HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Judul Skripsi dan Tesis Psikologi tentang Resiliensi, Koping, dan Regulasi Emosi

Skripsi dan tesis melatih mahasiswa untuk mencari jawaban atas pertanyaan yang dekat dengan kehidupan. Salah satu pertanyaan paling mendasar adalah: mengapa sebagian orang bisa bangkit setelah mengalami kesulitan, sementara yang lain terpuruk? Topik resiliensi, koping, dan regulasi emosi mencoba menjawabnya. Setiap orang pasti menghadapi tekanan, entah itu skripsi yang tak kunjung selesai, kehilangan pekerjaan, perceraian orang tua, atau bencana. Yang membedakan adalah cara menghadapi dan mengelola perasaan saat tekanan itu datang. Penelitian di bidang ini membantu menemukan kemampuan apa saja yang bisa dilatih agar seseorang lebih tangguh. Artikel ini menyajikan 356 contoh judul skripsi dan tesis psikologi tentang resiliensi, koping, dan regulasi emosi.

Celah dan Peluang Penelitian ke Depan

Karena judulnya sangat banyak, mahasiswa perlu mencari celah yang belum terlalu padat. Berikut beberapa arah yang masih terbuka:

  1. Resiliensi keluarga dan komunitas. Kebanyakan judul meneliti ketangguhan individu. Bagaimana sebuah keluarga, desa, atau pesantren bertahan bersama menghadapi krisis masih jarang diteliti.
  2. Kelompok dengan tekanan berlapis. Pekerja migran yang pulang, keluarga miskin kota, ibu tunggal, dan perempuan di komunitas adat menghadapi tekanan yang khas. Strategi bertahan mereka layak digali lebih dalam.
  3. Cara baru mengelola emosi di era digital. Curhat ke chatbot AI, menonton konten tertentu untuk menenangkan diri, atau mencari dukungan di komunitas daring adalah fenomena baru yang menarik untuk diteliti.
  4. Uji pelatihan yang terukur. Pelatihan regulasi emosi, growth mindset, dan kontrol diri perlu diuji secara eksperimen, terutama untuk remaja di sekolah dan karyawan baru.
  5. Koping berbasis agama dan budaya. Konsep seperti sabar, ikhlas, dan tawakal sering disebut dalam judul, tetapi pengukuran dan mekanismenya masih bisa dikembangkan.
  6. Pengukuran yang lebih tepat. Banyak alat ukur resiliensi dan grit masih diadaptasi dari luar. Pengujian ulang alat ukur pada sampel Indonesia akan memperkuat hasil penelitian.

Pengelompokan Judul

Judul-judul di topik ini dibagi ke dalam enam kelompok kecil. Satu judul bisa masuk ke lebih dari satu kelompok.

  1. Resiliensi Mahasiswa, Siswa, dan Pekerja. Kelompok terbesar. Meneliti peran dukungan sosial, efikasi diri, welas asih diri, pola asuh, dan kelekatan terhadap resiliensi akademik mahasiswa rantau, mahasiswa tingkat akhir, peserta magang, santri, siswa SMA, serta resiliensi karyawan dan resiliensi karier.
  2. Resiliensi Penyintas dan Pertumbuhan Pascatrauma. Membahas cara bangkit setelah kekerasan, kehilangan orang tua, bencana, perceraian, putus cinta, dan penyakit, termasuk pada penyandang disabilitas, mantan pengguna NAPZA, pekerja migran, perempuan Madura di Sambas, dan keluarga yang hidup di jalanan.
  3. Strategi Koping. Meneliti cara orang menghadapi tekanan, seperti koping berfokus masalah, koping berfokus emosi, dan koping religius, misalnya pada ibu tunggal, ibu Gen Z, tenaga kesehatan, dan mahasiswa di masa pandemi.
  4. Regulasi Emosi dan Kecerdasan Emosional. Mencakup kemampuan mengenali dan mengelola emosi pada remaja, guru, atlet, karyawan, dan orang tua, serta kaitannya dengan kinerja, kesiapan kerja, kesiapan menikah, dan hubungan interpersonal. Ada juga topik baru seperti katarsis emosi lewat chatbot AI.
  5. Kontrol Diri dan Regulasi Diri. Membahas kemampuan menahan dorongan sesaat, misalnya dalam belanja impulsif, bermain game, menunda tugas, mengelola keuangan, perilaku berisiko remaja, dan regulasi diri dalam belajar.
  6. Grit, Hardiness, dan Ketangguhan Mental. Meneliti daya juang dan ketekunan jangka panjang pada mahasiswa berprestasi, atlet, wirausaha perempuan, dan karyawan, termasuk pengujian alat ukur grit dengan model Rasch.

Daftar Judul Tesis Psikologi tentang Resiliensi, Koping, dan Regulasi Emosi

  1. Analisis Peran Eksposur Musik terhadap Kecerdasan Emosional yang Dimoderasi oleh Tingkat Alexithymia pada Dewasa Awal
  2. Bertahan dan Menata Diri di Tengah Tekanan: Studi Fenomenologis Photovoice tentang Regulasi Emosi Sekolah Luar Biasa di Daerah Terpencil
  3. Bertahan di antara Genangan Air: Sebuah Studi Fenomenologis tentang Pengalaman Resiliensi Penyintas Banjir Rob di Pesisir Pantai Utara Jawa
  4. Career Adaptability sebagai Mediator Hubungan antara Emotional Intelligence dengan Work Engagement Karyawan yang Bekerja pada Perusahaan Swasta di Industri Percetakan pada Masa Pandemi Corona
  5. Co-Design Modul Psikoedukasi Kontrol Diri untuk Anak 8-11 Tahun dengan Kecenderungan Adiksi Smartphone
  6. Di Balik Ketidaksengajaan dan Pemenjaraan: Dinamika Penerimaan Diri Narapidana Lakalantas
  7. Dinamika Fleksibilitas Psikologis Tenaga Kesehatan yang Merawat Pasien COVID-19
  8. Dinamika Ketangguhan Keluarga di Masa Pandemi: Studi Kasus pada Keluarga yang Kepala Keluarganya Meninggal Dunia karena COVID-19
  9. Dinamika Koping Stres Prajurit Siswa TNI Angkatan Udara saat Menjalani Masa Transisi dari Sipil ke Militer pada Masa Pendidikan Dasar Keprajuritan
  10. Dinamika Kualitas Hidup Individu dengan Post-Traumatic Growth (PTG) Pasca Kehilangan Seorang Ayah
  11. Dinamika Penerimaan Diri pada Remaja yang Mengalami Tuli Sejak Lahir
  12. Dinamika Psikologis dan Strategi Koping pada Pelaku Hubungan Seksual Pranikah Konsensual yang Tidak Diinginkan
  13. Dinamika Psikologis Perempuan yang Melakukan Masturbasi Mengarah pada Kontrol Diri
  14. Dinamika Resiliensi Akademik Pelajar Penghafal Al-Qur’an
  15. Dinamika Resiliensi Ibu dan Ayah yang Memiliki Anak dengan Autisme
  16. Dinamika Resiliensi pada Emerging Adults Setelah Meninggalnya Orang Tua Akibat COVID-19
  17. Dinamika Resiliensi Penyintas Kekerasan Seksual
  18. Dukungan Sosial sebagai Moderator Peran Efikasi Diri terhadap Resiliensi pada Siswa SMA Penghafal Al-Quran
  19. Efek Pengalaman Mistik dalam Memediasi Hubungan antara Religious Coping dan Makna Hidup pada Orang Berduka
  20. Efektivitas Hypnotic Guided Imagery terhadap Peningkatan Regulasi Diri pada Remaja dengan Masalah Emosi dan Perilaku
  21. Efektivitas Program Intervensi Mindful Self-Compassion untuk Meningkatkan Regulasi Emosi pada Remaja yang Mengalami Perceraian Orang Tua
  22. Efektivitas Program Pasien Pandai Daring untuk Meningkatkan Resiliensi pada Perempuan dengan Polycystic Ovarian Syndrome
  23. Efikasi Diri Akademik sebagai Mediator antara Problem-focused Coping dan Emotion-focused Coping terhadap Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi
  24. Eksplorasi Pengalaman Stress-Related Growth pada Mahasiswa yang Memimpin Organisasi
  25. Eksplorasi Peran Regulasi Emosi dan Dukungan Sosial yang Dipersepsikan terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa di Indonesia
  26. Eksplorasi Resiliensi pada Pekerja Migran Indonesia yang Kembali dari Uni Emirat Arab
  27. Eksplorasi Sindrom Impostor, Strategi Koping, dan Perilaku Mencari Bantuan pada Mahasiswa Tingkat Akhir
  28. Emotion-focused Coping sebagai Mediator Hubungan antara Gejala Depresi dengan Problematic Internet Use
  29. Faktor Psikologis Pengambilan Keputusan Spontan Investor Dewasa Awal: Peran Toleransi Risiko, Lokus Kendali, Kecerdasan Emosional, dan Literasi Keuangan
  30. Fenomena Compulsive Buying sebagai Strategi Coping terhadap Distress Kerja: Dinamika Psikologis dan Pemaknaan Subjektif Pekerja
  31. Gambaran Regulasi Emosi Guru dalam Proses Pembelajaran di Kelas
  32. Grit pada Mahasiswa Berprestasi Universitas Gadjah Mada
  33. Grit sebagai Moderator Peran Efikasi Diri Kreatif terhadap Employability pada Mahasiswa
  34. Hardiness, Dukungan Sosial, dan Penyesuaian Diri Guru Tingkat Sekolah Dasar di Masa Pandemi
  35. Hubungan antara Fear of Missing Out (Fomo) dengan Regulasi Diri pada Peminat Seni Nft
  36. Hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Kemampuan Penyesuaian Diri Mahasiswa Perantau Minangkabau di Universitas Gadjah Mada
  37. Hubungan antara Kontrol Diri dengan Presentasi Diri pada Mahasiswa Pengguna Instagram di Yogyakarta
  38. Hubungan antara Pemaafan dan Kebahagiaan di Kalangan Mahasiswa Rantau dengan Resiliensi sebagai Mediatornya
  39. Hubungan antara Strategi Coping dengan Kecemasan di Masa Pandemi COVID-19 pada Dewasa
  40. Hubungan antara Strategi Koping dan Kecenderungan Depresi pada Dokter Residen
  41. Hubungan Disregulasi Emosi dengan Perilaku Merokok pada Dewasa Awal
  42. Hubungan Kekerasan Verbal dengan Self-acceptance dan Self-harm pada Dewasa Awal
  43. Hubungan Kesejahteraan Spiritual dan Resiliensi pada Pasien Kanker Dewasa Awal
  44. Hubungan Kontrol Diri dengan Pembelian Impulsif Mata Uang dalam Gim pada Pemain Gim Online Genshin Impact
  45. Hubungan Musik Sedih dan Kesejahteraan Subjektif dengan Emotional-Approach Coping sebagai Mediator
  46. Hubungan Pola Asuh Otoritatif dengan Kemampuan Regulasi Emosi pada Individu Dewasa Awal
  47. Hubungan Rasa Syukur dan Sabar dengan Resiliensi pada Mahasiswa Bidikmisi
  48. Hubungan Sensation Seeking dan Adiksi Game Online dengan Kontrol Diri sebagai Moderator
  49. Jatuh Bangun dan Bangkit: Studi Fenomenologis Pengalaman Resiliensi Penyintas Skizofrenia dalam Proses Pemulihan
  50. Keberfungsian Keluarga dan Pertumbuhan Pascatrauma: Peran Mediasi Harapan pada Penyintas Bencana Erupsi Gunung Semeru
  51. Kecemasan dan Strategi Koping pada Ibu Hamil di Masa Pandemi COVID-19
  52. Kecenderungan Kecanduan Internet Remaja Ditinjau dari Regulasi Emosi pada Masa Pandemi COVID-19
  53. Kecerdasan Emosi sebagai Moderator Peran Efikasi Diri terhadap Stres Akademik Mahasiswa Tahun Pertama di Masa Pandemi
  54. Kecerdasan Emosional Dewasa Awal Ditinjau Menggunakan Gender Roles dan Jenis Kelamin
  55. Kelekatan sebagai Mediator antara Konflik Peran yang Dialami oleh Ibu Bekerja dan Regulasi Emosi Anak Usia Prasekolah di Makassar
  56. Ketangguhan Mental Atlet Disabilitas Daerah Istimewa Yogyakarta
  57. Ketangguhan Pesantren di Masa Pandemi
  58. Kompetensi Emosional pada Guru Pendidikan Khusus
  59. Konflik Penerimaan Diri pada Mantan Pelacur di Daerah Penghasil Pelacur
  60. Kontribusi Regulasi Emosi dan Dukungan Sosial pada Kesejahteraan Subjektif: Studi pada Mahasiswa di Masa Pandemi COVID-19
  61. Leader-Member Exchange (LMX) sebagai Moderator Peran Grit terhadap Employability pada Karyawan Generasi Z
  62. Melukis dan Regulasi Emosi Mahasiswa Fakultas Teknik UGM yang Stres ketika Skripsi
  63. Memahami Resiliensi: Studi Reflektif Pascapandemi pada Siswa Sekolah Berasrama
  64. Membersamai Istri sebagai Pasien Gagal Ginjal Kronik: Studi Eksplorasi Resiliensi Suami sebagai Caregiver Keluarga
  65. Menggali Resiliensi Siswa Remaja dalam Konteks Kinerja Akademik Pascaperceraian Orang Tua
  66. Menjadi Ibu Gen Z: Pengalaman Pengasuhan dan Strategi Koping terhadap Gaya Pengasuhan Antargenerasi
  67. Menjadi Ibu Tunggal di Indonesia: Memahami Pengasuhan dan Strategi Koping
  68. Model Resiliensi Korban Bullying di Sekolah
  69. Online-Learning saat Pandemi COVID-19: Stres Akademik terhadap Subjective Well-Being dengan Adaptive Coping sebagai Mediator
  70. Orientasi Tujuan Penguasaan sebagai Mediator Peran Efikasi Diri Akademik terhadap Regulasi Diri dalam Belajar pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi
  71. Parental Attachment pada Anak Adopsi yang Mengalami Pre-Adoption Adversity
  72. Pembelian Impulsif pada Generasi Milenial Ditinjau dari Persepsinya terhadap Dompet Digital dengan Memperhitungkan Kontrol Diri sebagai Variabel Mediator
  73. Penerimaan Orang Tua yang Dipersepsikan dan Welas Diri sebagai Prediktor Resiliensi Akademik
  74. Pengalaman Proses Self-Healing melalui Meditasi Transendental
  75. Pengalaman Remaja Menggunakan Chatbot AI Berkarakter untuk Katarsis Emosional
  76. Pengalaman Stres dan Koping Stres pada Student-Mothers yang Membawa Anak Sendirian saat Studi di Luar Negeri
  77. Pengaruh antara Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Digital terhadap Kinerja Anggota Kodim 0734/Kota Yogyakarta
  78. Pengaruh Kebersatuan Suami-Istri terhadap Resiliensi Keluarga dengan Jenis Kelamin sebagai Moderator
  79. Pengaruh Kebersyukuran terhadap Resiliensi Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus
  80. Pengaruh Regulasi Diri dalam Belajar dan Perbandingan Sosial terhadap Motivasi Mengerjakan Skripsi
  81. Pengaruh Regulasi Diri terhadap Hubungan antara Gejala Depresi dan Perilaku Binge-Watching pada Mahasiswa di Indonesia
  82. Pengaruh Regulasi Diri terhadap Perilaku Konsumtif pada Remaja Penggemar K-Pop
  83. Pengaruh Resiliensi terhadap Kecemasan Menghadapi Pensiun pada Pegawai
  84. Pengaruh Rumination terhadap Post-Traumatic Growth pada Perempuan Penyintas Kekerasan dalam Pacaran
  85. Peran Academic Rational Beliefs dan Kontrol Diri terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa dalam Melakukan Pembelajaran selama Masa Pandemi COVID-19
  86. Peran Adverse Childhood Experiences terhadap Gejala Depresi pada Emerging Adult dengan Resiliensi sebagai Moderator
  87. Peran Adverse Childhood Experiences terhadap Perilaku Berisiko Kesehatan Dewasa Awal dengan Disregulasi Emosi sebagai Mediator
  88. Peran Adverse Childhood Experiences terhadap Resiliensi pada Dewasa Awal dengan Support Seeking Behavior sebagai Moderator
  89. Peran Adversity Quotient dan Emotional Intelligence terhadap Career Decision Making Self-Efficacy pada Siswa Kelas 12 SMA X Yogyakarta
  90. Peran Adversity Quotient terhadap Kesejahteraan Subjektif Mahasiswa UGM dengan Tingkat Angkatan sebagai Variabel Moderator
  91. Peran Adversity Quotient terhadap Komitmen Organisasi pada Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM.KM UGM)
  92. Peran Agreeableness, Conscientiousness dan Neuroticism terhadap Stres Akademik Dimediasi Regulasi Diri dalam Belajar: Studi Siswa SMA Kelas Khusus Olahraga Yogyakarta
  93. Peran Aktivitas Fisik dan Ketangguhan Mental terhadap Kecemasan Mahasiswa dalam Menghadapi Pandemi COVID-19
  94. Peran Anchor Personality terhadap Daya Juang (Adversity Quotient) Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Gadjah Mada
  95. Peran Anchor Virtues terhadap Career Adaptability Generasi Z yang Dimediasi oleh Resiliensi Karyawan di Perusahaan Digital Start-up
  96. Peran Beban Pengasuhan terhadap Kepuasan Hidup Individu yang Merawat Lansia: Resiliensi sebagai Moderator
  97. Peran Belajar Berdasar Regulasi Diri dan Persepsi Keterlibatan Orang Tua terhadap Kesejahteraan Psikologis Siswa SMP yang Mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh
  98. Peran Big 5 Personality Traits terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Tingkat Akhir Angkatan 2021 Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada
  99. Peran Celebrity Worship terhadap Perilaku Konsumtif Dimoderatori oleh Kontrol Diri pada Penggemar K-Pop di Indonesia
  100. Peran Dimensi Resiliensi terhadap Sikap Mencari Bantuan Psikologis Profesional pada Mahasiswa
  101. Peran Disregulasi Emosi terhadap Ide Bunuh Diri pada Korban Perundungan Berusia Remaja Akhir
  102. Peran Disregulasi Emosi terhadap Kecenderungan Melakukan Perilaku Non-Suicidal Self-Injury (NSSI) pada Remaja
  103. Peran Distres Psikologi terhadap Kecanduan Media Sosial dengan Kesulitan Regulasi Emosi sebagai Mediator pada Emerging Adults
  104. Peran Dukungan Pelatih dan Motivasi Berprestasi terhadap Ketangguhan Mental Atlet Sepakbola Pelajar
  105. Peran Dukungan Sosial dan Hardiness terhadap Stres Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir selama Pandemi COVID-19
  106. Peran Dukungan Sosial dan Kecerdasan Emosional terhadap Work Life Balance pada Mahasiswa Kuliah Kerja Paruh Waktu
  107. Peran Dukungan Sosial dan Koping Religius terhadap Stres Pengasuhan pada Ibu yang Memiliki Anak Autistik
  108. Peran Dukungan Sosial dan Optimisme terhadap Stress-Related Growth pada Anak dari Keluarga Bercerai
  109. Peran Dukungan Sosial dan Strategi Koping Adaptif terhadap Kesejahteraan Subjektif pada Mahasiswa di Masa Pandemi COVID-19
  110. Peran Dukungan Sosial Keluarga dan Resiliensi terhadap Subjective Well-Being Siswa SMA selama Masa Pandemi COVID-19
  111. Peran Dukungan Sosial Keluarga terhadap Resiliensi Perempuan yang Mengalami Kondisi Wajah Berjerawat
  112. Peran Dukungan Sosial Orang Tua dan Resiliensi terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Tahun Pertama selama Perkuliahan Daring
  113. Peran Dukungan Sosial Orang Tua dan Self-Regulated Learning terhadap Prestasi Akademik Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Kediri
  114. Peran Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Regulasi Diri dalam Belajar terhadap Resiliensi Akademik pada Remaja
  115. Peran Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Kebosanan Akademik dengan Regulasi Diri dalam Belajar sebagai Mediator
  116. Peran Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa Rantau yang Sedang Mengerjakan Skripsi di Indonesia
  117. Peran Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir yang Sedang Mengerjakan Skripsi Dimediasi oleh Self-Compassion
  118. Peran Dukungan Sosial terhadap Beban pada Family Caregiver yang Merawat Pasien COVID-19 dengan Resiliensi sebagai Mediator
  119. Peran Dukungan Sosial terhadap Distres Psikologis Dimediasi oleh Resiliensi pada Tenaga Kesehatan pada Masa Pandemi COVID-19
  120. Peran Dukungan Sosial terhadap Gejala Depresi pada Individu Usia Dewasa Awal: Regulasi Emosi sebagai Mediator
  121. Peran Dukungan Sosial terhadap Pertumbuhan Pasca Trauma pada Perempuan dengan Pengalaman Intimate Partner Violence dengan Strategi Koping Adaptif sebagai Mediator
  122. Peran Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Dimediasi oleh Efikasi Diri pada Penyintas COVID-19
  123. Peran Dukungan Sosial terhadap Resiliensi pada Individu yang Mengalami Kehilangan karena Meninggal Dunia
  124. Peran Dukungan Sosial terhadap Resiliensi pada Penyintas Perceraian Orang Tua
  125. Peran Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Siswa Gap Year
  126. Peran Dukungan Sosial, Efikasi Diri dan Resiliensi terhadap Risiko Gangguan Penyesuaian pada Individu Usia Dewasa Awal
  127. Peran Dukungan Supervisor terhadap Performa Kerja pada Peserta Magang Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat dengan Dimoderasi oleh Resiliensi
  128. Peran Dukungan Teman Sebaya terhadap Regulasi Diri dalam Belajar Dimediasi oleh Motivasi Belajar pada Siswa SMA Penghafal Al-Qur’an
  129. Peran Efikasi Diri Akademik dan Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Grit Siswa SMA Reguler dan Asrama
  130. Peran Efikasi Diri Akademik dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Akademik Masa Pembelajaran Jarak Jauh pada Mahasiswa Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) Kabupaten Simeulue, Aceh
  131. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial terhadap Grit pada Mahasiswa Magister Psikologi Profesi
  132. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Personel Direktorat Samapta Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta
  133. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Santri yang Berstatus Mahasiswa di Pondok Pesantren X Yogyakarta
  134. Peran Efikasi Diri dan Regulasi Diri terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa
  135. Peran Efikasi Diri Konselor dan Dukungan Supervisor terhadap Resiliensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Psikologi
  136. Peran Efikasi Diri terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Magang
  137. Peran Emosi Akademik terhadap Prestasi Akademik selama Pembelajaran Daring dengan Regulasi Diri dalam Belajar sebagai Mediator
  138. Peran Emotional Intelligence dan Workforce Agility terhadap Work Performance (Studi pada Karyawan PT. PNM)
  139. Peran Emotional Intelligence terhadap Employability pada Generasi Z dengan Dukungan Sosial sebagai Mediator
  140. Peran Emotional Intelligence terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Hybrid Workers dengan Internal Locus of Control sebagai Moderator
  141. Peran Emotional Intelligence terhadap Work Meaningfulness: Leader-Member Exchange sebagai Mediator pada Pekerja Generasi Milenial
  142. Peran Employee Resilience sebagai Mediator dalam Hubungan antara Perceived Organizational Support dan Eudaimonic Workplace Wellbeing pada Pekerja Gen Z Sektor Industri Kreatif
  143. Peran Father-Child Relationship dan Mother-Child Relationship terhadap Resiliensi Mahasiswa dengan Gender sebagai Moderator
  144. Peran Fear of Missing Out dan Kontrol Diri dengan Perilaku Pembelian Impulsif Merchandise pada Suporter Pss Sleman
  145. Peran Fear of Missing Out terhadap Perilaku Phubbing pada Remaja dengan Kontrol Diri sebagai Moderator
  146. Peran Fleksibilitas Psikologis dan Resiliensi terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Indonesia di Era Pandemi COVID-19
  147. Peran Fleksibilitas Psikologis terhadap Stres Dimediasi oleh Kasih Sayang Diri Sendiri
  148. Peran Gaya Pengasuhan Orang Tua Otoritatif terhadap Mekanisme Koping Stres pada Siswa Kelas XII
  149. Peran Grit terhadap Kesejahteraan Psikologis Dosen dengan Iklim Organisasi sebagai Moderator
  150. Peran Grit terhadap Prokrastinasi Akademik dalam Penulisan Skripsi Mahasiswa
  151. Peran Grit terhadap Well-Being pada Emerging Adults
  152. Peran Harapan terhadap GRIT pada Wanita Pengusaha
  153. Peran Hardiness terhadap Kecemasan akan Masa Depan Individu Dewasa Awal
  154. Peran Hardiness terhadap Resiliensi Anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Marching Band Universitas Gadjah Mada (UKM MB UGM)
  155. Peran Harga Diri dan Kontrol Diri terhadap Adiksi Internet di Kalangan Mahasiswa
  156. Peran Indeks Dampak Pandemi COVID-19, Fleksibilitas dan Infleksibilitas Psikologis terhadap Tingkat Stres yang Dialami Emerging Adult
  157. Peran Intolerance of Uncertainty terhadap Distres Psikologis Tenaga Kesehatan di Masa Pandemi COVID-19 dengan Strategi Koping Maladaptif sebagai Mediator
  158. Peran Intoleransi Ketidakpastian terhadap Kecemasan dengan Appraisal dan Coping sebagai Mediator di Masa Pandemi COVID-19
  159. Peran Keberfungsian Keluarga dan Efikasi Diri dalam Menjalani Pengobatan terhadap Resiliensi Wanita Penyandang Kanker Payudara
  160. Peran Keberfungsian Keluarga terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Dewasa Awal dengan Resiliensi sebagai Mediator
  161. Peran Keberfungsian Keluarga terhadap Kualitas Pertemanan pada Remaja Akhir dengan Regulasi Emosi sebagai Mediator
  162. Peran Keberfungsian Keluarga terhadap Quarter-Life Crisis pada Dewasa Awal dengan Kecerdasan Emosional sebagai Mediator
  163. Peran Kecanduan Media Sosial terhadap Gejala Depresi dengan Resiliensi sebagai Moderator
  164. Peran Kecerdasan Emosi dan Anchor Virtues terhadap Kepemimpinan Otentik pada Organisasi Kepemudaan
  165. Peran Kecerdasan Emosi dan Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Resiliensi Akademik Siswa SMA yang Mengalami Pembelajaran Jarak Jauh
  166. Peran Kecerdasan Emosi dan Dukungan Sosial terhadap Kesejahteraan Psikologis Guru Taman Kanak – Kanak
  167. Peran Kecerdasan Emosi dan Efikasi Diri dalam Bermain Tenis terhadap Kecemasan Menghadapi Kompetisi pada Atlet Mahasiswa Cabang Olahraga Tenis
  168. Peran Kecerdasan Emosi dan Keberfungsian Keluarga terhadap Kepuasan Hidup Remaja
  169. Peran Kecerdasan Emosi dan Kecemasan Bertanding terhadap Agresivitas Atlet Karate
  170. Peran Kecerdasan Emosi dan Self-Determined Motivation terhadap Agresivitas Atlet Bela Diri
  171. Peran Kecerdasan Emosi terhadap Efikasi Diri Keputusan Karier pada Siswa SMA
  172. Peran Kecerdasan Emosi terhadap Emotional Eating pada Penyandang Diabetes Melitus Tipe 2
  173. Peran Kecerdasan Emosi terhadap Kesejahteraan Psikologis Siswa SMP yang Melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan Dukungan Sosial Orang Tua sebagai Moderator
  174. Peran Kecerdasan Emosi terhadap Kesiapan Kerja pada Pengurus Organisasi Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada
  175. Peran Kecerdasan Emosi terhadap Strategi Koping pada Orang Dewasa Muda yang Mengalami Kelelahan Pandemi
  176. Peran Kecerdasan Emosional dan Dukungan Interpersonal sebagai Prediktor Kinerja Pengajar Bisindo (Bahasa Isyarat Indonesia)
  177. Peran Kecerdasan Emosional dan Dukungan Orang Tua Terkait Karier terhadap Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier pada Siswa SMAN 3 Penajam Paser Utara
  178. Peran Kecerdasan Emosional terhadap Kesiapan Menikah pada Dewasa Awal dengan Jenis Kelamin sebagai Moderator
  179. Peran Kecerdasan Emosional terhadap Pemeliharaan Hubungan pada Mahasiswa yang Melakukan Hubungan Jarak Jauh
  180. Peran Kecerdasan Emosional terhadap Resiliensi Akademik pada Mahasiswa yang Melakukan Pembelajaran Daring
  181. Peran Kegagalan Kontrol Diri dalam Penggunaan Media Sosial terhadap Prokrastinasi Akademik di Masa Pandemi COVID-19
  182. Peran Kelekatan Ibu dan Ayah terhadap Resiliensi Mahasiswa Generasi Z yang Sedang Magang
  183. Peran Kelekatan pada Figur Ayah terhadap Intensitas Perilaku Pengambilan Risiko pada Remaja dengan Kontrol Diri sebagai Mediator
  184. Peran Kematangan Karier dan Regulasi Diri dalam Belajar terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK
  185. Peran Kepemimpinan Otentik dan Adversity Quotient terhadap Performansi Karier
  186. Peran Kepemimpinan Pelayanan Dosen Pembimbing Skripsi terhadap Ideasi Bunuh Diri Mahasiswa Bimbingan dengan Resiliensi sebagai Variabel Mediator
  187. Peran Kepemimpinan Transformasional Pelatih dan Ketangguhan Mental terhadap Motivasi Berprestasi pada Atlet Mahasiswa
  188. Peran Kepribadian Big Five terhadap Psychological Well-Being dengan Adaptive Coping sebagai Mediator pada Siswa Penghafal Al-Quran
  189. Peran Kepribadian Proaktif dan Dukungan Keluarga terhadap Resiliensi Mahasiswa Generasi Z yang Sedang Magang
  190. Peran Kepribadian Proaktif terhadap Resiliensi Karyawan: Perceived Supervisor Support sebagai Moderator pada Karyawan Generasi Z
  191. Peran Kesabaran dan Dukungan Sosial terhadap Stres Akademik pada Mahasiswa
  192. Peran Kesiapan Belajar Online sebagai Moderator Hubungan antara Regulasi Diri dan Motivasi Belajar Praktikum Mahasiswa selama Pembelajaran Praktikum Daring di Masa Pandemi COVID-19
  193. Peran Kesulitan Regulasi Emosi sebagai Mediator Hubungan antara Adverse Childhood Experience dan Kecenderungan Perilaku Kekerasan terhadap Pasangan
  194. Peran Keterbatasan Fungsi Fisik terhadap Kualitas Hidup pada Lansia dengan Regulasi Emosi sebagai Mediator
  195. Peran Keterlibatan Ayah terhadap Regulasi Emosi Remaja Akhir
  196. Peran Keterlibatan Ayah terhadap Resiliensi Mahasiswa Laki-Laki dengan Persepsi terhadap Stereotip Peran Gender Agensi sebagai Mediator
  197. Peran Kompetensi Interpersonal dan Disregulasi Emosi terhadap Kesepian pada Emerging Adults
  198. Peran Konsep Diri dan Dukungan Sosial terhadap Ketangguhan Mental Siswa Sekolah Menengah atas
  199. Peran Kontrol Diri dalam Memoderasi Hubungan antara Stres Akademik dan Perilaku Cyberloafing pada Siswa SMA/SMK
  200. Peran Kontrol Diri dalam Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa yang Mengikuti Kuliah Daring selama Pandemi COVID-19
  201. Peran Kontrol Diri dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Generasi Z sebagai Pekerja Lepas
  202. Peran Kontrol Diri dan Keterhubungan dengan Sekolah terhadap Masalah Emosi dan Perilaku pada Siswa Remaja Awal di Yogyakarta
  203. Peran Kontrol Diri dan Keterhubungan dengan Sekolah terhadap Masalah Emosi dan Perilaku Remaja Sekolah Menengah Pertama
  204. Peran Kontrol Diri dan Kualitas Relasi dengan Orang Tua terhadap Kecenderungan Kecanduan Gim Daring pada Remaja
  205. Peran Kontrol Diri dengan Mediasi Durasi Bermain Game Online terhadap Digital Eye Strain pada Dewasa Awal
  206. Peran Kontrol Diri terhadap Food Wasting Behavior Konsumen Dewasa Awal di Indonesia
  207. Peran Kontrol Diri terhadap Pembelian Impulsif Daring dengan Sifat Kepribadian sebagai Moderator
  208. Peran Kontrol Diri terhadap Perilaku Pembelian Impulsif di Livestream Commerce
  209. Peran Koping Religius dalam Memoderasi Hubungan antara Intoleransi Ketidakpastian dan Quarter-life Crisis pada Emerging Adulthood
  210. Peran Koping Religius dan Dukungan Sosial terhadap Stress-Related Growth pada Mahasantri
  211. Peran Kreativitas Emosional dan Self-Disclosure terhadap Post-Traumatic Growth pada Tenaga Kesehatan Pasca Pandemi COVID-19
  212. Peran Kualitas Persahabatan dan Self Esteem terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Rantau
  213. Peran Literasi Artificial Intelligence terhadap Disposisi Berpikir Kritis Siswa SMP dengan Metacognitive Self Regulation sebagai Mediator
  214. Peran Literasi Kesehatan Mental dan Resiliensi terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Perantau
  215. Peran Literasi Kesehatan Mental terhadap Perilaku Mencari Bantuan dengan Strategi Koping sebagai Moderator
  216. Peran Locus of Control terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Indonesia yang Melakukan Arubaito di Jepang
  217. Peran Mediasi Meaning-Making dalam Hubungan antara Pengungkapan Pengalaman Traumatis dengan Posttraumatic Growth pada Penyintas COVID-19
  218. Peran Moderasi Kontrol Diri dalam Hubungan antara Intensitas Menonton Konten TikTok Produk Perawatan Kulit dengan Perilaku Pembelian Impulsif Mahasiswa
  219. Peran Moderasi Pengaturan Kerja Fleksibel dalam Hubungan antara Resiliensi dan Kesejahteraan Psikologis Ibu Bekerja di Indonesia
  220. Peran Motivasi Akademik Siswa terhadap Resiliensi Akademik dalam Pembelajaran Daring selama Pandemi
  221. Peran Optimisme dan Regulasi Diri dalam Belajar terhadap Stres Akademik Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi
  222. Peran Orientasi terhadap Anchor Virtues pada Resiliensi Karyawan Milenial Sektor Industri Tekstil dan Produk Turunannya
  223. Peran Parasocial Relationship Media Persona Konten Korea terhadap Coping Strategy
  224. Peran Parentifikasi Emosi terhadap Gejala Depresi pada Dewasa Awal dengan Resiliensi sebagai Mediator
  225. Peran Parenting Style dan Anchor Virtues terhadap Grit Calon Tenaga Kerja pada Masa Pandemi COVID-19
  226. Peran Penerimaan Diri dan Dukungan Sosial Significant Others terhadap Kepuasan Hidup Emerging Adults
  227. Peran Pengaruh Sosial dalam Pembelian Kompulsif pada Live Commerce: Kontrol Diri sebagai Moderator
  228. Peran Pengaruh Sosial terhadap Pembelian Impulsif pada Produk Fashion di E-Marketplace dengan Self-Regulation sebagai Moderator
  229. Peran Pengetahuan dan Sikap Terkait COVID-19 terhadap Resiliensi pada Freshgraduate di Masa Pandemi COVID-19
  230. Peran Perceived Organizational Support sebagai Moderator pada Hubungan Emotional Intelligence dan Burnout pada Tenaga Kesehatan
  231. Peran Perceived Organizational Support terhadap Career Resilience yang Dimediasi oleh Career Adaptability pada Pegawai Non-ASN di RSUD X
  232. Peran Perceived Supervisor Support, Neuroticism dan Pengendalian Diri terhadap Perilaku Kerja Kontraproduktif pada PNPP (Pegawai Negeri pada Polri) di Kepolisian Daerah X
  233. Peran Perilaku Konsumtif dan Kontrol Diri dengan Fanatisme pada Penggemar K-Pop di Indonesia
  234. Peran Persepsi Dukungan Organisasi dan Grit terhadap Komitmen Organisasi pada Karyawan Generasi Milenial
  235. Peran Persepsi Dukungan Sosial terhadap Resiliensi pada Mahasiswa dengan Fleksibilitas Psikologis sebagai Mediator
  236. Peran Persepsi Gaya Pengasuhan Otoritatif terhadap Resiliensi Dewasa Muda di Indonesia
  237. Peran Persepsi pada Pengorbanan Orang Tua terhadap Kontrol Diri Remaja
  238. Peran Persepsi terhadap Iklim Organisasi dalam Memprediksi Resiliensi pada Karyawan Generasi Z
  239. Peran Personal Resilience terhadap Job Flourishing dengan Psychosocial Safety Climate sebagai Moderator pada Pekerja Tambang
  240. Peran Pola Asuh Otoritatif terhadap Kecerdasan Emosional Mahasiswa Dimediasi oleh Kelekatan Aman dengan Orang Tua
  241. Peran Pola Komunikasi Keluarga dan Faktor Demografi terhadap Resiliensi Akademik pada Mahasiswa Rantau
  242. Peran Problem Focused Coping terhadap Academic Burnout Mahasiswa yang Bekerja
  243. Peran Problem Focused Coping terhadap Fear of Missing Out
  244. Peran Psikopati dari Dark Triad Personality terhadap Agresi Siber: Model Mediasi Serial Anonimitas dan Kontrol Diri
  245. Peran Psychological Empowerment dan Emotional Intelligence terhadap Workforce Agility Berdasarkan Tipe Job Autonomy pada Karyawan Start-up
  246. Peran Quarter Life Crisis terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi: Resiliensi Akademik sebagai Moderator
  247. Peran Regulasi Diri dalam Belajar sebagai Mediator dalam Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Kesejahteraan Psikologis Siswa SMA
  248. Peran Regulasi Diri dan Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram terhadap Fear of Missing Out pada Dewasa Awal
  249. Peran Regulasi Diri dan Konsep Diri Akademis terhadap Prokrastinasi Mahasiswa dalam Penyelesaian Skripsi
  250. Peran Regulasi Diri dan Strategi Coping terhadap Online Compulsive Buying pada S-Commerce
  251. Peran Regulasi Diri terhadap Kecanduan Penggunaan Media Sosial pada Mahasiswa Tingkat Sarjana
  252. Peran Regulasi Diri terhadap Psychological Well-Being pada Mahasiswa Rantau dengan Resiliensi sebagai Moderator
  253. Peran Regulasi Diri terhadap Regulasi Diri selama Pandemi COVID-19
  254. Peran Regulasi Diri terhadap Tingkat Kecemasan pada Atlet Tenis Lapangan Indonesia
  255. Peran Regulasi Emosi dan Dukungan Sosial terhadap Subjective Well-Being pada Mahasiswa UGM
  256. Peran Regulasi Emosi dan Subjective Well-Being terhadap Kepuasan Kerja pada Generasi Milenial
  257. Peran Regulasi Emosi terhadap Emotional Eating pada Mahasiswa Universitas Gadjah Mada
  258. Peran Regulasi Emosi terhadap Hubungan Interpersonal pada Mahasiswa
  259. Peran Regulasi Emosi terhadap Kecenderungan Pembelian Impulsif Produk Skincare di E-Commerce: Studi pada Konsumen Dewasa Awal
  260. Peran Regulasi Emosi terhadap Penyesuaian Akademik dan Sosial Mahasiswa Baru Universitas Gadjah Mada dengan Dukungan Emosional Orang Tua sebagai Moderator
  261. Peran Regulasi Emosi terhadap Perasaan Kesepian pada Mahasiswa
  262. Peran Regulasi Emosi terhadap Tingkat Stres pada Mahasiswa yang Mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga
  263. Peran Religiusitas dan Ikhlas terhadap Resiliensi pada Ibu Bekerja
  264. Peran Religiusitas terhadap Resiliensi Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga
  265. Peran Resiliensi Akademik sebagai Mediator antara Efikasi Diri Akademik dengan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa
  266. Peran Resiliensi dan Dukungan Sosial terhadap Keterikatan Kerja pada Guru Sekolah Dasar di Masa Pandemi
  267. Peran Resiliensi dan Dukungan Teman Sebaya terhadap Prokrastinasi Aktif Mahasiswa
  268. Peran Resiliensi dan Pengalaman Magang terhadap Kesiapan Kerja pada Mahasiswa Peserta Magang Bersertifikat (MSIB)
  269. Peran Resiliensi dan Perceived Organizational Support terhadap Work Engagement pada Karyawan Gen Z di Perusahaan Startup Yogyakarta
  270. Peran Resiliensi sebagai Mediator Hubungan antara Dukungan Sosial Orang Tua dan Stres Akademik Siswa SMA pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID-19
  271. Peran Resiliensi sebagai Moderator dalam Pengaruh Neurotisisme terhadap Compassion Fatigue pada Psikolog Klinis
  272. Peran Resiliensi terhadap Burnout pada Dokter
  273. Peran Resiliensi terhadap Employee Well-Being Perawat Rumah Sakit Jiwa
  274. Peran Resiliensi terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa Tahun Pertama yang Merantau
  275. Peran Resiliensi terhadap Tingkat Stres Akademik pada Mahasiswa selama Masa Pandemi COVID-19
  276. Peran Resiliensi terhadap Work Engagement Anggota Resimen Mahasiswa Universitas Gadjah Mada: Studi pada Organisasi Bercorak Semi-Militer
  277. Peran Resiliensi terhadap Work Engagement Guru Matematika di Bantul
  278. Peran Riwayat Trauma Masa Kanak-Kanak terhadap Regulasi Emosi pada Individu Dewasa Awal
  279. Peran Self Regulation terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Sarjana Tingkat Akhir di Universitas Gadjah Mada
  280. Peran Self-Compassion terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Tingkat Akhir
  281. Peran Self-Compassion terhadap Stres Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir dengan Regulasi Emosi sebagai Mediator
  282. Peran Self-Control terhadap Perilaku Kenakalan Remaja pada Siswa SMA di D.I. Yogyakarta
  283. Peran Self-Esteem dan Regulasi Emosi terhadap Quarter-Life Crisis
  284. Peran Self-Leadership terhadap Coping Stress dengan Self-Efficacy sebagai Mediator pada Siswa Sekolah Penerbang TNI AU
  285. Peran Self-Regulated Learning dan Dukungan Sosial Keluarga terhadap Penyesuaian Akademik selama Perkuliahan Daring
  286. Peran Self-Regulated Learning pada Learning Agility Mahasiswa dengan Lingkungan Belajar Online sebagai Moderator
  287. Peran Self-Regulated Learning sebagai Mediator Hubungan antara Psychological Capital dengan Prokrastinasi Pengerjaan Skripsi pada Mahasiswa Tingkat Akhir
  288. Peran Sense of Humor terhadap Kecemasan Akademik dengan Resiliensi sebagai Mediator pada Mahasiswa Tingkat Akhir
  289. Peran Social Support dan Hardiness terhadap Career Adaptability pada Karyawan Milenial
  290. Peran Spiritualitas sebagai Mediator antara Keterhubungan dengan Alam dan Resiliensi pada Mahasiswa
  291. Peran Spiritualitas sebagai Moderator antara Self-Acceptance dan Resiliensi pada Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
  292. Peran Spiritualitas terhadap Perilaku Seksual Remaja Berpacaran dengan Self Control sebagai Variabel Moderator
  293. Peran Strategi Koping Adaptif sebagai Mediator antara Efikasi Akademik dan Penyesuaian Diri Mahasiswa
  294. Peran Strategi Koping dan Dukungan Pasangan terhadap Stres Pengasuhan Ibu pada Pembelajaran Jarak Jauh Anak
  295. Peran Strategi Koping terhadap Kepuasan Hidup pada Wanita yang Sudah Menikah
  296. Peran Strategi Koping terhadap Penggunaan Telepon Pintar secara Berlebihan pada Mahasiswa
  297. Peran Strategi Regulasi Emosi terhadap Parental Burnout pada Orang Tua Anak ASD, ADHD, dan IDD dengan Dukungan Sosial sebagai Moderator
  298. Peran Stres Akademik terhadap Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Tahun Pertama dengan Regulasi Emosi sebagai Moderator
  299. Peran Tingkat Kecemasan dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi
  300. Peran Well-being terhadap Resiliensi Berdasarkan Model PERMA pada Emerging Adulthood
  301. Peran Workplace Telepressure terhadap Psychological Detachment dengan Kontrol Diri sebagai Moderator
  302. Peranan Kecerdasan Emosi dan Problem-Focused Coping terhadap Work-Life Balance pada Mahasiswa yang Bekerja
  303. Peranan Kontrol Diri dan Tekanan Teman Sebaya terhadap Perilaku Pengambilan Risiko pada Remaja Laki-Laki
  304. Peranan Perfeksionisme terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi Dimoderatori oleh Ketangguhan Akademik
  305. Peranan Self-Awareness dan Grit terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional pada Pemimpin Organisasi Kemahasiswaan UGM
  306. Perbedaan Regulasi Emosi Remaja Akhir pada Keluarga Bercerai Ditinjau dari Tipe Pola Asuh Orang Tua: Demokratis, Otoriter, dan Permisif
  307. Perilaku Pembelian Impulsif Merchandise K-Pop pada Dewasa Awal dengan Sindrom Pemujaan Selebriti: Peran Kontrol Diri
  308. Perlawanan Sehari-hari sebagai Strategi Resiliensi Perempuan Madura Sambas
  309. Permainan Terapan untuk Meningkatkan Regulasi Emosi pada Remaja: Sebuah Meta-Analisis
  310. Persepsi Dukungan Atasan terhadap Resiliensi Karier Tenaga Kependidikan
  311. Persepsi Keberfungsian Keluarga terhadap Mental Well-being Remaja dengan Regulasi Emosi sebagai Mediator
  312. Persepsi Risiko dan Strategi Coping Mahasiswa UGM dalam Menghadapi Pandemi Coronavirus SARS-CoV-2 (COVID-19)
  313. Pertumbuhan Pascatrauma pada Emerging Adult Penyintas Trauma Kompleks Relasional dalam Keluarga
  314. Pertumbuhan Pascatrauma pada Penyintas Kekerasan dalam Berpacaran
  315. Posttraumatic Growth pada Perempuan Penyintas Kekerasan Seksual di Indonesia
  316. Program REACT Berbasis Acceptance and Commitment Therapy untuk Meningkatkan Resiliensi pada Individu Dewasa Awal dengan Adverse Childhood Experiences (ACEs)
  317. Regulasi Diri Belajar sebagai Mediator Peran Dukungan Orang Tua terhadap Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar
  318. Regulasi Diri dalam Belajar sebagai Mediator Hubungan Efikasi Diri Akademik dengan Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah atas di Era Digital
  319. Regulasi Emosi dan Kesiapan Transisi Pembelajaran Anak Usia Prasekolah di Masa Pandemi COVID-19
  320. Regulasi Emosi sebagai Mediator Keberfungsian Keluarga terhadap Kesejahteraan Subjektif Siswa Remaja
  321. Regulasi Emosi sebagai Moderator Hubungan antara Stres dengan Gejala Depresi pada Masyarakat Sulawesi Tengah
  322. Regulasi Emosi sebagai Moderator Hubungan antara Stres Pernikahan dan Komitmen Pernikahan pada Istri
  323. Regulasi Emosi sebagai Prediktor Diagnosis Mandiri Daring atas Depresi dan Kecemasan pada Dewasa Muda Indonesia
  324. Resilience pada Agen Properti ERA Ditinjau dari Anchor Personality Theory
  325. Resiliensi Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Tuli
  326. Resiliensi Keluarga yang Memiliki Anak Tuli
  327. Resiliensi Mahasiswa Atlet Futsal di Indonesia Ditinjau dari Sifat-sifat Kepribadian
  328. Resiliensi Mahasiswa yang Berhasil Lulus dengan Menghadapi Permasalahan Finansial di Perguruan Tinggi
  329. Resiliensi Orang Tua Penyandang Disabilitas yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus saat Pembelajaran Jarak Jauh
  330. Resiliensi pada Aparatur Sipil Negara (ASN) Penyandang Disabilitas
  331. Resiliensi pada Pelajar Mantan Pengguna NAPZA Fase Penggunaan Berisiko
  332. Resiliensi Perempuan Sandwich Generation
  333. Resiliensi Remaja Pasca Putus Cinta
  334. Resiliensi Remaja Putra Pasca Kematian Ibu
  335. Resiliensi sebagai Mediator antara Peran Persepsi Dukungan Supervisor terhadap Employability pada Karyawan Generasi Z
  336. Scoping Review: Faktor Promotif Resiliensi pada Karyawan Generasi Milenial
  337. Self-esteem sebagai Mediator Hubungan Parent-child Relationship dan Resiliensi Remaja di Pondok Pesantren
  338. Self-Esteem sebagai Mediator Peran Strategi Koping Adaptif terhadap Distres Psikologis pada Tenaga Kesehatan di Masa Pandemi COVID-19
  339. Self-Regulated Learning dan Dukungan Teman Sebaya terhadap Penyesuaian Akademik Mahasiswa Baru selama Pembelajaran Daring Akibat COVID-19
  340. Self-Regulated Learning dan Kecemasan sebagai Prediktor terhadap Performa Akademik Mahasiswa
  341. State of Uncertainty: Peran Efikasi Diri dan Resiliensi Diri terhadap Adaptabilitas Mahasiswa dalam Menghadapi Fase New Normal COVID-19
  342. Strategi Koping pada Survivor Pendaki Gunung yang Tersesat
  343. Strategi Koping sebagai Mediator Peran Ciri Kepribadian Big Five terhadap Adaptasi Akademik Siswa di Masa Pandemi COVID-19
  344. Strategi Koping Stres sebagai Moderator antara Modal Psikologis dan Kepuasan Kerja
  345. Strategi Regulasi Emosi pada Orang Tua dengan Pola Asuh Co-parenting Pasca Perceraian
  346. Stres dan Strategi Koping Keluarga Tenaga Medis dalam Menghadapi Pandemi COVID-19 pada Konteks Budaya Bali
  347. Studi Fenomenologis Resiliensi Spousal Caregiver Laki-laki dari Istri Penyandang Skizofrenia
  348. Studi Kasus Resiliensi dan Pola Relasi Saudara Kandung dari Orang Tua Bercerai
  349. Studi Kasus: Resiliensi Pengasuhan pada Keluarga Manusia Gerobak
  350. Terapi Pemaafan untuk Meningkatkan Posttraumatic Growth pada Individu dengan Adverse Childhood Experience
  351. Tingkat Stres Akademik pada Mahasiswa Universitas Gadjah Mada dan Kecerdasan Emosi sebagai Prediktornya
  352. Uji Properti Psikometrik Grit Scale dengan Pemodelan Rasch di Indonesia
  353. Validasi Modul Emotional Competence (EC) pada Karyawan Startup
  354. Validasi Modul Pelatihan Disiplin Positif-Plus Berbasis Online untuk Meningkatkan Keterampilan Pengasuhan dan Regulasi Emosi Ibu Anak Sekolah Dasar saat Pandemi COVID-19
  355. Validasi Pelatihan Growth Mindset untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa SMA
  356. Work-Life Balance, Burnout, dan Resiliensi: Analisis Hubungan Saling Pengaruh pada Karyawan Industri Kreatif

 

 

Penutup

Resiliensi, koping, dan regulasi emosi adalah bekal penting untuk menghadapi hidup yang penuh tekanan, sehingga penelitian di bidang ini akan selalu dibutuhkan. Daftar judul di atas menunjukkan betapa banyak hal yang sudah diteliti, terutama pada mahasiswa. Agar penelitian Anda tetap menonjol, coba geser fokusnya ke kelompok, konteks, atau pendekatan yang berbeda, misalnya keluarga, komunitas, atau uji pelatihan. Pastikan juga variabel yang Anda pilih benar-benar sesuai dengan pengalaman subjek, bukan sekadar mengikuti judul yang sudah ada.

Bila Anda memerlukan pendampingan menentukan instrumen atau menyusun kerangka konsep, layanan bimbingan penulisan IDTESIS siap membantu.

Scan the code
Powered by Joinchat