HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Fungsi Jurnal Penelitian dalam Penyusunan Skripsi dan Tesis, Bab demi Bab

Pembimbing hampir selalu meminta mahasiswa menambah rujukan jurnal. Alasannya sederhana: artikel jurnal adalah sumber paling mutakhir, sudah ditelaah ahli, dan menunjukkan posisi penelitian Anda di antara penelitian lain. Namun banyak mahasiswa hanya memakai jurnal untuk mengisi daftar “penelitian terdahulu”. Padahal satu artikel jurnal yang dibaca dengan cermat bisa membantu hampir semua bab.

Fungsi Jurnal di Setiap Bab

Bab 1: latar belakang dan rumusan masalah. Bagian pendahuluan artikel jurnal memperlihatkan masalah yang sedang diperdebatkan, berikut data pendukungnya. Bagian keterbatasan dan saran penelitian selanjutnya biasanya menunjukkan celah yang belum dikerjakan. Dari situ rumusan masalah Anda bisa disusun.

Bab 2: landasan teori, penelitian terdahulu, dan hipotesis. Jurnal menunjukkan teori apa yang dipakai peneliti lain dan bagaimana hipotesis diturunkan. Ringkasan penelitian terdahulu sebaiknya tidak sekadar daftar, tetapi dibandingkan dan disintesis (lihat matriks di bawah).

Bab 3: metode. Jurnal memberi contoh desain, teknik sampling, dan instrumen yang sudah teruji. Kuesioner yang validitasnya sudah dilaporkan di jurnal bisa diadaptasi, dengan tetap menyebut sumbernya.

Bab 4: pembahasan. Temuan Anda perlu dibandingkan dengan temuan penelitian sebelumnya. Apakah sejalan atau bertentangan, dan mengapa? Di sinilah kontribusi penelitian Anda terlihat.

Cara Membaca Jurnal dengan Efisien

Keshav (2007) menyarankan membaca dalam tiga putaran:

  1. Putaran pertama (5-10 menit). Baca judul, abstrak, subjudul, dan simpulan. Putuskan apakah artikel ini relevan.
  2. Putaran kedua (sekitar satu jam). Baca isi dengan cermat, perhatikan gambar dan tabel, lalu tandai rujukan penting.
  3. Putaran ketiga. Pahami detail metode dan asumsinya secara mendalam. Putaran ini hanya untuk artikel inti penelitian Anda.
Matriks Sintesis Literatur

Webster dan Watson (2002) menyarankan menyusun literatur berdasarkan konsep, bukan berdasarkan penulis. Caranya dengan membuat matriks seperti contoh berikut:

Penulis (tahun) Variabel atau konsep Konteks Metode Temuan utama
Penulis A (2022) Beban kerja, kelelahan Perawat RS swasta Survei, regresi Beban kerja meningkatkan kelelahan
Penulis B (2023) Beban kerja, kelelahan, dukungan atasan Perawat RS pemerintah Survei, SEM-PLS Dukungan atasan melemahkan pengaruh beban kerja
Penulis C (2024) Kelelahan Perawat ICU Wawancara mendalam Kelelahan dipicu jadwal shift yang tidak menentu

Dari matriks terlihat pola dan celahnya. Dalam contoh ini, belum ada penelitian kuantitatif tentang jadwal shift sebagai variabel. Kalimat di Bab 2 pun berubah dari “Penulis A meneliti…, Penulis B meneliti…” menjadi “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa beban kerja meningkatkan kelelahan perawat (Penulis A, 2022; Penulis B, 2023), tetapi…”.

Lima Jenis Celah Penelitian

Mengacu pada Miles (2017), celah penelitian bisa berupa:

Jenis celah Tanda di jurnal
Celah bukti

Temuan antarpenelitian saling bertentangan

Celah pengetahuan

Topik atau hubungan antarvariabel belum pernah diteliti

Celah metode

Topik selalu diteliti dengan metode yang sama

Celah populasi atau konteks

Penelitian hanya dilakukan di negara, sektor, atau kelompok tertentu

Celah teori

Teori belum diuji pada fenomena tertentu, atau penjelasannya belum lengkap

Etika Memakai Jurnal

Setiap gagasan, data, atau instrumen dari jurnal harus disebut sumbernya. Menggabungkan potongan kalimat dari beberapa jurnal tanpa sitasi tetap tergolong plagiat, meskipun skor kemiripannya rendah. Panduannya ada di artikel cara menghindari plagiarisme dan pengertian sitasi.

Jurnal bisa dicari lewat sumber legal yang dirangkum di artikel download jurnal gratis. Sebelum memakai jurnal internasional, pastikan jurnalnya kredibel dengan panduan cara cek jurnal terindeks Scopus. Untuk memetakan ratusan artikel sekaligus, lihat contoh analisis bibliometrik dengan VOSviewer dan layanan konsultasi judul berbasis pemetaan literatur.

Incoming search terms:
  • jurnal skripsi
  • pengertian jurnal penelitian
  • pengertian jurnal skripsi
  • apa itu jurnal skripsi
  • fungsi jurnal ilmiah
  • fungsi jurnal

Leave a Reply

error: