HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Daftar Judul Tesis Keperawatan Neonatus dan Bayi Baru Lahir

Halaman ini memuat 71 judul tesis keperawatan neonatus dan bayi baru lahir — bidang yang menangani periode paling rawan dalam kehidupan manusia, yaitu 28 hari pertama. Ciri khas penelitian di bidang ini adalah fokusnya yang ganda: bayi sebagai penerima perawatan, dan orang tua sebagai pelaksana perawatan sehari-hari. Daftar ini berguna untuk memetakan tema yang sudah padat sekaligus menemukan celah yang masih terbuka.

Tema yang Paling Banyak Diteliti

Tema Jumlah judul
Peran dan kecemasan orang tua 42
Bayi berat lahir rendah dan prematur 27
ASI, menyusui, dan pemberian makan 16
Tumbuh kembang bayi 8
Imunisasi dasar 4
Asfiksia dan resusitasi 3
Nyeri akibat prosedur 3

Cara membaca sebaran ini. Perhatikan bahwa peran orang tua muncul di 42 dari 71 judul — lebih dari separuh. Ini menunjukkan arah penelitian keperawatan neonatus di Indonesia: fokusnya bukan semata pada tindakan medis terhadap bayi, melainkan pada kemampuan orang tua merawat bayinya.

Bagi Anda yang menyusun penelitian, ini petunjuk penting. Variabel seperti pengetahuan ibu, kecemasan orang tua, efikasi diri merawat bayi, dan dukungan keluarga adalah pendekatan yang sudah mapan di bidang ini — dan datanya relatif mudah diperoleh karena respondennya orang tua, bukan bayi.

Bayi berat lahir rendah menempati posisi kedua dengan 27 judul. Ini masuk akal, karena BBLR masih menjadi penyumbang terbesar kematian bayi di Indonesia.

Celah Penelitian yang Masih Terbuka

Beberapa tema pokok keperawatan neonatus hampir tidak tersentuh dalam daftar ini. Bila Anda mencari kebaruan, di sinilah ruangnya:

Perawatan metode kanguru. Padahal ini intervensi keperawatan neonatus yang paling direkomendasikan secara internasional untuk bayi BBLR, dan mudah diterapkan di fasilitas dengan sumber daya terbatas.

Ikterus neonatorum dan fototerapi. Ini kondisi paling sering pada bayi baru lahir, dan hampir selalu ditemui di ruang perawatan bayi.

Termoregulasi. Menjaga suhu tubuh bayi adalah tindakan keperawatan paling mendasar pada neonatus.

Nyeri pada neonatus. Penilaian dan penanganan nyeri saat pengambilan darah atau pemasangan infus masih sangat sedikit diteliti, padahal bayi tidak dapat menyatakan nyerinya.

Perawatan di ruang intensif neonatal. Termasuk di dalamnya keterlibatan orang tua di NICU, yang menjadi tema besar di literatur internasional.

Perawatan tali pusat, meski ini tindakan rutin yang diajarkan kepada setiap ibu baru.

Cara Memakai Daftar Ini

Empat Syarat Judul yang Layak Diteliti

Spesifik. Sebutkan populasi, variabel, dan lokasi. Perhatikan bahwa banyak judul dalam daftar ini menyebut rentang usia bayi secara tepat — misalnya 0–11 bulan atau 6–12 bulan.

Terukur. Bila Anda meneliti kecemasan atau efikasi diri orang tua, siapkan instrumen baku beserta bukti validitasnya.

Terjangkau. Penelitian pada neonatus menuntut izin etik yang lebih ketat karena melibatkan kelompok rentan. Bila waktu Anda terbatas, penelitian dengan orang tua sebagai responden jauh lebih dapat dikerjakan daripada penelitian yang mengukur langsung pada bayi.

Ada celahnya. Perhatikan daftar celah di atas — enam tema pokok masih nyaris kosong.

Lima Cara Memodifikasi Judul

  1. Ganti tempat penelitian. Perawatan bayi di rumah sakit rujukan berbeda dari puskesmas atau praktik bidan mandiri.
  2. Ganti kelompok sasaran. Penelitian pada ibu dapat dialihkan ke ayah — keterlibatan ayah adalah tema yang mulai berkembang dan masih sangat sedikit.
  3. Ganti bentuk intervensi. Edukasi lewat video, buku saku, atau aplikasi menghasilkan temuan berbeda.
  4. Tambah variabel. Masukkan dukungan keluarga atau efikasi diri sebagai variabel perantara.
  5. Perkuat desain. Tambahkan kelompok pembanding pada penelitian intervensi.

Menentukan Instrumen Penelitian

Sebagian besar penelitian di bidang ini mengukur variabel pada orang tua, bukan pada bayi. Tiga hal yang perlu Anda periksa sebelum memilih instrumen:

  • Apakah tersedia versi Indonesia yang sudah tervalidasi
  • Apakah instrumennya berlisensi dan memerlukan izin pemakaian
  • Skala data yang dihasilkan, karena itu menentukan uji statistik

Untuk penelitian bertema kecemasan orang tua, perbandingan instrumen tersedia di artikel instrumen pengukuran kecemasan. Panduan penggunaan kuesioner HARS beserta cara skoringnya ada di artikel kuesioner HARS.

Peringatan tentang Kata “Pengaruh”

Banyak judul dalam daftar ini memakai kata “Pengaruh” atau “Efektivitas”. Bila Anda meniru polanya, pastikan desain penelitian Anda memang mampu menyimpulkan sebab-akibat.

Desain potong lintang tidak dapat membuktikan pengaruh, hanya hubungan. Penjelasannya di artikel desain penelitian cross sectional.

Untuk penelitian intervensi — misalnya menguji pengaruh video edukasi — sertakan kelompok pembanding. Tanpa itu, perubahan yang terjadi tidak dapat dipisahkan dari pengaruh berlalunya waktu.

Langkah Setelah Judul Disetujui

  1. Susun kerangka konsep dan hipotesis — panduannya di artikel kerangka konsep dan hipotesis penelitian
  2. Tetapkan definisi operasional yang sejalan dengan instrumen
  3. Tentukan uji statistik sejak Bab III berdasarkan skala data — lihat uji chi square untuk penelitian kesehatan
  4. Urus izin etik sejak awal. Penelitian yang melibatkan bayi memerlukan persetujuan orang tua dan telaah etik yang lebih ketat

Daftar 71 Judul Tesis Keperawatan Neonatus

  • Analisis Acceptability Program Edukasi dan Konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak berbasis Grup Pesan Singkat untuk Ibu Usia Remaja oleh Kader Terlatih di Kecamatan Banguntapan
  • Analisis pengetahuan bidan Puskesmas dalam ketrampilan pemeriksaan neonatus menurut buku pedoman pelayanan bayi pada tingkat pelayanan dasar di Kabupaten Tasikmalaya
  • Evaluasi kepatuhan ibu menerapkan kangaroo mother care (KMC) pada bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSUP DR. Sardjito Yogyakarta
  • Evaluasi pelatihan manajemen terpadu bayi muda terhadap kompetensi bidan dalam kunjungan neonatus di Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara
  • Faktor risiko terjadinya gawat janin dan asfiksia berat pada bayi dengan cara persalinan yang mendapatkan induksi-stimulasi oksitosin
  • FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES ORANG TUA DENGAN BAYI YANG DIRAWAT DI NEONATAL INTENSIVE CARE UNIT (NICU) DI RUMAH SAKIT DI YOGYAKARTA
  • Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja asuhan keperawatan neo natal di Ruang Neonatus RS Panti rapih Yogyakarta
  • GAMBARAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI USIA 0-11 BULAN DI KABUPATEN SLEMAN
  • Gambaran Kepuasan Ibu terhadap Video Edukasi tentang Perawatan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)
  • GAMBARAN PEMANFAATAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK BAGI IBU DENGAN BAYI BARU LAHIR PADA SITUASI PANDEMI COVID-19
  • Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Kangaroo Mother Care (KMC) Pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Ruang Perinatal RSUP Dr Sardjito Yogyakarta
  • Gambaran Perlekatan Ibu-Bayi selama Menyusui di Puskesmas Mantrijeron dan Umbulharjo 1
  • Hubungan antara Penerapan Feeding Rules oleh Ibu dengan Perilaku Makan pada Bayi Usia 6-12 Bulan
  • Hubungan antara Pola Asuh Pemberian Makan dengan Perilaku Makan Bayi Usia 6-12 Bulan
  • HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI KOTA YOGYAKARTA
  • Hubungan Berat Bayi Lahir dan Paritas dengan Ruptur Perineum Spontan pada Persalinan Normal
  • HUBUNGAN DERAJAT PROTEINURIA DENGAN KEJADIAN BAYI KECIL UNTUK MASA KEHAMILAN (KMK) PADA PREEKLAMSIA/ EKLAMSIA
  • Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kesiapan IBu dalam Pemulangan Bayi Berat Lahir Rendah ( BBLR ) di Ruang Perinatal RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
  • HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN SELF-EFFICACY MENYUSUI IBU POSTPARTUM DENGAN PERLEKATAN SAAT MENYUSUI BAYI DI RUANG MATERNAL RS AKADEMIK UGM
  • Hubungan Frekuensi Kontraksi Ventrikel Prematur terhadap Respon Tekanan Darah Sistolik pada Uji Latih Jantung dengan Treadmill pada Pasien Aritmia Ventrikel Idiopatik
  • HUBUNGAN JENIS PEMBERIAN ASUPAN MAKANAN PADA BAYI DENGAN KEJADIAN ISPA DITINJAU DARI PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG ASI EKSLUSIF
  • HUBUNGAN KADAR TYROID STIMULATING HORMONE (TSH) RENDAH PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BBLR DI KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2012-2013
  • HUBUNGAN KEHAMILAN USIA REMAJA DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2015
  • Hubungan Kehamilan Usia Remaja dengan Kejadian Kelahiran Prematur
  • Hubungan kekerasan selama kehamilan dengan kelahiran bayi berat lahir rendah di Kabupaten Ogan Komering Ulu
  • Hubungan Kepercayaan Diri Dengan Kecemasan Ibu dalam Merawat Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Ruang Perinatal RSUP Dr Sardjito
  • Hubungan Kondisi Preeklampsia Ibu Hamil dengan Kejadian Asfiksia Neonatus di Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2021-2022
  • Hubungan Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil dengan Berat Badan Lahir (BBLR) Bayi di Kabupaten Bantul
  • HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI) DENGAN STATUS GIZI BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KETUWAN, KECAMATAN KEDUNGTUBAN KABUPATEN BLORA, JAWA TENGAH
  • Hubungan penyakit malaria pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di daerah endemik malaria Kabupaten Purworejo
  • Hubungan perilaku ibu dalam perawatan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak usia 1-3 tahun yang memiliki riwayat bayi berat lahir rendah di kota Yogyakarta
  • Hubungan pertambahan berat badan ibu selama kehamilan dengan berat lahir bayi
  • HUBUNGAN RIWAYAT ANEMIA MATERNAL DENGAN TUMBUH KEMBANG BAYI USIA 1-3 BULAN DI PUSKESMAS JETIS DAN PUSKESMAS TEGALREJO KOTA YOGYAKARTA
  • Hubungan Riwayat Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan kejadian Underweight pada Balita: Analisis Data HDSS Sleman
  • Hubungan status gizi ibu pada awal kehamilan dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di Kabupaten Klaten
  • HUBUNGAN UMUR KEHAMILAN TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARANGANYAR TAHUN 2016
  • HUBUNGANANTENATAL CARE (ANC) DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI KABUPATEN WONOSOBO
  • Infeksi malaria ibu hamil sebagai faktor risiko kejadian BBLR di daerah endemis malaria Kabupaten Bangka Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
  • Infeksi malaria pada ibu hamil dan kejadian BBLR di Kabupaten Bintan
  • INTERRATER RELIABILITY PADA CHECKLIST PENILAIAN KETERAMPILAN PERAWATAN BAYI BARU LAHIR DI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • KELANGSUNGAN HIDUP BAYI BERAT LAHIR RENDAH PADA MASA NEONATUS DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI DI KABUPATEN MAGELANG
  • KURANG ENERGI KRONIS (KEK) IBU HAMIL SEBAGAI FAKTOR RISIKO BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI KABUPATEN BANTUL
  • PENGALAMAN RESPON BERDUKA IBU YANG MENGALAMI KEMATIAN BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GONDOKUSUMAN 1, MANTRIJERON DAN WIROBRAJAN KOTA YOGYAKARTA
  • PENGARUH BREASTFEEDING SELF EFFICACY TREATMENT (BEST) TERHADAP PERLEKATAN DAN RESPON IBU-BAYI SELAMA PROSES MENYUSUI DI PUSKESMAS NGAMPILAN DAN WIROBRAJAN YOGYAKARTA
  • PENGARUH EDUKASI DAN KONSELING PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK (PMBA) BERBASIS WHATSAPP OLEH KADER TERLATIH TERHADAP PENGETAHUAN DAN PRAKTIK PMBA IBU USIA REMAJA DI PUSKESMAS BANGUNTAPAN III
  • PENGARUH EDUKASI KESEHATAN PAKET CERDAS IBU MENYUSUI (PCIM) TERHADAP EFIKASI DIRI IBU PRIMIPARA DALAM MERAWAT BAYI DI HAHARU SUMBA TIMUR
  • Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Perawatan Tali Pusat Menggunakan Phantom Bayi Pada Ibu Nifas Di RSUD Serui
  • PENGARUH EDUKASI PAKET CERDAS IBU MENYUSUI (PCIM) TERHADAP PARENTAL SELF-EFFICACY DALAM MERAWAT BAYI DI PUSKESMAS BAMBANGLIPURO
  • Pengaruh Edukasi Perawatan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Terhadap Keterlibatan Ayah di Neonatal Intensive Care Unit (NICU)
  • PENGARUH INTERVENSI EDUKASI PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) KOMPREHENSIF TERHADAP ASUPAN ENERGI, PROTEIN DAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 6-12 BULAN DI KABUPATEN KULON PROGO
  • PENGARUH INTERVENSI GAMELAN DAN GLUKOSA ORAL TERHADAP RESPON NYERI PADA BAYI SAAT IMUNISASI
  • PENGARUH KONSELING LAKTASI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III TERHADAP PEMBERIAN PRELAKTAL BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SOKARAJA I BANYUMAS
  • PENGARUH KUNJUNGAN NEONATUS TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF
  • PENGARUH PEMBERIAN ASI DENGAN CARA MENYUSUI TERHADAP TINGKAT NYERI BAYI SAAT MENDAPAT IMUNISASI PENTAVALEN DI PUSKESMAS SLEMAN YOGYAKARTA
  • Pengaruh Pemberian Paket Edukasi “Bayi Sehat” Terhadap Pengetahuan Ibu Post Partum Mengenai Hiperbillirubinemia Pada Bayi Baru Lahir
  • PENGARUH PENGGUNAAN BANTAL MENYUSUI TERHADAP PERLEKATAN IBU-BAYI SELAMA MENYUSUI
  • pengaruh penggunaan bantal menyusui terhadap respon ibu-bayi selama menyusui
  • PENGARUH PERAWATAN METODE KANGURU KOMBINASI MATERNAL SINGING DENGAN SELAWATAN TERHADAP PERILAKU TIDUR-TERJAGA BAYI BERAT LAHIR RENDAH
  • Pengaruh Perubahan Posisi Tidur Terhadap Suhu Badan, Saturasi Oksigen, Dan Denyut Jantung Bayi Prematur Di RSUP Dr. Sarjito Yogyakarta
  • Pengaruh suplementasi vitamin A dan Zink selama kehamilan terhadap kejadian Bayi Berat Lahir Rendah dan Prematuritas
  • Pengembangan Media Edukasi Video tentang Perawatan Bayi Baru Lahir
  • Pengetahuan, sikap dan praktek ibu hamil terhadap pelayanan antenatal, dan hubungannya dengan bayi berat lahir rendah (BBLR)
  • PERAWATAN IBU NIFAS DAN BAYI BARU LAHIR DALAM BUDAYA KAO MAU DI MASYARAKAT DESA WAJOMARA KECAMATAN AESESA SELATAN KABUPATEN NAGEKEO PROPINSI NTT
  • Perbandingan angka implantasi dan angka Take Home Baby pada transfer embrio hari ke-5 dengan hari ke-3 pada Program Bayi Tabung di Klinik Infertilitas Permata Hati, RS Dr. Sardjito Yogyakarta
  • PERBEDAAN PERKEMBANGAN BAYI UMUR 6 BULAN MENURUT EFIKASI DIRI IBU DALAM MENYUSUI
  • PERBEDAAN TINGKAT EFIKASI DIRI MATERNAL PADA IBU POSTPARTUM DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DAN BERAT LAHIR NORMAL
  • PERBEDAAN WAKTU PENGELUARAN ASI ANTARA IBU POST PARTUM PERSALINAN NORMAL DENGAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DENGAN ANESTESI REGIONAL YANG TELAH DIINISIASI MENYUSU DINI
  • PERSEPSI PERAWAT DAN IBU TENTANG KEBUTUHAN KELUARGA PADA NEONATUS DI RUANG PERAWATAN INTENSIF RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA
  • Status Kesehatan Neonatus dari Ibu Hamil Remaja Selama Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Gunung Kidul
  • STUDI FENOMENOLOGI: PERAN AYAH TERHADAP PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) DAN STATUS GIZI BAYI DI WILAYAH PUSKESMAS GODEAN II KABUPATEN SLEMAN
  • UJI KLINIS PENGARUH INTERVENSI FISIK METODE 5 S (SWADDLING, SIDE/STOMACH POSITION, SHUSHING, SWINGING, SUCKING) TERHADAP RESPON NYERI SAAT IMUNISASI PADA BAYI

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bolehkah memakai judul dari daftar ini apa adanya? Sebagai titik awal boleh, tetapi wajib disesuaikan lokasi, populasi, dan periodenya.

Tema mana yang paling mudah dikerjakan? Tema yang respondennya orang tua — pengetahuan ibu, kecemasan, efikasi diri merawat bayi. Datanya lebih mudah diperoleh dan izin etiknya lebih sederhana.

Tema mana yang celahnya paling terbuka? Perawatan metode kanguru, ikterus neonatorum, termoregulasi, dan nyeri pada neonatus. Keempatnya nyaris tidak tersentuh dalam daftar ini.

Apakah penelitian pada bayi memerlukan izin etik khusus? Ya. Bayi termasuk kelompok rentan, sehingga telaah etiknya lebih ketat dan persetujuan harus diperoleh dari orang tua. Urus sejak awal karena prosesnya memakan waktu.

Bagaimana mengukur nyeri pada bayi yang belum bisa bicara? Melalui instrumen penilaian nyeri berbasis pengamatan perilaku — ekspresi wajah, tangisan, gerakan tubuh, dan pola tidur. Beberapa instrumen baku tersedia untuk neonatus, dan ketersediaan versi Indonesianya perlu Anda periksa sebelum dipakai.

Apakah bidang ini sama dengan keperawatan maternitas? Berbeda, meski beririsan. Keperawatan maternitas berfokus pada ibu selama kehamilan sampai nifas; keperawatan neonatus berfokus pada bayi sejak lahir sampai usia 28 hari.

Penutup

Keperawatan neonatus menangani periode paling rawan dalam kehidupan manusia. Dalam 28 hari pertama, kondisi bayi dapat berubah cepat, dan sebagian besar perawatannya justru dilakukan orang tua di rumah — bukan tenaga kesehatan di fasilitas.

Itulah yang menjelaskan mengapa lebih dari separuh judul dalam daftar ini mengangkat peran orang tua. Penelitian di bidang ini sebenarnya adalah penelitian tentang bagaimana menyiapkan orang tua, bukan semata tentang tindakan terhadap bayi.

Yang menarik justru ketimpangannya: tema seperti perawatan metode kanguru, ikterus, dan termoregulasi hampir tidak diteliti — padahal ketiganya tindakan keperawatan neonatus yang paling sering dilakukan sehari-hari. Bagi Anda yang mencari kebaruan, di sanalah peluangnya.

Yang menentukan mutu penelitian bukan judulnya, melainkan konsistensi rangkaiannya: populasi menentukan instrumen, instrumen menentukan skala data, dan skala data menentukan uji statistik.

Daftar judul peminatan keperawatan lainnya tersedia di daftar judul tesis keperawatan UGM.

Bila Anda memerlukan pendampingan menentukan instrumen atau menyusun kerangka konsep, layanan bimbingan penulisan IDTESIS siap membantu.