HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Cara Mencari dan Memilih Referensi yang Layak untuk Daftar Pustaka Skripsi dan Tesis

Daftar pustaka yang baik bukan yang paling panjang, tetapi yang isinya layak dipercaya dan benar-benar dipakai di naskah. Pembimbing dan penguji biasanya langsung melihat daftar pustaka: berapa yang berasal dari jurnal, seberapa mutakhir sumbernya, dan apakah ada blog atau situs tanpa penulis. Artikel ini membahas jenis sumber, cara menilai kelayakannya, dan tempat mencarinya.

Sumber Primer, Sekunder, dan Tersier

Jenis Isi Contoh Cara memakai
Primer Data atau temuan asli Artikel hasil penelitian, data BPS, peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan Sumber utama untuk argumen dan pembanding
Sekunder Ulasan atau olahan dari sumber primer Buku teks, artikel tinjauan pustaka Untuk memahami teori dan peta kajian
Tersier Ringkasan umum Ensiklopedia, kamus, Wikipedia Hanya untuk orientasi awal, tidak dikutip di naskah

Menilai Kelayakan Sumber dengan Uji CRAAP

Blakeslee (2004) merumuskan lima pertanyaan untuk menilai sebuah sumber. Singkatannya diambil dari huruf awal kriteria dalam bahasa Inggris (Currency, Relevance, Authority, Accuracy, Purpose).

  • Kebaruan. Untuk teori dasar, buku klasik tetap boleh dikutip. Untuk data dan temuan empiris, utamakan terbitan beberapa tahun terakhir. Banyak kampus menetapkan batas tahun, jadi ikuti pedoman kampus Anda.
  • Relevansi. Sumber yang bagus tetapi tidak menjawab rumusan masalah Anda hanya akan memperpanjang daftar pustaka.
  • Otoritas. Periksa latar belakang penulis dan kredibilitas penerbitnya. Untuk jurnal, cek status indeksnya dengan panduan cara cek jurnal terindeks Scopus.
  • Akurasi. Sumber yang layak menyebut data dan rujukannya sendiri, sehingga klaimnya bisa diperiksa.
  • Tujuan. Waspadai tulisan yang tujuannya menjual produk atau mendukung kepentingan tertentu.

Tempat Mencari Referensi

Kebutuhan Tempat mencari
Buku teks Katalog daring (OPAC) perpustakaan kampus, aplikasi iPusnas, Google Books untuk melihat daftar isi dan pratinjau
Jurnal internasional Google Scholar, e-resources Perpusnas, akses langganan kampus
Jurnal nasional Garuda dan SINTA
Skripsi, tesis, disertasi Repositori kampus
Data resmi Situs BPS, kementerian, dan lembaga terkait

Daftar sumber jurnal gratis dan legal yang lebih lengkap ada di artikel download jurnal gratis.

Kiat Mencari di Katalog dan Mesin Pencari

  • Gunakan kata kunci dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, beserta sinonimnya.
  • Pakai tanda kutip untuk frasa utuh, misalnya “kepuasan kerja”.
  • Telusuri daftar pustaka artikel yang relevan untuk menemukan sumber lain (penelusuran bola salju).
  • Catat data bibliografi sejak awal, sebaiknya langsung di Mendeley atau Zotero.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

  • Mengutip sumber yang tidak dibaca. Bila Anda membaca teori Herzberg dari buku Robbins, tulis bahwa Herzberg dikutip dalam Robbins. Jangan menulis seolah-olah Anda membaca buku Herzberg langsung.
  • Memakai blog atau situs tanpa penulis. Gunakan hanya untuk mencari petunjuk ke sumber aslinya.
  • Daftar pustaka tidak cocok dengan isi naskah. Setiap sumber di daftar pustaka harus dikutip di naskah, dan sebaliknya.

Cara menulis sitasi dan daftar pustaka dijelaskan di artikel pengertian sitasi dan gaya sitasi dan cara membuat sitasi di Microsoft Word. Cara memakai jurnal di setiap bab ada di artikel fungsi jurnal dalam skripsi dan tesis.

2 Comments
  1. cari contoh tesis manajemen pendidikan

Leave a Reply

error: