HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Plagiarisme dalam Skripsi dan Tesis: Jenis, Batas Mencontoh, dan Cara Menghindarinya

Membaca skripsi orang lain adalah cara belajar yang wajar. Dari situ mahasiswa melihat cara menyusun bab, memilih metode, dan menulis pembahasan. Masalah muncul ketika yang diambil bukan lagi cara, melainkan kalimat, data, atau gagasan, tanpa menyebut sumbernya. Artikel ini menjelaskan di mana batasnya dan bagaimana menghindari plagiat.

Pengertian Plagiat

Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2021 tentang Integritas Akademik menggolongkan plagiat sebagai salah satu pelanggaran integritas akademik. Intinya, plagiat adalah mengambil sebagian atau seluruh karya orang lain, termasuk gagasan, data, atau kalimat, tanpa menyebut sumbernya secara tepat. Peraturan yang sama juga mengatur pelanggaran lain, seperti fabrikasi, falsifikasi, kepengarangan yang tidak sah, dan pengajuan jamak.

Sepuluh Jenis Plagiarisme

Turnitin (2012) memetakan plagiarisme ke dalam sepuluh bentuk, dari yang paling berat sampai yang paling halus:

Jenis Bentuknya
Klon Menyalin seluruh karya orang lain dan mengakuinya sebagai milik sendiri
Salin-tempel Menyalin bagian besar dari satu sumber tanpa perubahan
Ganti kata Mengganti kata kunci, tetapi isi dan susunan kalimat tetap sama
Remix Memparafrase dari beberapa sumber lalu merangkainya tanpa sitasi
Daur ulang Memakai ulang tulisan sendiri yang sudah terbit tanpa menyebutnya
Hibrida Mencampur sumber yang disitasi dengan bagian salinan yang tidak disitasi
Mashup Menggabungkan potongan dari banyak sumber tanpa sitasi
Sumber fiktif (404 error) Mencantumkan sitasi ke sumber yang tidak ada atau keliru
Agregator Sitasinya benar, tetapi hampir tidak ada gagasan orisinal
Terlalu dekat (re-tweet) Sitasinya benar, tetapi kalimat dan susunannya terlalu mirip sumber

Dua jenis terakhir sering tidak disadari mahasiswa. Howard (1995) menyebut kebiasaan menyalin lalu sekadar mengganti sebagian kata sebagai patchwriting. Hal ini wajar dialami penulis pemula, tetapi tetap perlu diperbaiki.

Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dicontoh

Boleh dicontoh Tidak boleh diambil tanpa sitasi
Susunan bab dan format penulisan

Kalimat dan paragraf

Jenis desain dan teknik analisis

Data dan hasil olahan statistik

Teori dan instrumen, dengan menyebut sumbernya

Gagasan, temuan, dan kesimpulan

Gaya penyajian tabel dan gambar

Tabel, gambar, dan bagan buatan orang lain

Judul Mirip, Apakah Plagiat?

Judul yang mirip tidak otomatis plagiat. Yang dinilai adalah isi dan kontribusinya. Dua skripsi tentang “pengaruh motivasi terhadap kinerja” bisa sama-sama sah bila berbeda dalam hal berikut:

Pembeda Contoh
Lokasi atau objek

Perawat RSUD versus karyawan bank

Populasi atau sampel

Guru SD versus dosen

Variabel

Ditambah variabel mediasi atau moderasi

Metode

Regresi versus SEM-PLS, atau kuantitatif versus kualitatif

Waktu

Data sebelum dan sesudah perubahan kebijakan

Tetap periksa repositori kampus sebelum mengajukan judul, lalu jelaskan pembeda penelitian Anda kepada pembimbing. Sebagian kampus menolak judul yang sama persis dengan skripsi yang sudah ada.

Membaca Skor Similarity Turnitin

Skor similarity Turnitin menunjukkan persentase teks yang cocok dengan sumber di basis datanya. Angka ini bukan skor plagiat. Kutipan langsung yang ditulis benar, nama teori, dan daftar pustaka juga bisa ikut terhitung. Sebaliknya, gagasan yang dicuri lalu diparafrase bisa saja tidak terdeteksi. Karena itu, laporan Turnitin perlu dibaca per sumber, bukan hanya dilihat angkanya. Batas skor yang diterima ditentukan masing-masing kampus atau jurnal.

Cara Parafrase yang Benar

  1. Pahami isi sumber sampai Anda bisa menjelaskannya tanpa melihat teks.
  2. Tutup sumbernya, lalu tulis ulang dengan kata dan susunan kalimat Anda sendiri.
  3. Bandingkan dengan sumber. Bila masih terlalu mirip, tulis ulang.
  4. Cantumkan sitasi. Parafrase tetap wajib menyebut sumber.

Alat parafrase otomatis dan AI sering mengubah makna atau istilah teknis, dan hasilnya tetap harus disitasi. Periksa juga kebijakan kampus Anda tentang penggunaan AI dalam penulisan.

Panduan menulis sitasi ada di artikel pengertian sitasi dan gaya sitasi. Etika publikasi untuk artikel jurnal dibahas di artikel prosedur menulis artikel ilmiah. Bila skor similarity naskah Anda masih tinggi, lihat layanan cek Turnitin dan parafrase.

Incoming search terms:
  • skripsi plagiat
  • contoh plagiat skripsi

Leave a Reply

error: