HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Jasa Pembuatan Tesis Sumatera Barat 2016/2017

1. Pengelolaan Hutan Nagari di Sumatera Barat (Studi Kasus Areal Kelola Hutan Nagari di Jorong Simancuang Provinsi Sumatera Barat)

 

Abstrak

Hutan desa (atau disebut dengan hutan nagari) di Jorong Simancuang Nagari Alam Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan merupakan salah satu pemicu gen-carnya kebijakan devolusi pengelolaan sumber daya hutan di Sumatera Barat. Nagari ini kemudian menjadi pusat pembelajaran pengelolaan hutan berbasis masyarakat di Sumatera Barat sehingga menarik untuk dikaji secara mendalam.

 

Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konteks kondisi biofisik, atribut ko-munitas, dan rule-in-use pada areal kelola hutan nagari serta menjelaskan arena aksi dan hasilnya. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah kerangka analisis kelembagaan Ostrom (2005:4) yang memungkinkan bagi kita untuk memahami aksi bersama mendorong hutan nagari. Pembahasan diperdalam dari pengalaman mendampingi masyarakat Jorong Simancuang selama 3 tahun sejak 2011 sampai 2013 dan hasil kajian pustaka. Hasil kajian memperlihatkan pen-tingnya kerjasama yang kuat antara Pemerintah dan Lembaga Swadaya Ma-syarakat (LSM) untuk mendorong perluasan areal-areal kelola hutan berbasis masyarakat.

 

2. Tour de Singkarak sebagai Inovasi Peningkatan Pariwisata di Sumatera Barat dan Upaya Pencapaian MDGs

 

3. Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengoptimalan Teknologi Kincir Air di Sumatera Barat

 

Abstrak

Fluktuasi debit air sungai semakin tajam akibat pengaruh perubahan iklim global. Dimusin kemarau air sungai banyakyang kering, tetapi sebaliknya di musim hujan melimpah dan menimbulkan banjir. Kincir air merupakan aset terpenting dalam kehidupan bertani masyarakat Sumatera Barat. Teknologi kincir Air adalah warisan nenek moyang diwilayah ini. Kincir Air tersebut berfungsi untuk mengoptimalkan pendayagunaan sumber air seraya melestarikan lingkungan alami maupun sosial budaya. Pada tahun 2002, Pusair mengembangkan kincir air tradisional terbuat dari kayu menjadi kincir air non tradisional terbuat dari baja.

 

Penerapan teknologi ini merupakan upaya Pemerintah Sumatera Barat dalam menjunjang program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional tahun 2010. Pengembangan model prototype teknologi kincir air tersebut mampu meningkatkan debit air dan meningkatkan layanan irigasi serta memperpanjang usia pakai kincir air. Tanggapan masyarakat terhadap teknologi ini positif, namun pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan kelompok tani baru dapat dimulai segera setelah teknologi diaplikasikan. Kelompok petani pengelola dan pengguna air yang ada, ditingkatkan perannya menjadi pengelola pemakaian kincir air secara mandiri.

 

Penelitian ini ditjukan untuk mengukur efektifitas penggunaan teknologi kincir air non tradisionil dan besarnya pengaruh kelompok tani masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, namun analisisnya menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pemberdayaan partisipatif masyarakat Sumatera Barat dalam penerapan teknologi kincir air tipe Pusair berpengaruh secara siknifikan pada peningkatan luas panen.

 

4. Pendekatan Cara Belajar Siswa Aktif dengan Strategi Induktif dalam Mengajarkan Ilmu Pengetahuan Sosial di SPG di Sumatera Barat

 

5. Identifikasi Pigmen Betasianin dari Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus)

 

Abstrak

Betasianin merupakan pigmen berwarna merah-violet terdapat pada kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) yang banyak dijumpai di daerah Padang dan kota-kota lainnya di Sumatera Barat. Betasianin merupakan pewarna alami yang banyak digunakan pada produk pangan, kaya antioksidan, antimikroba, antiproliferative dan radical savenging. Penggalian bahan alam alternatif yang berpotensi sebagai zat pewarna, terus dilakukan, diantaranya adalah dari kulit buah naga berwarna merah. Buah naga merah yang akhir-akhir ini banyak diminati masyarakat luas, prosentase kulitnya yang berjumlah 30-35% dari bobot keseluruhannya seringkali hanya dibuang sebagai sampah.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi senyawa pigmen yang diduga betasianin dari kulit buah naga merah dengan menggunakan HPLC. Sampel kulit buah naga yang diidentifikasi adalah kulit buah naga yang berwarna merah. Profil HPLC semua sampel yang diamati, puncak pertama muncul pada waktu retensi 3,458 menit, puncak kedua pada waktu retensi 5,64 menit, dan puncak ketiga pada waktu retensi 6,165 menit. Sifat senyawa betasianin yang ada bersifat polar. Puncak kedua mewakili senyawa betasianin yang kedua dari tiga jenis betasianin yang ada, memiliki luas area yang paling besar dengan persentasi area sebesar 64,46%.

 

6. Profil Jabatan Pekerja dalam Beberapa Perusahaan Manufaktur, Konstruksi Serta Perdagangan, Rumah Makan dan Hotel di Sumatera Barat

 

Abstrak

Pemerintah telah memutuskan bahwa. tujuan pendidikan nasional antara lain adalah untuk meningkatkan relevansi sekolah dengan kebutuhan pembangunan masyarakat. Salah satu ukuran dari relevansi sekolah ini adalah kondisi pekerjaan daripada putus dan lulusan sekolah tersebut.

 

Berdasarkan banyak penelitian yang telah pernah. Dilaksanakan di Indonesia, sejumlah lulusan SLTP dan SLTA ternyata  memperoleh pekerjaan. Jika sejumlah lainnya beroleh pckerjaan kebanyakan dari mereka beranggapan bahwa jabatan mereka tidaklah sesuai dengan pendidikan mereka sebelumnya.

 

Sampai sekarang, umumnya penemuan yang diperoleh, belum lagi menerapkan model hubungan f’ungsi “input-output” tentang kondisi jabatan pekerja. Dengan demikion kita maasih belum mampu untuk mengetahui kepentingan relatif dari banyak faktor, seperti status sosial ekonomi, pcndidikan dan sebagainya, yang mempengaruhi kondisi pekerjaan daripada putus dan lulusan sekolah tersebut. Jika sebagian penemuan membuktikan bahwa sejumlah lepasan sekolah ternyata mendapat pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan mereka sebelumnya, pcnemuan ini masih kita ragukan. Baik karena penggolongan jabatan yang digunakan ataupun tentang kedalaman penyelidikan yang dilakukan.

 

7. Mendesain Pertunjukkan Boneka Berkarakter Cerita Rakyat Nusantara untuk Pembelajaran di SD

     Abstrak

     Permasalahan dalam penelitian ini yaitu:

  • Bagaimana mendesain pertunjukkan boneka berkarakter cerita rakyat nusantara untuk pembelajaran di SD
  • Karakter cerita rakyat nusantara apa sajakah yang digunakan guru untuk meningkatkan kemampuan siswa terhadap  pemahaman materi.

Tujuan penelitian ini yaitu:

  • Mendeskripsikan desain pertunjukkan boneka berkarakter cerita rakyat nusantara untuk pembelajaran di SD,
  • Mendeskripsikan karakter cerita rakyat nusantara yang digunakan guru untuk meningkatkan kemampuan anak  terhadap pemahaman materi. Tempat penelitian di SDIT Assalamah Pamulang Tangerang  Selatan-Banten tahun ajaran 2009-2010.

 

Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu  observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui  triangulasi, yaitu dengan triangulasi sumber. Tahapan dari triangulasi yang dilakukan peneliti  yaitu: mencari data tentang desain pertunjukkan boneka berkarakter cerita rakyat nusantara untuk  pembelajaran dan kegiatan observasi yang dilakukan secara berulang-ulang untuk memperoleh  data yang akurat, data hasil observasi yang diperoleh dicek dengan cara melakukan wawancara  kepada guru, siswa dan orang tua.

 

8. Reformasi Informasi sebagai Strategi Membangun Knowledge Civil Societ

Abstrak

 

Sejak runtuhnya orde baru tahun 1988 kebebasan dunia penyiaran terus berkembang. Semula jalur komunikasi radio dan televisi diharuskan mengikuti visi pemerintah. Seiring berkembangnya perubahan di masyarakat,media televisi dan radio juga mengalami perubahan. Keluarnya UU penyiaran No.32/2002 memberikan kebebasan pada masyarakat untuk menformat siaran sesuai visi dan misi media tersebut, namun tetap ada ranah-ranah yang harus diperhatikan yang ditujukan bagi kemaslahatan masyarakat dan keutuhan NKRI. Keluarnya regulasi pemerintah mengenai penyiaran juga mendorong berkembanganya radio komunitas. Berkembangnya teknologi juga melahirkan media baru atau internet yang saat ini menguasai jalur transportasi komunikasi. Berkembangnya teknologi juga melahirkan media baru atau internet yang saat ini menguasai jalur transportasi komunikasi.

 

Penelitian Reformasi Informasi sebagai Strategi Membangun Knowledge Civil Society merupakan penelitian deskriptif, menggambarkan kondisi masyarakat saat ini yang menjadikan teknologi informasi sebagai media untuk mengakses informasi dan menyebarkan informasi. Semakin berkembangnya media dengan produksi siarannya yang beragam mencakup berbagai sektor kehidupan pendidikan, kesehatan perekonomian, budaya mendorong informasi adalah hak bagi setiap orang untuk mendapatkannya. Dengan informasi yang mudah diakses oleh masyarakat maka secara bertahap akan membentuk masyarakat yang berpengetahuan.

 

9. Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pantai dalam Pengembangan Pariwisata dan Kelestarian Lingkungan Hayati Daerah Pantai

 

10. Ekstraksi Senyawa Berpotensi Antimikroba dari Gambir (Uncaria Gambir Roxb) dan Pemanfaatannya dalam Pembuatan Permen Jelly

Leave a Reply

Alamat IDTesis Surabaya

Jl Gayungan VIII No 3, Surabaya (Carefour A Yani maju 100 m, ambil kiri ke arah Polsek Gayungan/Telkom Injoko)