas setelah pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Beban biaya penyelenggaraan pilkada terhadap APBD juga perlu dihitung lebih cermat. Ketiga, dampak pemilu terhadap ekonomi lokal masih jarang diteliti secara langsung, misalnya seberapa besar perputaran uang kampanye menghidupkan usaha kecil seperti percetakan, konveksi, dan katering, serta bagaimana keputusan investasi di daerah tertunda selama masa pemilu.

Keempat, kajian konflik pemilu dapat diarahkan pada pencegahan, misalnya menguji seberapa akurat peta kerawanan pemilu dalam memprediksi daerah yang benar-benar mengalami konflik, serta bagaimana tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan penyelenggara pemilu memulihkan hubungan sosial setelah pemilu yang memanas. Kelima, pertanyaan besar tentang kualitas demokrasi lokal masih terus diperdebatkan, yaitu apakah pilkada langsung benar-benar menghasilkan pemerintahan daerah yang lebih baik dan pelayanan publik yang lebih berkualitas. Penelitian dapat memanfaatkan data Indeks Demokrasi Indonesia dan data kinerja daerah untuk menjawabnya, sekaligus mengkaji ketahanan wilayah di daerah perbatasan dan daerah rawan konflik selama masa pemilu. Keenam, dari sisi metode, penelitian dapat menawarkan kebaruan dengan menggunakan data panel antardaerah dan antarperiode pemilu, membandingkan daerah yang menyelenggarakan pilkada dengan yang tidak, atau menggabungkan data angka dengan wawancara mendalam agar temuan tidak hanya kuat secara statistik tetapi juga mudah dijelaskan.

Daftar Judul Tesis Dampak Pemilu terhadap Ekonomi dan Demokrasi

Daftar Judul Tesis dalam kelompok ini, di kategorikan menjadi 2 (dua), yaitu:

  1. Dampak Ekonomi Pemilu: Pasar Modal dan Anggaran Daerah
  2. Demokrasi Lokal, Konflik, dan Ketahanan Wilayah

Dampak Ekonomi Pemilu: Pasar Modal dan Anggaran Daerah

Pilkada

  1. Pengaruh Pilkada terhadap Siklus Anggaran Belanja Pemerintah Daerah di Indonesia
  2. Petahana: Kompeten atau Beruntung? Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi terhadap Keterpilihan Kembali Kepala Daerah Petahana pada Pilkada Kabupaten/Kota di Indonesia
  3. Politik Anggaran Petahana dalam Kebijakan Anggaran Hibah Pilkada di Kabupaten Purbalingga (Studi Kasus pada Pilkada 2010, 2015, dan 2020)

Pilpres

  1. Analisis Reaksi Pasar Modal Indonesia terhadap Peristiwa Politik dalam Negeri (Studi Peristiwa: Pemilu Presiden 2014 dan Keputusan Mahkamah Konstitusi terhadap Sengketa Hasil Pemilu Presiden 2014)
  2. Pengaruh Pemilu Presiden 2014 terhadap Return dan Volume Perdagangan Saham Sektor Perbankan di Indonesia
  3. Pengujian Market Overreaction Saham-Saham yang Terdaftar dalam LQ-45 pada Pemilu Presiden Tahun 2004, 2009, 2014, dan 2019
  4. Reaksi Pasar Saham atas Hasil Quick Count Pemilu Presiden Indonesia Tahun 2024: Studi Empiris pada Indeks Saham LQ-45, PEFINDO25, dan BUMN20

Pemilu Umum dan Serentak

  1. Dampak Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Presiden Indonesia Tahun 2014 terhadap Harga Pasar Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) (Uji Kasus pada Saham yang Terdaftar dalam Kelompok Perusahaan SMInfra18)
  2. Evaluasi Probabilitas Inclusion dan Exclusion Error Dana Bantuan Sosial Menjelang Pemilu di Indonesia
  3. Pengaruh Peristiwa Pemilu 14 Februari 2024 terhadap Abnormal Return dan Trading Volume Activity pada Saham yang Masuk ke dalam Indeks ESG Quality 45 KEHATI
  4. Pengaruh Peristiwa Pemilu Indonesia 2014 terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
  5. Political Business Cycle: Intervensi Petahana terhadap Kebijakan Makroekonomi Masa Pemilu 2019

Demokrasi Lokal, Konflik, dan Ketahanan Wilayah

Pilkada

  1. Analisis Model Demokrasi Online pada Pilkada Klaten 2020 di Tengah Pandemi COVID-19
  2. Dampak Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Langsung terhadap Ketahanan Politik Wilayah (Studi Kasus Pilkada Kota Depok Tahun 2010, Provinsi Jawa Barat)
  3. Hubungan Kausalitas antara Pemilukada Serentak dengan Peningkatan Demokrasi di Daerah Istimewa Yogyakarta
  4. Klientelisme Politik di Era Demokrasi Lokal: Antara Dominasi dan Siasat dalam Hubungan Patron-Klien pada Pilkada Lombok Tengah 2020
  5. Media, Kampanye, dan Demokrasi di Tataran Lokal (Analisis Isi Kualitas Informasi Politik dalam Liputan Surat Kabar Lokal Suara Merdeka, Harian Wawasan, dan Solopos ketika Masa Kampanye Pemilukada di Jawa Tengah Periode 8-22 Mei 2013)
  6. Mengurai Kerawanan Pemilu Kota Makassar: Studi Pelaksanaan Pilkada Serentak Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Tahun 2024
  7. Orang Asli Papua sebagai Syarat Menjadi Kepala Daerah dalam Perspektif Undang-Undang Otonomi Khusus Papua dan Dampaknya terhadap Ketahanan Politik Wilayah (Studi Pemilukada 2010 di Kabupaten Merauke Provinsi Papua)
  8. Pemilihan Umum Kepala Daerah dalam Perspektif Filsafat Politik dan Relevansinya bagi Peningkatan Demokrasi Politik di Tingkat Lokal (Studi Kasus Pemilukada Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2010)
  9. Pengisian Jabatan Kepala Daerah oleh Penjabat pada Masa Transisi Pra Pilkada Serentak Nasional 2024 dan Implikasinya terhadap Demokrasi
  10. Penyelenggara Pemilu dan Kekerasan Kampanye (Studi tentang Peran Komisi Pemilihan Umum dalam Mencegah Kekerasan Kampanye pada Pilkada Kota Yogyakarta Tahun 2017)
  11. Penyelesaian Krisis Air sebagai Kontestasi Kepentingan Para Aktor dalam Arena Pilkada (Studi di Desa Liprak Kidul, Kabupaten Probolinggo)
  12. Peran Elit Politik dalam Konflik Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) dan Implikasinya terhadap Ketahanan Wilayah (Studi di Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah)
  13. Perilaku Memilih dalam Demokrasi Lokal (Studi Kasus: Kemenangan Sri Surya Widati dalam Pemilukada Bantul 2010)
  14. Persepsi Jurnalis Muda dalam Peliputan Pilkada DKI Jakarta 2017 dan Dampaknya terhadap Ketahanan Politik Wilayah (Studi Framing Pemberitaan Republika.co.id dan Kompas.com)
  15. Politik Dinasti dan Demokrasi: Studi Regenerasi Elit Politik dalam Pemilukada Kabupaten Bantul Tahun 2010
  16. Politik Uang dalam Demokrasi di Indonesia (Studi Kasus: Pemilukada Enrekang 2013)
  17. Populisme Islam dalam Pilkada DKI Jakarta Tahun 2017 Ditinjau dari Perspektif Filsafat Politik Hannah Arendt
  18. Rekrutmen Politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dalam Pemilukada dan Implikasinya terhadap Ketahanan Wilayah (Studi Kasus Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2010)

Pilpres

  1. Analisis Spasial Perolehan Suara Pilpres Tahun 2024 dengan Metode Geographically Weighted Regression, Studi Kasus Daerah Khusus Jakarta
  2. Demokrasi Digital dalam Media Sosial (Representasi Jokowi-Prabowo dalam Kontestasi Pemilu Presiden 2014 di Twitter)
  3. Kepemimpinan Pemimpin Gereja Katolik Indonesia dalam Upaya Mengantisipasi Polarisasi Politik Menjelang Pemilu Presiden 2024: Studi Kasus
  4. Paradoks Presidential Threshold 20% dalam Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu pada Sistem Pemerintahan Demokrasi Presidensial sebagai Politik Hukum di Negara Republik Indonesia
  5. Partisipasi Politik dan Demokrasi di Media Sosial (Analisis Wacana pada Facebook dan Twitter dalam Pemilu Presiden 2014)
  6. Populisme dalam Matriks Neoliberal: Studi Kasus Pilpres 2024 Indonesia

Pemilu Legislatif (DPR, DPRD, DPD)

  1. Kekerasan sebagai Sumber Daya GAM Pasca Konflik (Studi tentang Keberlangsungan Kekerasan Mantan Kombatan GAM Pasca MoU Helsinki hingga Pemilu Legislatif 2009 di Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireuen, dan Kota Lhokseumawe)

Pemilu Umum dan Serentak

  1. Kajian Geografi Politik terhadap Perubahan Perolehan Suara Partai Demokrat pada Pemilu 2009 dan 2014 Kabupaten Pacitan
  2. Kajian Geografi Politik terhadap Perubahan Perolehan Suara Partai Keadilan Sejahtera pada Pemilu 2004 dan 2009 di Kota Yogyakarta
  3. Persepsi Pemuda terhadap Partai Politik Nasional Peserta Pemilu 2014 dan Implikasinya terhadap Ketahanan Politik Wilayah (Studi pada KNPI Provinsi Banten)
  4. Sistem Pemilu di Indonesia Pasca Reformasi 1999–2014: Analisis Kritis dalam Perspektif Demokrasi Joseph A. Schumpeter
  5. Strategi Lembaga Penyelenggara, Aparat Negara, dan Peserta Pemilu dalam Manajemen Konflik Pemilu Bentrok Simpatisan Organisasi Sayap Partai (OSP) PDI-P dan PPP Kabupaten Sleman pada Pemilu Tahun 2024
  6. Terpeleset Partisipasi, Terjebak Korupsi: Menyingkap Konstruksi Makna Pemilu dalam Keseharian Praktik Berdemokrasi

Artikel ini melengkapi seri katalog judul tesis pemilu di IDTesis, yang seluruhnya dapat Anda akses dari daftar lengkap judul skripsi dan tesis pemilu.

Jika Anda tertarik meneliti bagaimana petahana memanfaatkan kebijakan anggaran menjelang pemilihan, silakan baca judul tesis tentang petahana, partai, dan strategi pemenangan.

Untuk kajian tentang keterlibatan warga dalam pemilu, tersedia daftar judul tesis pemilih dan partisipasi politik.

Persoalan biaya dan tata kelola penyelenggaraan pemilu dibahas dalam judul tesis penyelenggaraan, hukum, dan tata kelola pemilu.

Pengaruh pemberitaan dan percakapan media sosial selama pemilu dapat ditelusuri di judul tesis media dan komunikasi politik.

Adapun kajian tentang politik uang dan pendanaan politik tersedia di judul tesis pemilu tentang relasi kuasa, identitas, dan masyarakat.

Penutup

Dampak pemilu terhadap ekonomi dan demokrasi akan selalu menjadi topik yang relevan, karena setiap siklus pemilu membawa perubahan arah kebijakan, sentimen pasar, dan dinamika sosial yang berbeda. Rencana pemisahan jadwal pemilu nasional dan pemilu lokal ke depan juga berpotensi menciptakan pola baru yang menarik untuk diteliti. Daftar judul tesis di atas dapat menjadi inspirasi awal, tetapi pilihlah judul yang sesuai dengan bidang ilmu, kemampuan mengolah data, dan ketersediaan sumber data, seperti data harga saham, laporan realisasi APBD, data kerawanan pemilu, maupun hasil wawancara di lapangan. Dengan mengangkat celah penelitian yang masih terbuka, skripsi atau tesis Anda tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga dapat menjadi masukan berharga agar pemilu memberi manfaat lebih besar bagi ekonomi dan demokrasi di Indonesia.

Bila Anda memerlukan pendampingan menentukan instrumen atau menyusun kerangka konsep, layanan bimbingan penulisan IDTESIS siap membantu.