Skripsi dan tesis memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk meneliti persoalan sosial yang dampaknya terasa luas. Indonesia adalah negara dengan ratusan suku, beragam agama, dan perbedaan kelas sosial yang lebar. Keragaman ini bisa menjadi kekuatan, tetapi juga bisa memicu prasangka, stereotip, diskriminasi, dan konflik jika tidak dikelola dengan baik. Psikologi sosial membantu menjelaskan mengapa orang cenderung membela kelompoknya sendiri, bagaimana prasangka terbentuk, dan apa yang bisa membuat kelompok yang berbeda hidup berdampingan dengan damai. Penelitian di bidang ini bermanfaat bagi sekolah, organisasi, tokoh masyarakat, dan pembuat kebijakan yang ingin membangun kerukunan. Artikel ini menyajikan 58 contoh judul skripsi dan tesis psikologi tentang identitas sosial, prasangka, dan relasi antarkelompok.
Celah dan Peluang Penelitian ke Depan
Topik ini masih relatif jarang diteliti dibanding topik lain, sehingga peluangnya cukup besar. Beberapa arah yang bisa dipertimbangkan:
- Prasangka di ruang digital. Ujaran kebencian, polarisasi di media sosial, dan cara algoritma memperkuat “kita versus mereka” masih sedikit diteliti dari sisi psikologi.
- Uji program pengurangan prasangka. Kontak antarkelompok, pertukaran pelajar, dan kegiatan bersama lintas agama atau suku perlu diuji secara eksperimen untuk melihat dampaknya.
- Kelompok minoritas yang jarang disorot. Pengalaman penghayat kepercayaan, masyarakat adat, pengungsi, dan pekerja migran dalam menghadapi diskriminasi masih jarang diteliti.
- Daerah bekas konflik. Proses pemulihan relasi antarkelompok di daerah yang pernah mengalami konflik sosial menyimpan pelajaran penting tentang rekonsiliasi.
- Diskriminasi di tempat kerja dan layanan publik. Bias usia, gender, disabilitas, dan asal daerah dalam rekrutmen atau pelayanan masih bisa diteliti dengan desain eksperimen.
- Ketimpangan dan sistem sosial tradisional. Cara masyarakat memandang dan melanggengkan ketimpangan, seperti sistem kasta di beberapa daerah, merupakan topik yang khas dan menarik.
Pengelompokan Judul
Judul-judul di topik ini dibagi ke dalam lima kelompok kecil. Satu judul bisa masuk ke lebih dari satu kelompok.
- Prasangka, Stereotip, dan Diskriminasi. Kelompok terbesar. Meneliti prasangka terhadap etnis Tionghoa, Papua, Ahmadiyah, kelompok LGBT, dan pemeluk agama lain, stereotip terhadap pasangan childfree, stereotip gender, bias usia dalam penilaian asesor, serta bias etnosentris konsumen.
- Toleransi dan Relasi Antarkelompok. Membahas toleransi beragama dan budaya, peran kontak antarkelompok dalam mendorong pemaafan, kecerdasan budaya, pertemanan lintas kelompok, dan sikap terhadap pernikahan beda agama.
- Identitas Sosial dan Identitas Kelompok. Mencakup pembentukan identitas nasional, identitas etnis dan cara keluarga mewariskannya, identitas dalam komunitas jazz dan Maiyah, identitas penghafal Al-Qur’an, serta identitas kolektif kelompok tani.
- Kasta, Ketimpangan, dan Pengalaman Kelompok Minoritas. Meneliti identitas perempuan yang menikah beda kasta di Bali, sistem kasta di Sumba Timur, stres minoritas pada kelompok LGBT, diskriminasi terhadap pekerja disabilitas, dan pengalaman perempuan dalam poligami siri.
- Solidaritas dan Loyalitas Kelompok. Membahas aksi solidaritas organisasi pemuda dan dokter di masa pandemi, solidaritas nelayan perempuan Bajo, serta loyalitas kelompok yang bisa mengalahkan integritas.
Daftar Judul Tesis Psikologi tentang Identitas Sosial, Prasangka, dan Relasi Antarkelompok
- Ambiguitas dalam Eksklusivitas: Makna Hubungan tanpa Status dalam Relasi Pertemanan dengan Lawan Jenis
- Ancaman Simbolik sebagai Mediator Peran Fanatisme Kelompok terhadap Prasangka dengan Tingkat Pendidikan dan Durasi Keanggotaan sebagai Moderator
- Antara Moralitas dan Toleransi: Fondasi Moral dan Toleransi Beragama pada Masyarakat Indonesia
- Bias Etnosentrisme dalam Persepsi Konsumen terhadap Kualitas Layanan dan Intensi Membeli: Studi Eksperimen dengan Partisipan Konsumen Etnis Batak dan Jawa-Surabaya
- Communal Sharing sebagai Landasan dalam Aksi Solidaritas Organisasi Pemuda
- Dinamika Identitas Sosial Anak Perempuan Pascapernikahan Anak: Studi Kasus di Desa Ban, Karangasem, Bali
- Dinamika Psikologis Konstruksi Identitas Kasta Perempuan Nyerod di Bali
- Eksplorasi Identitas Sosial pada Anggota Komunitas Jazz Mben Senen di Yogyakarta
- Evaluasi Properti Psikometris Skala Intolerance of Uncertainty dengan Pendekatan Model Rasch
- Identitas Sosial Penghafal Al-Qur’an di Pesantren
- Integrasi Identitas Sosial dalam Relasi Antarkelompok Agama
- Intensi Prososial terhadap Ingroup dan Outgroup Berbasis Keagamaan pada Remaja di Sekolah Umum dan Agama
- Intergroup Contact Encourages Forgiveness Within Intergroup Conflict
- Intoleransi dalam Toleransi: Konsep Toleransi Intergroup Kaum Muda Urban dalam Relasi Pertemanan Cross-Group di Jabodetabek
- Kepemimpinan Pemimpin Gereja Katolik Indonesia dalam Upaya Mengantisipasi Polarisasi Politik Menjelang Pemilu Presiden 2024: Studi Kasus
- Keterbukaan terhadap Pengalaman sebagai Prediktor Toleransi terhadap Keberagaman Budaya pada Mahasiswa Indonesia
- Konstruksi dan Aksentuasi Identitas Sosial Etnis Toraja pada Upacara Rambu Solo’
- Konstruksi Identitas Nasional Generasi Milenial di Indonesia
- Kontribusi Kecerdasan Budaya terhadap Toleransi Hangat pada Dewasa Muda Indonesia
- Loyalitas dan Solidaritas di atas Integritas: Dinamika Psikologis Kepatuhan Polisi Indonesia terhadap Subkultur Blue Wall of Silence
- Mereka Berbeda: Narasi Prasangka Warga Lokal di Desa Tuapukan, Nusa Tenggara Timur
- Motivasi dalam Melakukan Aksi Solidaritas pada Dokter Bali selama Pandemi COVID-19
- Navigasi Identitas Sosial dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia
- Pembentukan Identitas Nasional: Pengalaman Anak Diplomat Indonesia yang Kembali dari Negara Barat
- Pengalaman Membangun Startup bagi Etnis Melayu di Pekanbaru
- Pengaruh Diversity Climate dan Psychological Contract terhadap Pembentukan Organizational Identification pada Karyawan di Indonesia
- Pengaruh Eksemplifikasi Kontrastereotip terhadap Stereotip dan Jarak Sosial Etnis Papua
- Pengaruh Identitas Sosial dan Perbandingan Sosial terhadap Intensi Melakukan Perilaku Berkelanjutan dengan Mengontrol Sikap, Norma Subjektif, dan Persepsi Kendali Perilaku
- Pengaruh Orientasi Akulturasi Etnis Tionghoa terhadap Ketertarikan Laki-laki Dewasa Awal dari Etnis Jawa
- Pengaruh Referensi dan Ageism terhadap Hasil Penilaian Asesor: Sebuah Studi Eksperimen Faktorial
- Pengaruh Religiusitas dan Prasangka Agama pada Sikap terhadap Pernikahan Beda Agama di Indonesia
- Pengaruh Sikap Antisemit dan Kepribadian terhadap Konsumerisme Berbasis Etnis
- Pengaruh Sosialisasi Etnisitas dalam Keluarga terhadap Harga Diri melalui Mediasi Identitas Etnis pada Remaja Jawa Banyumasan
- Pengaruh Status Ingroup-Outgroup Korban dan Sikap Perundungan terhadap Perilaku Prososial Saksi Perundungan pada Siswa SMA X Surakarta
- Peran Anxiety Sensitivity & Intolerance of Uncertainty terhadap Kecenderungan Cyberchondria Terkait Pandemi COVID-19 pada Mahasiswa
- Peran Brand Image Kosmetik Lokal dalam Menginternalisasi Konsep Keberagaman Warna Kulit terhadap Brand Loyalty Konsumen Gen Z
- Peran Doomscrolling dalam Memediasi Hubungan antara Intoleransi terhadap Ketidakpastian dengan Kesejahteraan Mental
- Peran Intolerance of Uncertainty terhadap Distres Psikologis Tenaga Kesehatan di Masa Pandemi COVID-19 dengan Strategi Koping Maladaptif sebagai Mediator
- Peran Keterlibatan Ayah terhadap Resiliensi Mahasiswa Laki-Laki dengan Persepsi terhadap Stereotip Peran Gender Agensi sebagai Mediator
- Peran Orientasi Dominasi Sosial dan Ancaman Realistis terhadap Prasangka Kepada Etnis Cina-Indonesia: Apakah Ancaman Realistis Dapat Menjadi Mediator?
- Peran Persepsi Budaya Patriarki dan Konservatisme terhadap Stereotip Childfree pada Mahasiswa Indonesia
- Peran Religiusitas dan Dark Tetrad terhadap Prasangka Antaragama
- Peran Religiusitas, Fundamentalisme Agama, dan Identitas Gender pada Prasangka terhadap LGBT
- Peran Stereotip Gender terhadap Konsep Diri Akademik Mahasiswi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di Indonesia
- Persepsi Ancaman sebagai Mediator Peran Identitas Keagamaan terhadap Intoleransi Politik Jemaat Ahmadiyah di Lombok
- Persepsi Diskriminasi sebagai Mediator antara Efikasi Diri dan Ketidakpuasan Kerja pada Karyawan dengan Disabilitas
- Persepsi Pengguna Instagram terhadap Kehangatan dan Kompetensi Influencers Berdasarkan Identitas Agama, Kebutuhan akan Kognisi, dan Pengalaman Kontak Antarkelompok
- Prasangka dan Perilaku Prososial terhadap Outgroup Berbasis Agama pada Remaja
- Proses Mahasiswa Multietnis dalam Identifikasi Identitas Diri
- Religiusitas, Internalized Homonegativity, dan Subjective Well-being pada Kelompok Minoritas Seksual
- Rumah untuk Kembali: Cara Komunitas Maiyah Merawat Common In-group Identity
- Sistem Kasta di Sumba Timur: Realitas Bersama dan Legitimasi Ketimpangan Sosial
- Solidaritas dari Pesisir: Sitabangang Nelayan Perempuan Bajo
- Stres Minoritas dan Pencarian Bantuan: Eksplorasi Pengalaman Laki-Laki Gay di Indonesia
- Stres Minoritas sebagai Prediktor Ide Bunuh Diri pada Dewasa Awal LGBT di Indonesia
- Subjective Well-Being Perempuan Etnis Madura yang Menjalani Poligami Siri pada Masyarakat Kelas Bawah
- Tanah adalah Oksigen: Rekonstruksi dan Negosiasi Identitas Sukatani sebagai Kolektif Agraria
- Toleransi Beragama Dinamika Mahasiswa Beragama Islam, Kristen, dan Katolik
Penutup
Identitas sosial, prasangka, dan relasi antarkelompok adalah topik yang sangat penting bagi Indonesia yang beragam. Penelitian di bidang ini bisa ikut menyumbang upaya membangun masyarakat yang lebih adil dan rukun. Daftar judul di atas menunjukkan bahwa ruang penelitiannya masih luas, terutama untuk kelompok minoritas, ruang digital, dan uji program pengurangan prasangka. Karena topik ini sensitif, susun pertanyaan penelitian dengan bahasa yang netral, jaga kerahasiaan partisipan, dan hindari generalisasi yang bisa menyinggung kelompok tertentu.
Bila Anda memerlukan pendampingan menentukan instrumen atau menyusun kerangka konsep, layanan bimbingan penulisan IDTESIS siap membantu.


