HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Judul Skripsi dan Tesis Psikologi tentang Karier, Kinerja, dan Manajemen SDM (UGM)

Bagi banyak mahasiswa, skripsi dan tesis adalah jembatan terakhir sebelum memasuki dunia kerja. Karena itu, topik karier, kinerja, dan manajemen sumber daya manusia (SDM) terasa sangat dekat. Persaingan kerja yang ketat, munculnya program magang seperti Kampus Merdeka, perubahan kebutuhan keterampilan akibat teknologi, dan generasi muda yang punya cara pandang berbeda tentang karier membuat bidang ini terus berkembang. Penelitian psikologi membantu kampus menyiapkan lulusan yang siap kerja, membantu perusahaan merekrut dan mengembangkan karyawan dengan tepat, serta membantu individu membangun karier yang memuaskan. Artikel ini menyajikan 182 contoh judul skripsi dan tesis psikologi tentang karier, kinerja, dan manajemen SDM.

Celah dan Peluang Penelitian ke Depan

Berikut beberapa peluang penelitian yang masih bisa dikembangkan:

  1. Karier di era AI. Bagaimana mahasiswa dan pekerja menyiapkan diri menghadapi pekerjaan yang berubah karena AI, termasuk kemauan belajar ulang (reskilling), adalah topik yang sangat relevan.
  2. Rekrutmen dan seleksi berbasis teknologi. Penggunaan wawancara video, tes daring, AI dalam seleksi, dan penilaian lewat media sosial pelamar masih jarang diteliti dari sisi psikologi.
  3. Jalur karier nonkonvensional. Wirausaha muda, kreator konten, pekerja lepas, dan seniman tradisi memiliki makna dan tantangan karier yang berbeda dari karyawan kantoran.
  4. Kelompok yang sering terlewat. Pengembangan karier perempuan setelah melahirkan, pekerja penyandang disabilitas, dan karyawan usia lanjut masih perlu lebih banyak diteliti.
  5. Evaluasi program magang dan pengembangan. Banyak judul meneliti peserta magang, tetapi evaluasi dampak jangka panjang program magang dan pelatihan terhadap karier alumni masih terbatas.
  6. Pengukuran kompetensi yang lebih tajam. Pendekatan baru seperti analisis jejaring (network analysis) membuka peluang untuk memetakan kompetensi kerja secara lebih rinci.

Pengelompokan Judul

Judul-judul di topik ini dibagi ke dalam enam kelompok kecil. Satu judul bisa masuk ke lebih dari satu kelompok.

  1. Kesiapan Kerja, Magang, dan Employability. Kelompok terbesar. Meneliti kesiapan kerja lulusan baru, mahasiswa tingkat akhir, dan siswa SMK, peran pengalaman magang MSIB dan Kampus Merdeka, serta faktor yang meningkatkan daya saing di pasar kerja.
  2. Pengambilan Keputusan dan Kematangan Karier. Membahas efikasi diri dalam mengambil keputusan karier, kebimbangan karier, aspirasi karier, peran dukungan dan pola asuh orang tua, serta intervensi karier untuk siswa dan mahasiswa.
  3. Adaptabilitas dan Kesuksesan Karier. Mencakup kemampuan menyesuaikan diri dalam karier, panggilan karier (calling), orientasi karier mandiri, kesuksesan karier alumni, dan pencitraan karier di LinkedIn.
  4. Kinerja Karyawan. Meneliti faktor yang memengaruhi kinerja, seperti kepribadian, modal psikologis, kecocokan dengan pekerjaan dan organisasi, kompetensi manajerial, kecerdasan emosional, dan kelincahan kerja.
  5. Praktik Manajemen SDM. Membahas rekrutmen dan penilaian media sosial pelamar, onboarding karyawan baru, kepuasan terhadap gaji dan tunjangan, etos kerja antargenerasi, kerja sama tim, dan pemetaan kompetensi dengan analisis jejaring.
  6. Karier Kelompok Khusus. Berisi pengalaman karier perempuan, pekerja muda penyandang disabilitas, wirausaha Gen Z, petugas pemadam kebakaran, seniman Lengger Lanang, serta kecemasan karier mahasiswa.

Daftar Judul Tesis Psikologi tentang Karier, Kinerja, dan Manajemen SDM

  1. Analisis Data IFLS-5: Peran Tunjangan dan Gaji terhadap Kepuasan Pekerja Industri Manufaktur
  2. Analisis Keinginan Belajar Peserta Magang: Peran Persepsi Kepercayaan Supervisor dan Status Kompensasi
  3. Apakah Kepuasan terhadap Kompensasi dan Tunjangan Berhubungan dengan Flourishing Karyawan? Perspektif Karyawan
  4. Career Adaptability sebagai Mediator Hubungan antara Emotional Intelligence dengan Work Engagement Karyawan yang Bekerja pada Perusahaan Swasta di Industri Percetakan pada Masa Pandemi Corona
  5. Cinta yang Indah pada Diri dan Sesama (Studi Fenomenologi: Makna Pilihan Karier Menekuni Bisnis Budidaya Ikan Hias)
  6. Conscientiousness dan Produktivitas Kerja di Industri Tambang: Analisis Berdasarkan Data IFLS-5
  7. Dampak Intervensi Karier Kelompok “My Career Story” secara Daring terhadap Peningkatan Identitas Vokasional Siswa SMA Kelas X
  8. Dari Ruang Kelas ke Ruang Kerja: Studi Kuantitatif tentang Dampak Etos Kerja terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir di Indonesia
  9. Dedikasi di Balik Risiko: Studi Fenomenologi tentang Alasan Petugas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta Memilih Bertahan dalam Pekerjaan
  10. Dinamika Onboarding PT XYZ pada Karyawan Generasi Z di Fase Early Career
  11. Dinamika Pengambilan Keputusan Wanita Karier Mengenai Pernikahan
  12. Efektivitas Intervensi Hypnotic Guided Imagery untuk Meningkatkan Happiness at Work pada Karyawan dengan Masalah Job Performance
  13. Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Indonesia
  14. Eksplorasi Pengalaman Magang MSIB pada Mahasiswa terhadap Work Readiness: Studi Fenomenologi
  15. Gambaran Dinamika Motivasi, Heavy Work Investment, dan Performa Kerja Individu: Pengujian Model Konteks Pekerja dengan Jam Kerja Panjang di Indonesia
  16. Grit sebagai Moderator Peran Efikasi Diri Kreatif terhadap Employability pada Mahasiswa
  17. Harga Diri sebagai Mediator Peran Dukungan Orang Tua terhadap Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier Siswa SMA
  18. Hubungan antara Career Capital dan Organizational Commitment pada Karyawan Generasi Milenial
  19. Hubungan antara Kepuasan Gaji dan Motivasi Kerja pada Karyawan Gen Z
  20. Hubungan antara Pola Asuh Authoritative Orang Tua dan Self-Efficacy terhadap Pengambilan Keputusan dalam Berkarier pada Mahasiswa Tingkat Akhir selama Masa Pandemi COVID-19
  21. Hubungan Efikasi Diri dengan Komitmen Karier pada Guru
  22. Hubungan Entrepreneurial Mindset dengan Kinerja Individual pada Self- Employed Gen Z
  23. Hubungan Karakteristik Pekerjaan dan Work-Family Conflict pada Pengemudi Ojek Online di Yogyakarta
  24. I-Karier: Literasi Berbasiskan Internet untuk Meningkatkan Dukungan Orang Tua dalam Pengambilan Keputusan Karier Remaja
  25. Kecemasan Mahasiswa Lulusan Baru Ditinjau dari Pengalaman Magang
  26. Kepuasan Kerja pada Mahasiswa Magang Startup Ditinjau dari Desain Kerja dan Upah
  27. Ketahanan Kinerja Tim dalam Situasi Tekanan Tinggi: Studi Kasus pada Kitchen Team Natahati Coffee and Eatery
  28. Kolaborasi dan Kooperasi: Konsep, Dinamika, serta Dampak pada Kinerja
  29. Leader-Member Exchange (LMX) sebagai Moderator Peran Grit terhadap Employability pada Karyawan Generasi Z
  30. Learning Agility: Dapatkah Memprediksi Tendensi Burnout pada Mahasiswa Peserta Magang MSIB?
  31. Memahami Kelelahan Empatik (Compassion Fatigue) pada Psikolog Praktisi Awal Karier dengan Riwayat Gangguan Psikologis
  32. Memahami Peran Efikasi Diri terhadap Kematangan Karier Siswa SMA Internasional di Tangerang
  33. Menggali Resiliensi Siswa Remaja dalam Konteks Kinerja Akademik Pascaperceraian Orang Tua
  34. Model Dukungan Lingkungan Kerja Kolaboratif untuk Peningkatan Produktivitas Kerja
  35. Motivasi sebagai Mediator terhadap Hubungan Consumptive Lifestyle dan Performansi Kerja pada Karyawan Generasi Y
  36. Pemaknaan Karier dalam Pencapaian Kepuasan Kerja pada Perempuan
  37. Pemetaan Konstruk Kompetensi dalam Manajemen Sumber Daya Manusia melalui Network Analysis
  38. Penerapan Analisis Jejaring (Network Analysis) pada Pengukuran Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural Aparatur Sipil Negara (ASN)
  39. Pengalaman Fresh Graduate dalam Memaknai Pencapaian Karier di LinkedIn
  40. Pengaruh Academic Satisfaction terhadap Work-Self Efficacy pada Mahasiswa Magang
  41. Pengaruh antara Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Digital terhadap Kinerja Anggota Kodim 0734/Kota Yogyakarta
  42. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Learning Agility Peserta Magang Bersertifikat Kampus Merdeka
  43. Pengaruh Kompetensi Decision Making terhadap Job Performance dengan Conscientiousness sebagai Moderator pada Manajer Unit Layanan Pelanggan
  44. Pengaruh Media Sosial Pelamar Kerja terhadap Penilaian Perekrut
  45. Pengaruh Work Engagement dan Kepuasan Penghasilan terhadap Kompetensi Kerja Pegawai di PT X
  46. Pengembangan Karier Pekerja Perempuan Muda dengan Disabilitas
  47. Pengujian Model Prediktif Kinerja Pelatihan Diplomat: Analisis Jaringan dan Regresi Hierarkis Berdasarkan Teori Kinerja Campbell
  48. Peran Adversity Quotient dan Emotional Intelligence terhadap Career Decision Making Self-Efficacy pada Siswa Kelas 12 SMA X Yogyakarta
  49. Peran Agreeableness terhadap Job Performance dengan Mediator Work Engagement
  50. Peran Anchor Virtues terhadap Career Adaptability Generasi Z yang Dimediasi oleh Resiliensi Karyawan di Perusahaan Digital Start-up
  51. Peran Big Five Personality Traits terhadap Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada
  52. Peran Career Adaptability dan Kualitas Pengalaman Magang terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Gadjah Mada
  53. Peran Career Adaptability dan Leader-Member Exchange terhadap Work Engagement Generasi Milenial
  54. Peran Career Calling terhadap Job Flourishing dengan Psychological Safety sebagai Moderator
  55. Peran Career Decision-Making Self-Efficacy (CDMSE) terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Sarjana dan Diploma Tingkat Akhir Universitas Gadjah Mada dengan Pengalaman Magang sebagai Moderator
  56. Peran Core Competencies terhadap Kinerja Manajer Unit Layanan Pelanggan
  57. Peran Core Self-Evaluation terhadap Adaptabilitas Karier pada Fresh Graduate
  58. Peran Desain Kerja terhadap Kesejahteraan dan Kinerja Karyawan
  59. Peran Determinasi Diri terhadap Adaptabilitas Karier pada Mahasiswa
  60. Peran Digital Leadership dan Learning Agility terhadap Individual Work Performance pada Aparatur Sipil Negara
  61. Peran Dimensi – Dimensi Flourishing di Organisasi terhadap Kesiapan Kerja Anggota Organisasi Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada
  62. Peran Dimensi-Dimensi Stres Perjalanan terhadap Motivasi Kerja pada Mahasiswa Peserta Magang
  63. Peran Dukungan Keluarga dan Dukungan Teman Sebaya terhadap Pengambilan Keputusan Karier pada Remaja
  64. Peran Dukungan Orang Tua dan Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier terhadap Identitas Vokasional Remaja
  65. Peran Dukungan Orang Tua terhadap Kesulitan Pengambilan Keputusan Karier pada Siswa SMA dengan Status Sosial Ekonomi Rendah
  66. Peran Dukungan Sosial dan Otonomi Kerja terhadap Keterikatan Kerja di Setting Gig Economy: Studi pada Driver Platform Daring Berbasis Ride-Sharing di Indonesia
  67. Peran Dukungan Sosial Orang Tua dan Efikasi Diri terhadap Kesulitan Pengambilan Keputusan Karier pada Siswa SMA
  68. Peran Dukungan Sosial terhadap Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir dengan Inisiatif Pertumbuhan Pribadi sebagai Mediator
  69. Peran Dukungan Supervisor terhadap Performa Kerja pada Peserta Magang Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat dengan Dimoderasi oleh Resiliensi
  70. Peran Dukungan Teman Sebaya terhadap Kemampuan Adaptasi Karier dengan Efikasi Diri sebagai Variabel Mediator pada Mahasiswa di Yogyakarta
  71. Peran Efikasi Diri Akademik dan Harga Diri terhadap Kesejahteraan Subjektif pada Mahasiswa yang Sedang Menyelesaikan Skripsi Bersamaan dengan Melaksanakan Magang
  72. Peran Efikasi Diri Akademik terhadap Aspirasi Karier pada Siswa Sekolah Menengah atas (SMA)
  73. Peran Efikasi Diri dalam Karier terhadap Kebimbangan Karier pada Mahasiswa Gen Z
  74. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Organisasi terhadap Adaptabilitas Karier pada Pekerja Disabilitas
  75. Peran Efikasi Diri dan Persepsi Pola Asuh Authoritative terhadap Aspirasi Karier Mahasiswa Tingkat Akhir
  76. Peran Efikasi Diri pada Pengambilan Keputusan Karier terhadap Kematangan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir
  77. Peran Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier sebagai Mediator Hubungan antara Kepribadian Neuroticism dan Kesulitan Pengambilan Keputusan Karier pada Siswa SMA
  78. Peran Efikasi Diri terhadap Kesulitan Pengambilan Keputusan Karier Mahasiswa Tingkat Akhir
  79. Peran Efikasi Diri terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Magang
  80. Peran Efikasi Diri, Budaya Birokrasi, Kepemimpinan Adaptif, dan Employability terhadap Perilaku Kerja Inovatif
  81. Peran Emotional Intelligence dan Workforce Agility terhadap Work Performance (Studi pada Karyawan PT. PNM)
  82. Peran Emotional Intelligence terhadap Employability pada Generasi Z dengan Dukungan Sosial sebagai Mediator
  83. Peran Empathetic Leadership terhadap Kinerja melalui Kepuasan Kerja sebagai Mediator di PT X
  84. Peran Fear of Missing Out (Fomo) terhadap Kesiapan Kerja pada Fresh Graduate Generasi Z
  85. Peran Harapan Orang Tua dan Parental Self Efficacy terhadap Keterlibatan Orang Tua dalam Perkembangan Karier Anak Sekolah Dasar
  86. Peran Iklim Keselamatan Kerja pada Perilaku Kerja Tidak Aman
  87. Peran Iklim Psikologis Perusahaan dan Adaptabilitas Karier terhadap Performansi Karier
  88. Peran Imbalan Nonmoneter dalam Membentuk Kepuasan Kerja Karyawan Generasi Y
  89. Peran Job Autonomy dan Work Life Balance terhadap Work Engagement Peserta Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Mbkm) Kemendikbud Ristek Batch 6
  90. Peran Keamanan Psikologis dan Komitmen Karier terhadap Tingkat Turnover Intention Karyawan pada Generasi Milenial
  91. Peran Kecerdasan Emosi terhadap Efikasi Diri Keputusan Karier pada Siswa SMA
  92. Peran Kecerdasan Emosi terhadap Kesiapan Kerja pada Pengurus Organisasi Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada
  93. Peran Kecerdasan Emosional dan Dukungan Interpersonal sebagai Prediktor Kinerja Pengajar Bisindo (Bahasa Isyarat Indonesia)
  94. Peran Kecerdasan Emosional dan Dukungan Orang Tua Terkait Karier terhadap Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier pada Siswa SMAN 3 Penajam Paser Utara
  95. Peran Kelekatan Ibu dan Ayah terhadap Resiliensi Mahasiswa Generasi Z yang Sedang Magang
  96. Peran Kematangan Karier dan Regulasi Diri dalam Belajar terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK
  97. Peran Kepemimpinan Diri (Self Leadership) terhadap Kesuksesan Karier Subjektif Karyawan Usia Produktif Dimediasi oleh Core Self-Evaluation
  98. Peran Kepemimpinan Otentik dan Adversity Quotient terhadap Performansi Karier
  99. Peran Kepribadian Proaktif dan Dukungan Keluarga terhadap Resiliensi Mahasiswa Generasi Z yang Sedang Magang
  100. Peran Kepuasan Gaji dan Pertumbuhan Karier terhadap Keterikatan Karyawan di PT X
  101. Peran Keseimbangan Kehidupan Kerja terhadap Kinerja Individu Karyawan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Yogyakarta
  102. Peran Keterikatan Kerja dan Dukungan Organisasi yang Dipersepsikan terhadap Kinerja Karyawan PT Indonesia Steel Tube Works (ISTW)
  103. Peran Keterlibatan Ayah terhadap Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier pada Emerging Adult
  104. Peran Kompetensi Mengelola Perubahan terhadap Kinerja pada Manajer Kantor Pusat dan Manajer Unit di Era Transformasi PT X
  105. Peran Kondisi Well-being terhadap Persepsi Kinerja Kerja pada Karyawan Generasi Z
  106. Peran Konflik Peran Ganda terhadap Motivasi Kerja Wanita Karier
  107. Peran Konsep Diri dan Dukungan Orang Tua Terkait Karier terhadap Kematangan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Daerah Istimewa Yogyakarta
  108. Peran Konsep Diri dan Efikasi Diri Akademik terhadap Aspirasi Karier Mahasiswa
  109. Peran Learning Agility terhadap Kecemasan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas Gadjah Mada
  110. Peran Locus of Control Internal terhadap Kesiapan Kerja pada Siswa SMK di Gunungkidul
  111. Peran Makna Karier terhadap Employee Well-Being pada Karyawan Manufaktur dan Non Manufaktur
  112. Peran Melihat Career-Related Posts di Media Sosial terhadap Perilaku Workaholism pada Generasi Z
  113. Peran Modal Psikologis terhadap Employability Mahasiswa dengan Pengalaman Akademik Internasional: Studi pada Alumni Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA)
  114. Peran Motivasi Intrinsik terhadap Keterlibatan Kerja pada Mahasiswa selama Program Magang
  115. Peran Occupational Self-Efficacy dan Future Time Perspective terhadap Kesiapan Kerja pada Mahasiswa Peserta MSIB
  116. Peran Occupational Self-Efficacy terhadap Individual Work Performance yang Dimediasi oleh Kepuasan Kerja Karyawan
  117. Peran Occupational Self-efficacy terhadap Job Search Anxiety pada Mahasiswa yang Pernah Menjalani Magang
  118. Peran Occupational Self-Efficacy terhadap Work Readiness pada Fresh Graduate
  119. Peran Orientasi Kepribadian Anchor dan Career Anchor terhadap Career Adaptability pada Pekerja Karier Mandiri
  120. Peran Parental Career-Related Behavior terhadap Kesulitan Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Semester Akhir dengan Mediator Efikasi Diri
  121. Peran Passion terhadap Kinerja Karyawan Generasi Milenial
  122. Peran Peer Attachment terhadap Kematangan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir Perantau-Bukan Perantau
  123. Peran Pengalaman Kerja terhadap Kesiapan Kerja Peserta Magang Program MSIB Kampus Merdeka
  124. Peran Pengalaman Magang dan Efikasi Diri terhadap Kesiapan Kerja pada Peserta Magang Kampus Merdeka (MSIB)
  125. Peran Pengalaman Magang terhadap Kesiapan Kerja pada Alumni S1 Fakultas Psikologi UGM
  126. Peran Perbandingan Sosial terhadap Kecemasan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir dengan Intensitas Penggunaan LinkedIn sebagai Moderator
  127. Peran Perceived Organizational Support (POS) terhadap Aspirasi Karier pada Mahasiswa Magang
  128. Peran Perceived Organizational Support dan Anchor Virtues terhadap Career Adaptability Pekerja
  129. Peran Perceived Organizational Support dan Job Crafting terhadap Kesuksesan Karier Subjektif pada Generasi Milenial di Perusahaan Startup
  130. Peran Perceived Organizational Support terhadap Adaptabilitas Karier melalui Mediasi Work Meaningfulness
  131. Peran Perceived Organizational Support terhadap Career Resilience yang Dimediasi oleh Career Adaptability pada Pegawai Non-ASN di RSUD X
  132. Peran Perceived Organizational Support terhadap Performansi Kerja Karyawan Teknisi PT. New Ratna Motor
  133. Peran Perceived Supervisory Support terhadap Career Satisfaction Karyawan Gen Z
  134. Peran Perilaku Sehat terhadap Performa Kerja pada Karyawan di Perusahaan E-Commerce
  135. Peran Persepsi Distres Pernikahan Orang Tua dan Aspirasi Karier terhadap Intensi Menikah Individu Usia Emerging Adulthood
  136. Peran Persepsi Dukungan Atasan sebagai Moderator dalam Hubungan antara Komitmen Karier dan Kesuksesan Karier
  137. Peran Persepsi Kepemimpinan Empatik terhadap Komitmen Karier Guru Honorer
  138. Peran Persepsi Kontrol Akademik terhadap Kecemasan Karier Akibat COVID-19 pada Mahasiswa
  139. Peran Persepsi Pengembangan Karier dan Kepemimpinan Melayani terhadap Intensi Turnover pada Karyawan Milenial di Tahap Pembentukan Karier
  140. Peran Persepsi Pengembangan Karier dan Kesuksesan Karier terhadap Job Hopping pada Karyawan Startup
  141. Peran Persepsi Pengembangan Karier dan Persepsi Dukungan Atasan terhadap Kesuksesan Karier Karyawan Generasi Y
  142. Peran Persepsi Program Pengembangan Karier terhadap Hubungan antara Workload dan Work Engagement pada Karyawan Startup
  143. Peran Person-Job Fit sebagai Mediator Hubungan antara Job Crafting terhadap Work Engagement pada Karyawan Milenial
  144. Peran Person-Job Fit terhadap Turnover Intention pada Karyawan Generasi Z melalui Job Flourishing sebagai Mediator
  145. Peran Person-Organization Fit dan Perceived Organizational Support terhadap Turnover Intention pada Karyawan PT X
  146. Peran Person-Organization Fit dan Work Engagement terhadap Turnover Intention di PT X
  147. Peran Person-Organization Fit terhadap Intensi Turnover pada Karyawan Generasi Y
  148. Peran Person-Organization Fit terhadap Work Performance pada Karyawan Generasi Z melalui Job Flourishing sebagai Mediator
  149. Peran Personal Branding melalui LinkedIn terhadap Aspirasi Karier Mahasiswa Tingkat Akhir
  150. Peran Protean Career Orientation dan Work Life Balance dalam Memprediksi Work Engagement Karyawan Generasi Milenial
  151. Peran Psychological Capital dan Leader Member Exchange (LMX) terhadap Job Performance pada Karyawan Pt. Efg
  152. Peran Psychological Capital terhadap Job Performance pada Tenaga Kependidikan dengan Happiness at Work sebagai Mediator
  153. Peran Psychological Capital terhadap Work Readiness pada Pengurus Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada
  154. Peran Quality of Work Life (QWL) dan Career Adaptability terhadap Burnout pada Karyawan Perbankan
  155. Peran Relasi Berbagi Komunal terhadap Perilaku Kewargaan Organisasi pada Mahasiswa Magang dengan Variabel Mediasi Kedekatan Relasi
  156. Peran Resiliensi dan Pengalaman Magang terhadap Kesiapan Kerja pada Mahasiswa Peserta Magang Bersertifikat (MSIB)
  157. Peran Self Regulation terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Sarjana Tingkat Akhir di Universitas Gadjah Mada
  158. Peran Self-Efficacy dan Pola Asuh Authoritative terhadap Tingkat Kesiapan Kerja pada Mahasiswa Sarjana Tingkat Akhir di Indonesia
  159. Peran Self-Esteem dan Sikap Kompetitif terhadap Perilaku Fear of Missing Out (FOMO) pada Mahasiswa Pengguna LinkedIn dalam Mencari Pekerjaan Magang
  160. Peran Servant Leadership dan Self-Efficacy terhadap Performansi Karier
  161. Peran Social Support dan Hardiness terhadap Career Adaptability pada Karyawan Milenial
  162. Peran Stres Kerja dan Ketakutan Menghadapi Pandemi COVID-19 terhadap Performa Kerja Karyawan di Wilayah Jabodetabek
  163. Peran Stres Kerja terhadap Kinerja dengan Social Support sebagai Variabel Moderator: Studi pada Anggota Polisi Lalu Lintas Ditlantas Polda DIY
  164. Peran Subjective Career Success terhadap Turnover Intention: Perceived Supervisor Support sebagai Moderator
  165. Peran Thriving at Work dan Perceived Supervisor Support terhadap Career Adaptability pada Karyawan Early Career
  166. Peran Transformational Leadership terhadap Career Adaptability pada Karyawan Generasi Z yang Dimoderasi oleh Role Ambiguity
  167. Peran Workforce Agility dan Perceived Organization Support terhadap Job Performance Karyawan
  168. Peranan Kompetensi-Kompetensi Manajerial terhadap Kinerja Karyawan Level Pimpinan Unit
  169. Peranan Penerimaan Dukungan Sosial terhadap Tingkat Academic Burnout Mahasiswa Aktif yang Mengikuti Magang
  170. Peranan Work Meaningfulness sebagai Mediator pada Hubungan antara Leader-Member Exchange terhadap Adaptabilitas Karier
  171. Perbandingan Kecenderungan Depresi Berdasarkan Status Pernikahan pada Wanita Karier: Analisis Data Sekunder IFLS-5
  172. Perbedaan Generasi dalam Etos Kerja antara Karyawan Generasi X dan Generasi Y di Indonesia
  173. Perbedaan Kesiapan Kerja dan Kompetensi Karier pada Partisipan Pemagangan Daring, Luring, dan Campuran Mahasiswa Tingkat Akhir
  174. Perjalanan Career Calling Seorang Lengger Lanang (Sebuah Studi Fenomenologi Deskriptif)
  175. Persepsi Dukungan Atasan terhadap Resiliensi Karier Tenaga Kependidikan
  176. Person-Job Fit: Peran Kepribadian sebagai Prediktor Performansi Kerja Individu di PT X
  177. Profil Laten Kepribadian Pemimpin dan Perannya terhadap Performa Kerja di PT. ABC
  178. Resiliensi sebagai Mediator antara Peran Persepsi Dukungan Supervisor terhadap Employability pada Karyawan Generasi Z
  179. Self-perceived Employability sebagai Moderator Hubungan antara STARA (Smart Technology, Artificial Intelligence, Robotics, and Algorithms) Awareness dan Job Insecurity
  180. Studi Successive Independent Samples Kesuksesan Karier Alumni Universitas Gadjah Mada
  181. Upaya Pencapaian Meaningful Work melalui Career Adaptability dan Workforce Agility pada ASN yang Mengalami Perubahan Jabatan
  182. Work Meaningfulness sebagai Mediator antara Career Calling dan Work Engagement

 

Penutup

Karier, kinerja, dan manajemen SDM adalah topik yang menghubungkan dunia kampus dengan dunia kerja, sehingga hasil penelitiannya bisa langsung dimanfaatkan oleh banyak pihak. Daftar judul di atas menunjukkan beragam pilihan, dari kesiapan kerja mahasiswa, pengambilan keputusan karier, sampai kinerja karyawan dan praktik SDM. Agar penelitian Anda lebih bermakna, pilih isu yang benar-benar dihadapi organisasi atau kelompok yang Anda teliti, lalu rumuskan rekomendasi yang praktis dan bisa diterapkan.

Bila Anda memerlukan pendampingan menentukan instrumen atau menyusun kerangka konsep, layanan bimbingan penulisan IDTESIS siap membantu.

Scan the code
Powered by Joinchat