HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Judul Skripsi dan Tesis Psikologi tentang Guru, Sekolah, dan Lingkungan Pendidikan (UGM)

Skripsi dan tesis bisa menjadi sumbangan nyata bagi perbaikan dunia pendidikan. Sekolah bukan hanya tempat siswa belajar membaca dan berhitung, tetapi juga tempat mereka belajar mengelola emosi, berteman, dan menemukan jati diri. Di balik itu, ada guru yang memikul beban kerja tinggi, sekolah yang sedang beradaptasi dengan kurikulum baru, pendidikan inklusif, dan pembelajaran digital, serta pesantren dan sekolah berasrama dengan dinamikanya sendiri. Penelitian psikologi di bidang ini membantu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, menyenangkan, dan mendukung tumbuh kembang siswa, sekaligus menjaga kesejahteraan para pendidiknya. Artikel ini menyajikan 105 contoh judul skripsi dan tesis psikologi tentang guru, sekolah, dan lingkungan pendidikan.

Celah dan Peluang Penelitian ke Depan

Berikut beberapa peluang penelitian yang masih terbuka di bidang ini:

  1. Guru di daerah dan guru honorer. Kesejahteraan, motivasi, dan tantangan guru di daerah terpencil serta guru honorer dengan gaji terbatas masih jarang diteliti secara mendalam.
  2. Dampak kebijakan pendidikan. Kurikulum Merdeka, sistem zonasi, dan penghapusan atau perubahan ujian nasional membawa dampak psikologis bagi siswa, guru, dan orang tua yang layak dikaji.
  3. Kesehatan mental di sekolah. Program pembelajaran sosial-emosional, peran guru BK, dan layanan psikolog sekolah masih perlu banyak diteliti dan diuji efektivitasnya.
  4. Pesantren dan sekolah berasrama. Isu perundungan, kerinduan pada keluarga, dan pengasuhan kolaboratif antara pengasuh asrama dan orang tua merupakan topik yang khas dan penting.
  5. Teknologi di kelas. Penggunaan gawai, AI, dan media belajar digital oleh guru dan siswa mengubah cara belajar. Kesiapan guru dan dampaknya pada siswa perlu diteliti.
  6. Hubungan sekolah dan keluarga. Komunikasi guru dengan orang tua dan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak masih sedikit diteliti, padahal keduanya sangat menentukan keberhasilan belajar.

Pengelompokan Judul

Judul-judul di topik ini dibagi ke dalam enam kelompok kecil. Satu judul bisa masuk ke lebih dari satu kelompok.

  1. Kesejahteraan dan Kompetensi Guru serta Dosen. Kelompok terbesar. Meneliti kesejahteraan psikologis, burnout, regulasi emosi, kompetensi sosial-emosional, growth mindset, perilaku kerja inovatif, dan komitmen guru TK hingga SMA, guru SLB, guru TPA, guru honorer, serta dosen.
  2. Pendidikan Inklusif dan Universal Design for Learning. Membahas pengalaman guru menerapkan pembelajaran berdesain universal (UDL), kesiapan Guru Pendamping Khusus, sikap guru dan teman sebaya terhadap siswa berkebutuhan khusus, dan rasa memiliki sekolah pada siswa disabilitas.
  3. Pesantren dan Sekolah Berasrama. Mencakup penyesuaian diri santri baru, identitas penghafal Al-Qur’an, relasi kuasa antarsantri, konsep barokah, ketangguhan pesantren di masa pandemi, dan pengasuhan kolaboratif di sekolah berasrama.
  4. Iklim Sekolah dan Pembelajaran Sosial-Emosional. Meneliti rasa memiliki sekolah, iklim sekolah, circle time, penerapan social and emotional learning, kebijakan anti-perundungan, dan makna seragam sekolah bagi siswa.
  5. Inovasi dan Praktik Pembelajaran. Membahas project-based learning, gerakan sekolah menyenangkan, pembelajaran dari rumah, e-learning, pengajaran metakognisi, upaya meningkatkan minat baca, dan dampak PAUD.
  6. Keterlibatan Orang Tua dan Asesmen Pendidikan. Berisi komunikasi guru dengan orang tua, keterlibatan ayah dalam pendidikan, keputusan orang tua memilih sekolah, serta pengembangan alat ukur seperti tes skolastik, skala kepemimpinan kepala sekolah, dan skala penolakan sekolah (school refusal).

Daftar Judul Tesis Psikologi tentang Guru, Sekolah, dan Lingkungan Pendidikan

  1. Adaptasi dan Validasi School Refusal Assessment Scale – Revised (SRAS-R) ke dalam Bahasa Indonesia
  2. Aktualisasi Diri: Suara Siswa Cerdas Istimewa di Sekolah Inklusi
  3. Analisis DIF (Differential Item Functioning) Kelompok Eksakta dan Noneksakta pada GMST (Gadjah Mada Scholastic Test)
  4. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Psychological Well-being Guru (Studi Kasus: Guru SD Ummahatul Mukminin Pekanbaru)
  5. Analisis Properti Psikometri pada Alat Ukur Keterpercayaan Dosen
  6. Blessing in Disguise: Pemaknaan Work-Family Conflict pada Ibu Dosen dengan Jabatan Struktural
  7. Bullying dan Kebijakan Anti Bullying: Analisis Persepsi pada Guru Pendidikan Anak Usia Dini
  8. Dampak Circle Time pada Siswa Sekolah Menengah atas (SMA) di Yogyakarta
  9. E-learning pada Guru di Masa Pandemi dan Endemi COVID-19
  10. Efek Jangka Panjang Stunting, Tingkat Pendidikan Ibu dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terhadap Kemampuan Kognitif Anak
  11. Eksplorasi Dampak Implementasi Circle Time pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang Tergabung dalam Komunitas Gerakan Sekolah Menyenangkan
  12. Eksplorasi Growth Mindset Guru di Indonesia: Faktor Pendorong, Pemeliharaan, dan Tantangan Penerapannya
  13. Eksplorasi Penerapan Metode Stay-Play-Talk (SPT) dalam Mendukung Keterampilan Sosial Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) Usia Prasekolah di Sekolah Inklusif
  14. Eksplorasi Penerapan Project-based Learning pada Sekolah Dasar di Komunitas Gerakan Sekolah Menyenangkan
  15. Eksplorasi Pengalaman Guru, Siswa, dan Orang Tua terhadap Implementasi Home-based Learning pada Tingkat Sekolah Dasar di Gerakan Sekolah Menyenangkan
  16. Eksplorasi Pengalaman Siswi Pesantren dengan Pengasuhan yang Terlalu Memanjakan: Kajian Naratif tentang Perkembangan Otonomi
  17. Eksplorasi Perspektif dan Praktik Pengajaran Metakognisi Guru Sekolah Dasar di Indonesia: Studi Metode Campuran
  18. Eksplorasi School Belonging pada Siswa SMPIT melalui Youth Participatory Action Research
  19. Evaluasi Psikometri Gadjah Mada Scholastic Test Menggunakan Analisis Rasch
  20. Family-Friendly Boarding School di SMA Masa Depan Yogyakarta: Upaya Pengasuhan Kolaboratif Orang Tua-Sekolah
  21. Gambaran dan Upaya Peningkatan Motivasi Membaca pada Siswa Sekolah Dasar Berbasis “Gerakan Sekolah Menyenangkan”
  22. Gambaran Pengasuhan Anak Berkebutuhan Khusus oleh Orang Tua yang Menjadi Guru Pendamping Khusus (GPK) di Masa Transisi Pendidikan: Sebuah Studi Photovoice
  23. Gambaran Regulasi Emosi Guru dalam Proses Pembelajaran di Kelas
  24. Hardiness, Dukungan Sosial, dan Penyesuaian Diri Guru Tingkat Sekolah Dasar di Masa Pandemi
  25. Hubungan antara Pola Asuh Otoritatif Orang Tua dengan Kemandirian pada Remaja Awal yang Tinggal di Pondok Pesantren
  26. Hubungan Efikasi Diri dengan Komitmen Karier pada Guru
  27. Identitas Sosial Penghafal Al-Qur’an di Pesantren
  28. Iklim Sekolah: Konsep Barokah sebagai Dasar pada Aturan dan Relasi Sosial Santri-Ustadz
  29. Kebutuhan Psikologis Guru Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) pada Masa Pandemi COVID-19
  30. Kesiapan Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam Mendampingi Siswa dengan Disabilitas di Masa Transisi Pembelajaran
  31. Ketangguhan Pesantren di Masa Pandemi
  32. Ketika Menjadi Santri Dalem Terpaksa: Sebuah Studi Naratif Kisah Perjalanan Santri Milenial Menjadi Lurah Pondok Pesantren
  33. Kompetensi Emosional pada Guru Pendidikan Khusus
  34. Kompetensi Sosial Emosional Guru sebagai Moderator pada Hubungan Viktimisasi Perundungan dengan Permasalahan Emosi Perilaku Siswa Sekolah Dasar
  35. Komunikasi Guru Kepada Orang Tua pada Sekolah Menengah Pertama
  36. Konstruksi dan Penilaian Kriteria Psikometris Skala Integritas Akademik Dosen
  37. Kuasa dalam Pertemanan Antarsantri di Pondok Pesantren
  38. Memahami Resiliensi: Studi Reflektif Pascapandemi pada Siswa Sekolah Berasrama
  39. Menjelajahi Ruang Baru: Eksplorasi Pengalaman Transisi Sekolah Mantan Korban Perundungan di Sekolah Murid Merdeka
  40. Metode Transmutasi dalam Pengelolaan Hasrat Seksual Remaja Laki-Laki di Sekolah Homogen Berasrama Berbasis Agama
  41. Moderasi Dukungan Sosial Guru pada Peran Empati terhadap Perilaku Bullying pada Remaja SMPN Z Yogyakarta
  42. Namanya Juga Pesantren sebuah Studi Photovoice Mengenai Penyesuaian Diri Santriwati di Pesantren
  43. Penerapan Generalized Structured Component Analysis (GSCA) untuk Mengevaluasi Struktur Tes Potensi Akademik: Studi Kasus Gadjah Mada Scholastic Test (GMST)
  44. Pengalaman Ayah dalam Keterlibatan pada Pendidikan Anak
  45. Pengalaman Guru Mengenai Implementasi Pembelajaran Home-Based Learning pada SMP yang Menggunakan Konsep Sekolah Menyenangkan
  46. Pengalaman Perjuangan Religius pada Santri di Pondok Pesantren Waria
  47. Pengalaman Personal Growth Guru dalam Penerapan Universal Design for Learning (UDL) di Sekolah Rumah Citta
  48. Pengalaman Personal Growth Guru TK dan Pra-SD dalam Pelaksanaan Universal Design for Learning (UDL) di Sekolah Rumah Citta
  49. Pengalaman Self-Determination Siswa Taman Kanak-Kanak Rumah Citta dalam Penerapan Universal Design for Learning (UDL)
  50. Pengambilan Keputusan Orang Tua untuk Melanjutkan Pendidikan Anaknya di Sekolah X
  51. Pengaruh Motivasi Intrinsik terhadap Flow Experience Santri Pondok Pesantren Mahasiswa (Ppm) pada Masa Munaqasyah
  52. Pengembangan Skala Kepemimpinan Adaptif bagi Kepala Sekolah (SKA-14) dengan Pendekatan Bayesian CFA
  53. Peran Beban Kerja dan Dukungan Sosial pada Masa Pandemi COVID-19 dalam Memprediksi Stres Kerja Guru saat Work from Home (WFH)
  54. Peran Dimensi Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja pada Dosen Perguruan Tinggi Swasta di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
  55. Peran Dukungan Sosial Orang Tua dan Self-Regulated Learning terhadap Prestasi Akademik Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Kediri
  56. Peran Efikasi Diri Akademik dan Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Grit Siswa SMA Reguler dan Asrama
  57. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Santri yang Berstatus Mahasiswa di Pondok Pesantren X Yogyakarta
  58. Peran Efikasi Diri dan School Belongingness terhadap Masalah Emosi dan Perilaku Remaja Usia Sekolah Dasar
  59. Peran Efikasi Diri dan School Belongingness terhadap Permasalahan Emosi dan Perilaku pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
  60. Peran Efikasi Diri sebagai Mediator Hubungan antara Kompetensi Sosial-Emosional dan Burnout pada Guru di Sekolah Inklusi
  61. Peran Efikasi Diri terhadap Kesejahteraan Psikologis Guru Sekolah Inklusif
  62. Peran Grit terhadap Kesejahteraan Psikologis Dosen dengan Iklim Organisasi sebagai Moderator
  63. Peran Growth Mindset dan Efikasi Diri Guru sebagai Prediktor Perilaku Kerja Inovatif
  64. Peran Iklim Sekolah dan Kebersyukuran terhadap Sense of School Belonging pada Siswa SMA di Yogyakarta
  65. Peran Iklim Sekolah terhadap Perilaku Kerja Inovatif pada Guru dengan Kepemimpinan Diri sebagai Moderator
  66. Peran Kecemasan dan Efikasi Diri terhadap Motivasi Kerja Guru Sekolah Luar Biasa di Daerah Istimewa Yogyakarta
  67. Peran Kecerdasan Emosi dan Dukungan Sosial terhadap Kesejahteraan Psikologis Guru Taman Kanak – Kanak
  68. Peran Kepemimpinan Pelayanan Dosen Pembimbing Skripsi terhadap Ideasi Bunuh Diri Mahasiswa Bimbingan dengan Resiliensi sebagai Variabel Mediator
  69. Peran Kepercayaan pada Organisasi terhadap Occupational Self-Efficacy pada Dosen dan Tenaga Kependidikan Universitas Gadjah Mada
  70. Peran Kompetensi Sosial Emosi Guru terhadap Kesejahteraan Subjektif Siswa SMP Dimediasi oleh Hubungan Guru dan Siswa
  71. Peran Kompetensi Sosial-Emosional terhadap Burnout pada Guru Sekolah Inklusi: Studi Mixed Method
  72. Peran Learning Agility dan Teacher Engagement terhadap Kesiapan E-Learning pada Dosen
  73. Peran Optimisme dan Dukungan Teman Sebaya terhadap Kesejahteraan Siswa di Pesantren Modern
  74. Peran Parenting Self-Efficacy sebagai Mediator Hubungan antara Dukungan Suami dan Keterlibatan Ibu dalam Pendidikan Anak
  75. Peran Persepsi Keadilan Organisasi dan Komitmen Profesi terhadap Komitmen Organisasi pada Guru SMK Amaliah Ciawi
  76. Peran Persepsi Kepemimpinan Empatik terhadap Komitmen Karier Guru Honorer
  77. Peran Persepsi Pola Asuh terhadap Efikasi Diri Akademik pada Santri Pondok Pesantren Mahasiswa
  78. Peran Religiositas terhadap Keterikatan Kerja pada Guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPA)
  79. Peran Religiusitas terhadap Perilaku Prososial Santri di Pondok Pesantren Inayatullah
  80. Peran Resiliensi dan Dukungan Sosial terhadap Keterikatan Kerja pada Guru Sekolah Dasar di Masa Pandemi
  81. Peran Resiliensi terhadap Work Engagement Guru Matematika di Bantul
  82. Peran Stres Kerja dan Iklim Organisasi terhadap Perilaku Kerja Inovatif Guru
  83. Peran Transformational Leadership Kepala Sekolah dan Job Insecurity terhadap Psychological Well-Being pada Guru Honorer
  84. Peran Welas Asih Diri dan Keterampilan Sosial-emosional Guru terhadap Permasalahan Emosi dan Perilaku Siswa SMP
  85. Peran Welas Diri dan Keterampilan Sosial-Emosional Guru terhadap Masalah Emosi dan Perilaku Remaja Usia Sekolah Dasar
  86. Persepsi Guru terhadap Pendidikan Inklusif: Sebuah Upaya untuk Menyelami Persepsi Guru
  87. Persepsi Sosial Teman Sebaya Usia Remaja terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi
  88. Personal Growth Guru dalam Menerapkan Universal Design for Learning di SMA Tumbuh
  89. Perspektif Guru tentang Rasa Memiliki Sekolah pada Siswa dengan Disabilitas di Kelas Pengembangan Sekolah Reguler
  90. Praktik Sosial Emosi Guru Muda di Sekolah Menengah Pertama
  91. Psychological Well-Being Santri yang Menjalani Laku Prihatin di Pondok Pesantren Salaf
  92. School Belongingness dan Motivasi Belajar Siswa di SMA dengan Grade Inflation
  93. Self-determination Siswa dalam Penelitian tentang Kesejahteraan Psikologis di Sekolah Inklusi
  94. Self-determination Siswa Sekolah Dasar Inklusif yang Menerapkan Pembelajaran Universal Design for Learning (UDL)
  95. Self-esteem sebagai Mediator Hubungan Parent-child Relationship dan Resiliensi Remaja di Pondok Pesantren
  96. Seragam di Mata Siswa SMP: Interpretasinya dalam Kaitan dengan Identitas
  97. Sikap dan Efikasi Diri Guru SD Negeri Kota Bontang terhadap Pendidikan Inklusif: Evaluasi Kualitatif Pelatihan Pendidikan Inklusif
  98. Sikap dan Efikasi Diri Guru SMP Negeri di Kota Bontang terhadap Pendidikan Inklusif: Evaluasi Kualitatif Pelatihan Pendidikan Inklusif
  99. Sikap Teman Sebaya terhadap Siswa dengan Disabilitas: Studi Kasus di Sekolah Vokasi Inklusif
  100. Studi Fenomenologi Dampak Work from Home pada Dosen Wanita Menikah di Universitas Muhammadiyah Lampung
  101. Studi Kualitatif: Implementasi Social Emotional Learning pada Pembelajaran Daring di SD yang Menerapkan Gerakan Sekolah Menyenangkan
  102. Suara Guru dan Suara Siswa tentang Social and Emotional Learning di Sekolah Dasar Inklusi
  103. Suara Santri Baru pada Masa Transisi dari Rumah ke Pondok Pesantren
  104. Uji Validitas Konstruk Analisis Faktor Konfirmatori dan Measurement Invariance pada Gadjah Mada Scholastic Test
  105. Upaya Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial dan Emosi Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Sleman

 

 

Penutup

Guru, sekolah, dan lingkungan pendidikan adalah tempat sebagian besar anak Indonesia menghabiskan masa tumbuhnya, sehingga penelitian di bidang ini punya dampak yang luas. Daftar judul di atas memperlihatkan banyak pilihan, dari kesejahteraan guru, pendidikan inklusif, pesantren, sampai inovasi pembelajaran. Pilih topik yang dekat dengan sekolah atau komunitas yang bisa Anda jangkau, dan libatkan guru, siswa, serta orang tua agar hasil penelitian benar-benar menggambarkan kebutuhan di lapangan. Dengan begitu, rekomendasi yang Anda hasilkan lebih mudah diterapkan oleh sekolah.

Bila Anda memerlukan pendampingan menentukan instrumen atau menyusun kerangka konsep, layanan bimbingan penulisan IDTESIS siap membantu.

Scan the code
Powered by Joinchat