HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Judul Skripsi dan Tesis Psikologi tentang Stres Kerja, Burnout, dan Work-Life Balance (UGM)

Penelitian skripsi dan tesis bisa menjadi suara bagi persoalan yang dirasakan banyak orang tetapi jarang dibicarakan secara terbuka. Kelelahan karena pekerjaan adalah salah satunya. Target yang makin tinggi, jam kerja yang panjang, pesan kantor yang masuk sampai malam, dan ketidakpastian status kerja membuat banyak pekerja merasa habis tenaga. Di sisi lain, mereka juga harus mengurus keluarga, kuliah, atau tanggung jawab lain. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada burnout, menurunnya kinerja, sampai keinginan berhenti bekerja. Penelitian psikologi membantu menemukan penyebab dan cara mencegahnya. Artikel ini menyajikan 113 contoh judul skripsi dan tesis psikologi tentang stres kerja, burnout, dan work-life balance.

Celah dan Peluang Penelitian ke Depan

Beberapa arah penelitian berikut masih terbuka lebar untuk digarap:

  1. Hak untuk tidak dihubungi di luar jam kerja. Kebiasaan membalas pesan kerja di malam hari dan saat libur makin umum, tetapi dampaknya terhadap pemulihan dan kesehatan mental pekerja Indonesia masih jarang diteliti.
  2. Pekerja informal dan platform. Pengemudi ojek daring, kurir, pedagang daring, dan pekerja lepas tidak punya jam kerja yang jelas. Pola stres dan keseimbangan hidup mereka layak diteliti lebih dalam.
  3. Ancaman teknologi dan AI. Kekhawatiran pekerjaan digantikan otomatisasi dan AI adalah sumber stres baru yang baru mulai diteliti.
  4. Budaya kerja berlebihan. Hustle culture, workaholism, dan tekanan untuk terlihat produktif di media sosial merupakan fenomena yang relevan bagi generasi muda.
  5. Peran laki-laki dan ayah. Konflik kerja-keluarga lebih sering diteliti pada perempuan. Pengalaman ayah bekerja, termasuk ayah tunggal, masih sangat sedikit dibahas.
  6. Uji program pencegahan burnout. Program mindfulness, pengaturan beban kerja, dan pelatihan pemulihan perlu diuji di organisasi agar perusahaan punya pilihan yang terbukti efektif.

Pengelompokan Judul

Judul-judul di topik ini dibagi ke dalam enam kelompok kecil. Satu judul bisa masuk ke lebih dari satu kelompok.

  1. Work-Life Balance dan Konflik Kerja-Keluarga. Kelompok terbesar. Meneliti keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi pada wanita bekerja, ibu dosen, ayah tunggal, pengemudi ojek daring, pekerja komuter, anggota Polri, dan mahasiswa yang kuliah sambil bekerja, serta kaitannya dengan keterlibatan kerja, kepuasan kerja, dan niat keluar.
  2. Burnout. Membahas kelelahan fisik dan emosional akibat kerja pada tenaga kesehatan, guru sekolah inklusi, customer service perbankan, operator call center, pekerja shift malam, dan psikolog. Ada juga burnout akademik pada mahasiswa dan burnout pengasuhan pada orang tua.
  3. Stres dan Beban Kerja. Meneliti hubungan beban kerja, tuntutan kerja, dan sumber daya kerja dengan stres pada polisi, barista, guru, dan karyawan swasta, termasuk di masa pandemi.
  4. Ketidakamanan Kerja. Mencakup kecemasan kehilangan pekerjaan pada karyawan kontrak, karyawan di masa pandemi, serta kekhawatiran tergantikan teknologi pintar dan AI.
  5. Kerja Fleksibel, Kerja dari Rumah, dan Kerja Hibrida. Membahas dampak pengaturan kerja fleksibel pada ASN dan karyawan, pengalaman kerja dari rumah pada dosen perempuan, dan kelelahan akibat rapat daring (Zoom fatigue).
  6. Budaya Kerja Berlebihan dan Pemulihan. Meneliti workaholism, hustle culture, investasi kerja berlebihan, pengaruh unggahan karier di media sosial, serta upaya pemulihan melalui mindfulness dan HGI.

Daftar Judul Tesis Psikologi tentang Stres Kerja, Burnout, dan Work-Life Balance

  1. Analisis Berbasis EEG terhadap Efek Emosional Terapi Hypnotic Guided Imagery (HGI) pada Karyawan dengan Burnout: Sebuah Studi Evaluasi
  2. Bagaimana Work-Life Balance Memengaruhi Intensi Turnover Generasi Z di Indonesia
  3. Belas Kasih sebagai Faktor Protektif Kelelahan Pandemi dan Burnout Syndrome pada Tenaga Kesehatan
  4. Blessing in Disguise: Pemaknaan Work-Family Conflict pada Ibu Dosen dengan Jabatan Struktural
  5. Burnout pada Karyawan: Tinjauan Iklim Organisasi dan Tipe Kepribadian Karyawan
  6. Dark Triad Personality, Empowering Leadership, dan Quality of Work Life pada Hybrid Working Employee
  7. Dinamika Work Stress pada Barista sebuah Perusahaan Coffee Shop di Yogyakarta
  8. Efektivitas Hypnotic Guided Imagery dalam Meningkatkan Modal Psikologis pada Karyawan yang Mengalami Burnout
  9. Efektivitas Intervensi Analisis Beban Kerja terhadap Work Engagement pada Tenaga Kesehatan di RSUD ABC
  10. Gambaran Dinamika Motivasi, Heavy Work Investment, dan Performa Kerja Individu: Pengujian Model Konteks Pekerja dengan Jam Kerja Panjang di Indonesia
  11. Hubungan antara Beban Kerja dengan Stres Kerja pada Anggota POLRI
  12. Hubungan antara Job Insecurity dengan Asertivitas pada Pekerja Kontrak
  13. Hubungan antara Permeabilitas Batas Kerja-Keluarga dan Kepuasan Hidup Keluarga pada Perempuan Bekerja di Indonesia
  14. Hubungan Job Insecurity dengan Work Engagement pada Karyawan Kontrak
  15. Hubungan Karakteristik Pekerjaan dan Work-Family Conflict pada Pengemudi Ojek Online di Yogyakarta
  16. Hubungan Work Life Balance dengan Intensi Job Hopping pada Karyawan Generasi Z
  17. Hustle Culture pada Mahasiswa dalam Kelompok Pertemanan di Universitas Gadjah Mada
  18. Kesepian sebagai Mediator pada Peran Spiritualitas di Tempat Kerja terhadap Kesejahteraan Mental ASN dengan Flexible Working Arrangement: Harga Diri sebagai Moderator
  19. Learning Agility: Dapatkah Memprediksi Tendensi Burnout pada Mahasiswa Peserta Magang MSIB?
  20. Makna Work-Family Balance pada Ayah sebagai Orang Tua Tunggal
  21. Mendorong Keterlibatan Karyawan: Studi Kasus Lingkungan Kerja Hibrida di MCM Group
  22. Pengaruh Job Demands dan Job Resources terhadap Burnout, Dimediasi oleh Psychological Empowerment pada Tenaga Kesehatan Khususnya yang Berperan sebagai Tim Vaksinasi COVID-19
  23. Pengaruh Meditasi Mindfulness Daring terhadap Burnout pada Pekerja
  24. Pengaruh Stres Kerja terhadap Kesejahteraan Psikologis: Peran Moderasi Growth Mindset pada Karyawan Gen Z
  25. Peran Academic Burnout terhadap Growth Mindset Santri dengan Usia sebagai Moderator
  26. Peran Anchor Personality terhadap Work-Life Balance Individu Pekerja
  27. Peran Anchor Virtues dan Beban Kerja terhadap Work Engagement pada Karyawan Generasi Z
  28. Peran Anchor Virtues dan Quality of Work Life terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Tenaga Kesehatan di RSUP Fatmawati
  29. Peran Beban Kerja dan Dukungan Sosial pada Masa Pandemi COVID-19 dalam Memprediksi Stres Kerja Guru saat Work from Home (WFH)
  30. Peran Beban Kerja terhadap Flourishing dengan Work-life Balance sebagai Mediator pada Pekerja Sales
  31. Peran Budaya Organisasi terhadap Kesejahteraan Karyawan Generasi Z dengan Work-Life Balance sebagai Moderator
  32. Peran Distress Kerja terhadap Komitmen Anggota Polri dengan Burnout sebagai Mediator
  33. Peran Dukungan Organisasi yang Dipersepsikan dan Rasa Memiliki terhadap Organisasi terhadap Burnout pada Individu dengan Sakit Kepala Berulang
  34. Peran Dukungan Sosial dan Kecerdasan Emosional terhadap Work Life Balance pada Mahasiswa Kuliah Kerja Paruh Waktu
  35. Peran Dukungan Sosial di Tempat Kerja terhadap Work Life Balance pada Pekerja Komuter
  36. Peran Dukungan Sosial terhadap Academic Burnout pada Mahasiswa Rantau: Kepuasan Hidup sebagai Mediator
  37. Peran Dukungan Sosial terhadap Burnout pada Tenaga Medis COVID-19
  38. Peran Efikasi Diri sebagai Mediator Hubungan antara Kompetensi Sosial-Emosional dan Burnout pada Guru di Sekolah Inklusi
  39. Peran Emotional Labor terhadap Burnout pada Customer Service Perbankan
  40. Peran Employee Engagement terhadap Burnout Karyawan Kerja Shift Malam
  41. Peran Fear of Missing Out (FOMO) dan School Burnout terhadap Academic Performance Mahasiswa
  42. Peran Flexible Working Arrangement pada Employee Well-Being ASN: Tinjauan Perceived Autonomy sebagai Mediator dengan Moderasi Dukungan Atasan
  43. Peran Flexible Working Arrangement terhadap Perilaku Kerja Inovatif dengan Work Meaningfulness sebagai Mediator
  44. Peran Humor terhadap Burnout pada Operator Call Center
  45. Peran Iklim Psikologis dan Quality of Work Life pada Work Engagement
  46. Peran Job Autonomy dan Work Life Balance terhadap Work Engagement Peserta Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Mbkm) Kemendikbud Ristek Batch 6
  47. Peran Job Demands dan Job Resources terhadap Work Engagement pada Karyawan Lembaga Pemerintah Sektor Jasa Keuangan
  48. Peran Job Demands terhadap Burnout dengan Stres Kerja sebagai Mediator serta Dimoderasi Anchor Virtues dan Anchor Materials pada Karyawan di PT X
  49. Peran Job Insecurity terhadap Keterikatan Kerja dengan Modal Psikologis sebagai Variabel Moderator
  50. Peran Job Insecurity terhadap Komitmen Organisasi Karyawan Swasta pada Masa Pandemi
  51. Peran Job Insecurity terhadap Motivasi Kerja dengan Persepsi Keadilan Prosedural sebagai Variabel Moderator: Studi pada Tenaga Outsourcing
  52. Peran Kepuasan Kerja sebagai Mediator antara Work-Life Balance dan Komitmen Organisasi pada Karyawan Generasi Z
  53. Peran Ketidakamanan Kerja terhadap Kesejahteraan di Tempat Kerja dengan Persepsi Dukungan Atasan sebagai Moderator pada Karyawan Kontrak Universitas X
  54. Peran Komitmen Afektif dan Quality of Work Life terhadap Job Crafting pada Karyawan Start-Up
  55. Peran Kompetensi Sosial-Emosional terhadap Burnout pada Guru Sekolah Inklusi: Studi Mixed Method
  56. Peran Melihat Career-Related Posts di Media Sosial terhadap Perilaku Workaholism pada Generasi Z
  57. Peran Mindfulness terhadap Burnout yang Dimediasi dengan Persepsi Dukungan Atasan pada Karyawan Perusahaan Swasta
  58. Peran Modal Psikologis, Persepsi Dukungan Organisasi, dan Keseimbangan Kehidupan Kerja terhadap Burnout Perawat
  59. Peran Moderasi Pengaturan Kerja Fleksibel dalam Hubungan antara Resiliensi dan Kesejahteraan Psikologis Ibu Bekerja di Indonesia
  60. Peran Penerapan Flexible Working Arrangement terhadap Work Engagement Karyawan di Industri Agensi Kreatif
  61. Peran Pengaturan Kerja Fleksibel terhadap Perilaku Kerja Inovatif dengan Pemberdayaan Psikologis sebagai Mediator pada Karyawan di Industri Teknologi Edukasi
  62. Peran Pengaturan Kerja Fleksibel terhadap Perilaku Kerja Inovatif pada Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Indonesia
  63. Peran Perceived Organizational Support dan Perceived Family Support terhadap Work-Life Balance Karyawan yang Bekerja dari Rumah
  64. Peran Perceived Organizational Support sebagai Moderator Hubungan antara Job Security terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan Generasi Milenial
  65. Peran Perceived Organizational Support sebagai Moderator pada Hubungan antara Psychological Capital dengan Work-Life Balance pada Pekerja
  66. Peran Perceived Organizational Support sebagai Moderator pada Hubungan Emotional Intelligence dan Burnout pada Tenaga Kesehatan
  67. Peran Perceived Organizational Support terhadap Work Engagement Karyawan Generasi Milenial dengan Zoom Fatigue sebagai Moderator
  68. Peran Perceived Organizational Support terhadap Work Engagement melalui Occupational Self Efficacy sebagai Mediasi pada Karyawan Work from Home
  69. Peran Persepsi Kemampuan Kerja dan Persepsi Reputasi Perusahaan terhadap Ketidakamanan Kerja pada Karyawan PT. DK
  70. Peran Persepsi Program Pengembangan Karier terhadap Hubungan antara Workload dan Work Engagement pada Karyawan Startup
  71. Peran Pilihan Makanan Sehat terhadap Kesejahteraan Karyawan melalui Stres Kerja dengan Moderasi Usia: Studi pada Konteks Indonesia
  72. Peran Problem Focused Coping terhadap Academic Burnout Mahasiswa yang Bekerja
  73. Peran Protean Career Orientation dan Work Life Balance dalam Memprediksi Work Engagement Karyawan Generasi Milenial
  74. Peran Psychological Capital (Psycap) dalam Mengurangi Academic Burnout pada Mahasiswa Universitas Gadjah Mada dengan Keanggotaan Organisasi Kemahasiswaan sebagai Moderator
  75. Peran Psychological Capital terhadap Job Insecurity dengan Perceived Organizational Support sebagai Variabel Mediator
  76. Peran Quality of Work Life (QWL) dan Career Adaptability terhadap Burnout pada Karyawan Perbankan
  77. Peran Quality of Work Life dan Anchor Virtues terhadap Work Engagement dengan Moderator Beban Kerja pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Pertanahan Kabupaten X
  78. Peran Resiliensi terhadap Burnout pada Dokter
  79. Peran Self Efficacy terhadap Work Life Balance pada Karyawan Generasi Z
  80. Peran Self-care terhadap Burnout pada Profesi Psikolog di Indonesia dengan Perceived Stress sebagai Mediator
  81. Peran Sense of Coherence sebagai Mediator Hubungan antara Job Insecurity terhadap Kepuasan Hidup pada Pekerja Dewasa Muda (Emerging Adult) di Masa Pandemi
  82. Peran Social Support terhadap Work Life Balance pada Anggota Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta
  83. Peran Stabilitas Kepribadian terhadap Turnover Intention dengan Stres Kerja sebagai Mediator pada Karyawan Generasi Z
  84. Peran Strategi Regulasi Emosi terhadap Parental Burnout pada Orang Tua Anak ASD, ADHD, dan IDD dengan Dukungan Sosial sebagai Moderator
  85. Peran Stres Kerja dan Iklim Organisasi terhadap Perilaku Kerja Inovatif Guru
  86. Peran Stres Kerja dan Ketakutan Menghadapi Pandemi COVID-19 terhadap Performa Kerja Karyawan di Wilayah Jabodetabek
  87. Peran Stres Kerja terhadap Intensi Turnover yang Dimoderasi oleh Recovery Experience pada Generasi Z di Perusahaan Startup
  88. Peran Stres Kerja terhadap Kinerja dengan Social Support sebagai Variabel Moderator: Studi pada Anggota Polisi Lalu Lintas Ditlantas Polda DIY
  89. Peran Transformational Leadership Kepala Sekolah dan Job Insecurity terhadap Psychological Well-Being pada Guru Honorer
  90. Peran Tuntutan Kerja terhadap Willingness to Take Risks pada Karyawan Generasi Z di Startup
  91. Peran Work Family Conflict terhadap Burnout yang Dimoderasi Dukungan Sosial pada Personel Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri di Kapal Polisi yang Melaksanakan Pengamanan Wilayah Perairan Indonesia
  92. Peran Work Life Balance dan Perceived Organizational Support terhadap Burnout pada Wanita yang Bekerja
  93. Peran Work Life Balance terhadap Job Satisfaction Karyawan pada Generasi Milenial
  94. Peran Work Life Balance terhadap Work Engagement pada Pekerja Generasi Z
  95. Peran Work-Family Balance terhadap Work Engagement pada Wanita Bekerja
  96. Peran Work-Family Conflict terhadap Intensi Turnover pada Wanita Bekerja
  97. Peran Work-Life Balance dan Mindfulness terhadap Kepuasan Kerja pada Karyawan Milenial
  98. Peran Work-Life Balance sebagai Mediator Hubungan antara Lembur dan Intensi Turnover pada Operator Jahit di PT Ungaran Sari Garment
  99. Peran Work-Life Balance terhadap Turnover Intention dengan Job Flourishing sebagai Mediator pada Karyawan Generasi Z
  100. Peran Work-Life Balance terhadap Work Engagement Pekerja Hybrid yang Dimoderasi oleh Kepemimpinan Transformasional
  101. Peran Workaholism terhadap Work-Family Conflict pada Karyawan Generasi X dengan Moderator Dukungan Pasangan
  102. Peran Zoom Fatigue pada Stres Traumatik Terkait COVID-19 pada Mahasiswa
  103. Peranan Kecerdasan Emosi dan Problem-Focused Coping terhadap Work-Life Balance pada Mahasiswa yang Bekerja
  104. Peranan Penerimaan Dukungan Sosial terhadap Tingkat Academic Burnout Mahasiswa Aktif yang Mengikuti Magang
  105. Persepsi Dukungan Sosial sebagai Moderator Peran Burnout Akademik terhadap Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa
  106. Self-perceived Employability sebagai Moderator Hubungan antara STARA (Smart Technology, Artificial Intelligence, Robotics, and Algorithms) Awareness dan Job Insecurity
  107. Studi Fenomenologi Dampak Work from Home pada Dosen Wanita Menikah di Universitas Muhammadiyah Lampung
  108. Work-Family Balance sebagai Mediator Hubungan antara Dukungan Suami terhadap Kepuasan Perkawinan Istri Bekerja
  109. Work-Life Balance Karyawan Perusahaan Swasta Ditinjau dari Perceived Long Working Hours dan Psychological Safety saat Bekerja dari Rumah
  110. Work-Life Balance Mahasiswa yang Bekerja sambil Kuliah di Yogyakarta (Studi Fenomenologi pada Mahasiswa Strata 3 Universitas Gadjah Mada)
  111. Work-Life Balance, Burnout, dan Resiliensi: Analisis Hubungan Saling Pengaruh pada Karyawan Industri Kreatif
  112. Work-Life Balance, Work Engagement dan Burnout Anggota Polri Generasi Milenial Polda Jawa Tengah
  113. Zoom Fatigue dan Tingkat Stres pada Mahasiswa Semester Akhir selama Pandemi COVID-19

 

Penutup

Stres kerja, burnout, dan work-life balance adalah persoalan nyata yang memengaruhi kesehatan, keluarga, dan produktivitas banyak orang. Penelitian di bidang ini dibutuhkan oleh perusahaan, instansi pemerintah, dan para pekerja itu sendiri. Daftar judul di atas bisa membantu Anda melihat kelompok pekerja dan variabel yang sudah sering diteliti, lalu memilih sudut yang masih jarang disentuh, seperti pekerja platform, ayah bekerja, atau dampak teknologi. Pastikan juga Anda bisa menjangkau responden dengan mudah, misalnya melalui komunitas profesi atau tempat kerja yang Anda kenal.

Bila Anda memerlukan pendampingan menentukan instrumen atau menyusun kerangka konsep, layanan bimbingan penulisan IDTESIS siap membantu.

Scan the code
Powered by Joinchat