HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Daftar Judul Tesis Model Pembelajaran (UNS)

Model pembelajaran adalah jantung tesis pendidikan karena di sinilah peneliti menguji cara mengajar mana yang paling berhasil untuk siswa tertentu, materi tertentu, dan kondisi sekolah tertentu. Dari 974 judul dalam daftar judul tesis pendidikan UNS, 391 judul membahas model dan pendekatan pembelajaran, dari Problem Based Learning hingga pembelajaran mendalam. Topik ini penting karena kebijakan kurikulum terbaru menuntut guru bergeser dari ceramah ke pembelajaran yang berpusat pada siswa, dan guru membutuhkan bukti model mana yang benar-benar efektif.

Peluang Penelitian Model Pembelajaran ke Depan

Peluang di rumpun ini ada pada pengujian model yang lebih tajam dan pada pendekatan baru yang baru saja masuk kebijakan.

  1. Dari “PBL berpengaruh” ke “untuk siapa dan dalam kondisi apa”. Meta-analisis 20 artikel menemukan ukuran efek PBL terhadap berpikir kritis sebesar 2,25 (tinggi), dengan efek terbesar di jenjang SMA (Iskandar dkk., 2021). Karena efek umumnya sudah terbukti, tesis ke depan lebih bernilai jika menguji variabel moderator (jenjang, durasi, kemampuan awal), membandingkan model secara langsung, atau mengukur retensi jangka panjang.
  2. Pembelajaran mendalam. Kerangka pembelajaran mendalam menekankan belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, dengan tiga pengalaman belajar: memahami, mengaplikasi, dan merefleksi (Rahmawati dkk., 2025). Baru 15 judul di data ini yang membahasnya, sehingga pengembangan sintaks, model integrasi dengan PBL atau PjBL, dan studi kesiapan guru masih sangat terbuka.
  3. Etnosains yang terukur dan terpublikasi. Tinjauan 151 dokumen etnosains dalam pembelajaran sains oleh peneliti UNS menemukan publikasi didominasi prosiding, model yang paling sering dipakai adalah inkuiri, dan produknya kebanyakan buku dan video (Fahrudin dkk., 2023). Peluangnya adalah uji efek pada literasi sains dengan desain yang kuat dan eksplorasi budaya lokal yang belum banyak diteliti.
  4. Diferensiasi berbasis data. Pembelajaran berdiferensiasi baru diteliti di 14 judul. Riset tentang diferensiasi berdasarkan asesmen diagnostik awal, dukungan teknologi, dan dampaknya pada siswa dengan kemampuan rendah masih langka.

Pengelompokan Judul Tesis Model Pembelajaran

Rumpun ini terdiri atas 10 sub-topik. Banyak judul memadukan dua model atau lebih, misalnya STEM-PBL atau e-modul berbasis inkuiri, sehingga masuk ke beberapa sub-topik sekaligus.

1. Problem Based Learning (PBL) (83 judul)

Penerapan dan pengembangan model berbasis masalah, sering dipadukan dengan media digital, untuk berpikir kritis, pemecahan masalah, dan sikap kewarganegaraan.

  1. Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Bernuansa Etnomatematika melalui Pembelajaran Problem Based Learning pada Materi Pola Bilangan Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa
  2. Buku Digital Materi Asta Brata Berbasis Model Penyelesaian Masalah untuk Meningkatkan Sikap Kepemimpinan Siswa di SMA Kabupaten Nganjuk
  3. Efektifitas Problem Based Learning Berbantuan Media Game Puzzle terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Pelajaran IPA Siswa SD Ditinjau dari Kemampuan Awal
  4. Eksperimentasi Model Pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) dan Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Saintifik pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Ditinjau dari Koneksi Matematis Kelas X SMK Se-Kabupaten Sukoharjo Tahun Pelajaran 2017/2018
  5. Eksplorasi Profil Civic Disposition melalui Model Problem Based Learning (PBL) pada Siswa Sekolah Dasar
  6. Implementasi Model Problem Based Learning dengan Permainan Edukasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar PPKN di SMPN 8 Gresik
  7. Implementasi Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan STEM (Studi Kasus Kemampuan Berpikir Kritis di Kelas V SD Negeri 3 Kujon Ceper)
  8. Implementasi Riset Potyvirus dalam Pengembangan E-modul berbasis Problem Based Learning dipadu Problem Solving untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif
  9. Internalisasi Nilai Pendidikan Anti Korupsi Melalui Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di SD Negeri 1 Jatiroto
  10. Keefektifan Model Problem Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SD pada Materi Pecahan Ditinjau dari Kompetensi Sosial Emosional
  11. Lintasan Belajar Matematika pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel dalam Pembelajaran dengan Pendekatan Problem Based Learning Siswa Kelas VIII di SMP Muhammadiyah 2 Surakarta
  12. Pembelajaran Fisika Berbasis PBL Menggunakan Metode Eksperimen Dengan Bantuan Mind Map dan Concept Map Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas
  13. Pembelajaran IPA Berbasis Saintifik dengan Model Project Based Learning dan Problem Based Learning Ditinjau dari Keterampilan Proses Sains terhadap Hasil Belajar
  14. Penerapan Pembelajaran STEM PBL dan STEM PjBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Minat Belajar Pada Materi Gelombang Cahaya
  15. Pengaruh Blended Collaborative Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif pada Materi Pencemaran Lingkungan
  16. Pengaruh Kombinasi Model Problem Based Learning dengan Flipped Classroom terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Kemampuan Akademik Siswa SMKN 1 Ngawi
  17. Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning dan Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas XI SMA Swasta Kampus Teluk Dalam
  18. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Double Loop Problem Solving (DLPS) pada Materi Pencemaran Lingkungan terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah ditinjau dari Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VII
  19. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Pendekatan TPACK Berbantuan Video Dan E-LKPD Dalam Meningkatkan Critical Thinking Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas X Di SMA Negeri 3 Ponorogo
  20. Pengaruh Model Problem Based Learning dengan Media Mind Mapping terhadap Peningkatan Hasil Belajar Ekonomi Siswa di SMA Negeri 1 Pulokulon Kabupaten Grobogan
  21. Pengaruh Model Problem Based Learning Kombinasi Peer Tutor Terhadap Hasil Belajar Siswa dengan Motivasi Belajar Sebagai Variabel Moderasi pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri Kabupaten Blora
  22. Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Ditinjau dari Motivasi Belajar IPAS Kelas V SD di Kecamatan Kalikotes
  23. Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Pemahaman Konsep Penjumlahan dan Pengurangan Ditinjau dari Peran Media di Kelas 2 SD Kecamatan Baturetno
  24. Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Pengambilan Keputusan Rasional Konsumsi Ditinjau dari Literasi Keuangan Digital dan Konformitas Siswa SMA Negeri di Ngawi
  25. Pengaruh Pembelajaran Fisika Berbasis Masalah dengan Metode Eksperimen dan Demonstrasi Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreativitas Siswa terhadap Hasil Belajar Pada Materi Hukum Newton
  26. Pengaruh Penerapan Pembelajaran melalui Model Brain Based Learning dan Problem Based Learning ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis dan Literasi Sains terhadap Hasil Belajar Siswa
  27. Pengaruh Penggunaan Media Augmented Reality (AR) pada Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Iklim Belajar di Rumah terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
  28. Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Kantong Satuan Terhadap Keterampilan Berhitung Peserta Didik SD Ditinjau dari Motivasi Belajar
  29. Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Media Augmented Reality dan Motivasi Belajar terhadap Keterampilan Berpikir Kritis IPAS Murid Kelas VI SD Gugus Gadjah Mada Klaten
  30. Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Media Manipulatif terhadap Pemahaman Konsep Pola Bilangan Peserta Didik Kelas IV Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kritis
  31. Pengaruh Problem Based Learning Berbasis 4C Terhadap Keterampilan Mengomunikasikan Ditinjau Dari Minat Belajar
  32. Pengaruh Problem Based Learning Berbasis Koding terhadap Kemampuan Berpikir Komputasional Ditinjau dari Kreativitas Siswa Kelas V Sekolah Dasar Gugus 29 Madiun
  33. Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Pemahaman Konsep IPA Ditinjau Dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD Di Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun
  34. Pengembangan Bahan Ajar Buku Digital Interaktif Mata Pelajaran Sosiologi Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Muhammadiyah 1 Klaten
  35. Pengembangan Bahan Ajar Digital Sejarah Reformasi dengan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Sikap Demokratis Siswa SMA Sabilillah Sampang
  36. Pengembangan Buku Ajar Digital Situs Candi Bumiayu melalui Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Lokal Siswa di SMA Negeri Kota Prabumulih
  37. Pengembangan Buku Ajar Strategi Pembelajaran Biologi Berkarakteristik Blended Collaborative Problem Based Learning untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa
  38. Pengembangan Buku Digital Sejarah Tokoh Sido Ing Rejek Dengan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah Peserta Didik SMA Negeri Di Kecamatan Sako Palembang
  39. Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Etnosains Untuk Meningkatkan kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran IPAS Fase C SD Di Kecamatan Kemesu
  40. Pengembangan E-Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning pada Materi Fluida Statis untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah Siswa
  41. Pengembangan E-Modul Berbasis PBL-STEM Materi Pesawat Sederhana untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP/MTs
  42. Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Flipped Classroom Menggunakan Software Sigil untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik SMA
  43. Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Materi Zat Aditif dan Zat Adiktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
  44. Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Siswa SMP pada Materi Usaha dan Energi
  45. Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning Dipadu Dialog Socrates pada Materi Perubahan Lingkungan untuk Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA
  46. Pengembangan E-modul Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Sistem Pencernaan Untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP
  47. Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Etnosains Reog Materi Gerak dan Gaya untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik
  48. Pengembangan E-modul Bermuatan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Teori John Dewey pada Siswa SMA
  49. Pengembangan E-Modul Berorientasi Lingkungan Sekitar Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Memberdayakan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Ekosistem Peserta Didik SMA Negeri Colomadu
  50. Pengembangan E-Modul Dengan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Materi Analisis Transaksi Akuntansi Pada Peserta Didik SMK di Kabupaten Tulungagung
  51. Pengembangan E-Modul Hypercontent Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan High Order Thinking Skills (HOTS) Siswa Pada Materi Dampak Sosial Informatika di SMA Batik 1 Surakarta
  52. Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Literasi Sains Siswa SMA
  53. Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Education for Sustainable Development (ESD) Terintegrasi Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Peserta Didik SMP
  54. Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Materi Kelipatan Persekutuan Terkecil Pada Peserta Didik Fase C Kelas V Sekolah Dasar
  55. Pengembangan E-Modul PBL-RWA pada Materi Zat Aditif dan Zat Adiktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VIII
  56. Pengembangan E-Modul Pemanasan Global Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
  57. Pengembangan E-Modul Sistem Pencernaan Makanan Berbasis Problem-Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
  58. Pengembangan E-Modul Sosiologi Berbasis Problem Based Learning pada Materi Konflik Sosial untuk Meningkatkan Sikap Sosial Siswa Kelas XI IPS SMA di Surakarta
  59. Pengembangan E-Module IPA Berbasis Problem Based Learning Bermuatan Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati
  60. Pengembangan E-Module Kalor Dan Perpindahan Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Peserta Didik SMP
  61. Pengembangan Ethno-Mathematic Digital Worksheet Berbasis Problem-Based Learning untuk Membangun Keterampilan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Sekolah Dasar
  62. Pengembangan Laboratorium Virtual Bermuatan Etnosains Berbasis Masalah sebagai Media Pembelajaran Biologi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA di Wonogiri
  63. Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Matematika Siswa Sekolah Dasar di Banyuwangi
  64. Pengembangan Media Augmented Reality pada Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPAS Materi Sistem Pernapasan Manusia
  65. Pengembangan Media Interaktif Sistem Pencernaan Manusia Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar
  66. Pengembangan Media Pembelajaran Aplikasi Android PBL-GIS Berbasis Geoliteracy Untuk Meningkatkan Spatial Thinking SMA Kelas X Materi DAS dan Banjir
  67. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Tata Cahaya Gambar Bergerak (Video) Di SMK Batik 2 Surakarta
  68. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Problem-Based Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Pendidikan Agama Islam Siswa SMK Batik 2 Surakarta
  69. Pengembangan Media Scidic (Science Digital Comic) Berbasis Kearifan Lokal Wonosobo Terintegrasi Problem Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik
  70. Pengembangan Media Virtual Laboratory Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP pada Materi Sistem Ekskresi
  71. Pengembangan Media Web Google Sites Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Pengendalian Diri Peserta Didik pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Batik 2 Surakarta
  72. Pengembangan Model Pembelajaran Sejarah Pra Aksara Terintegrasi Nilai Budaya Pendhalungan Jember melalui PBL (Problem Based Learning) untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Siswa di SMK plus Nurul Ulum Panti Jember
  73. Pengembangan Modul Ajar Berbasis Model TPACK-PBL untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Laju Reaksi Kelas XI SMA/MA di Bantul
  74. Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa terhadap Materi Thaharah di Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Pringsewu
  75. Pengembangan Modul Elektronik Fisika Berbasis Masalah Dengan Pendekatan Kebudayaan Suku Kaili Untuk Meningkatkan Sikap Terhadap Fisika
  76. Pengembangan Modul Elektronik Matematika SMA Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas X
  77. Pengembangan Modul IPA Materi Pesawat Sederhana Berbasis Problem Based Learning-Science Technology Engineering Art and Mathematics (PBL-STEAM) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa
  78. Pengembangan Modul Kimia Berbasis Masalah Berbantuan Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Prestasi Belajar Siswa SMA pada Materi Ikatan Kimia
  79. Pengembangan Modul PBL Materi Tekanan Zat dan Aplikasinya Dalam Kehidupan Sehari-Hari untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Aktivitas Belajar Kelas VIII
  80. Pengembangan Modul Sains Berbasis Problem Based Learning-Multiple Representation untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Peserta Didik pada Topik Asam Basa
  81. Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Android dengan Model Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Sikap Kolaborasi pada Pembelajaran Sosiologi Siswa MAN di Surakarta
  82. Peningkatan Motivasi Belajar dan Keterampilan Menulis Naskah Drama melalui Penerapan Model Problem Based Learning Siswa Kelas VIII SMP Islam Diponegoro Surakarta
  83. Peningkatan Motivasi Belajar Dan Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Siswa Kelas VIII SMPN 3 Surakarta

2. Project Based Learning (PjBL) (55 judul)

Pembelajaran berbasis proyek di berbagai jenjang, termasuk mata pelajaran produktif SMK dan proyek IPAS.

  1. Eksplorasi Pembelajaran Berbasis Projek pada Mata Pelajaran Produktif: Studi Kasus pada SMK Mikael Surakarta
  2. Implementasi Blended Project Based Learning Terintegrasi Website Bioenial dan Dampaknya terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Keterampilan Berkomunikasi
  3. Implementasi Model Project Based Learning pada Pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka tentang Ekosistem di Kelas V SD Negeri Wonoboyo Tahun 2024/2025 (Penelitian Kualitatif Studi Kasus)
  4. Keefektifan Model PjBL Berbantuan Puzzle Tangram terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Geometri Bangun Ruang Peserta Didik Ditinjau dari Kecerdasan Visual Spasial
  5. Media Ensiklopedia Digital Situs Raden Mas Said dalam Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Literasi Sejarah pada Peserta Didik SMA Negeri di Kabupaten Wonogiri
  6. Model Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Dan Life Skill Di SMP Negeri 4 Satu Atap Kismantoro Wonogiri
  7. Pembelajaran IPA Berbasis Saintifik dengan Model Project Based Learning dan Problem Based Learning Ditinjau dari Keterampilan Proses Sains terhadap Hasil Belajar
  8. Penerapan Blended Project-Based Learning dengan Media Canva Terintegrasi Website Bioenal Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Life Skills Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa SMK
  9. Penerapan Pembelajaran STEM PBL dan STEM PjBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Minat Belajar Pada Materi Gelombang Cahaya
  10. Pengaruh Integrasi Unplugged Coding dengan Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Mata Pelajaran Matematika terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SD
  11. Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek dan Motivasi Belajar terhadap Keterampilan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP di Kabupaten Boyolali
  12. Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning dan Motivasi Belajar terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Peserta Didik Kelas V SD Negeri Kabupaten Wonogiri
  13. Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam terhadap Kemampuan Berpikir Komputasional Peserta Didik Sekolah Dasar
  14. Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Keterampilan Menulis Puisi Peserta Didik Ditinjau dari Kreativitas Belajar (Penelitian Eksperimen Kelas VI SD Negeri Se-Kabupaten Wonogiri)
  15. Pengaruh Model PjBL Berbasis Google Sites dan Kemampuan Bernalar Terhadap Keterampilan Menulis Esai Siswa SMA Sederajat di Samarinda
  16. Pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Interactive Flat Panel (IFP) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS Di Kelas IV SD
  17. Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Media Chromebook Dan Motivasi Belajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS
  18. Pengaruh Model Project Based Learning dan Cooperative Integrated Reading and Composition terhadap Kemampuan Literasi Membaca Ditinjau dari Motivasi Belajar (Eksperimen pada Peserta Didik Fase C di Kecamatan Selo, Boyolali)
  19. Pengaruh Model Project Based Learning dan Game-Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI pada Materi Rotasi dan Revolusi Bumi di Sekolah Dasar Se – Kecamatan Grogol
  20. Pengaruh Model Project Based Learning Terintegrasi Batang Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Ditinjau dari Motivasi Peserta Didik Pembelajaran IPAS Kelas IV SD Negeri Kecamatan Purwantoro
  21. Pengaruh Model Project-Based Learning dan Keterampilan Berpikir Kritis terhadap Kemampuan Menulis Esai Peserta Didik Kelas 5 pada Era Digital (Eksperimen SDN Gugus Gajah Mada Giriwoyo)
  22. Pengaruh Model Scientific Reading Based Project (SRBP) dan Motivasi Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif IPAS pada Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar
  23. Pengaruh Model Socio Scientific Issues Based Introduction dan Scientific Reading Based Project terhadap Pemahaman Konsep IPAS Ditinjau dari Motivasi Belajar
  24. Pengaruh Penerapan Model Project Based Learning dan Learning Cycle 7E terhadap Hasil Belajar Ditinjau dari Keterampilan Kolaborasi dan Berpikir Kreatif Siswa
  25. Pengaruh Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Design Thinking Terhadap Keterampilan Bereksperimen Pada Pembelajaran IPAS Ditinjau Dari Keterampilan Berpikir Kreatif
  26. Pengaruh Project Based Learning Berbantuan Blog Terhadap Kemampuan Ekoliterasi pada Pembelajaran IPAS Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kreatif
  27. Pengembangan Bahan Ajar Digital berbasis Model Scientific Reading Based Project (SRBP) untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik pada Pembelajaran IPAS
  28. Pengembangan Bahan Ajar Digital Perjuangan Mangkunegara I (1741-1757) Berbasis Project Based Learning Untuk Meningkatkan Literasi Sejarah Lokal Peserta Didik SMK Negeri Kabupaten Wonogiri
  29. Pengembangan Bahan Ajar Projek IPAS Teknik Sepeda Motor untuk Meningkatkan Literasi Membaca
  30. Pengembangan Desain Pembelajaran Online Berbasis Project-Based Learning untuk Meningkatkan Kompetensi Desain Grafis pada Materi Adobe Photoshop di Lembaga Kursus dan Pelatihan Kerja Merdika Madiun
  31. Pengembangan E-Book Sistem Informasi Geografis Berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Berpikir Spasial Siswa
  32. Pengembangan E-Modul Berbasis PjBL-STEM untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa SMK Kelas X Pada Tema Pengolahan Limbah Padat
  33. Pengembangan E-modul Berbasis Project Based Learning (PjBL) pada Materi Virus untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Kemampuan Literasi Sains Siswa
  34. Pengembangan E-Modul Berbasis Project Based Learning Pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Kelas XI
  35. Pengembangan E-Modul Flipbook Berbasis PjBL–STEM untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa SMP Negeri 7 Wonogiri
  36. Pengembangan E-Modul Getaran dan Gelombang Berbasis Project-based Learning dalam Meningkatkan Kreativitas Belajar dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
  37. Pengembangan E-Modul PjBL Terintegrasi TPACK untuk Memberdayakan Literasi Digital dan Keterampilan Berpikir Kreatif Calon Guru SD
  38. Pengembangan Learning Package Model Project Based Learning Pembuatan Film Pendek Materi Pencemaran Lingkungan untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa
  39. Pengembangan Media Ajar Canva Berbasis Project Based Learning (PjBL) dengan Pendekatan Science Technology Engineering and Mathematic (STEM) Terhadap Peningkatan Berpikir Kritis Peserta Didik
  40. Pengembangan Media Interaktif Flipbook Berbasis Project Based Learning Terintegrasi Website Bioenial untuk Memberdayakan Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Berpikir Kritis
  41. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Pada Pembelajaran Project-Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Organ Tubuh Manusia di Sekolah Dasar
  42. Pengembangan Media Video Berbasis Simulasi PhET (Physics Education and Technology) dengan Pendekatan PjBL (Project Based Learning) untuk Meningkatkan Kompetensi Rangkaian Listrik SMK
  43. Pengembangan Mobile Modul Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Kreatif Peserta Didik Pada Materi Termodinamika
  44. Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Scientific Reading Based Project (SRBP) Berorientasi Literasi Sains pada Pembelajaran IPAS Materi Ekosistem Kelas V SD
  45. Pengembangan Modul Elektronik Keanekaragaman Hayati Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Memberdayakan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses Sains
  46. Pengembangan Modul Getaran, Gelombang dan Bunyi Berbasis Project Based Learning Terintegrasi Literasi Sains untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar Peserta Didik
  47. Pengembangan Modul Proyek IPAS untuk Pembelajaran Tema Pemanfaatan Limbah pada Siswa Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMKN 1 Ngrayun Ponorogo
  48. Pengembangan Modul Proyek “Gejala-gejala Infeksi Virus pada Berbagai Tanaman Pangan, Buah dan Sayuran” untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas X
  49. Pengembangan Perangkat Ajar IPA Project Based Learning Terintegrasi Entrepreneurship Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Kreativitas Siswa
  50. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Proyek pada Materi Dinamika Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar untuk Meningkatkan Literasi Data Siswa SMA
  51. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik pada Materi Sistem Pernapasan
  52. Pengembangan Subject Specific Pedagogy (SSP) Dengan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Karakteristik Profil Pelajar Pancasila Dimensi Kreatif Pada Kurikulum Merdeka Untuk Siswa SMA Kelas X Pada Materi Energi Alternatif
  53. Pengembangan Subject Specific Pedagogy Berbasis Project Based Learning untuk Meningkatkan Karakteristik Gotong Royong Peserta Didik SMA
  54. Perbedaan Keterampilan Berpikir Analisis Siswa Materi Klasifikasi Animalia pada Pembelajaran Project Based Learning dan Discovery Learning Dipadukan Media Virtual
  55. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tema Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Project Citizen Sebagai Upaya Membentuk Kesadaran Lingkungan Siswa di SMA Kristen 1 Surakarta

 

3. Discovery Learning dan Pembelajaran Inkuiri (52 judul)

Discovery learning, inkuiri terbimbing, POGIL, dan argument driven inquiry, terutama di pembelajaran sains.

  1. Analisis Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri dalam Meningkatkan Kemampuan Eksplorasi Siswa Kelas V SDN 03 Gedong
  2. EFL Pre-Service Teachers’ Experiences In Designing Digital Storytelling As A Reflection Of Digital Literacy: A Narrative Inquiry
  3. EFL Teacher’s Beliefs and Practices in Fostering Learners’ Autonomy in Higher Secondary School Context (A Narrative Inquiry)
  4. Eksperimentasi Model Pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) dan Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Saintifik pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Ditinjau dari Koneksi Matematis Kelas X SMK Se-Kabupaten Sukoharjo Tahun Pelajaran 2017/2018
  5. Exploring EFL Pre-Service Teachers Experiences in Designing Digital Storytelling Books with Digital Multimodal Composing: A Narrative Inquiry
  6. Exploring The Sense of Being A Teacher of English Pre-Service Teacher Through Teaching Practice (A Narrative Inquiry)
  7. Implementasi Pembelajaran IPAS dengan Model Pembelajaran Inkuiri di SD Negeri Jetis 01 Sukoharjo (Tahun Ajaran 2022/2023)
  8. Pemanfaatan Potensi Flora Alas Kethu dalam Pengembangan E-modul berbasis Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) untuk Memberdayakan Kompetensi Literasi Sains pada Materi Keanekaragaman Hayati
  9. Pengalaman belajar Siswa SD di Desa Margomulyo dengan memanfaatkan E-modul berbasis Multimodal untuk membangun belajar mandiri pada Pelajaran PJOK: Penelitian Narrative Inquiry
  10. Pengalaman Penggunaan E-Modul Berbicara Bahasa Inggris Berbasis Multimodal pada Pemuda Desa Piyak Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro : Penelitian Narrative Inquiry
  11. Pengaruh Blended Learning Berbasis Inquiry dan PJJ Luring Terhadap Keterampilan Membuat Laporan Pengamatan Ditinjau Dari Minat Belajar Peserta Didik (Studi Eksperimen pada Peserta Didik Kelas VI SD Negeri Kecamatan Andong Tahun Ajaran 2020/2021)
  12. Pengaruh Discovery Learning Berbantuan Media Flashcard terhadap Pemahaman Konsep Perkalian dan Pembagian Bilangan Cacah Peserta Didik SD Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kreatif
  13. Pengaruh Discovery Learning Berbantuan Media Gather Town Terhadap Academic Fraud pada Pembelajaran Ekonomi dari Perspektif Fraud Pentagon
  14. Pengaruh Lesson Plan Inquiry lab dan STEM Materi Sistem Respirasi Terhadap Inquiry Skills Berbasis Learning Progression
  15. Pengaruh Media Pembelajaran E-TTS dan Model Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ekonomi Siswa di Masa Pandemi Covid 19
  16. Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Interaktif Canva terhadap Hasil Belajar IPAS Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Segugus Hasanuddin Purwantoro
  17. Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Power Point Terhadap Kemampuan Menghitung Volume Bangun Ruang Pada Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Ditinjau Dari Keterampilan Berpikir Kritis
  18. Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning dan Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas XI SMA Swasta Kampus Teluk Dalam
  19. Pengaruh Pembelajaran Inkuiri terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Keterampilan Proses Sains dan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII pada Materi Getaran Gelombang dan Bunyi
  20. Pengaruh Permainan Fraction Adventure Berbasis Discovery Learning Terhadap Keterampilan Operasi Hitung Pecahan Ditinjau Dari Motivasi Peserta Didik Fase C SD
  21. Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis 3D Page Flip menggunakan Discovery Learning pada Materi Alkohol untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Batik 1 Surakarta
  22. Pengembangan Bahan Ajar Digital Masa Keemasan Maritim Nusantara Berbasis Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Sikap Nasionalisme Peserta Didik SMA Negeri se-Kab. Pangandaran
  23. Pengembangan Bahan Ajar Digital Situs Loyang Mendale Dan Loyang Ujung Karang Terintegrasi Dengan Model Pembelajaran Inkuiri Sosial Untuk Meningkatkan Literasi Sejarah Lokal Peserta Didik SMA Negeri Di Aceh Tengah
  24. Pengembangan Bahan Ajar Digital Tradisi Mangokal Holi Berbasis Model Pembelajaran Inkuiri Sosial Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah Siswa Di SMAN 1 Bandar Pasir Mandoge
  25. Pengembangan Buku Digital Perjuangan Rakyat Kebumen Dalam Mempertahankan Garis Demarkasi Indonesia-Belanda Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah Siswa SMA N di Kebumen Melalui Discovery Learning
  26. Pengembangan Buku Digital Sejarah Berbasis Kearifan Lokal Pada Prasasti Kawali Melalui Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah Lokal Siswa Di Kelas X Madrasah Aliyah Negeri Kabupaten Ciamis
  27. Pengembangan Buku Digital Sejarah Perjuangan Haji Saman Hudi melalui Discovery Learning untuk Meningkatkan Literasi Sejarah Siswa di SMA Negeri 7 Surakarta
  28. Pengembangan E-Book Sejarah Corak Kehidupan Masyarakat Masa Praaksara melalui Discovery Learning untuk Meningkatkan Literasi Sejarah Siswa SMK Negeri di Kabupaten Lampung Tengah
  29. Pengembangan E-Modul Ajar Berbasis Sistem Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Keterampilan Kolaborasi Pada Materi Listrik Statis
  30. Pengembangan E-Modul Argument Driven Inquiry Berbasis Socio Scientific Issues Pada Materi Perubahan Lingkungan Untuk Memberdayakan Keterampilan Argumentasi Ilmiah Siswa
  31. Pengembangan E-modul Berbasis Discovery Learning dipadu Scaffolding Pada Materi Virus untuk Memberdayakan Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas X
  32. Pengembangan E-modul Berbasis Guided Inquiry Dengan Bantuan Virtual Laboratory Pada Materi Sistem Pencernaan Makanan Untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA
  33. Pengembangan E-Modul Berbasis Guided Inquiry Learning (GIL) Terintegrasi Etnosains Tape Uli Betawi untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP
  34. Pengembangan E-Modul Berbasis Guided Inquiry pada Materi Suhu dan Kalor untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa
  35. Pengembangan E-Modul Berbasis Guided Inquiry untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Materi Fotosintesis Kelas IV SD di Kota Palembang
  36. Pengembangan E-Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Sistem Pernapasan Manusia untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
  37. Pengembangan E-Modul Berbasis Inquiry Social Complexity pada Materi Ekologi untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik
  38. Pengembangan E-Modul Berbasis POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) Pada Materi Sistem Respirasi Manusia Untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
  39. Pengembangan E-Modul Inquiry Learning Terintegrasi Virtual Laboratory Untuk Memberdayakan Kemandirian Belajar dan Kemampuan Spasial Siswa Pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia
  40. Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Inkuiri Terbimbing Materi Interaksi Makhluk Hidup dengan Sumber Belajar Lingkungan Telaga Ngebel untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas VII
  41. Pengembangan e-Modul IPA Berbasis POGIL-SSI (Process Oriented Guided Inquiry Learning – Socioscientific Issues) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Penguasaan Konsep Siswa
  42. Pengembangan E-Modul Perubahan Lingkungan Berbasis Discovery Learning dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berpikir Kritis
  43. Pengembangan E-Module Pembelajaran Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Memberdayakan Keterampilan Proses Sains Pada Materi Tekanan Zat Cair
  44. Pengembangan Interactive Digital Worksheets Berbasis Level of Inquiry (LOI) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik di Sekolah Dasar
  45. Pengembangan Media Pembelajaran Solar System Augmented Reality Berbasis Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis
  46. Pengembangan Model Blended-Discovery Learning dipadu Website Bioenial untuk Memberdayakan Keterampilan Proses Sains dan Keterampilan Menulis Ilmiah Peserta Didik
  47. Pengembangan Model Discovery Learning Berbasis Mobile Untuk Meningkatkan Keterampilan Abad 21 Pada Sekolah Menengah Kejuruan
  48. Pengembangan Modul Ajar Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa pada Materi Gelombang Bunyi
  49. Pengembangan Modul Fisika Berbasis Discovery Learning (DL) Terintegrasi High Order Thinking Skill (HOTS) pada Materi Gelombang Mekanik untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa SMA
  50. Pengembangan Modul Kimia Berbasis Guided Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Berpikir Analitis Siswa SMA dan SMK Farmasi pada Materi Termokimia
  51. Pengembangan Modul Materi Ekosistem Berbasis Discovery Learning dengan Media QR Scanner HP untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Kelas X MIPA 5 SMA Batik 1 Surakarta
  52. Pengembangan Modul Sistem Sirkulasi Darah Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA Batik 1 Surakarta
  53. Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Bangun Ruang Kelas V Sekolah Dasar di Surakarta
  54. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Membangun Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas XI SMA pada Materi Laju Reaksi
  55. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) Berkonteks Socio Scientific Issues (SSI) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif
  56. Pengembangan Unit Pembelajaran Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup Berbasis Inquiry Lesson untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP
  57. Pengembangan Web Pembelajaran IPA Etnosains Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP
  58. Perbedaan Keterampilan Berpikir Analisis Siswa Materi Klasifikasi Animalia pada Pembelajaran Project Based Learning dan Discovery Learning Dipadukan Media Virtual
  59. Pre-Service Teachers’ Reflection-on-action of Their Cyclical Self-Assessment Process in Academic Writing Mediated by Scribo: A Narrative Inquiry
  60. The Impact of Depersonalization of Indonesian Mid-Career EFL Teachers on Their Well-Being: A Narrative Inquiry

 

4. STEM dan STEAM (27 judul)

Pendekatan Science, Technology, Engineering, (Arts), and Mathematics dalam perangkat, modul, dan laboratorium virtual.

  1. Analisis Penalaran Kritis dan Kreativitas dalam Proyek Pop-Up Book dan Hands-On Activity Berbasis STEAM
  2. Implementasi Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan STEM (Studi Kasus Kemampuan Berpikir Kritis di Kelas V SD Negeri 3 Kujon Ceper)
  3. Penerapan Pembelajaran STEM PBL dan STEM PjBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Minat Belajar Pada Materi Gelombang Cahaya
  4. Pengaruh Lesson Plan Inquiry lab dan STEM Materi Sistem Respirasi Terhadap Inquiry Skills Berbasis Learning Progression
  5. Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Berbasis STEM terhadap Keterampilan Berpikir Analisis Ditinjau dari Motivasi Belajar Peserta Didik SD Materi Energi Alternatif
  6. Pengembangan E-Modul Berbasis PBL-STEM Materi Pesawat Sederhana untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP/MTs
  7. Pengembangan E-Modul Berbasis PjBL-STEM untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa SMK Kelas X Pada Tema Pengolahan Limbah Padat
  8. Pengembangan E-Modul Berbasis STEAM Berbantuan Geogebra untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP
  9. Pengembangan e-Modul Berbasis STEM dengan Nilai Lokalitas Masyarakat Kabupaten Jember untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Siswa
  10. Pengembangan E-Modul Flipbook Berbasis PjBL–STEM untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa SMP Negeri 7 Wonogiri
  11. Pengembangan E-Module STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) Berbasis Website untuk Meningkatkan Kreativitas dan Sikap terhadap STEM Guru IPA
  12. Pengembangan Elektronik Module Etnosains STEM IPA pada Materi Pelestarian Lingkungan Untuk Meningkatkan Keterampilan proses sains Siswa Fase D
  13. Pengembangan Kit dan Modul IPA Berbasis Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics (STEAM) pada Materi Sumber Energi Terbarukan untuk Memberdayakan Kreativitas
  14. Pengembangan Laboratorium STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Virtual untuk Meningkatkan Literasi STEM dan Kreativitas Siswa SMA pada Materi Laju Reaksi
  15. Pengembangan Laboratorium STEM Virtual IPA Berbantuan Articulate Storyline Dalam Memberdayakan Self-Regulated Learning Dan Computational Thinking Skills Siswa SMP
  16. Pengembangan Laboratorium STEM Virtual untuk Meningkatkan Literasi STEM dan Problem Solving Siswa SMA pada Materi Kesetimbangan Kimia
  17. Pengembangan Media Ajar Canva Berbasis Project Based Learning (PjBL) dengan Pendekatan Science Technology Engineering and Mathematic (STEM) Terhadap Peningkatan Berpikir Kritis Peserta Didik
  18. Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif Peserta Didik pada Materi Fluida Dinamis
  19. Pengembangan Modul Elektronik Dengan Model STEM-CURE Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dan Motivasi Belajar Mahasiswa Pada Materi Mikrokontroler
  20. Pengembangan Modul IPA Materi Pesawat Sederhana Berbasis Problem Based Learning-Science Technology Engineering Art and Mathematics (PBL-STEAM) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa
  21. Pengembangan Modul IPAS Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar
  22. Pengembangan Modul STEM Biotechnology-Based Learning Progression untuk Meningkatkan Keterampilan Metakognitif Siswa
  23. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Digital Berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Literasi Digital Calon Guru Kimia
  24. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis Model POE (Predict, Observe, Explain) Terintegrasi STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematic) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa
  25. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Metakognitif dan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Materi Pewarisan Sifat Makhluk Hidup
  26. Pengembangan Prototype V-Lab Berdiferensiasi dengan Pendekatan STEAM Materi Electroplating dan Electropolishing Jenjang SMA/K
  27. Pengembangan Science Kit Berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa PGSD pada Pembelajaran IPA

 

5. Pembelajaran Kooperatif (25 judul)

Model kooperatif seperti STAD, Jigsaw, Think Pair Share, TGT, NHT, Two Stay Two Stray, dan Snowball.

  1. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Missouri Mathematics Project (MMP) dan Teams Games Tournament (TGT) pada Pokok Bahasan Persamaan Garis Lurus Ditinjau dari Emotional Quotient (EQ) pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri se-Kodya Surakarta Tahun Pelajaran 2016/2017
  2. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together dan Two Stay Two Stray terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi pada Pokok Bahasan Pola Bilangan Ditinjau dari Tingkat Adversity Quotients
  3. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Pendekatan Realistic Mathematic Education pada Kemampuan Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient Peserta Didik Kelas IV SD Kecamatan Ngrampal, Sragen
  4. Eksperimentasi Model Pembelajaran Learning Cycle 7E dan Two Stay Two Stray terhadap Prestasi Belajar dan Kemampuan Komunikasi Matematis Ditinjau dari Gaya Berpikir Siswa Kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Nganjuk
  5. Eksperimentasi Model Pembelajaran Two Stay Two Stray dan Structured Numbered Heads dengan Peer Tutoring pada Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Siswa Kelas X SMA Se-Kabupaten Tulungagung
  6. Implementasi Metode Pembelajaran Small Group Discussion Dengan Media Video Interaktif Dalam Pembelajaran IPAS Pada Peserta Dididik Fase C Sekolah Dasar Negeri 1 Pujiharjo
  7. Implementasi Metode Pembelajaran Snowball dalam Menguatkan Karakter Bertanggung Jawab Peserta Didik Kelas V di SDN 3 Soco
  8. Keefektifan Model Numbered Heads Together (NHT) terhadap Kecemasan Matematika Ditinjau dari Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar
  9. Pengaruh Metode Pembelajaran Story Telling Berbantuan Video Dan Role Play Terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Ditinjau Dari Rasa Percaya Diri (Studi Eksperimen pada Peserta Didik Kelas V di SD Negeri Se-Kecamatan Sambungmacan Kabupaten Sragen Tahun Ajaran 2022/2023)
  10. Pengaruh Model Group Investigation dengan Field Trip dan Minat Menulis terhadap Kemampuan Menulis Karya Ilmiah Berbasis Pengetahuan Ekologi Tradisional Siswa SMA Negeri 1 Karanggede Boyolali
  11. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share Berbantuan Nearpod Terhadap Partisipasi dan Hasil Belajar Peserta Didik SMA Islam Al Azhar 7 Sukoharjo
  12. Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match dan Role Playing Terhadap Hasil Belajar Nilai-Nilai Pancasila pada Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar di Wonogiri
  13. Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Fase C Sekolah Dasar Pada Materi Bangun Datar Ditinjau Dari Kemampuan Berpikir Kreatif
  14. Pengaruh Model Pembelajaran Peer Tutoring Dan Direct Instruction Terhadap Keterampilan MYOB Accounting Dalam Menyusun Laporan Keuangan Di SMK Negeri Se-Kota Mataram
  15. Pengaruh Model Problem Based Learning dengan Media Mind Mapping terhadap Peningkatan Hasil Belajar Ekonomi Siswa di SMA Negeri 1 Pulokulon Kabupaten Grobogan
  16. Pengaruh Model Problem Based Learning Kombinasi Peer Tutor Terhadap Hasil Belajar Siswa dengan Motivasi Belajar Sebagai Variabel Moderasi pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri Kabupaten Blora
  17. Pengaruh Model Project Based Learning dan Cooperative Integrated Reading and Composition terhadap Kemampuan Literasi Membaca Ditinjau dari Motivasi Belajar (Eksperimen pada Peserta Didik Fase C di Kecamatan Selo, Boyolali)
  18. Pengaruh Model Teams Games Tournament Berbantuan Kartu Berpasangan terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Tingkat Self-Regulated Learning
  19. Pengaruh Pembelajaran Kooperatif dan Motivasi Belajar terhadap Keterampilan Menulis Ilmiah
  20. Pengaruh Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share terhadap Keaktifan Belajar Siswa dalam Memecahkan Masalah
  21. Pengembangan Media Pembelajaran Flash Card Online pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Berbasis TGT (Teams Games Tournaments) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 Colomadu
  22. Pengembangan Model Course Review Horay Berbasis Permainan Edukatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Siswa Dalam Pembelajaran Berhitung Kelas I Sekolah Dasar Di Kecamatan Kalijambe
  23. Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Berbasis Riset Data pada Mata Kuliah Ekonomi Digital untuk Meningkatkan Keterampilan Digital Abad-21 dan Keaktifan Akademik Mahasiswa Pendidikan Ekonomi
  24. Pengembangan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Anak Berkebutuhan Khusus Kelas V Di Sekolah Dasar Inklusif
  25. Perbedaan Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan Jigsaw Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Ditinjau dari Motivasi Siswa SMA Negeri 3 Boyolali

6. Blended Learning dan Flipped Classroom (22 judul)

Perpaduan tatap muka dan daring, serta kelas terbalik yang memindahkan materi ke luar jam pelajaran.

  1. Eksperimentasi Blended Learning pada Kemampuan Penalaran dan Pemecahan Masalah Materi Barisan dan Deret Ditinjau dari Teknofobia Siswa SMA Negeri Se-Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2020/2021
  2. Implementasi Blended Project Based Learning Terintegrasi Website Bioenial dan Dampaknya terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Keterampilan Berkomunikasi
  3. Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning pada Pembelajaran Matematika Materi Bilangan Pecahan di Kelas V Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2021/2022
  4. Integrasi Kecakapan Abad 21 dalam Kecakapan Abad 21 Dalam Pembelajaran IPA Materi Kalor dengan Menggunakan Blended Learning System (Pada Peserta Didik Kelas 5B SDIT Mutiara Karanggede Boyolali Tahun Pelajaran 2020/2021)
  5. Keefektifan Model Pembelajaran Flipped Classroom dan Multiliterasi Kritis terhadap Kemampuan Civic Literacy Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis
  6. Penerapan Blended Project-Based Learning dengan Media Canva Terintegrasi Website Bioenal Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Life Skills Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa SMK
  7. Pengaruh Blended Collaborative Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif pada Materi Pencemaran Lingkungan
  8. Pengaruh Blended Learning Berbasis Inquiry dan PJJ Luring Terhadap Keterampilan Membuat Laporan Pengamatan Ditinjau Dari Minat Belajar Peserta Didik (Studi Eksperimen pada Peserta Didik Kelas VI SD Negeri Kecamatan Andong Tahun Ajaran 2020/2021)
  9. Pengaruh Flipped Classroom Berbantuan Learning Management System Terhadap Peningkatan Critical Thinking Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman
  10. Pengaruh Kombinasi Model Problem Based Learning dengan Flipped Classroom terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Kemampuan Akademik Siswa SMKN 1 Ngawi
  11. Pengembangan ARMOLVI (AR Molecular Visualization) berbasis Flipped Classroom untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ranah Analisis Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas
  12. Pengembangan Buku Ajar Strategi Pembelajaran Biologi Berkarakteristik Blended Collaborative Problem Based Learning untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa
  13. Pengembangan Desain Pembelajaran Berbasis Blended Learning untuk Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Pembelajaran Kewirausahaan pada Masa Pandemi COVID-19 di MAN 1 Magetan
  14. Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Flipped Classroom Menggunakan Software Sigil untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik SMA
  15. Pengembangan Media Pembelajaran Aplikasi LMS dengan Model Blended Learning untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Sejarah di SMA Negeri Kabupaten Klaten
  16. Pengembangan Model Blended-Discovery Learning dipadu Website Bioenial untuk Memberdayakan Keterampilan Proses Sains dan Keterampilan Menulis Ilmiah Peserta Didik
  17. Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Siswa Kelas X SMK Kabupaten Pemalang
  18. Pengembangan Subject Specific Pedagogy (SSP) Blended Learning berbasis Multipel Representasi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Laju Reaksi Kimia
  19. Pengembangan Subject Specific Pedagogy (SSP) Blended Learning Berbasis Multiple Representasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa Kelas XI Pada Materi Sistem Koloid
  20. Pengembangan Subject Specific Pedagogy (SSP) melalui Flipped Learning Mengacu pada Representasi Tetrahedral Kimia untuk Menguatkan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) Calon Guru
  21. Pengembangan Video Interaktif Model Mastery Flipped Classroom untuk Peningkatan Kosakata Bahasa Inggris Peserta Didik Sekolah Menengah Atas di Sulawesi Selatan
  22. Perbandingan Penerapan Flipped Learning dalam Pendidikan Ekonomi antara Indonesia dan Bangladesh; Prospek, Tantangan, dan Penerapannya di Perguruan Tinggi

 

7. Pembelajaran Kontekstual, Saintifik, dan Model Inovatif Lainnya (86 judul)

CTL, pendekatan saintifik, POE, learning cycle, SAVI, quantum teaching, case method, RADEC, dan model lain yang tidak termasuk kelompok di atas.

  1. Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Baturetno dalam Menyelesaikan Soal Kontekstual pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) Ditinjau dari Self Efficacy
  2. Efektivitas Model Open Ended Learning dan Creative Problem Solving terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa
  3. Efektivitas Model Pembelajaran Problem Posing dengan Pendekatan Pendidikan Matematik Realistik Indonesia pada Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Tertulis Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa
  4. EFL Pre-Service Teachers’ Experiences In Designing Digital Storytelling As A Reflection Of Digital Literacy: A Narrative Inquiry
  5. Eksperimentasi Model Pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) dan Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Saintifik pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Ditinjau dari Koneksi Matematis Kelas X SMK Se-Kabupaten Sukoharjo Tahun Pelajaran 2017/2018
  6. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Missouri Mathematics Project (MMP) dan Teams Games Tournament (TGT) pada Pokok Bahasan Persamaan Garis Lurus Ditinjau dari Emotional Quotient (EQ) pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri se-Kodya Surakarta Tahun Pelajaran 2016/2017
  7. Eksperimentasi Model Pembelajaran Learning Cycle 7E dan Probing Prompting terhadap Prestasi Belajar dan Komunikasi Matematis Ditinjau dari Self Esteem Siswa Kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018
  8. Eksperimentasi Model Pembelajaran Learning Cycle 7E dan Two Stay Two Stray terhadap Prestasi Belajar dan Kemampuan Komunikasi Matematis Ditinjau dari Gaya Berpikir Siswa Kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Nganjuk
  9. Exploring EFL Pre-Service Teachers Experiences in Designing Digital Storytelling Books with Digital Multimodal Composing: A Narrative Inquiry
  10. Implementasi Digital Storytelling bagi Anak Usia Dini dengan Pendekatan Multimodal untuk Membangun Kepercayaan Diri Di Kelompok Bermain Desa Temu
  11. Implementasi Pendekatan Saintifik Melalui Media Google Classroom dalam Pembelajaran Teks Resensi pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di SMAN 1 Mirit Kabupaten Kebumen)
  12. Implementasi Pendidikan Karakter Integritas Peserta Didik Melalui Hypnoteaching pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar (Studi kasus di SDN Bendo 2 Sukodono)
  13. Implementasi Riset Potyvirus dalam Pengembangan E-modul berbasis Problem Based Learning dipadu Problem Solving untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif
  14. Keefektifan Metode SQ3R dan Sikap Pro-Lingkungan terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Bertema Kearifan Ekologis (Studi Eksperimen di SMP Pedesaan Kabupaten Karanganyar)
  15. Keefektifan Model Pembelajaran CLIS (Children Learning in Science) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Ditinjau dari Motivasi Belajar Pada Peserta Didik Kelas IV di Kecamatan Kedawung
  16. Konfigurasi Argumentasi Berdasarkan Concept Map Materi Bryophyta Menggunakan Pembelajaran Case Based Learning
  17. Media Digiscrapbook Pencemaran Lingkungan Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan dan Berpikir Kritis Siswa
  18. Pelaksanaan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbasis Creative Thinking pada Pembelajaran IPS Tema Peduli terhadap Makhluk Hidup
  19. Pembelajaran Fisika Berbasis PBL Menggunakan Metode Eksperimen Dengan Bantuan Mind Map dan Concept Map Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas
  20. Pembelajaran Fisika Menggunakan Model SSCS (Search, Solve, Create, and Share) dan Model PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah terhadap Hasil Belajar Peserta Didik
  21. Pembelajaran IPA Berbasis Saintifik dengan Model Project Based Learning dan Problem Based Learning Ditinjau dari Keterampilan Proses Sains terhadap Hasil Belajar
  22. Pembelajaran TPACK dengan Pendekatan Saintifik melalui Eksperimen dan Demonstrasi Diskusi Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Logis dan Kritis pada Materi Gerak Lurus
  23. Penerapan Metode Pembelajaran Case Study untuk Meningkatkan Hasil dan Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Taman Siswa Bima
  24. Penerapan VCT dan Media Audio Visual Berbasis Nilai-Nilai Kesenian Jaranan Pogogan untuk Meningkatkan Kesadaran Budaya dan Kemampuan Kognitif Siswa dalam Pembelajaran Sejarah Kelas X MIA 1 SMA Negeri 1 Prambon Tahun Ajaran 2019/2020
  25. Pengaruh Case Method dan Manajemen Kelas terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Kelas V
  26. Pengaruh Metode Demonstrasi Berbantuanbenda Konkret Terhadap Pemahaman Konsepbangun Ruang Kubus Dan Balok Ditinjau Dari Kemampuan Awal Peserta Didik
  27. Pengaruh Metode Pembelajaran Demonstrasi pada Materi Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Cacah terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Ditinjau dari Motivasi Belajar
  28. Pengaruh Metode Pembelajaran Story Telling Berbantuan Video Dan Role Play Terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Ditinjau Dari Rasa Percaya Diri (Studi Eksperimen pada Peserta Didik Kelas V di SD Negeri Se-Kecamatan Sambungmacan Kabupaten Sragen Tahun Ajaran 2022/2023)
  29. Pengaruh Metode Predict Observe Explain (POE) Diferensiasi Gaya Belajar terhadap Keterampilan Proses dan Sikap Ilmiah pada Peserta Didik Fase C Se-Gugus Dewantara Kecamatan Bulukerto
  30. Pengaruh Model Brain Based Learning Berbantuan PhET Simulation terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Ditinjau dari Motivasi Belajar (Penelitian Eksperimen Kelas V SD Negeri Se-Kecamatan Magelang Tengah)
  31. Pengaruh Model Directed Reading Thinking Activity (DRTA) Berbantuan Flash Card terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Unsur Intrinsik Cerita Peserta Didik Sekolah Dasar
  32. Pengaruh Model Experiential Learning Berbantuan Wordwall Budaya terhadap Kemampuan Menulis Cerita Pendek Ditinjau dari Aspek Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas V SDN Gugus Diponegoro Kecamatan Giriwoyo
  33. Pengaruh Model Learning Cycle 7E terhadap Creative Thinking Ditinjau dari Self-Regulated Learning pada Pembelajaran IPA di SD Kecamatan Sukoharjo
  34. Pengaruh Model Pembelajaran Predict Observe Explain Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Jebres
  35. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Double Loop Problem Solving (DLPS) pada Materi Pencemaran Lingkungan terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah ditinjau dari Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VII
  36. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving dan Problem Posing Berbantuan Augmented Reality terhadap Hasil Belajar Siswa Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa
  37. Pengaruh Model Pembelajaran RADEC dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam terhadap Pemahaman Konsep IPAS Ditinjau dari Motivasi Belajar
  38. Pengaruh Model Pembelajaran Savi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Pemecahan Ditinjau dari Kemandirian Belajar Peserta Didik Fase C Kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun
  39. Pengaruh Model Pembelajaran Savi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Peserta Didik Sekolah Dasar Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kreatif
  40. Pengaruh Model Quantum Teaching Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Ditinjau dari Motivasi Belajar
  41. Pengaruh Pembelajaran Diferensiasi dan Model Pembelajaran SAVI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran IPAS Fase B Sekolah Dasar
  42. Pengaruh Pembelajaran Fisika Berbasis Masalah dengan Metode Eksperimen dan Demonstrasi Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreativitas Siswa terhadap Hasil Belajar Pada Materi Hukum Newton
  43. Pengaruh Pendekatan Multisensory Berbasis Deep Learning terhadap Kemampuan Berhitung dan Membaca Peserta Didik Kelas 3 Sekolah Dasar
  44. Pengaruh Penerapan Metode Digital Storytelling Dan Penguasaan Diksi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Cerita Fantasi Siswa Kelas VII SMP Di Kabupaten Banyumas
  45. Pengaruh Penerapan Model Project Based Learning dan Learning Cycle 7E terhadap Hasil Belajar Ditinjau dari Keterampilan Kolaborasi dan Berpikir Kreatif Siswa
  46. Pengaruh Penerapan Pembelajaran melalui Model Brain Based Learning dan Problem Based Learning ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis dan Literasi Sains terhadap Hasil Belajar Siswa
  47. Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran SAVI Terhadap Penguasaan Kosakata dan Keterampilan Menulis Peserta Didik Fase C Sekolah Dasar di Kabupaten Madiun
  48. Pengembangan Aplikasi Digital Bermuatan Budaya Lokal dengan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pemelajar BIPA di Perguruan Tinggi Jawa Tengah
  49. Pengembangan Augmented Reality berbasis Active Learning untuk Meningkatkan Literasi Sains dalam Mata Kuliah Ilmu Hayat di Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sains Al-Ishlah
  50. Pengembangan Bahan Ajar Berbantuan Flip PDF Professional Berbasis Self Determined Learning Model of Instruction untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Aritmetika Sosial
  51. Pengembangan Bahan Ajar Digital Sejarah Perkebunan Karet PTPN VII Lampung Berbasis Experiential Learning untuk Meningkatkan Sikap Kewirausahaan Peserta Didik SMK Negeri 5 Bandar Lampung
  52. Pengembangan Bahan Ajar Digital Sejarah Perkebunan Kopi Banyuwangi dengan Pendekatan Konstruktivisme untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Lokal Siswa SMA Negeri di Kabupaten Banyuwangi
  53. Pengembangan Bahan Ajar Digital Sejarah Terintegrasi Nilai-Nilai Multikultural Sekitar Alun-Alun Kota Malang melalui Pendekatan Value Clarification Technique untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Siswa SMA Negeri di Kota Malang
  54. Pengembangan Buku Digital Perjuangan Adnan Kapau Gani Berbasis 5E Learning Cycle untuk Meningkatkan Sikap Kolaborasi Siswa SMA Negeri di OKU Timur
  55. Pengembangan E-book Interaktif Berbasis Model ARCS (Attention, Relevance, Confidence & Satisfaction) pada Materi Jumlah untuk Meningkatkan Maharah Kitabah Peserta Didik Markaz Arabiyah
  56. Pengembangan E-Modul Berbasis Model ARCS untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Biologi
  57. Pengembangan E-Modul Berbasis Model Problem Posing pada Materi Garis dan Sudut untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMPN 24 Semarang
  58. Pengembangan E-Modul Fisika Berbasis Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction (ARIAS) Menggunakan Android Kodular Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
  59. Pengembangan E-Modul Membaca Berbasis Gamifikasi dan Pembelajaran Kontekstual untuk Memfasilitasi Keterampilan Membaca Bahasa Inggris Siswa Madrasah Aliyah
  60. Pengembangan E-Modul Pembelajaran Berbasis Konstruktivisme melalui Kearifan Lokal Gamelan Surakarta untuk Meningkatkan Literasi Sains pada Materi Kesetimbangan Benda Tegar
  61. Pengembangan E-Modul Pembelajaran Berbasis Universal Design for Learning untuk Meningkatkan Kompetensi Mengajar Guru di Sekolah Dasar Penyelenggara Pendidikan Inklusif
  62. Pengembangan e-Module IPA Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Terintergrasi Etnosains Pada Kerajinan Genteng Demakan Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa
  63. Pengembangan Instrumen Penilaian Berbasis Kontekstual Berbantuan H5P (HTML 5 Package) untuk Mengukur Literasi Digital pada Materi Menjelajahi Bumi dan Antariksa Kelas VI Sekolah Dasar
  64. Pengembangan Media Augmented Reality pada Materi Sistem Sirkulasi Manusia Berbasis Framework Problem Solving dan Pengaruhnya Terhadap Scientific Explanation Siswa
  65. Pengembangan Media Katalog Digital Heritage Kota Surabaya Menggunakan Pendekatan Constructivism Untuk Meningkatkan Literasi Sejarah Peserta Didik SMAN di Kota Surabaya
  66. Pengembangan Media Pembelajaran Teknik Pengukuran Tanah Berbasis Creative Problem Solving (CPS) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa di SMK Negeri 2 Sragen
  67. Pengembangan Model Contextual Project- Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika pada Siswa SMA di Surakarta
  68. Pengembangan Model Pelatihan Digital Marketing dengan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Motivasi Berwirausaha Pelaku UMKM di Desa Kalitidu Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro
  69. Pengembangan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbasis Multimedia Kit untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran Sekolah Menengah Kejuruan di Surakarta
  70. Pengembangan Model Pembelajaran Historical Group Research Berbasis Pedagogi Kritis untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Historis Peserta Didik SMA Negeri 1 Giri Taruna Bangsa Banyuwangi
  71. Pengembangan Model Pembelajaran Self-Directed Learning Berbasis Inviting Independent Thinking Skill Untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skill Siswa Sekolah Menengah Kejuruan
  72. Pengembangan Modul Digital Sejarah Lokal Riau Berbasis Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Peserta Didik SMA 4 dan SMA 8 di Kota Pekanbaru
  73. Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Predict-Observe-Explain untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Literasi Sains pada Materi Karakteristik Gelombang
  74. Pengembangan Modul Elektronik Matematika Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik SMA Kelas X di Kota Surakarta
  75. Pengembangan Modul Fisika Android Kodular Berbasis Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction (ARCS) untuk Meningkatkan Minat Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA
  76. Pengembangan Modul Matematika Berbasis Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Bangun Datar Kelas VII SMP Baitul Qur’an Boarding School Sragen
  77. Pengembangan Modul Matematika Berbasis Model Pembelajaran React (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating and Transfering) untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di MTs Darul Ilmi Banjarbaru
  78. Pengembangan Modul Materi Pewarisan Sifat Berbasis Problem Solving Untuk Memberdayakan Logical Thinking
  79. Pengembangan Modul Terintegrasi Komik Strip dengan Pendekatan Kontekstual Materi Trigonometri untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa Kelas X SMA
  80. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis Model POE (Predict, Observe, Explain) Terintegrasi STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematic) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa
  81. Pengembangan Peta Digital Candi Hindu-Buddha dengan Pendekatan Konstruktivisme untuk Meningkatkan Empati Sejarah Peserta Didik MAN 2 Tulungagung
  82. Pengembangan Skenario Pembelajaran Berbasis Saintifik untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills Peserta Didik Kelas IV SD Negeri di Kabupaten Ngawi
  83. Pengembangan Video Pembelajaran pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Experiential Learning untuk Siswa Sekolah Dasar Surakarta
  84. Pengembangan Website Sistem Imun Berbasis Digital Storytelling – Problem Solving Task untuk Memberdayakan Kemampuan Evaluasi Siswa
  85. Penggunaan Media Realia Melalui Metode Saintifik bagi Penguatan Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran IPAS: Studi Kasus di Kelas V Sekolah Dasar
  86. Penguatan Literasi Digital Siswa Melalui Eksplorasi Keberagaman Kuliner Dengan Menggunakan Pembelajaran Kontekstual Pada Pendidikan Pancasila

 

8. Etnosains, Etnomatematika, dan Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal (75 judul)

Pembelajaran yang memanfaatkan budaya dan kearifan lokal, termasuk etnosains, etnomatematika, dan Culturally Responsive Teaching (CRT).

  1. Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Bernuansa Etnomatematika melalui Pembelajaran Problem Based Learning pada Materi Pola Bilangan Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa
  2. Analisis Pemberdayaan Potensi Lokal Daerah Sebagai Sumber Belajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Di SDN Kepel 02 Madiun
  3. Analisis Pengetahuan Ilmiah Berbasis Kearifan Lokal Produk Makanan Khas Brem Madiun dan Potensinya Terhadap Pemberdayaan Berpikir Analitis Peserta Didik
  4. Analisis Resiliensi Masyarakat Terhadap Bencana Banjir di Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan (Implementasi Pembelajaran Geografi Kelas XI IPS SMA Kompetensi Dasar 3.7 Menganalisis Jenis dan Penanggulangan Bencana Alam Melalui Edukasi, Kearifan Lokal, dan Pemanfaatan Teknologi Modern)
  5. Batik Ambarawa Kabupaten Semarang: Wujud Budaya, Nilai Pendidikan Karakter, dan Pemanfaatannya Sebagai Materi Ajar Seni Budaya SMP
  6. Bentuk, Fungsi dan Representasi Nilai Pemertahanan Pangan dalam Kearifan Lokal Masyarakat Bima serta Pemanfaatannya pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMP
  7. Design Research on Mathematics Education: Batik as Means to Support High School Students’ Learning of Geometric Transformation
  8. Fungsi dan Nilai Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat di Kabupaten Kudus serta Relevansinya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP
  9. Implementasi Pembelajaran Etnosains pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN Sareng 02 Madiun
  10. Implementasi Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Memanfaatkan Nilai Budaya Cerita Wayang (pada Peserta Didik Kelas IV SDN 1 Tawangharjo Kabupaten Wonogiri)
  11. Integrasi Nilai Karakter Berbasis Kearifan Lokal melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Tari Cepetan (Studi Kasus di SD Negeri 3 Pandansari, Kebumen)
  12. Integrasi Nilai Kearifan Lokal Takanab Masyarakat Kefamenanu Dalam Pembelajaran Sejarah Untuk Penguatan Karakter Siswa SMAN 1 Insana
  13. Integrasi Nilai Kearifan Lokal Tradisi Meron dalam Pembelajaran Sejarah di Madrasah Aliyah Sultan Agung Sukolilo Kabupaten Pati
  14. Kearifan Lokal Bidang Ekologi dalam Upacara Adat Sedekah Bumi Dusun Kalitanjung, Banyumas serta Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMA
  15. Kearifan Lokal dan Nilai Pendidikan Karakter dalam Tradisi Wahyu Kliyu serta Pemanfaatannya sebagai Materi Ajar Bahasa Indonesia Bermuatan Budaya Lokal
  16. Kearifan Lokal Tradisi Bubur Samin di Masjid Darussalam Surakarta dan Relevansinya dengan Materi Ajar Bahasa Jawa di SMA
  17. Konsep Bangun Datar pada Kaddo’ Masingkulu:Eksplorasi Etnomatematika Berbasis Budaya Bugis-Makassar dalam Penguatan Culturally Responsive Teaching
  18. Makna Simbolik Warak Ngendog Dan Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Dugderan Di Kota Semarang Serta Relevansinya Sebagai Materi Ajar Di SMP
  19. Makna Visual Wayang Timplong Lakon Asmarabangun Murco
  20. Makna, Fungsi, Dan Nilai Kearifan Lokal Syair Lagu Banyumasan Pada Pertunjukan Seni Tradisional Serta Pemanfaatannya Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP
  21. Nilai Kearifan Lokal Bermuatan Ekologi dan Nilai Pendidikan Karakter pada Cerita Rakyat di Kabupaten Sukoharjo serta Pemanfaatan sebagai Materi Ajar Sastra Kurikulum Merdeka di SMA
  22. Nilai Kearifan Lokal dan Pendidikan Karakter pada Bersih Desa Bal-Balan Sega dan Pemanfaatannya dalam Pembelajaran Bahasa Jawa di SMK Kabupaten Ngawi
  23. Nilai Kearifan Lokal pada Tradisi Gaplikan di Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi dan Pemanfaatannya sebagai Materi Ajar di SMA/ Sederajat
  24. Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dan Kearifan Lokal pada Sastra Anak Karya Pujangga Mangkunegaran dan Pemanfaatannya Sebagai Materi Ajar Apresiasi Sastra Indonesia di SMP
  25. Pemanfaatan Hasil Riset Etnobotani Tanaman Pangan dan Obat di Gunung Muria dalam Pengembangan Modul untuk Memberdayakan Keterampilan Proses Sains pada Materi Klasifikasi dan Pemanfaatan Tumbuhan
  26. Pemanfaatan Museum Sangiran dalam Pengembangan Virtual Laboratory Berbasis Learning Progression Evolusi untuk Memberdayakan Literasi Sains
  27. Pemanfaatan Potensi Flora Alas Kethu dalam Pengembangan E-modul berbasis Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) untuk Memberdayakan Kompetensi Literasi Sains pada Materi Keanekaragaman Hayati
  28. Pemanfaatan Potensi Situs Sangiran dalam Pengembangan Flipbook Digital Berbasis Learning Progression untuk Melatihkan Literasi Sains pada Materi Evolusi
  29. Pembelajaran Seni Reog dalam Pembentukan Karakter Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia pada Program P5 SDS Mutiara Hati Ponorogo
  30. Pengaruh Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Berbasis Augmented Reality Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient Siswa Kelas VI SD Kecamatan Ngrampal, Sragen
  31. Pengaruh Pendekatan Culturally Responsive Teaching Ditinjau dari Motivasi Belajar Terhadap Penguasaan Konsep IPA Pada Siswa SDN 1 dan 2 Karimunjawa
  32. Pengembangan Aplikasi Digital Bermuatan Budaya Lokal dengan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pemelajar BIPA di Perguruan Tinggi Jawa Tengah
  33. Pengembangan Aplikasi Smartphone BIPANESIA Bermuatan Budaya Lokal bagi Penutur Asing (Studi Kasus di Program BIPA Perguruan Tinggi Surakarta)
  34. Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Berwawasan Budaya Lokal Keislaman Bagi Penutur Asing di UIN Raden Mas Said Surakarta
  35. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam Menguatkan Pemahaman Konsep Matematika Kelas IV SD di Kecamatan Nguntoronadi
  36. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Potensi Lokal dengan Orientasi Literasi Membaca Siswa Kelas 1 SD
  37. Pengembangan Bahan Ajar E-Booklet Batik Tulis Trenggalek Berbasis Android untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Lokal Peserta Didik di SMA Negeri Karangan
  38. Pengembangan Buku Ajar IPA Tema Gunungan Wayang Purwa untuk Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Peduli Budaya Jawa Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Kelas VII
  39. Pengembangan Buku Digital IPAS Dengan Augmented Reality Berbasis Kearifan Lokal Berorientasi Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Sekolah Dasar
  40. Pengembangan Buku Digital Pendidikan Pancasila Berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk Meningkatkan Literasi Budaya dan Kewargaan di SD
  41. Pengembangan Buku Digital Sejarah Berbasis Kearifan Lokal Pada Prasasti Kawali Melalui Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah Lokal Siswa Di Kelas X Madrasah Aliyah Negeri Kabupaten Ciamis
  42. Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Etnosains Untuk Meningkatkan kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran IPAS Fase C SD Di Kecamatan Kemesu
  43. Pengembangan E-Modul Berbasis Guided Inquiry Learning (GIL) Terintegrasi Etnosains Tape Uli Betawi untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP
  44. Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Etnosains Reog Materi Gerak dan Gaya untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik
  45. Pengembangan e-Modul Berbasis STEM dengan Nilai Lokalitas Masyarakat Kabupaten Jember untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Siswa
  46. Pengembangan E-modul Lingkaran Berbasis Ethnomathematics Pulau Kalimantan untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VIII MTsN Barito Utara
  47. Pengembangan E-Modul Pembelajaran Berbasis Konstruktivisme melalui Kearifan Lokal Gamelan Surakarta untuk Meningkatkan Literasi Sains pada Materi Kesetimbangan Benda Tegar
  48. Pengembangan E-Modul Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep
  49. Pengembangan e-Module IPA Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Terintergrasi Etnosains Pada Kerajinan Genteng Demakan Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa
  50. Pengembangan E-Module IPA Berbasis Problem Based Learning Bermuatan Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati
  51. Pengembangan E-Module Science Local Wisdom untuk Meningkatkan Karakter Berkebinekaan Global dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
  52. Pengembangan Elektronik Module Etnosains STEM IPA pada Materi Pelestarian Lingkungan Untuk Meningkatkan Keterampilan proses sains Siswa Fase D
  53. Pengembangan Ethno-Mathematic Digital Worksheet Berbasis Problem-Based Learning untuk Membangun Keterampilan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Sekolah Dasar
  54. Pengembangan Game Puzzle Wayang Berbasis Multimedia Interaktif Untuk Meningkatkan Pemahaman Karakter Peserta Didik SD Singosaren Bantul
  55. Pengembangan Komik Digital bermuatan Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar Negeri Sedeng 1 Bojonegoro
  56. Pengembangan Laboratorium Virtual Bermuatan Etnosains Berbasis Masalah sebagai Media Pembelajaran Biologi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA di Wonogiri
  57. Pengembangan Media FISIKAL (Film Berbasis Kearifan Lokal) Bermuatan Nilai-Nilai Pancasila untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar
  58. Pengembangan Media Interaktif Wayang Huruf Berbasis Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar di Kabupaten Wonogiri
  59. Pengembangan Media Pembelajaran Android Berbasis Etnomatematika Pada Materi Bangun Ruang Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Logis Matematis Peserta Didik di SD Islam Diponegoro Surakarta
  60. Pengembangan Media Pembelajaran Audiovisual Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Suku Baduy pada Pembelajaran IPS untuk Menumbuhkan Karakter Peserta Didik Sekolah Dasar
  61. Pengembangan Media Pop-Up Book Berbasis Kearifan Lokal tentang Materi Aku Mengenal Indonesia untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Kelas 1 Sekolah Dasar
  62. Pengembangan Media Scidic (Science Digital Comic) Berbasis Kearifan Lokal Wonosobo Terintegrasi Problem Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik
  63. Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Siswa Kelas X SMK Kabupaten Pemalang
  64. Pengembangan Model Pembelajaran Sejarah Pra Aksara Terintegrasi Nilai Budaya Pendhalungan Jember melalui PBL (Problem Based Learning) untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Siswa di SMK plus Nurul Ulum Panti Jember
  65. Pengembangan Modul Berbasis Etnosains dalam Materi Medan Magnet untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Kelas XII
  66. Pengembangan Modul Elektronik Fisika Berbasis Masalah Dengan Pendekatan Kebudayaan Suku Kaili Untuk Meningkatkan Sikap Terhadap Fisika
  67. Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Etnomatematika dengan Pendekatan Realistic Mathematics Education pada Materi Geometri Untuk Meningkatkan Literasi Matematika Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar
  68. Pengembangan Multimedia Interaktif dengan Pendekatan Etnomatematika Budaya Surakarta untuk Meningkatkan Literasi Matematika Siswa Kelas XI
  69. Pengembangan Web Pembelajaran IPA Etnosains Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP
  70. Penguatan Civic Engagement Melalui Adaptasi dan Mitigasi Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Adat Sendi Kabupaten Mojokerto dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklim
  71. Prosesi, Makna Simbolik, dan Nilai Kearifan Lokal Upacara Tradisi Larap Slambu Makam Pangeran Samodra serta Pemanfaatannya dalam Pembelajaran Bahasa Jawa
  72. Religiositas dalam Naskah Wayang Kulit Gaya Malangan Lakon Sesaji Rajasoya dan Relevansinya sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Sastra Jawa di Perguruan Tinggi
  73. Strategi Mempertahankan Nilai-nilai Budaya Lokal Suku Sasak Melalui Pariwisata Budaya di Era Globalisasi (Studi Kasus di Desa Adat Sade)
  74. The Development of Ethnoscience-Based Teaching Materials on Elastic and Gravitational Forces to Improve Students’ Scientific Literacy in Elementary School
  75. Ungkapan Kearifan Kultural dalam Undang-Undang Simbur Cahaya Hukum Adat Kesultanan Palembang 1824 (Kajian Makna dan Fungsi sebagai Sumber Pendidikan Karakter)

9. Pembelajaran Berdiferensiasi (14 judul)

Penyesuaian proses, konten, dan produk belajar sesuai kesiapan, minat, dan profil belajar siswa.

  1. Differentiated Instruction Strategies in Pre-Service EFL Teachers’ Teaching Modules: a case study
  2. Evaluasi Program Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar Penggerak se Kabupaten Karanganyar
  3. Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Materi Ajar Teks Anekdot Kelas X di SMK Sakti Gemolong Tahun Pelajaran 2025/2026
  4. Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Fase C di Sekolah Dasar Program Sekolah Penggerak
  5. Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Kemampuan Membaca Pemahaman Peserta Didik (Studi Kasus di Sekolah Dasar Gugus Ki Hajar Dewantara)
  6. Implementasi Pendekatan Berdiferensiasi Berorientasi pada Pembelajaran yang Menyenangkan di Sekolah Dasar Inklusi
  7. Pengaruh Metode Predict Observe Explain (POE) Diferensiasi Gaya Belajar terhadap Keterampilan Proses dan Sikap Ilmiah pada Peserta Didik Fase C Se-Gugus Dewantara Kecamatan Bulukerto
  8. Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Smart Apps Creator (SAC) terhadap Hasil Belajar IPAS Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis (Penelitian Kuantitatif di SD Negeri Gugus Ngurah Rai Kabupaten Wonogiri pada Peserta Didik Kelas VI)
  9. Pengaruh Pembelajaran Diferensiasi dan Model Pembelajaran SAVI Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran IPAS Fase B Sekolah Dasar
  10. Pengembangan Bahan Ajar dalam Memfasilitasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika
  11. Pengembangan E-Modul Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep
  12. Pengembangan Komik Digital Berdifirensiasi Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Peserta Didik Jenjang Sekolah Dasar
  13. Pengembangan Prototype V-Lab Berdiferensiasi dengan Pendekatan STEAM Materi Electroplating dan Electropolishing Jenjang SMA/K
  14. Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Mengatasi Kesulitan Membaca Permulaan Pada Peserta Didik Fase B SDN 1 Miricinde Kabupaten Wonogiri

 

10. Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) (15 judul)

Pendekatan pembelajaran mendalam yang kini menjadi arah kebijakan nasional, baik dalam pengembangan bahan ajar maupun kesiapan guru dan kepala sekolah.

  1. Kepemimpinan Kepala Sekolah pada Implementasi Pembelajaran Mendalam (Studi Kasus di SDN 8 Boyolali)
  2. Kesiapan Guru Sekolah Dasar dalam Menerapkan Pendekatan Deep Learning pada Pembelajaran IPAS: Studi Kasus di Kecamatan Saradan Madiun
  3. Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam terhadap Kemampuan Berpikir Komputasional Peserta Didik Sekolah Dasar
  4. Pengaruh Model Pembelajaran RADEC dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam terhadap Pemahaman Konsep IPAS Ditinjau dari Motivasi Belajar
  5. Pengaruh Pendekatan Deep Learning terhadap Pemahaman Konsep Sains Ditinjau dari Social-Emotional Competence pada Peserta Didik Sekolah Dasar
  6. Pengaruh Pendekatan Multisensory Berbasis Deep Learning terhadap Kemampuan Berhitung dan Membaca Peserta Didik Kelas 3 Sekolah Dasar
  7. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam Menguatkan Pemahaman Konsep Matematika Kelas IV SD di Kecamatan Nguntoronadi
  8. Pengembangan E-Modul Berbasis Deep Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Murid Pada Materi Pemanasan Global
  9. Pengembangan E-Modul Berpendekatan Pembelajaran Mendalam Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi Sistem Tata Surya Kelas VI SD Segugus Kenanga Sragen
  10. Pengembangan E-Modul Fungi Berbasis Riset di Gunung Banyak Sragen untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dalam Implementasi Deep Learning
  11. Pengembangan E-Modul Pembelajaran Bahasa Jawa dengan Pendekatan Deep Learning pada Materi Tembang Macapat untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
  12. Pengembangan Media Digital Interaktif Canva Berbasis Deep Learning pada Pelajaran Pendidikan Pancasila untuk Meningkatkan Kemandirian Murid Sekolah Dasar
  13. Pengembangan Media Flipbook Interaktif Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Materi Proklamasi Kemerdekaan pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar
  14. Pengembangan Modul Ajar Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Problem Solving Ditinjau dari Motivasi Belajar Kelas VI SD
  15. Pengembangan Modul Kokurikuler Tema Bhinneka Tunggal Ika Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Nasionalisme Siswa

 

Penutup

Rumpun model pembelajaran tetap menjadi lahan tesis yang luas, tetapi judul “pengaruh model X terhadap hasil belajar” sudah sangat banyak. Tesis yang menonjol biasanya menjawab pertanyaan yang lebih tajam: model mana yang lebih cocok untuk siswa tertentu, mengapa model itu berhasil, dan bagaimana guru bisa menerapkannya secara konsisten. Untuk melihat rumpun topik lain, kembali ke daftar judul tesis pendidikan UNS per rumpun.

Merancang tesis eksperimen atau pengembangan model? Kami bisa membantu dari desain penelitian, instrumen, sampai analisis data melalui Paket Pendampingan Tesis. Jika Anda belum yakin model mana yang layak diteliti, mulai dari Paket Konsultasi Judul.

error: