HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Psikologi: Hubungan antara Konformitas dan Efikasi Diri Sosial dgn Harga Diri

Judul TesisHubungan antara Konformitas dan Efikasi Diri Sosial dgn Harga Diri pada Taruna Akademi Kepolisian Tingkat III / Detasemen Ananta Hira

 

A. Latar Belakang

Perkembangan identitas ini diungkapkan Yusuf (2005) sebagai aspek sentral bagi kepribadian yang sehat yang merefleksikan kesadaran diri, kemampuan mengidentifikasikan orang lain dan mempelajari tujuan-tujuan agar dapat berpartisipasi dalam kebudayaannya. Erikson (dalam Yusuf, 2005) meyakini bahwa perkembangan identitas pada masa remaja berkaitan erat dengan komitmennya terhadap okupasi masa depan, peran-peran masa dewasa dan sistem keyakinan pribadi. Arti identitas merefleksikan gambaran individu mengenai dirinya yang memiliki peran tertentu atau self in role (Cast & Burke, 2002).

Dalam kaitannya dengan teori identitas ini, saat memutuskan berafiliasi dalam sebuah kelompok remaja akan melakukan verifikasi diri dalam kelompoknya. Verifikasi diri terjadi ketika arti dan harapan dalam situasi kelompok menyesuaikan dan menegaskan arti dalam identitas individu (Cast & Burke, 2002). Hal ini dimungkinkan karena menurut Setiono (dalam Yusuf, 2005) remaja berada dalam tingkatan konvensional, atau berada dalam tahap ketiga (berperilaku sesuai dengan tuntutan dan harapan kelompok) dan keempat (loyalitas terhadap norma atau peraturan yang berlaku dan diyakininya). Lebih lanjut verifikasi identitas menghasilkan perasaan mampu dan berharga kemudian meningkatkan harga diri (Cast & Burke, 2002).

 

B. Rumusan Masalah

“Apakah terdapat hubungan antara konformitas dan efikasi diri sosial dengan harga diri pada taruna Akademi Kepolisian tingkat III/detasemen Ananta Hira?”.

 

C. Landasan Teori

Harga Diri

Harga diri merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang dapat memberi perasaan bahwa dirinya berhasil, mampu, dan berguna sekalipun dia memiliki kelemahan-kelemahan dan pernah mengalami kegagalan-kegagalan. Coopersmith (1967) mendefinisikan harga diri sebagai evaluasi diri yang ditegakkan dan dipertahankan oleh individu dan berasal dari interaksi individu dengan orang-orang yang terdekat dengan lingkungannya dan dari sejumlah penghargaan, penerimaan, serta perlakuan orang lain yang diterima oleh individu.

 

Konformitas

Menurut Sarwono (2006) konformitas adalah kesesuaian antara perilaku individu dengan perilaku kelompoknya atau perilaku individu dengan harapan orang lain tentang perilakunya. Konformitas didasari oleh kesamaan antara perilaku dengan perilaku atau antara perilaku dengan norma. Senada dengan hal tersebut Baron & Byrne (2005) memberikan pengertian mengenai konformitas sebagai suatu jenis pengaruh sosial yang mengubah sikap dan tingkah laku individu agar sesuai dengan norma sosial yang ada.

 

Efikasi Diri Sosial

Efikasi diri sosial (social self-efficacy) merupakan keyakinan atas kemampuan seseorang dalam mengatur dan melakukan serangkaian perilaku sosial yang dibutuhkan untuk dapat melakukan tugas sosialisasi dengan baik. Sosialisasi yang baik merupakan dasar keberfungsian secara efektif dalam masyarakat (Tyas, 2002).

 

D. Metode Penelitian

Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 orang taruna. Data penelitian diperoleh menggunakan skala harga diri yang terdiri dari 28 aitem, skala konformitas yang terdiri dari 26 aitem, dan skala efikasi diri social yang terdiri dari 31 aitem. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan Analisis Regresi Dua Prediktor yang dianalisis dengan menggunakan SPSS for Windows Release 16.0. Model regresi menginformasikan nilai R = 0,778 serta F regresi = 43,751, dan p < 0,05.

 

E. Kesimpulan

  1. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara konformitas dan efikasi diri sosial dengan harga diri pada taruna Akpol tingkat III/detaseme Ananta Hira.
  2. Tingkat konformitas subjek tergolong tinggi (mean = 49,31), efikasi diri sosial tergolong tingi (mean = 62,2), dan harga diri tergolong tinggi (mean = 58,68).
  3. Sumbangan relatif konformitas terhadap harga diri sebesar 16,91 % dan sumbangan relatif efikasi diri sosial terhadap harga diri sebesar 83,09 %.

 

Contoh Tesis Psikologi

  1. Hubungan antara presepsi karyawan terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan stress kerja bagian weaving II PT. Batam Textile Industry Ungaran Tahun 2006.
  2. Hubungan antara pola pengasuhan dan pola kelekatan Dengan penyesuaian sosial pada remaja Siswa kelas xi sma negeri 1 sragen.
  3. Hubungan antara Konformitas dan Efikasi Diri Sosial dengan Harga Diri pada Taruna Akademi Kepolisian Tingkat III / Detasemen Ananta Hira
  4. Hubungan Bakat Siswa dan Persepsi Orang Tua dengan Pemilihan Jurusan Ilmu Sosial Siswa XI Sma Negeri 3 Wonogiri Tahun Ajaran 2006/2007.
  5. pengaruh senam lansia terhadap penurunan tingkat depresi pada orang lanjut usia.

 

 

 

 

Leave a Reply