HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Daftar Judul Tesis Pendidikan Matematika dan Sains (UNS)

Pendidikan matematika dan sains menjadi bidang tesis yang selalu dibutuhkan karena kedua mata pelajaran ini paling sering dianggap sulit oleh siswa. Dari 974 judul dalam daftar judul tesis pendidikan UNS, 348 judul membahas matematika, fisika, kimia, biologi, atau IPA dan IPAS di SD dan SMP. Topik ini penting karena skor matematika Indonesia pada PISA 2022 hanya 366, turun dari 2018 (Kompas, 2023), sementara isu global seperti perubahan iklim menuntut warga yang melek sains.

Pengelompokan Judul Tesis Pendidikan Matematika dan Sains

Rumpun ini terdiri atas 5 sub-topik berdasarkan bidang studi. Pendidikan matematika menjadi sub-topik terbesar dengan 131 judul.

1. Pendidikan Matematika (131 judul)

Kemampuan matematis (representasi, penalaran, koneksi, komunikasi), desain didaktis, etnomatematika, dan media pembelajaran matematika dari SD sampai perguruan tinggi.

  1. Analisis High Order Thinking Skill Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Sutojayan dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Bangun Ruang Sisi Datar ditinjau dari Berpikir Kreatif Siswa
  2. Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Materi Trigonometri Ditinjau Dari Habits of Mind di MA Negeri Sukoharjo Tahun Pelajaran 2025/2026
  3. Analisis Kemampuan Koneksi Matematis pada Gaya Kognitif Reflektif dan Impulsif Siswa Kelas VIII SMP Negeri 20 Jambi Tahun Ajaran 2020/2021
  4. Analisis Kemampuan Matematisasi dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Kognitif Visualizer dan Verbalizer Siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Surakarta
  5. Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Bernuansa Etnomatematika melalui Pembelajaran Problem Based Learning pada Materi Pola Bilangan Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa
  6. Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Gifted Intelektual Ditinjau dari Kategori Kemampuan Spasial dalam Menyelesaikan Soal Kesebangunan Kelas X di SMA Pradita Dirgantara
  7. Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Baturetno dalam Menyelesaikan Soal Kontekstual pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) Ditinjau dari Self Efficacy
  8. Analisis Kemampuan Representasi Matematis Dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Ditinjau Dari Tingkat Berpikir Kreatif Siswa SMP Muhammadiyah 1 Surakarta
  9. Analisis Kemampuan Representasi Matematis pada Materi Peluang Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa SMPN 3 Ngawi
  10. Analisis Kemampuan Representasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Geometri Ruang Ditinjau dari Tingkat Kecerdasan Visual Spasial Siswa Kelas XII IPA SMA Negeri 1 Pulokulon Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2020/2021
  11. Analisis Kesalahan Peserta Didik Berdasarkan Langkah Polya Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Tipe HOTS Pada Materi Pecahan Ditinjau Dari Gaya Kognitif
  12. Analisis Kesalahan Siswa Kelas VIII SMPN 4 Wonosobo dalam Menyelesaikan Soal Cerita Koordinat Kartesius Berdasarkan Teori Newman ditinjau dari Gender
  13. Analisis Kesulitan dalam Melakukan Pembuktian Barisan Konvergen Ditinjau dari Tingkat Berpikir Kritis pada Mahasiswa Program Studi Matematika FMIPA UNS
  14. Analisis Learning Obstacles Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Jaten dalam Menyelesaikan Soal Literasi Matematika Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Aljabar
  15. Analisis Materi Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai Pada Buku Teks Matematika Kelas VII Menggunakan Metode Praksiologi
  16. Analisis Pembelajaran Matematika yang Menguatkan Kemampuan Numerasi Peserta Didik di SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta
  17. Analisis Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Calon Guru Matematika dalam Merancang Asesmen Digital untuk Soal HOTS pada Pembelajaran Matematika
  18. Analisis Perbandingan Pemahaman Konsep Matematis Siswa dalam Implementasi Kurikulum Cambridge dan Kurikulum Nasional di SMP Islam Al Abidin Surakarta
  19. Analisis Proses Berpikir Refraksi Siswa Kelas VIII SMP N 1 Polokarto dalam Menyelesaikan Soal Numerasi pada Konten Aljabar
  20. Analisis Proses Berpikir Siswa SMP Berdasarkan Tahapan Mason dalam Menyelesaikan Soal Numerasi Konten Aljabar Ditinjau dari Kecerdasan Logis Matematis
  21. Analisis Proses Pembelajaran Matematika pada Anak Berkebutuhan Khusus Autis di SMP Al Firdaus Sukoharjo
  22. Desain Didaktis Berdasarkan Learning Obstacle pada Pembelajaran Statistika untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP
  23. Desain Didaktis Konsep Pecahan untuk Mengatasi Learning Obstacles Siswa Kelas VII Bilingual SMP Islam Al Azhar 21 Solo Baru Dalam Melakukan Representasi Matematis
  24. Desain Didaktis untuk Mengatasi Hambatan Belajar dalam Proses Abstraksi Matematis Siswa Kelas VII SMPN Gubug Kabupaten Grobogan pada Pembelajaran Aljabar
  25. Desain Pembelajaran Matematika Berbasis Mathcitymap yang Berorientasi Sustainability untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika dan Grit Murid
  26. Design Research on Mathematics Education: Batik as Means to Support High School Students’ Learning of Geometric Transformation
  27. Efektivitas Model Game-Based Learning Berbantuan Wordwall terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Belajar Peserta Didik
  28. Efektivitas Model Pembelajaran Problem Posing dengan Pendekatan Pendidikan Matematik Realistik Indonesia pada Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Tertulis Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa
  29. Eksperimentasi Blended Learning pada Kemampuan Penalaran dan Pemecahan Masalah Materi Barisan dan Deret Ditinjau dari Teknofobia Siswa SMA Negeri Se-Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2020/2021
  30. Eksperimentasi Model Pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) dan Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Saintifik pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Ditinjau dari Koneksi Matematis Kelas X SMK Se-Kabupaten Sukoharjo Tahun Pelajaran 2017/2018
  31. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Missouri Mathematics Project (MMP) dan Teams Games Tournament (TGT) pada Pokok Bahasan Persamaan Garis Lurus Ditinjau dari Emotional Quotient (EQ) pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri se-Kodya Surakarta Tahun Pelajaran 2016/2017
  32. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together dan Two Stay Two Stray terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi pada Pokok Bahasan Pola Bilangan Ditinjau dari Tingkat Adversity Quotients
  33. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Pendekatan Realistic Mathematic Education pada Kemampuan Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient Peserta Didik Kelas IV SD Kecamatan Ngrampal, Sragen
  34. Eksperimentasi Model Pembelajaran Learning Cycle 7E dan Probing Prompting terhadap Prestasi Belajar dan Komunikasi Matematis Ditinjau dari Self Esteem Siswa Kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018
  35. Eksperimentasi Model Pembelajaran Learning Cycle 7E dan Two Stay Two Stray terhadap Prestasi Belajar dan Kemampuan Komunikasi Matematis Ditinjau dari Gaya Berpikir Siswa Kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Nganjuk
  36. Eksperimentasi Model Pembelajaran Two Stay Two Stray dan Structured Numbered Heads dengan Peer Tutoring pada Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Siswa Kelas X SMA Se-Kabupaten Tulungagung
  37. Eksplorasi Kemampuan Penalaran Spasial Peserta Didik Kelas VIII Berdasarkan Teori Hubert Maier dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Ditinjau dari Adversity Quotient
  38. Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning pada Pembelajaran Matematika Materi Bilangan Pecahan di Kelas V Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2021/2022
  39. Integrasi Pendidikan Karakter Disiplin dalam Pembelajaran Matematika Materi Geometri yang Berbasis Permainan Tradisional di Sekolah Dasar (Studi Kasus pada Siswa Kelas IV MIN 9 Sragen Tahun Ajaran 2020/2021)
  40. Kajian Komparatif Buku Teks Matematika SMP Indonesia dan Singapura: Studi Pemahaman Konseptual Pada Topik Geometri
  41. Keefektifan Model Numbered Heads Together (NHT) terhadap Kecemasan Matematika Ditinjau dari Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar
  42. Keefektifan Model PjBL Berbantuan Puzzle Tangram terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Geometri Bangun Ruang Peserta Didik Ditinjau dari Kecerdasan Visual Spasial
  43. Keefektifan Model Problem Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SD pada Materi Pecahan Ditinjau dari Kompetensi Sosial Emosional
  44. Kemampuan Literasi Matematika Konten Geometri Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa SMPN 2 Mataram Tahun Ajaran 2021/2022
  45. Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Tipe PISA Pada Konten Change and Relationship Ditinjau Dari Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII di SMP N 2 Karangdowo
  46. Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Salatiga dalam Menyelesaikan Masalah Matematika pada Materi Trigonometri Ditinjau dari Gaya Belajar
  47. Konsep Bangun Datar pada Kaddo’ Masingkulu:Eksplorasi Etnomatematika Berbasis Budaya Bugis-Makassar dalam Penguatan Culturally Responsive Teaching
  48. Level Penalaran Aljabar Siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Surakarta dalam Menyelesaikan Masalah Matematika
  49. Lintasan Belajar Matematika pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel dalam Pembelajaran dengan Pendekatan Problem Based Learning Siswa Kelas VIII di SMP Muhammadiyah 2 Surakarta
  50. Nilai-Nilai Karakter dalam Pembelajaran Matematika Kelas V di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Tahun 2024/2025
  51. Pengaruh Discovery Learning Berbantuan Media Flashcard terhadap Pemahaman Konsep Perkalian dan Pembagian Bilangan Cacah Peserta Didik SD Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kreatif
  52. Pengaruh Integrasi Unplugged Coding dengan Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Mata Pelajaran Matematika terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SD
  53. Pengaruh Media Fraction Blocks terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Gaya Belajar pada Materi Pecahan Kelas VI SD Gugus Diponegoro
  54. Pengaruh Media Pembelajaran Maze Game dan Gaya Belajar terhadap Pemahaman Konsep Bilangan Asli pada Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar
  55. Pengaruh Media Physics Education Technology (PhET) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Pecahan Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Sekolah Dasar
  56. Pengaruh Metode Demonstrasi Berbantuanbenda Konkret Terhadap Pemahaman Konsepbangun Ruang Kubus Dan Balok Ditinjau Dari Kemampuan Awal Peserta Didik
  57. Pengaruh Metode Pembelajaran Demonstrasi pada Materi Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Cacah terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Ditinjau dari Motivasi Belajar
  58. Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Power Point Terhadap Kemampuan Menghitung Volume Bangun Ruang Pada Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Ditinjau Dari Keterampilan Berpikir Kritis
  59. Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Fase C Sekolah Dasar Pada Materi Bangun Datar Ditinjau Dari Kemampuan Berpikir Kreatif
  60. Pengaruh Model Pembelajaran Savi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Pemecahan Ditinjau dari Kemandirian Belajar Peserta Didik Fase C Kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun
  61. Pengaruh Model Pembelajaran Savi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Peserta Didik Sekolah Dasar Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kreatif
  62. Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Pemahaman Konsep Penjumlahan dan Pengurangan Ditinjau dari Peran Media di Kelas 2 SD Kecamatan Baturetno
  63. Pengaruh Pembelajaran Berbasis Keterampilan Motorik Kasar Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Ditinjau Dari Kemampuan Awal Peserta Didik Fase A Di SD Negeri Kabupaten Karanganyar
  64. Pengaruh Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Berbasis Augmented Reality Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient Siswa Kelas VI SD Kecamatan Ngrampal, Sragen
  65. Pengaruh Pendekatan Multisensory Berbasis Deep Learning terhadap Kemampuan Berhitung dan Membaca Peserta Didik Kelas 3 Sekolah Dasar
  66. Pengaruh Pendekatan RME (Realistic Mathematic Education) terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SD Se-Kecamatan Pacitan
  67. Pengaruh Penggunaan Aplikasi Bangun ruang Augmented Reality Terhadap Berpikir Kritis Ditinjau dari Minat Belajar pada Peserta Didik Kelas V SD Se-Kecamatan Banjarsari Tahun 2024
  68. Pengaruh Penggunaan Media Augmented Reality (AR) pada Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Iklim Belajar di Rumah terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
  69. Pengaruh Penggunaan Media Game Match Up terhadap Hasil Belajar Materi Pecahan Ditinjau dari Kreativitas Siswa Kelas IV SD Negeri Gugus Diponegoro
  70. Pengaruh Penggunaan Media Kantong Doraemon dan Minat Belajar Matematika terhadap Kemampuan Operasi Hitung Materi Pecahan pada Siswa Kelas 4 MI di Kecamatan Bendosari Kabupaten Sukoharjo
  71. Pengaruh Permainan Fraction Adventure Berbasis Discovery Learning Terhadap Keterampilan Operasi Hitung Pecahan Ditinjau Dari Motivasi Peserta Didik Fase C SD
  72. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Dan Efikasi Diri Terhadap Prestasi Belajar Matematika di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Dagangan
  73. Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Kantong Satuan Terhadap Keterampilan Berhitung Peserta Didik SD Ditinjau dari Motivasi Belajar
  74. Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Media Manipulatif terhadap Pemahaman Konsep Pola Bilangan Peserta Didik Kelas IV Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kritis
  75. Pengembangan Aplikasi Game Edukasi “Mabema” Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Tunarungu Kelas IV
  76. Pengembangan Bahan Ajar Berbantuan Flip PDF Professional Berbasis Self Determined Learning Model of Instruction untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Aritmetika Sosial
  77. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam Menguatkan Pemahaman Konsep Matematika Kelas IV SD di Kecamatan Nguntoronadi
  78. Pengembangan Bahan Ajar dalam Memfasilitasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika
  79. Pengembangan Bahan Ajar Materi Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Model Van Hiele Dan Berbantuan Aplikasi GeoGebra Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis
  80. Pengembangan Bahan Ajar untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika Sekolah Menengah Atas
  81. Pengembangan E-Book Berbantuan Applet Geogebra Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Pada Materi Transformasi Geometri Kelas XII SMA Negeri di Kabupaten Sukoharjo
  82. Pengembangan E-Book Berbasis Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mata Pelajaran Matematika Kelas XI Siswa SMK Wonogiri
  83. Pengembangan E-Modul Berbasis Model Problem Posing pada Materi Garis dan Sudut untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMPN 24 Semarang
  84. Pengembangan E-Modul Berbasis STEAM Berbantuan Geogebra untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP
  85. Pengembangan E-modul Lingkaran Berbasis Ethnomathematics Pulau Kalimantan untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VIII MTsN Barito Utara
  86. Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Materi Kelipatan Persekutuan Terkecil Pada Peserta Didik Fase C Kelas V Sekolah Dasar
  87. Pengembangan E-Modul Mathopedia Berbasis Android untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Berhitung Bilangan Pecahan pada Fase B di SD Kecamatan Selogiri
  88. Pengembangan Ethno-Mathematic Digital Worksheet Berbasis Problem-Based Learning untuk Membangun Keterampilan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Sekolah Dasar
  89. Pengembangan Game Digital Berbasis Berpikir Komputasional Untuk Meningkatkan Numerasi dan Menurunkan Beban Kognitif Siswa Sekolah Dasar Pada Pembelajaran Matematika Di Kota Semarang
  90. Pengembangan Game Edukasi Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi SPLDV di SMPN 2 Jaten
  91. Pengembangan Instrumen Penilaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Negeri di Kota Surakarta
  92. Pengembangan Lembar kerja Peserta Didik (LKPD) Pada Materi Statistika Menggunakan Strategi Pembelajaran Aktif Konsep Mikir untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa SMP
  93. Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Matematika Siswa Sekolah Dasar di Banyuwangi
  94. Pengembangan Media Berbasis Gamifikasi Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Matematika Peserta Didik SMA Warga Surakarta
  95. Pengembangan Media Block Dienes Matematika “Bidima” Berbasis Digital untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tunarungu Kelas V di SLB Sragen
  96. Pengembangan Media Dot Cards Berbasis Android untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Mata Pelajaran Matematika Siswa Tunagrahita Sedang Kelas XI
  97. Pengembangan Media Edukasi “Smart Summation Box” Berbasis Structured Play untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Penjumlahan Dasar pada Siswa Tunagrahita Ringan Kelas IV di SDLB
  98. Pengembangan Media Game Petualangan Berbasis Android untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Numerasi Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar
  99. Pengembangan Media Pembelajaran Andro Poster Berbasis Android Berorientasi Pada Kemampuan Numerasi dan Self-Regulated Learning Siswa Sekolah Menengah Pertama
  100. Pengembangan Media Pembelajaran Android Berbasis Etnomatematika Pada Materi Bangun Ruang Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Logis Matematis Peserta Didik di SD Islam Diponegoro Surakarta
  101. Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard Berbantuan Canva Pada Materi Perkalian Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Sekolah Dasar
  102. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbentuk Cerita Animasi Berbantuan Lectora Inspire Dan Plotagon Untuk Meningkatkan Kecerdasan Logis Matematis Siswa SMP Negeri 1 Brebek Di Kabupaten Nganjuk
  103. Pengembangan Media Pembelajaran Notasi Braille Menjadi Media Plastisin Untuk Meningkatkan Kompetensi Membaca Not Balok Bagi Siswa Inklusi SMK N 8 Surakarta
  104. Pengembangan Model Contextual Project- Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika pada Siswa SMA di Surakarta
  105. Pengembangan Model Course Review Horay Berbasis Permainan Edukatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Siswa Dalam Pembelajaran Berhitung Kelas I Sekolah Dasar Di Kecamatan Kalijambe
  106. Pengembangan Model Pembelajaran Berhitung Berbasis Keterampilan Motorik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas Awal Sekolah Dasar
  107. Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Siswa Kelas X SMK Kabupaten Pemalang
  108. Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Realistik Berbantuan Quizizz (PMRBQ) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik pada Proses Pembelajaran Matematika Materi Kecepatan di SD Kecamatan Sragen
  109. Pengembangan Modul Ajar Berbasis Learning Trajectory untuk Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Pembelajaran Matematika Materi Geometri SMK
  110. Pengembangan Modul Berbasis Education For Sustainable Development (ESD) Pada Materi Statistika Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa
  111. Pengembangan Modul Berbasis Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik pada Materi Perbandingan Trigonometri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Surakarta
  112. Pengembangan Modul Berbasis Teori APOS untuk Meningkatkan Pemahaman Relasional Siswa Kelas XI pada Materi Polinomial
  113. Pengembangan Modul Elektronik Berbasis RME Untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas VII di SMP Angkasa Lanud Adi Soemarmo
  114. Pengembangan Modul Elektronik Matematika Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik SMA Kelas X di Kota Surakarta
  115. Pengembangan Modul Elektronik Matematika SMA Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas X
  116. Pengembangan Modul Matematika Berbasis Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Bangun Datar Kelas VII SMP Baitul Qur’an Boarding School Sragen
  117. Pengembangan Modul Matematika Berbasis Model Pembelajaran React (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating and Transfering) untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di MTs Darul Ilmi Banjarbaru
  118. Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Etnomatematika dengan Pendekatan Realistic Mathematics Education pada Materi Geometri Untuk Meningkatkan Literasi Matematika Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar
  119. Pengembangan Modul Terintegrasi Komik Strip dengan Pendekatan Kontekstual Materi Trigonometri untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa Kelas X SMA
  120. Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Android untuk Meningkatkan Kemampuan berpikir tingkat tinggi Peserta Didik dalam Pembelajaran Matematika Kelas V Sekolah Dasar
  121. Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Bangun Ruang Kelas V Sekolah Dasar di Surakarta
  122. Pengembangan Multimedia Interaktif dengan Pendekatan Etnomatematika Budaya Surakarta untuk Meningkatkan Literasi Matematika Siswa Kelas XI
  123. Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Game Based Learning untuk Memfasilitasi Peningkatan Kompetensi Literasi Numerasi Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Karanganyar
  124. Pengembangan Multimedia Pembelajaran pada Pokok Bahasan Segitiga dan Segiempat Berdasarkan Teori van Hiele untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Geometris Siswa Kelas VII SMP di Kabupaten Boyolali
  125. Profil Berpikir Analitis dan Berpikir Intuitif dalam Menyelesaikan Masalah Dimensi Dua Siswa Kelas XI SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung
  126. Profil Guru dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Numerasi Lintas Pelajaran (Numeracy Across Curriculum) di Sekolah Dasar
  127. Profil Kemampuan Berpikir Intuitif Siswa Kelas XII IPA SMA Al-Abidin Bilingual Boarding School dalam Memahami Konsep Limit Fungsi Ditinjau dari Cara Siswa Merepresentasikan Fungsi
  128. Profil Miskonsepsi Matematika Nilai Tempat Berdasarkan The Four Tier Diagnostic Test Pada Peserta Didik Kelas V SDN 02 Mojorejo Kota Madiun
  129. Profil Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Petarukan dalam Menyelesaikan Masalah Numerasi pada Konten Data dan Ketidakpastian Menggunakan Konteks Personal
  130. Proses Berpikir Kreatif dalam Pengajuan Masalah Matematika Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Kelas XI AP-4 SMK Negeri 2 Madiun Tahun Pelajaran 2016/2017
  131. Representasi Semiotik Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berdasarkan Taksonomi SOLO Ditinjau dari Kemampuan Generalisasi Matematis

2. Pendidikan Fisika (44 judul)

Pembelajaran fisika pada materi gelombang, kalor, gerak, listrik, dan medan magnet, termasuk pendekatan etnosains dan teknologi AR.

  1. Integrasi Kecakapan Abad 21 dalam Kecakapan Abad 21 Dalam Pembelajaran IPA Materi Kalor dengan Menggunakan Blended Learning System (Pada Peserta Didik Kelas 5B SDIT Mutiara Karanggede Boyolali Tahun Pelajaran 2020/2021)
  2. Pembelajaran Fisika Berbasis PBL Menggunakan Metode Eksperimen Dengan Bantuan Mind Map dan Concept Map Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas
  3. Pembelajaran Fisika Menggunakan Model SSCS (Search, Solve, Create, and Share) dan Model PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah terhadap Hasil Belajar Peserta Didik
  4. Pembelajaran TPACK dengan Pendekatan Saintifik melalui Eksperimen dan Demonstrasi Diskusi Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Logis dan Kritis pada Materi Gerak Lurus
  5. Penerapan Pembelajaran STEM PBL dan STEM PjBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Minat Belajar Pada Materi Gelombang Cahaya
  6. Pengaruh Media Physics Education Technology (PhET) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Pecahan Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Sekolah Dasar
  7. Pengaruh Model Project Based Learning dan Game-Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI pada Materi Rotasi dan Revolusi Bumi di Sekolah Dasar Se – Kecamatan Grogol
  8. Pengaruh Pembelajaran Fisika Berbasis Masalah dengan Metode Eksperimen dan Demonstrasi Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreativitas Siswa terhadap Hasil Belajar Pada Materi Hukum Newton
  9. Pengaruh Pembelajaran Inkuiri terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Keterampilan Proses Sains dan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII pada Materi Getaran Gelombang dan Bunyi
  10. Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Berbasis STEM terhadap Keterampilan Berpikir Analisis Ditinjau dari Motivasi Belajar Peserta Didik SD Materi Energi Alternatif
  11. Pengembangan E-Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning pada Materi Fluida Statis untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah Siswa
  12. Pengembangan E-Modul Ajar Berbasis Sistem Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Keterampilan Kolaborasi Pada Materi Listrik Statis
  13. Pengembangan E-Modul Berbasis Guided Inquiry pada Materi Suhu dan Kalor untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa
  14. Pengembangan E-Modul Berbasis PBL-STEM Materi Pesawat Sederhana untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP/MTs
  15. Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Siswa SMP pada Materi Usaha dan Energi
  16. Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Etnosains Reog Materi Gerak dan Gaya untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik
  17. Pengembangan E-Modul Fisika Berbasis Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction (ARIAS) Menggunakan Android Kodular Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
  18. Pengembangan E-Modul Getaran dan Gelombang Berbasis Project-based Learning dalam Meningkatkan Kreativitas Belajar dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
  19. Pengembangan E-Modul Pembelajaran Berbasis Konstruktivisme melalui Kearifan Lokal Gamelan Surakarta untuk Meningkatkan Literasi Sains pada Materi Kesetimbangan Benda Tegar
  20. Pengembangan E-Module Kalor Dan Perpindahan Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Peserta Didik SMP
  21. Pengembangan E-Module Pembelajaran Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Memberdayakan Keterampilan Proses Sains Pada Materi Tekanan Zat Cair
  22. Pengembangan Game Edukasi Newtopian Adventure Berbasis Game-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Penerapan Konsep Gerak dan Gaya Siswa SMP
  23. Pengembangan Instrumen Diagnostik Four-Tier Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Dan Menganalisis Profil Keterampilan Proses Sains Pada Materi Fluida Dinamis Siswa Kelas XI MIPA SMA
  24. Pengembangan Instrumen Four-Tier Test Berbasis Scientific Literacy untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas XI SMA dalam Mata Pelajaran Fisika
  25. Pengembangan Instrumen Penilaian Autentik Terintegrasi Science and Engineering Practices (SEPs) Next Generation Science Standard (NGSS) pada Pembelajaran Fisika
  26. Pengembangan Kit dan Modul IPA Berbasis Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics (STEAM) pada Materi Sumber Energi Terbarukan untuk Memberdayakan Kreativitas
  27. Pengembangan Media FISIKAL (Film Berbasis Kearifan Lokal) Bermuatan Nilai-Nilai Pancasila untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar
  28. Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Phy-Art (Physics With Augmented Reality Technology) Berbasis Android Untuk Meningkatkan Keterampilan Laboratorium Siswa SMA
  29. Pengembangan Media Video Berbasis Simulasi PhET (Physics Education and Technology) dengan Pendekatan PjBL (Project Based Learning) untuk Meningkatkan Kompetensi Rangkaian Listrik SMK
  30. Pengembangan Mobile Modul Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Kreatif Peserta Didik Pada Materi Termodinamika
  31. Pengembangan Modul Ajar Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa pada Materi Gelombang Bunyi
  32. Pengembangan Modul Ajar Berbasis Paradigma Pedagogi Ignasian (PPI) untuk Mendukung Penanaman Human Excellence Peserta Didik pada Materi Pengukuran
  33. Pengembangan Modul Berbasis Etnosains dalam Materi Medan Magnet untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Kelas XII
  34. Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Predict-Observe-Explain untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Literasi Sains pada Materi Karakteristik Gelombang
  35. Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif Peserta Didik pada Materi Fluida Dinamis
  36. Pengembangan Modul Elektronik Fisika Berbasis Masalah Dengan Pendekatan Kebudayaan Suku Kaili Untuk Meningkatkan Sikap Terhadap Fisika
  37. Pengembangan Modul Fisika Android Kodular Berbasis Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction (ARCS) untuk Meningkatkan Minat Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA
  38. Pengembangan Modul Fisika Berbasis Discovery Learning (DL) Terintegrasi High Order Thinking Skill (HOTS) pada Materi Gelombang Mekanik untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa SMA
  39. Pengembangan Modul Getaran, Gelombang dan Bunyi Berbasis Project Based Learning Terintegrasi Literasi Sains untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar Peserta Didik
  40. Pengembangan Modul IPA Materi Pesawat Sederhana Berbasis Problem Based Learning-Science Technology Engineering Art and Mathematics (PBL-STEAM) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa
  41. Pengembangan Modul PBL Materi Tekanan Zat dan Aplikasinya Dalam Kehidupan Sehari-Hari untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Aktivitas Belajar Kelas VIII
  42. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Proyek pada Materi Dinamika Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar untuk Meningkatkan Literasi Data Siswa SMA
  43. Pengembangan Subject Specific Pedagogy (SSP) Dengan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Karakteristik Profil Pelajar Pancasila Dimensi Kreatif Pada Kurikulum Merdeka Untuk Siswa SMA Kelas X Pada Materi Energi Alternatif
  44. The Development of Ethnoscience-Based Teaching Materials on Elastic and Gravitational Forces to Improve Students’ Scientific Literacy in Elementary School

3. Pendidikan Kimia (26 judul)

Pembelajaran kimia pada materi termokimia, laju reaksi, asam basa, dan kimia hijau, termasuk representasi tetrahedral kimia dan calon guru kimia.

  1. Pengembangan ARMOLVI (AR Molecular Visualization) berbasis Flipped Classroom untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ranah Analisis Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas
  2. Pengembangan Assessment For Learning (AFL) Berbasis Technological Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) Untuk Mendiagnosis Miskonsepsi Calon Guru Kimia Pada Pembelajaran Kimia
  3. Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis 3D Page Flip menggunakan Discovery Learning pada Materi Alkohol untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Batik 1 Surakarta
  4. Pengembangan Chemistry Mobile-Learning Management System untuk Meningkatkan Keterampilan Complex Problem Solving
  5. Pengembangan Chemistry Virtual Laboratory Interactive (Chemvilative) Berbasis Android Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik SMA di Yogyakarta
  6. Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Materi Zat Aditif dan Zat Adiktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
  7. Pengembangan E-Modul PBL-RWA pada Materi Zat Aditif dan Zat Adiktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VIII
  8. Pengembangan E-Module Berbasis Problem Research Based Learning (PRBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) Siswa Kelas VIII Materi Unsur, Senyawa dan Campuran
  9. Pengembangan E-Module Kimia Hijau untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Sistem dan Literasi Keberlanjutan Calon Guru Kimia
  10. Pengembangan Instrumen Two-Tier Multiple Choice Berbasis HOTS pada Materi Asam, Basa, Dan Garam
  11. Pengembangan Laboratorium STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Virtual untuk Meningkatkan Literasi STEM dan Kreativitas Siswa SMA pada Materi Laju Reaksi
  12. Pengembangan Laboratorium STEM Virtual untuk Meningkatkan Literasi STEM dan Problem Solving Siswa SMA pada Materi Kesetimbangan Kimia
  13. Pengembangan Media Augmented Reality (AR) Berbasis Representasi Tetrahedral Kimia untuk Penguatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Termokimia Kelas XI SMA
  14. Pengembangan Media Game Berbasis Virtual Reality untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kemampuan Pemecahan Masalah Pembelajaran Kimia di Sekolah Menengah Atas
  15. Pengembangan Modul Ajar Berbasis Model TPACK-PBL untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Laju Reaksi Kelas XI SMA/MA di Bantul
  16. Pengembangan Modul Berbasis Augmented Reality Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa SMA Pada Materi Larutan Elektrolit Dan Nonelektrolit
  17. Pengembangan Modul Kimia Berbasis Guided Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Berpikir Analitis Siswa SMA dan SMK Farmasi pada Materi Termokimia
  18. Pengembangan Modul Kimia Berbasis Masalah Berbantuan Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Prestasi Belajar Siswa SMA pada Materi Ikatan Kimia
  19. Pengembangan Modul Sains Berbasis Problem Based Learning-Multiple Representation untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Peserta Didik pada Topik Asam Basa
  20. Pengembangan Modul Scaffolding Berbasis Web bagi Mahasiswa Calon Guru Kimia dalam Menyusun Subject Specific Pedagogy (SSP) Terintegrasi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK)
  21. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Membangun Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas XI SMA pada Materi Laju Reaksi
  22. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Digital Berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Literasi Digital Calon Guru Kimia
  23. Pengembangan Prototype V-Lab Berdiferensiasi dengan Pendekatan STEAM Materi Electroplating dan Electropolishing Jenjang SMA/K
  24. Pengembangan Subject Specific Pedagogy (SSP) Blended Learning berbasis Multipel Representasi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Laju Reaksi Kimia
  25. Pengembangan Subject Specific Pedagogy (SSP) Blended Learning Berbasis Multiple Representasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa Kelas XI Pada Materi Sistem Koloid
  26. Pengembangan Subject Specific Pedagogy (SSP) melalui Flipped Learning Mengacu pada Representasi Tetrahedral Kimia untuk Menguatkan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) Calon Guru

4. Pendidikan Biologi (74 judul)

Pembelajaran biologi pada materi sistem organ, virus, ekologi, keanekaragaman hayati, dan evolusi, termasuk riset berbasis bioinformatika dan learning progression.

  1. Analisis Modul Berdasarkan Interaksi Aspek Problem Solving dan Aspek Argumentasi pada Topik Biologi Sel
  2. Implementasi Model Project Based Learning pada Pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka tentang Ekosistem di Kelas V SD Negeri Wonoboyo Tahun 2024/2025 (Penelitian Kualitatif Studi Kasus)
  3. Implementasi Riset Potyvirus dalam Pengembangan E-modul berbasis Problem Based Learning dipadu Problem Solving untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif
  4. Konfigurasi Argumentasi Berdasarkan Concept Map Materi Bryophyta Menggunakan Pembelajaran Case Based Learning
  5. Media Digiscrapbook Pencemaran Lingkungan Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan dan Berpikir Kritis Siswa
  6. Pemanfaatan Hasil Riset Etnobotani Tanaman Pangan dan Obat di Gunung Muria dalam Pengembangan Modul untuk Memberdayakan Keterampilan Proses Sains pada Materi Klasifikasi dan Pemanfaatan Tumbuhan
  7. Pemanfaatan Museum Sangiran dalam Pengembangan Virtual Laboratory Berbasis Learning Progression Evolusi untuk Memberdayakan Literasi Sains
  8. Pemanfaatan Potensi Flora Alas Kethu dalam Pengembangan E-modul berbasis Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) untuk Memberdayakan Kompetensi Literasi Sains pada Materi Keanekaragaman Hayati
  9. Pemanfaatan Potensi Situs Sangiran dalam Pengembangan Flipbook Digital Berbasis Learning Progression untuk Melatihkan Literasi Sains pada Materi Evolusi
  10. Pengaruh Blended Collaborative Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif pada Materi Pencemaran Lingkungan
  11. Pengaruh Lesson Plan Inquiry lab dan STEM Materi Sistem Respirasi Terhadap Inquiry Skills Berbasis Learning Progression
  12. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Double Loop Problem Solving (DLPS) pada Materi Pencemaran Lingkungan terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah ditinjau dari Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VII
  13. Pengembangan Asesmen Diagnosis Kognitif Berbasis Anderson Krathwohl Taxonomy dan Jalur Pembelajaran pada Materi Virus
  14. Pengembangan Asesmen Digital Berbasis Frayer Model pada Materi Evolusi untuk Mendeteksi Tingkat Pemahaman Konsep Siswa
  15. Pengembangan Augmented Reality berbasis Active Learning untuk Meningkatkan Literasi Sains dalam Mata Kuliah Ilmu Hayat di Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sains Al-Ishlah
  16. Pengembangan Buku Ajar IPA Tema Gunungan Wayang Purwa untuk Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Peduli Budaya Jawa Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Kelas VII
  17. Pengembangan Buku Ajar Strategi Pembelajaran Biologi Berkarakteristik Blended Collaborative Problem Based Learning untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa
  18. Pengembangan Buku Pengayaan Biologi Berbasis Hasil Penelitian Disease Incidence (DI), Disease Severity (DS) dan Analisis Pola Pita Isozim Pada Tanaman Cabai yang Terinfeksi Virus
  19. Pengembangan Dynamic Assessment pada Konsep Biodiversitas untuk Mengidentifikasi dan Memperbaiki Miskonsepsi Siswa Kelas X
  20. Pengembangan e-Book Cerita Bergambar Bertema Pelestarian Lingkungan untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati
  21. Pengembangan E-Modul Argument Driven Inquiry Berbasis Socio Scientific Issues Pada Materi Perubahan Lingkungan Untuk Memberdayakan Keterampilan Argumentasi Ilmiah Siswa
  22. Pengembangan E-modul Berbasis Discovery Learning dipadu Scaffolding Pada Materi Virus untuk Memberdayakan Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas X
  23. Pengembangan E-modul Berbasis Guided Inquiry Dengan Bantuan Virtual Laboratory Pada Materi Sistem Pencernaan Makanan Untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA
  24. Pengembangan E-Modul Berbasis Guided Inquiry untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Materi Fotosintesis Kelas IV SD di Kota Palembang
  25. Pengembangan E-Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Sistem Pernapasan Manusia untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
  26. Pengembangan E-Modul Berbasis Inquiry Social Complexity pada Materi Ekologi untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik
  27. Pengembangan E-Modul Berbasis Model ARCS untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Biologi
  28. Pengembangan E-Modul Berbasis POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) Pada Materi Sistem Respirasi Manusia Untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
  29. Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning Dipadu Dialog Socrates pada Materi Perubahan Lingkungan untuk Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA
  30. Pengembangan E-modul Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Sistem Pencernaan Untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP
  31. Pengembangan E-modul Berbasis Project Based Learning (PjBL) pada Materi Virus untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Kemampuan Literasi Sains Siswa
  32. Pengembangan E-Modul Berbasis Project Based Learning Pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Kelas XI
  33. Pengembangan E-Modul Berbasis SSI (Socio Scientific Issues) pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa
  34. Pengembangan E-Modul Berorientasi Lingkungan Sekitar Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Memberdayakan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Ekosistem Peserta Didik SMA Negeri Colomadu
  35. Pengembangan E-Modul dengan Menggunakan Google Site pada Materi Bioteknologi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Mahasiswa
  36. Pengembangan E-Modul Fungi Berbasis Riset di Gunung Banyak Sragen untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dalam Implementasi Deep Learning
  37. Pengembangan E-Modul Inquiry Learning Terintegrasi Virtual Laboratory Untuk Memberdayakan Kemandirian Belajar dan Kemampuan Spasial Siswa Pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia
  38. Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Education for Sustainable Development pada Materi Tumbuhan Untuk Menumbuhkan Sikap Kesadaran Moral Green di Sekolah Dasar
  39. Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Inkuiri Terbimbing Materi Interaksi Makhluk Hidup dengan Sumber Belajar Lingkungan Telaga Ngebel untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas VII
  40. Pengembangan E-Modul Perubahan Lingkungan Berbasis Discovery Learning dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berpikir Kritis
  41. Pengembangan E-Modul Sistem Pencernaan Makanan Berbasis Problem-Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
  42. Pengembangan E-Modul Sistem Reproduksi Manusia Berbasis Collegiate Learning Assessment Task untuk Memberdayakan Kemampuan Eksplanasi Kritis Siswa
  43. Pengembangan E-Module IPA Berbasis Problem And Research Based Learning (PRBL) Pada Materi Pencemaran Lingkungan Untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Siswa
  44. Pengembangan E-Module IPA Berbasis Problem Based Learning Bermuatan Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati
  45. Pengembangan Game Based Learning Pada Materi Virus Berbasis Learning Progression Untuk Memberdayakan Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa
  46. Pengembangan Game The Survival Berbasis Learning Progression Seleksi Alam Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep
  47. Pengembangan Gaming Learning Sistem Imun Berbasis Learning Progression untuk Meningkatkan Keterampilan Problem Solving Siswa
  48. Pengembangan Laboratorium Virtual Bermuatan Etnosains Berbasis Masalah sebagai Media Pembelajaran Biologi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA di Wonogiri
  49. Pengembangan Learning Package Model Project Based Learning Pembuatan Film Pendek Materi Pencemaran Lingkungan untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa
  50. Pengembangan Learning Progression Untuk Mengetahui Profil Pemahaman Konsep Biodiversitas Siswa Sekolah Menengah Atas
  51. Pengembangan Media Augmented Reality Berbasis Assembler Edu untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Kemampuan Eksplanasi Siswa pada Materi Virus dan Peranannya
  52. Pengembangan Media Augmented Reality pada Materi Sistem Sirkulasi Manusia Berbasis Framework Problem Solving dan Pengaruhnya Terhadap Scientific Explanation Siswa
  53. Pengembangan Media Augmented Reality pada Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPAS Materi Sistem Pernapasan Manusia
  54. Pengembangan Media Interaktif Sistem Pencernaan Manusia Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar
  55. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Pada Pembelajaran Project-Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Organ Tubuh Manusia di Sekolah Dasar
  56. Pengembangan Media Pembelajaran Flash Card Online pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Berbasis TGT (Teams Games Tournaments) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 Colomadu
  57. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Untuk Meningkatkan Penguasaan Materi Rantai Makanan Kelas V Sekolah Dasar Di Kabupaten Wonogiri
  58. Pengembangan Media Virtual Laboratory Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP pada Materi Sistem Ekskresi
  59. Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Scientific Reading Based Project (SRBP) Berorientasi Literasi Sains pada Pembelajaran IPAS Materi Ekosistem Kelas V SD
  60. Pengembangan Modul Elektronik Keanekaragaman Hayati Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Memberdayakan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses Sains
  61. Pengembangan Modul Materi Ekosistem Berbasis Discovery Learning dengan Media QR Scanner HP untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Kelas X MIPA 5 SMA Batik 1 Surakarta
  62. Pengembangan Modul Materi Pewarisan Sifat Berbasis Problem Solving Untuk Memberdayakan Logical Thinking
  63. Pengembangan Modul Perkuliahan Keanekaragaman Tumbuhan Tinggi Berbasis Data Bioinformatika untuk Memberdayakan Research Skills Mahasiswa
  64. Pengembangan Modul Proyek “Gejala-gejala Infeksi Virus pada Berbagai Tanaman Pangan, Buah dan Sayuran” untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas X
  65. Pengembangan Modul Sistem Sirkulasi Darah Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA Batik 1 Surakarta
  66. Pengembangan Modul STEM Biotechnology-Based Learning Progression untuk Meningkatkan Keterampilan Metakognitif Siswa
  67. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik pada Materi Sistem Pernapasan
  68. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Metakognitif dan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Materi Pewarisan Sifat Makhluk Hidup
  69. Pengembangan Subject Specific Pedagogy Berbasis Model Pembelajaran Emome Untuk Menguatkan Biophilia Pada Pembelajaran Jenis Dan Penanggulangan Bencana Alam
  70. Pengembangan Technological Pedagogical Content Knowledge Materi Klasifikasi Animalia untuk Sekolah Menengah Atas
  71. Pengembangan Unit Pembelajaran Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup Berbasis Inquiry Lesson untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP
  72. Pengembangan Website Sistem Imun Berbasis Digital Storytelling – Problem Solving Task untuk Memberdayakan Kemampuan Evaluasi Siswa
  73. Perbedaan Keterampilan Berpikir Analisis Siswa Materi Klasifikasi Animalia pada Pembelajaran Project Based Learning dan Discovery Learning Dipadukan Media Virtual
  74. Strategi Pembelajaran Mata Kuliah Endokrinologi melalui E-Modul Praktikum Berbasis Bioinformatika untuk Melatih Kemampuan Komunikasi Informasi

5. IPA, IPAS, dan Pembelajaran Sains SD dan SMP (121 judul)

Pembelajaran IPA di SMP dan IPAS di SD sesuai Kurikulum Merdeka, termasuk etnosains, pemanasan global, dan pembelajaran mendalam.

  1. Analisis Implementasi Media Augmented Reality dalam Mengembangkan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran IPAS di SDN Gesi 1
  2. Analisis Kemampuan Representasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Geometri Ruang Ditinjau dari Tingkat Kecerdasan Visual Spasial Siswa Kelas XII IPA SMA Negeri 1 Pulokulon Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2020/2021
  3. Analisis Motivasi Belajar IPA dengan Menggunakan Aplikasi Quizizz Berbantuan Whatsapp Group pada Peserta Didik Kelas VI SD Negeri 1 Jarakan Tulungagung
  4. Efektifitas Problem Based Learning Berbantuan Media Game Puzzle terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Pelajaran IPA Siswa SD Ditinjau dari Kemampuan Awal
  5. Implementasi Metode Pembelajaran Small Group Discussion Dengan Media Video Interaktif Dalam Pembelajaran IPAS Pada Peserta Dididik Fase C Sekolah Dasar Negeri 1 Pujiharjo
  6. Implementasi Model Project Based Learning pada Pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka tentang Ekosistem di Kelas V SD Negeri Wonoboyo Tahun 2024/2025 (Penelitian Kualitatif Studi Kasus)
  7. Implementasi Pembelajaran Etnosains pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN Sareng 02 Madiun
  8. Implementasi Pembelajaran IPAS dengan Model Pembelajaran Inkuiri di SD Negeri Jetis 01 Sukoharjo (Tahun Ajaran 2022/2023)
  9. Integrasi Kecakapan Abad 21 dalam Kecakapan Abad 21 Dalam Pembelajaran IPA Materi Kalor dengan Menggunakan Blended Learning System (Pada Peserta Didik Kelas 5B SDIT Mutiara Karanggede Boyolali Tahun Pelajaran 2020/2021)
  10. Internalisasi Nilai Peduli Sosial alam Pembelajaran IPAS Peserta Didik Di SD Muhammadiyah 1 Surakarta
  11. Keefektifan Model Pembelajaran CLIS (Children Learning in Science) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Ditinjau dari Motivasi Belajar Pada Peserta Didik Kelas IV di Kecamatan Kedawung
  12. Kesiapan Guru Sekolah Dasar dalam Menerapkan Pendekatan Deep Learning pada Pembelajaran IPAS: Studi Kasus di Kecamatan Saradan Madiun
  13. Pemanfaatan Hasil Riset Etnobotani Tanaman Pangan dan Obat di Gunung Muria dalam Pengembangan Modul untuk Memberdayakan Keterampilan Proses Sains pada Materi Klasifikasi dan Pemanfaatan Tumbuhan
  14. Pemanfaatan Museum Sangiran dalam Pengembangan Virtual Laboratory Berbasis Learning Progression Evolusi untuk Memberdayakan Literasi Sains
  15. Pemanfaatan Potensi Flora Alas Kethu dalam Pengembangan E-modul berbasis Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) untuk Memberdayakan Kompetensi Literasi Sains pada Materi Keanekaragaman Hayati
  16. Pemanfaatan Potensi Situs Sangiran dalam Pengembangan Flipbook Digital Berbasis Learning Progression untuk Melatihkan Literasi Sains pada Materi Evolusi
  17. Pembelajaran IPA Berbasis Saintifik dengan Model Project Based Learning dan Problem Based Learning Ditinjau dari Keterampilan Proses Sains terhadap Hasil Belajar
  18. Penerapan Blended Project-Based Learning dengan Media Canva Terintegrasi Website Bioenal Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Life Skills Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa SMK
  19. Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Interaktif Canva terhadap Hasil Belajar IPAS Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Segugus Hasanuddin Purwantoro
  20. Pengaruh Model Gamification In Education Terhadap Kreativitas Peserta Didik pada Pembelajaran IPAS Ditinjau dari Literasi Teknologi
  21. Pengaruh Model Learning Cycle 7E terhadap Creative Thinking Ditinjau dari Self-Regulated Learning pada Pembelajaran IPA di SD Kecamatan Sukoharjo
  22. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share Berbantuan Nearpod Terhadap Partisipasi dan Hasil Belajar Peserta Didik SMA Islam Al Azhar 7 Sukoharjo
  23. Pengaruh Model Pembelajaran Predict Observe Explain Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Jebres
  24. Pengaruh Model Pembelajaran RADEC dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam terhadap Pemahaman Konsep IPAS Ditinjau dari Motivasi Belajar
  25. Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Ditinjau dari Motivasi Belajar IPAS Kelas V SD di Kecamatan Kalikotes
  26. Pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Interactive Flat Panel (IFP) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS Di Kelas IV SD
  27. Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Media Chromebook Dan Motivasi Belajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS
  28. Pengaruh Model Project Based Learning dan Game-Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI pada Materi Rotasi dan Revolusi Bumi di Sekolah Dasar Se – Kecamatan Grogol
  29. Pengaruh Model Project Based Learning Terintegrasi Batang Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Ditinjau dari Motivasi Peserta Didik Pembelajaran IPAS Kelas IV SD Negeri Kecamatan Purwantoro
  30. Pengaruh Model Scientific Reading Based Project (SRBP) dan Motivasi Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif IPAS pada Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar
  31. Pengaruh Model Socio Scientific Issues Based Introduction dan Scientific Reading Based Project terhadap Pemahaman Konsep IPAS Ditinjau dari Motivasi Belajar
  32. Pengaruh Modul Pembelajaran Sistem Tata Surya Berbasis SSI Terhadap Hasil Belajar Ditinjau Dari Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar
  33. Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Smart Apps Creator (SAC) terhadap Hasil Belajar IPAS Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis (Penelitian Kuantitatif di SD Negeri Gugus Ngurah Rai Kabupaten Wonogiri pada Peserta Didik Kelas VI)
  34. Pengaruh Pembelajaran Diferensiasi dan Model Pembelajaran SAVI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran IPAS Fase B Sekolah Dasar
  35. Pengaruh Pembelajaran Inkuiri terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Keterampilan Proses Sains dan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII pada Materi Getaran Gelombang dan Bunyi
  36. Pengaruh Pendekatan Culturally Responsive Teaching Ditinjau dari Motivasi Belajar Terhadap Penguasaan Konsep IPA Pada Siswa SDN 1 dan 2 Karimunjawa
  37. Pengaruh Pendekatan Deep Learning terhadap Pemahaman Konsep Sains Ditinjau dari Social-Emotional Competence pada Peserta Didik Sekolah Dasar
  38. Pengaruh Penerapan Pembelajaran melalui Model Brain Based Learning dan Problem Based Learning ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis dan Literasi Sains terhadap Hasil Belajar Siswa
  39. Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Media Augmented Reality dan Motivasi Belajar terhadap Keterampilan Berpikir Kritis IPAS Murid Kelas VI SD Gugus Gadjah Mada Klaten
  40. Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Pemahaman Konsep IPA Ditinjau Dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD Di Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun
  41. Pengaruh Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Design Thinking Terhadap Keterampilan Bereksperimen Pada Pembelajaran IPAS Ditinjau Dari Keterampilan Berpikir Kreatif
  42. Pengaruh Project Based Learning Berbantuan Blog Terhadap Kemampuan Ekoliterasi pada Pembelajaran IPAS Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kreatif
  43. Pengembangan Augmented Reality berbasis Active Learning untuk Meningkatkan Literasi Sains dalam Mata Kuliah Ilmu Hayat di Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sains Al-Ishlah
  44. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Murid Kelas VI Sekolah Dasar
  45. Pengembangan Bahan Ajar Digital berbasis Model Scientific Reading Based Project (SRBP) untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik pada Pembelajaran IPAS
  46. Pengembangan Bahan Ajar Projek IPAS Teknik Sepeda Motor untuk Meningkatkan Literasi Membaca
  47. Pengembangan Buku Ajar IPA Tema Gunungan Wayang Purwa untuk Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Peduli Budaya Jawa Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Kelas VII
  48. Pengembangan Buku Digital IPAS Dengan Augmented Reality Berbasis Kearifan Lokal Berorientasi Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Sekolah Dasar
  49. Pengembangan e-Book Cerita Bergambar Bertema Pelestarian Lingkungan untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati
  50. Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Etnosains Untuk Meningkatkan kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran IPAS Fase C SD Di Kecamatan Kemesu
  51. Pengembangan E-Modul Berbasis Deep Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Murid Pada Materi Pemanasan Global
  52. Pengembangan E-modul Berbasis Discovery Learning dipadu Scaffolding Pada Materi Virus untuk Memberdayakan Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas X
  53. Pengembangan E-Modul Berbasis Guided Inquiry Learning (GIL) Terintegrasi Etnosains Tape Uli Betawi untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP
  54. Pengembangan E-Modul Berbasis Guided Inquiry pada Materi Suhu dan Kalor untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa
  55. Pengembangan E-Modul Berbasis Guided Inquiry untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Materi Fotosintesis Kelas IV SD di Kota Palembang
  56. Pengembangan E-Modul Berbasis PBL-STEM Materi Pesawat Sederhana untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP/MTs
  57. Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Etnosains Reog Materi Gerak dan Gaya untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik
  58. Pengembangan E-modul Berbasis Project Based Learning (PjBL) pada Materi Virus untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Kemampuan Literasi Sains Siswa
  59. Pengembangan E-Modul Berpendekatan Pembelajaran Mendalam Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi Sistem Tata Surya Kelas VI SD Segugus Kenanga Sragen
  60. Pengembangan E-Modul Flipbook Berbasis PjBL–STEM untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa SMP Negeri 7 Wonogiri
  61. Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Literasi Sains Siswa SMA
  62. Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Education for Sustainable Development (ESD) Terintegrasi Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Peserta Didik SMP
  63. Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Education for Sustainable Development pada Materi Tumbuhan Untuk Menumbuhkan Sikap Kesadaran Moral Green di Sekolah Dasar
  64. Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Inkuiri Terbimbing Materi Interaksi Makhluk Hidup dengan Sumber Belajar Lingkungan Telaga Ngebel untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas VII
  65. Pengembangan e-Modul IPA Berbasis POGIL-SSI (Process Oriented Guided Inquiry Learning – Socioscientific Issues) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Penguasaan Konsep Siswa
  66. Pengembangan E-Modul Pemanasan Global Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
  67. Pengembangan E-Modul Pembelajaran Berbasis Konstruktivisme melalui Kearifan Lokal Gamelan Surakarta untuk Meningkatkan Literasi Sains pada Materi Kesetimbangan Benda Tegar
  68. Pengembangan E-Module Berbasis Problem Research Based Learning (PRBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) Siswa Kelas VIII Materi Unsur, Senyawa dan Campuran
  69. Pengembangan e-Module IPA Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Terintergrasi Etnosains Pada Kerajinan Genteng Demakan Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa
  70. Pengembangan E-Module IPA Berbasis Problem And Research Based Learning (PRBL) Pada Materi Pencemaran Lingkungan Untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Siswa
  71. Pengembangan E-Module IPA Berbasis Problem Based Learning Bermuatan Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati
  72. Pengembangan E-Module Pembelajaran Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Memberdayakan Keterampilan Proses Sains Pada Materi Tekanan Zat Cair
  73. Pengembangan E-Module Science Local Wisdom untuk Meningkatkan Karakter Berkebinekaan Global dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
  74. Pengembangan E-Module STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) Berbasis Website untuk Meningkatkan Kreativitas dan Sikap terhadap STEM Guru IPA
  75. Pengembangan Elektronik Module Etnosains STEM IPA pada Materi Pelestarian Lingkungan Untuk Meningkatkan Keterampilan proses sains Siswa Fase D
  76. Pengembangan Instrumen Diagnostik Four-Tier Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Dan Menganalisis Profil Keterampilan Proses Sains Pada Materi Fluida Dinamis Siswa Kelas XI MIPA SMA
  77. Pengembangan Instrumen Penilaian Autentik Terintegrasi Science and Engineering Practices (SEPs) Next Generation Science Standard (NGSS) pada Pembelajaran Fisika
  78. Pengembangan Instrumen Penilaian Berbasis Kontekstual Berbantuan H5P (HTML 5 Package) untuk Mengukur Literasi Digital pada Materi Menjelajahi Bumi dan Antariksa Kelas VI Sekolah Dasar
  79. Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik Two-Tier Multiple Choice Dilengkapi CRI untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD
  80. Pengembangan Interactive Digital Worksheets Berbasis Level of Inquiry (LOI) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik di Sekolah Dasar
  81. Pengembangan Kit dan Modul IPA Berbasis Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics (STEAM) pada Materi Sumber Energi Terbarukan untuk Memberdayakan Kreativitas
  82. Pengembangan Laboratorium STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Virtual untuk Meningkatkan Literasi STEM dan Kreativitas Siswa SMA pada Materi Laju Reaksi
  83. Pengembangan Laboratorium STEM Virtual IPA Berbantuan Articulate Storyline Dalam Memberdayakan Self-Regulated Learning Dan Computational Thinking Skills Siswa SMP
  84. Pengembangan Laboratorium Virtual Bermuatan Etnosains Berbasis Masalah sebagai Media Pembelajaran Biologi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA di Wonogiri
  85. Pengembangan Media Ajar Canva Berbasis Project Based Learning (PjBL) dengan Pendekatan Science Technology Engineering and Mathematic (STEM) Terhadap Peningkatan Berpikir Kritis Peserta Didik
  86. Pengembangan Media Android-based Simulator (ABS) Pemanasan Global pada Mata Pelajaran IPA untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasional Siswa SMP di Kota Surakarta
  87. Pengembangan Media Augmented Reality (AR) Berbasis Representasi Tetrahedral Kimia untuk Penguatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Termokimia Kelas XI SMA
  88. Pengembangan Media Augmented Reality pada Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPAS Materi Sistem Pernapasan Manusia
  89. Pengembangan Media Interaktif Flipbook Berbasis Project Based Learning Terintegrasi Website Bioenial untuk Memberdayakan Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Berpikir Kritis
  90. Pengembangan Media Interaktif Sistem Pencernaan Manusia Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar
  91. Pengembangan Media Mystery Box dalam Pembelajaran IPAS untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar
  92. Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Berbasis Canva Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Kelas VI Sekolah Dasar Kota Madiun
  93. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Kemampuan Visual-Spasial Siswa Pada Pembelajaran IPAS Sekolah Dasar di Wonogiri
  94. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Smart Apps Creator untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran IPAS
  95. Pengembangan Media Pembelajaran Solar System Augmented Reality Berbasis Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis
  96. Pengembangan Media Scidic (Science Digital Comic) Berbasis Kearifan Lokal Wonosobo Terintegrasi Problem Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik
  97. Pengembangan Model Blended-Discovery Learning dipadu Website Bioenial untuk Memberdayakan Keterampilan Proses Sains dan Keterampilan Menulis Ilmiah Peserta Didik
  98. Pengembangan Modul Berbasis Etnosains dalam Materi Medan Magnet untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Kelas XII
  99. Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Predict-Observe-Explain untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Literasi Sains pada Materi Karakteristik Gelombang
  100. Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif Peserta Didik pada Materi Fluida Dinamis
  101. Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Scientific Reading Based Project (SRBP) Berorientasi Literasi Sains pada Pembelajaran IPAS Materi Ekosistem Kelas V SD
  102. Pengembangan Modul Elektronik Dengan Model STEM-CURE Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dan Motivasi Belajar Mahasiswa Pada Materi Mikrokontroler
  103. Pengembangan Modul Elektronik Keanekaragaman Hayati Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Memberdayakan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses Sains
  104. Pengembangan Modul Getaran, Gelombang dan Bunyi Berbasis Project Based Learning Terintegrasi Literasi Sains untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar Peserta Didik
  105. Pengembangan Modul IPA Materi Pesawat Sederhana Berbasis Problem Based Learning-Science Technology Engineering Art and Mathematics (PBL-STEAM) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa
  106. Pengembangan Modul IPAS Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar
  107. Pengembangan Modul Proyek IPAS untuk Pembelajaran Tema Pemanfaatan Limbah pada Siswa Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMKN 1 Ngrayun Ponorogo
  108. Pengembangan Modul Sains Berbasis Problem Based Learning-Multiple Representation untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Peserta Didik pada Topik Asam Basa
  109. Pengembangan Perangkat Ajar IPA Project Based Learning Terintegrasi Entrepreneurship Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Kreativitas Siswa
  110. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Membangun Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas XI SMA pada Materi Laju Reaksi
  111. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Digital Berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Literasi Digital Calon Guru Kimia
  112. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis Model POE (Predict, Observe, Explain) Terintegrasi STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematic) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa
  113. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik pada Materi Sistem Pernapasan
  114. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Metakognitif dan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Materi Pewarisan Sifat Makhluk Hidup
  115. Pengembangan Science Kit Berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa PGSD pada Pembelajaran IPA
  116. Pengembangan Web Pembelajaran IPA Etnosains Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP
  117. Penggunaan Media Realia Melalui Metode Saintifik bagi Penguatan Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran IPAS: Studi Kasus di Kelas V Sekolah Dasar
  118. Penguatan Pengetahuan Hukum Digital Peserta Didik Melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai Antisipasi Berita Hoax (Studi pada SMA Batik 2 Surakarta)
  119. Perbedaan Karakter Murid Kelas VI SD Berdasarkan Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional Ditinjau dari Jenis Kelamin dan Partisipasi Ekstrakurikuler di Kecamatan Manyaran
  120. Profil Kemampuan Berpikir Intuitif Siswa Kelas XII IPA SMA Al-Abidin Bilingual Boarding School dalam Memahami Konsep Limit Fungsi Ditinjau dari Cara Siswa Merepresentasikan Fungsi
  121. The Development of Ethnoscience-Based Teaching Materials on Elastic and Gravitational Forces to Improve Students’ Scientific Literacy in Elementary School

Penutup

Rumpun matematika dan sains memberi ruang besar untuk tesis yang berdampak, karena masalah belajar di kedua bidang ini nyata dan mudah diukur. Pilih materi yang paling sering membuat siswa keliru, gunakan konteks budaya atau isu nyata di sekitar sekolah, lalu uji dampaknya dengan desain yang meyakinkan. Untuk melihat rumpun topik lain, kembali ke daftar judul tesis pendidikan UNS per rumpun.

Sedang meneliti pembelajaran matematika atau sains? Kami bisa mendampingi dari perumusan masalah, desain eksperimen, sampai analisis statistik melalui Paket Pendampingan Tesis. Jika Anda masih memilih materi dan pendekatan yang tepat, mulai dari Paket Konsultasi Judul.

error: