Melalui skripsi dan tesis, mahasiswa tidak hanya memenuhi syarat akademik, tetapi juga ikut menyumbang pengetahuan yang bisa dipakai untuk menolong orang lain. Topik trauma, kekerasan, dan penyintas adalah contoh yang paling terasa manfaatnya. Kekerasan dalam pacaran, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual, perundungan di sekolah, sampai bencana alam dan kehilangan orang tercinta dapat meninggalkan luka psikologis yang panjang. Penelitian di bidang ini membantu kita memahami dampak peristiwa tersebut, bagaimana para penyintas bertahan dan pulih, serta dukungan apa yang paling mereka butuhkan dari keluarga, sekolah, dan tenaga profesional. Artikel ini menyajikan 101 contoh judul skripsi dan tesis psikologi tentang trauma, kekerasan, dan penyintas.
Celah dan Peluang Penelitian ke Depan
Judul yang ada sudah cukup beragam, tetapi masih banyak sisi yang belum tergali. Berikut beberapa peluang penelitian ke depan:
- Pelaku dan pencegahan. Sebagian besar judul berfokus pada korban. Penelitian tentang faktor risiko pelaku dan program pencegahan sejak dini, misalnya di sekolah dan kampus, masih sedikit.
- Kekerasan berbasis digital. Cyber dating abuse, penyebaran konten intim tanpa izin, penipuan cinta daring, dan perundungan siber terus bertambah seiring makin lekatnya kehidupan kita dengan internet.
- Penyintas laki-laki dan kelompok rentan lain. Laki-laki korban kekerasan seksual, anak dengan disabilitas, dan lansia korban penelantaran masih jarang menjadi fokus.
- Kesejahteraan para pendamping. Psikolog, relawan, dan pendamping korban berisiko mengalami trauma sekunder. Penelitian tentang cara menjaga kesehatan mental mereka sangat dibutuhkan.
- Uji intervensi pemulihan. Terapi pemaafan, acceptance and commitment therapy, dan intervensi berbasis komunitas untuk penyintas bencana atau kekerasan masih perlu diuji lebih banyak dalam konteks Indonesia.
- Dampak antargenerasi. Bagaimana pengalaman buruk masa kecil diwariskan lewat pola asuh, dan apa yang bisa memutus rantainya, adalah pertanyaan penting yang baru mulai diteliti.
Pengelompokan Judul
Judul-judul di topik ini dibagi ke dalam enam kelompok kecil berdasarkan jenis peristiwa dan fokus penelitiannya. Satu judul bisa masuk ke lebih dari satu kelompok.
- Pengalaman Buruk Masa Kecil (ACEs). Meneliti dampak kekerasan, penelantaran, dan trauma masa kanak terhadap kehidupan dewasa, misalnya gejala depresi, regulasi emosi, hubungan romantis, perilaku berisiko, dan cara mengasuh anak di generasi berikutnya.
- Kekerasan Seksual, Kekerasan dalam Pacaran, dan KDRT. Membahas pengalaman korban kekerasan seksual (termasuk inses), korban kekerasan dalam pacaran dan rumah tangga, kekerasan pacaran siber, penipuan cinta daring, serta sikap masyarakat seperti menyalahkan korban (victim blaming) dan mitos pemerkosaan.
- Perundungan dan Perundungan Siber. Melihat perundungan dari tiga sisi, yaitu korban, pelaku, dan saksi. Tema yang muncul antara lain empati, moral disengagement, peran guru, dan program anti-perundungan di sekolah.
- Duka dan Kehilangan. Mengkaji proses berduka setelah kematian orang tua, anggota keluarga selama pandemi, atau hewan peliharaan, termasuk duka berkepanjangan (prolonged grief) dan peran spiritualitas dalam menghadapinya.
- Bencana, Pandemi, dan Peristiwa Traumatis Lain. Mencakup penyintas banjir rob, erupsi Gunung Semeru, penyintas COVID-19 dan stigma yang mereka alami, pendaki gunung yang tersesat, serta pengalaman relawan dan psikolog yang mendampingi korban.
- Resiliensi dan Pertumbuhan Pascatrauma. Berfokus pada sisi pemulihan, yaitu bagaimana penyintas bangkit, menemukan makna, dan tumbuh setelah trauma (posttraumatic growth), termasuk pengujian program seperti terapi pemaafan dan program berbasis ACT.
Daftar Judul Tesis Psikologi tentang Trauma, Kekerasan, dan Penyintas
- “Kembalinya Titipan Kepada sang Pemilik”: Studi Fenomenologi Mengenai Dinamika Psikospiritual dalam Duka Orang Tua atas Kematian Anak yang Mendadak
- Bekerja di Garis Depan Trauma: Analisis Fenomenologis Interpretatif terhadap Psikolog dalam Memberikan Psikoterapi bagi Klien Terpapar Trauma
- Bertahan di antara Genangan Air: Sebuah Studi Fenomenologis tentang Pengalaman Resiliensi Penyintas Banjir Rob di Pesisir Pantai Utara Jawa
- Bullying dan Kebijakan Anti Bullying: Analisis Persepsi pada Guru Pendidikan Anak Usia Dini
- Di Balik yang Ditinggalkan: Studi Kualitatif Dampak dari Paparan Bunuh Diri dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan Suicide Loss Survivor
- Dinamika Emosi Caregiver Teman Penyintas Non-Suicidal Self-Injury (NSSI) pada Dewasa Awal
- Dinamika Kualitas Hidup Individu dengan Post-Traumatic Growth (PTG) Pasca Kehilangan Seorang Ayah
- Dinamika Post Traumatic Growth pada Perempuan Penyintas Kanker Payudara Usia Dewasa Madya
- Dinamika Psikologis Korban Kekerasan Seksual Saudara Kandung pada Masa Anak-anak
- Dinamika Resiliensi Penyintas Kekerasan Seksual
- Efek Pengalaman Mistik dalam Memediasi Hubungan antara Religious Coping dan Makna Hidup pada Orang Berduka
- Eksplorasi Hubungan antara Sifat Kepribadian Pelaku dan Kekerasan dalam Pacaran
- Eksplorasi Kesadaran Moral Netizen dalam Menilai Konten Animasi AI Kucing yang Mengandung Kekerasan Terselubung
- Eksplorasi Pengalaman dan Kebutuhan Dukungan Anggota Keluarga yang Berduka selama Pandemi COVID-19
- Eksplorasi Pengalaman Kedukaan karena Kehilangan Hewan Peliharaan: Pet Bereavement
- Eksplorasi Pengalaman Perkembangan Identitas Gender pada Laki-laki Penyintas Kekerasan Seksual
- Executive Function sebagai Moderator Hubungan antara Kepribadian Extraversi, Interaksi Teman Sebaya, dan Penggunaan Internet Bermasalah dengan Kecenderungan Perundungan Siber
- Faktor-Faktor Pendukung Meningkatnya Psychological Well-Being pada Korban Kekerasan dalam Berpacaran di Daerah Istimewa Yogyakarta
- Hubungan antara Just World Belief, Gender, dan Kecenderungan Victim Blaming terhadap Korban Pemerkosaan: Studi Berbasis Vignette pada Mahasiswa Indonesia
- Hubungan antara Penalaran Moral dan Kecenderungan Berperilaku Bullying pada Remaja Tengah di D.I. Yogyakarta
- Hubungan Kekerasan Verbal dengan Self-acceptance dan Self-harm pada Dewasa Awal
- Ini adalah Perjalanan Bersama: Pengalaman Posttraumatuic Growth Penyintas Kekerasan Seksual yang Menjadi Pemimpin Gerakan Pemberdayaan
- Intervensi Psikologis untuk Prolonged Grief Disorder: Sebuah Scoping Review
- Jatuh Bangun dan Bangkit: Studi Fenomenologis Pengalaman Resiliensi Penyintas Skizofrenia dalam Proses Pemulihan
- Keberfungsian Keluarga dan Pertumbuhan Pascatrauma: Peran Mediasi Harapan pada Penyintas Bencana Erupsi Gunung Semeru
- Kecenderungan Victim Blaming pada Korban Kekerasan Seksual Ditinjau dari Just World Belief dan Jenis Kelamin Korban Berbasis Vignette
- Kepribadian Neuroticism sebagai Moderator Hubungan antara Konformitas Teman Sebaya dan Cyberbullying
- Ketahanan Keluarga dan Kesejahteraan Psikologis pada Masyarakat yang Kehilangan Pekerjaan di Tengah Pandemi COVID-19
- Kompetensi Saksi sebagai Mediator Hubungan antara Empati dan Intensi Menjadi Saksi Aktif pada Perilaku Perundungan di Sekolah
- Kompetensi Sosial Emosional Guru sebagai Moderator pada Hubungan Viktimisasi Perundungan dengan Permasalahan Emosi Perilaku Siswa Sekolah Dasar
- Makna Pertemanan dalam Ruang Siber: Studi Fenomenologi pada Penyintas COVID-19 yang Mengalami Isolasi di Yogyakarta
- Memahami Konsep Diri Penyintas Kekerasan dan Penelantaran Anak: Studi Kasus Individu Dewasa Awal
- Menggali Pengalaman Relawan dalam Menanggapi Kelekatan dan Transferens dari Anak-Anak Penyintas Bencana Pascapendampingan
- Menjelajahi Ruang Baru: Eksplorasi Pengalaman Transisi Sekolah Mantan Korban Perundungan di Sekolah Murid Merdeka
- Menurunkan Kemarahan pada Remaja Korban Perundungan: Validasi Modul Terapi Pemaafan Daring Berbasis CBT
- Model Perawatasuhan Penyintas Skizofrenia untuk Mencapai Pemulihan pada Konteks Budaya Jawa
- Model Resiliensi Korban Bullying di Sekolah
- Moderasi Dukungan Sosial Guru pada Peran Empati terhadap Perilaku Bullying pada Remaja SMPN Z Yogyakarta
- Narasi Pemulihan Wanita Bali Pasca Kekerasan Seksual: Sebuah Studi Etnografi tentang Makna Trauma dalam Bayang-Bayang Sing Beling Sing Nganten
- Parenting Belief pada Ibu yang Meneruskan Pengasuhan Adverse Childhood Experiences (ACEs) pada Generasi Selanjutnya
- Pemaknaan Hubungan Romantis pada Dewasa Awal yang Mengalami Kekerasan Fisik selama Masa Kanak-Kanak
- Pengalaman Anak Perempuan sebagai Korban Kekerasan Seksual Inses oleh Ayah Kandungnya: Sebuah Studi Fenomenologi
- Pengalaman Duka Remaja Perempuan Akibat Kematian Ibu
- Pengalaman Kekerasan dalam Pacaran pada Mahasiswi dan Self-Esteem sebagai Prediktor
- Pengaruh Rumination terhadap Post-Traumatic Growth pada Perempuan Penyintas Kekerasan dalam Pacaran
- Pengaruh Status Ingroup-Outgroup Korban dan Sikap Perundungan terhadap Perilaku Prososial Saksi Perundungan pada Siswa SMA X Surakarta
- Peran Adverse Childhood Experience terhadap Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak Usia Dini
- Peran Adverse Childhood Experiences (ACE) terhadap Kepuasan Hubungan Romantis pada Emerging Adult: Self-Compassion sebagai Mediator
- Peran Adverse Childhood Experiences terhadap Gejala Depresi pada Emerging Adult dengan Resiliensi sebagai Moderator
- Peran Adverse Childhood Experiences terhadap Perilaku Berisiko Kesehatan Dewasa Awal dengan Disregulasi Emosi sebagai Mediator
- Peran Adverse Childhood Experiences terhadap Resiliensi pada Dewasa Awal dengan Support Seeking Behavior sebagai Moderator
- Peran Adverse Childhood Experiences terhadap Subjective Well-being yang Dimoderatori oleh Parasocial Relationship pada Emerging Adulthood
- Peran Childhood Maltreatment terhadap Perilaku Cyberbullying pada Masa Dewasa Awal di Indonesia
- Peran Cyber Dating Abuse terhadap Kecemasan Sosial pada Individu Dewasa Awal
- Peran Dimensi-Dimensi Kepribadian Anchor sebagai Moderator dalam Hubungan Adverse Childhood Experiences dengan Gejala Depresi pada Individu Emerging Adult
- Peran Disregulasi Emosi terhadap Ide Bunuh Diri pada Korban Perundungan Berusia Remaja Akhir
- Peran Dukungan Sosial terhadap Pertumbuhan Pasca Trauma pada Perempuan dengan Pengalaman Intimate Partner Violence dengan Strategi Koping Adaptif sebagai Mediator
- Peran Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Dimediasi oleh Efikasi Diri pada Penyintas COVID-19
- Peran Dukungan Sosial terhadap Resiliensi pada Individu yang Mengalami Kehilangan karena Meninggal Dunia
- Peran Dukungan Sosial terhadap Resiliensi pada Penyintas Perceraian Orang Tua
- Peran Grief terhadap Life Satisfaction Penyintas Kehilangan Anggota Keluarga selama Pandemi COVID-19
- Peran Individualizing Foundations dan Empati terhadap Keterlibatan Konstruktif pada Saksi Perundungan Siber
- Peran Interaksi Kelas terhadap Persepsi Pengalaman Perundungan pada Siswa SMP
- Peran Kecenderungan Adiksi Internet terhadap Cyberbullying yang Dimediasi oleh Moral Disengagement pada Remaja Awal
- Peran Kekerasan dalam Pacaran Siber terhadap Harga Diri Lintas Identitas Gender
- Peran Kesepian terhadap Kecenderungan Perilaku Perundungan Siber pada Masa Dewasa Awal
- Peran Kesulitan Regulasi Emosi sebagai Mediator Hubungan antara Adverse Childhood Experience dan Kecenderungan Perilaku Kekerasan terhadap Pasangan
- Peran Kreativitas Emosional dan Self-Disclosure terhadap Post-Traumatic Growth pada Tenaga Kesehatan Pasca Pandemi COVID-19
- Peran Mediasi Meaning-Making dalam Hubungan antara Pengungkapan Pengalaman Traumatis dengan Posttraumatic Growth pada Penyintas COVID-19
- Peran Moral Disengagement terhadap Kecenderungan Melakukan Cyberbullying pada Remaja dengan Identitas Moral sebagai Moderator
- Peran Parenting Stress Ibu terhadap Kecenderungan Melakukan Kekerasan terhadap Anak selama Pandemi COVID-19 dengan Dukungan Sosial sebagai Moderator
- Peran Pengalaman Trauma pada Masa Kanak-Kanak terhadap Fleksibilitas Kognitif Individu Dewasa Awal
- Peran Perundungan terhadap Stres Akademik dengan Dukungan Sosial sebagai Variabel Moderator
- Peran Religiusitas terhadap Resiliensi Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga
- Peran Riwayat Trauma Masa Kanak-Kanak terhadap Regulasi Emosi pada Individu Dewasa Awal
- Peran Self Compassion terhadap Intensi Melakukan Perilaku Perundungan Online pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
- Peran Self-Compassion dan Perceived Social Support terhadap Gejala Prolonged Grief Pascakematian Significant Others
- Peran Stres Traumatik dan Screen Time dengan Kualitas Tidur Mahasiswa Peserta Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi COVID-19
- Peran Tendensi Dysfunctional Grief atas Kehilangan selama Pandemi COVID-19 terhadap Kecenderungan Depresi
- Peran Viktimisasi Bullying terhadap Orientasi Masa Depan pada Remaja di Sekolah Menengah atas
- Peran Welas Asih sebagai Moderator Hubungan Adverse Childhood Experience dengan Kecenderungan Depresi
- Peran Zoom Fatigue pada Stres Traumatik Terkait COVID-19 pada Mahasiswa
- Peranan Trauma Masa Kanak terhadap Perceived Stress pada Individu Dewasa Awal
- Perspektif Keadilan bagi Pendamping Korban dan Pendamping Pelaku Kasus Perkosaan
- Pertumbuhan Pascatrauma pada Emerging Adult Penyintas Trauma Kompleks Relasional dalam Keluarga
- Pertumbuhan Pascatrauma pada Penyintas Kekerasan dalam Berpacaran
- Pola Adverse Childhood Experiences (ACEs) Berdasar Latent Class Analysis (LCA) dan Internalizing Outcomes: Sebuah Scoping Review
- Posttraumatic Growth pada Perempuan Penyintas Kekerasan Seksual di Indonesia
- Program REACT Berbasis Acceptance and Commitment Therapy untuk Meningkatkan Resiliensi pada Individu Dewasa Awal dengan Adverse Childhood Experiences (ACEs)
- Program Sadar dan Perangi Bullying untuk Menurunkan Intensi Bullying Murid Sekolah Dasar: Studi Eksperimen Kuasi
- Proses Berduka Remaja Pasca Kehilangan Orang Tua
- Psychological Profiling Penyintas Kekerasan Seksual yang Speak-up di Media Sosial: Sebuah Studi Forensik Digital
- Relasi Pertemanan Korban Kekerasan terhadap Perempuan dalam Rumah Tangga pada Masa Pandemi COVID-19 di Kota Kupang
- Stigma Sosial terhadap Penyintas Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Masyarakat
- Strategi Koping pada Survivor Pendaki Gunung yang Tersesat
- Terapi Pemaafan untuk Meningkatkan Posttraumatic Growth pada Individu dengan Adverse Childhood Experience
- Terjerat Cinta di Internet Eksplorasi Faktor Risiko Wanita yang Menjadi Korban Penipuan Cinta Online
- The Subtle Myth of Rape Acceptance: Studi Kualitatif pada Mahasiswa Laki-laki di Yogyakarta
- Tingkat Keparahan Cyberbullying dan Jumlah Bystander sebagai Prediktor terhadap Respon Perilaku Cyber Bystander
- Tinjauan Pelingkupan Faktor Risiko Pelaku Kekerasan dalam Hubungan Intim di Indonesia
- Tonic Immobility pada Penyintas Pelecehan Seksual: Suatu Studi Kasus
Penutup
Trauma dan kekerasan meninggalkan jejak yang tidak selalu terlihat, sehingga penelitian di bidang ini punya nilai kemanusiaan yang besar. Daftar judul di atas menunjukkan bahwa ruang penelitiannya sangat luas, dari pengalaman masa kecil, kekerasan dalam relasi, perundungan, sampai pemulihan setelah bencana. Saat memilih topik, pertimbangkan juga kesiapan Anda menghadapi cerita yang berat dan pastikan prosedur etik untuk melindungi partisipan sudah disiapkan sejak awal. Pilih fokus yang spesifik, misalnya satu kelompok penyintas atau satu jenis kekerasan, agar penelitian lebih tajam dan bisa diselesaikan tepat waktu.
Bila Anda memerlukan pendampingan menentukan instrumen atau menyusun kerangka konsep, layanan bimbingan penulisan IDTESIS siap membantu.


