HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengaruh Pemberian Penyuluhan pada Ibu Meneteki terhadap Pengetahuan dan Sikap

Judul Skripsi : Pengaruh Pemberian Penyuluhan pada Ibu Meneteki terhadap Pengetahuan dan Sikap dalam Pemberian Asi (Di Puskesmas Ponorogo Utara Kabupaten Ponorogo)

 

A. Latar Belakang

Dalam rangka menanggulangi dampak krisis ekonomi terhadap status kesehatan dan gizi pada keluarga miskin, berbagai langkah dan upaya terus menerus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat. Salah satu upayanya adalah peningkatan pengetahuan ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan melalui penyuluhan kesehatan, sehingga diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan ibu maka terjadi peningkatan tumbuh kembang secara optimal. Untuk itu diperlukan peran serta kader dan tenaga kesehatan lainnya untuk memberikan penyuluhan tentang pemberian ASI eksklusif yang baik dan benar pada masyarakat tersebut.

Berdasarkan masalah diatas peneliti ingin mengetahui pengaruh pemberian penyuluhan pada ibu meneteki terhadap pengetahuan dan sikap dalam pemberian ASI di Puskesmas Ponorogo Utara kabupaten Ponorogo.

 

B. Rumusan Masalah Skripsi

Berdasarkan latar belakang tersebut maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :

  1. Adakah pengaruh pemberian penyuluhan pada ibu meneteki terhadap pengetahuan dalam pemberian ASI?
  2. Adakah pengaruh pemberian penyuluhan pada ibu meneteki terhadap sikap dalam pemberian ASI?

 

C. Tinjauan Pustaka Skripsi

Pengertian Penyuluhan

Penyuluhan adalah suatu kegiatan yang meliputi upaya – upaya peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan (preventif) untuk mengembalikan serta merubah kembali perilaku individu, keluarga dan kelompok masyarakat. Pelayanan kesehatan ini diberikan dengan lebih menekankan kepada upaya promotif dan preventif dengan tidak melupakan upaya kuratif dan rehabilitatif. Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan dengan cara menyebarkan pesan, menanamkan keyakinan sehingga masyarakat tidak saja sadar, tahu dan mengerti tetapi juga mau dan bisa melakukan suatu anjuran yang ada hubungannya dengan kesehatan (Effendy, 1998 : 17).

Pengetahuan

Pengetahuan merupakan hasil dari tahu, dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu obyek tertentu. Penginderaan terjadi melalui pancaindra manusia, yakni indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang (Notoatmodjo, 2005).

Pengertian Sikap

Sikap adalah merupakan reaksi atau respons seseorang yang masih tertutup terhadap stimulus atau objek (Notoatmodjo, 2003 : 130). Manifestasi sikap tidak dapat langsung dilihat, tetapi hanya dapat ditafsirkan terlebih dahulu dari perilaku yang tertutup. Sikap secara nyata menunjukkan konotasi adanya kesesuaian reaksi terhadap stimulus tertentu.

Sikap dalam Pemberian ASI

Ibu adalah orang perempuan yang telah melahirkan seseorang atau seorang perempuan yang sudah memiliki anak, ibu adalah sebutan untuk wanita yang sudah bersuami (Daryanto, 1997 : 272). Meneteki adalah menyusui bayi. Jadi pengertian ibu meneteki adalah seorang perempuan yang telah melahirkan seseorang dan menyusuinya sejak bayi itu lahir dari usia 0 bulan.

 

D. Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan adalah analitik komparatif.

Populasi penelitian ini adalah ibu meneteki yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Ponorogo Utara Kabupaten Ponorogo.

Sampel penelitian adalah 30 orang dan diambil menggunakan teknik purposive sampling.

Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner. Kemudian data ditabulasi dan diuji secara statistik menggunakan formula Uji T (T-Test) dengan taraf signifikansi 0,05.

Validitas dan reliabilitas data diuji menggunakan formula Alpha Cronbach dengan bantuan program SPSS 15.0.

 

E. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian pada ibu meneteki di Puskesmas Ponorogo Utara Kabupaten Ponorogo. Dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Ada pengaruh positif yang signifikan untuk pengetahuan dengan nilai t = -5,899 (p 0,000 < 0,05) berarti ho ditolak dan ha diterima, jadi dengan pemberian penyuluhan pada ibu meneteki dapat meningkatkan pengetahuan dalam pemberian ASI.

2. Ada pengaruh positif yang signifikan untuk sikap dengan nilai t = – 4,743 (p 0,000 < 0,05) berarti ho ditolak dan ha diterima, jadi ada pengaruh pemberian penyuluhan pada ibu meneteki sehingga dapat memperbaiki sikap dalam pemberian ASI. Jadi kesimpulannya bahwa, “ Dengan pemberian penyuluhan pada ibu meneteki akan meningkatkan pengetahuan dan perbaikan sikap dalam pemberian ASI”.

Leave a Reply