HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Cara Mengetahui Jurnal Terindeks Scopus dan Menghindari Jurnal Predator

“Jurnalnya terindeks Scopus, kok” adalah kalimat yang sering dipakai jurnal abal-abal untuk menarik penulis. Banyak dosen dan mahasiswa pascasarjana baru sadar setelah membayar biaya publikasi: jurnalnya sudah lama dihentikan dari Scopus, atau situsnya ternyata tiruan. Pemeriksaan mandiri hanya butuh sekitar sepuluh menit, dan semua sumbernya gratis.

Apa Itu Scopus

Scopus adalah basis data abstrak dan sitasi milik Elsevier. Sebuah jurnal masuk Scopus setelah dinilai oleh dewan seleksi independen dari sisi kebijakan editorial, mutu isi, keteraturan terbit, dan reputasi. Status ini tidak permanen. Jurnal yang mutunya turun bisa dihentikan (discontinued), dan artikel yang terbit setelah tanggal penghentian tidak lagi terindeks.

Lima Langkah Memeriksa Jurnal

Bila jurnal gagal di salah satu langkah, cari jurnal lain.

  1. Cari di Scopus Sources. Buka halaman Sources di situs Scopus (bisa diakses tanpa berlangganan), lalu cari berdasarkan judul atau ISSN. Bila tidak ditemukan, jurnal itu tidak terindeks Scopus, apa pun klaim di situsnya.
  2. Cek status dan tahun cakupan. Pada halaman profil jurnal, lihat apakah cakupannya masih berlanjut sampai tahun berjalan.
  3. Cek daftar jurnal yang dihentikan. Elsevier menerbitkan daftar judul yang dihentikan dari Scopus, lengkap dengan tahun penghentiannya. Periksa daftar terbaru.
  4. Cocokkan situs dan ISSN. Jurnal bisa “dibajak”: ada situs tiruan yang memakai nama dan ISSN jurnal asli untuk menarik biaya publikasi. Buka situs jurnal dari tautan di profil Scopus, jangan dari email undangan. Retraction Watch juga menyediakan Hijacked Journal Checker untuk memeriksanya.
  5. Lihat kuartil di SJR. SCImago Journal Rank (SJR) membagi jurnal ke dalam kuartil Q1 sampai Q4 per bidang, berdasarkan data Scopus. Q1 adalah 25% jurnal teratas di bidangnya. Kuartil bisa berbeda antarbidang untuk jurnal yang sama.

Ciri-Ciri Jurnal Predator

Ciri Mengapa patut dicurigai
Mengirim undangan massal lewat email Jurnal bereputasi jarang mencari naskah dengan cara ini
Menjanjikan terbit dalam beberapa hari Telaah sejawat yang sungguhan butuh waktu
Ruang lingkupnya sangat luas Misalnya teknik, kedokteran, dan hukum dalam satu jurnal
Biaya baru disebut setelah naskah diterima Jurnal yang baik mencantumkan biaya sejak awal
Klaim indeks yang tidak bisa diverifikasi Klaim “terindeks Scopus” tanpa ada di Scopus Sources
Dewan editor tidak jelas Nama tanpa afiliasi, atau dicatut tanpa izin

Daftar periksa lengkap tersedia di situs Think. Check. Submit., yang disusun bersama oleh sejumlah organisasi penerbitan ilmiah.

Bagaimana dengan Jurnal Nasional?

Untuk jurnal nasional, status akreditasi diperiksa di SINTA. Peringkat SINTA 1 sampai SINTA 6 menunjukkan mutu pengelolaan jurnal. Pastikan juga masa berlaku akreditasinya masih mencakup terbitan yang Anda tuju.

Langkah menulis artikel sampai terbit dijelaskan di artikel prosedur menulis artikel ilmiah. Jenis-jenis artikel yang diterima jurnal dibahas di artikel jenis artikel ilmiah. Untuk mencari bahan bacaan dari jurnal bereputasi, gunakan sumber legal di artikel download jurnal gratis.

Leave a Reply

error: