HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com

Judul Skripsi dan Tesis Psikologi tentang Konsep Diri, Harga Diri, dan Efikasi Diri

Skripsi dan tesis melatih mahasiswa untuk memahami manusia dari dalam, yaitu dari cara seseorang memandang dan menilai dirinya sendiri. Konsep diri, harga diri, dan efikasi diri (keyakinan bahwa diri mampu melakukan sesuatu) adalah fondasi yang memengaruhi banyak hal: semangat belajar, keberanian mengambil keputusan karier, cara bergaul, sampai daya tahan menghadapi kegagalan. Di era media sosial, cara orang menilai dirinya juga makin dipengaruhi oleh perbandingan dengan orang lain. Penelitian di bidang ini membantu orang tua, guru, dosen, dan perusahaan memahami cara membangun kepercayaan diri yang sehat. Artikel ini menyajikan 313 contoh judul skripsi dan tesis psikologi tentang konsep diri, harga diri, dan efikasi diri.

Celah dan Peluang Penelitian ke Depan

Variabel di topik ini sangat sering dipakai, sehingga peneliti perlu kreatif agar penelitiannya tidak terasa mengulang. Beberapa arah yang bisa dipertimbangkan:

  1. Identitas diri di tengah keragaman. Proses pembentukan identitas pada anak muda multietnis, anak pekerja migran, atau remaja yang tumbuh tanpa ayah masih jarang diteliti.
  2. Harga diri yang rapuh di media sosial. Ketergantungan pada jumlah like, pengikut, dan validasi daring merupakan fenomena baru yang bisa diteliti lebih dalam, termasuk dampaknya pada kesehatan mental.
  3. Efikasi diri di bidang baru. Keyakinan diri dalam memakai teknologi digital dan AI, mengelola keuangan, berwirausaha, atau menjaga kesehatan seksual masih sedikit diteliti dibanding efikasi diri akademik.
  4. Sindrom impostor. Perasaan “tidak pantas berhasil” pada mahasiswa berprestasi, perempuan di bidang STEM, dan pekerja muda mulai banyak dibicarakan dan layak diteliti lebih jauh.
  5. Uji intervensi peningkatan efikasi diri. Program pelatihan, mentoring, dan modul welas asih diri perlu diuji secara eksperimen supaya ada pilihan program yang terbukti efektif.
  6. Alat ukur yang sesuai budaya. Konsep diri dalam budaya kolektivis seperti Indonesia mungkin berbeda dari budaya Barat. Adaptasi dan pengembangan alat ukur yang tepat masih sangat dibutuhkan.

Pengelompokan Judul

Judul-judul di topik ini dibagi ke dalam enam kelompok kecil. Satu judul bisa masuk ke lebih dari satu kelompok.

  1. Efikasi Diri Akademik. Kelompok terbesar. Meneliti keyakinan diri dalam belajar dan kaitannya dengan prokrastinasi, stres akademik, resiliensi akademik, keterlibatan belajar, kecemasan, dan intensi plagiarisme. Ada pula judul tentang sindrom impostor pada mahasiswa kedokteran, teknik, dan mahasiswa berprestasi.
  2. Efikasi Diri Karier dan Kerja. Membahas keyakinan diri dalam mengambil keputusan karier, kesiapan kerja lulusan baru dan peserta magang, efikasi diri okupasional, kelincahan kerja (workforce agility), efikasi diri wirausaha, dan efikasi diri dalam mengelola keuangan.
  3. Harga Diri dan Kepercayaan Diri. Meneliti harga diri dan kaitannya dengan media sosial, citra tubuh, penggunaan kosmetik, pembelian impulsif, kecemburuan dalam pacaran, sikap asertif, serta kepercayaan diri atlet dan remaja.
  4. Konsep Diri dan Identitas Diri. Mencakup kejelasan konsep diri, konsep diri pada remaja tanpa ayah dan anak berprestasi rendah, peran keterlibatan ayah, identitas etnis, identitas mahasiswa multietnis, stereotip gender pada mahasiswi STEM, serta kebiasaan berbicara pada diri sendiri (self-talk).
  5. Welas Asih Diri (Self-Compassion). Membahas sikap ramah pada diri sendiri saat gagal atau terluka dan perannya terhadap depresi, kecemasan sosial, stres pengasuhan, perilaku melukai diri, dan quarter-life crisis, termasuk validasi modul mindful self-compassion.
  6. Pengungkapan dan Presentasi Diri. Meneliti cara orang menampilkan dan membuka diri, misalnya di Instagram, akun kedua, aplikasi kencan daring, LinkedIn, dan Twitter, serta keterbukaan diri dalam persahabatan dan pernikahan.

Daftar Judul Tesis Psikologi tentang Konsep Diri, Harga Diri, dan Efikasi Diri

  1. “Gangguan Mental Bukan Sesuatu yang Harus Disembunyikan”: Pengalaman Pengungkapan Diri Mahasiswa dengan Disabilitas Mental di Perguruan Tinggi
  2. Adaptasi Core Self-Evaluation Scale (CSES) ke dalam Versi Bahasa Indonesia dan Evaluasi Properti Psikometrisnya
  3. Adaptasi dan Analisis Properti Psikometri Skala Regulatory Emotional Self Efficacy dalam Bahasa Indonesia
  4. Adaptasi dan Validasi Adolescents’ Self-Concept Short Scales (ASCSS) Remaja Indonesia: Analisis Rasch dan CFA
  5. Aktualisasi Diri: Suara Siswa Cerdas Istimewa di Sekolah Inklusi
  6. Analisis Peran Konsep Diri dan Lingkungan Pengasuhan terhadap Kesejahteraan Subjektif Remaja
  7. Determinasi dan Efikasi Diri Remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA): Sebuah Studi Photovoice
  8. Dinamika Belas Kasih Diri (Self-Compassion) pada Ibu yang Mengasuh Anak dengan Autisme
  9. Dinamika Belas Kasih Diri pada Pengasuh di Panti Asuhan
  10. Dinamika Branding Diri menuju Kepercayaan Diri Seorang Eks Napiter
  11. Dinamika Efikasi Diri Akademik Mahasiswa Psikologi yang Sedang Mengerjakan Skripsi dan Terlewat Lulus Tepat Waktu
  12. Dinamika Efikasi Diri Sosial Mahasiswa Baru dalam Sistem Pembelajaran Daring di Masa Pandemi
  13. Dinamika Konsep Diri pada Siswa Berprestasi Rendah (Low Achieving Student)
  14. Dinamika Self-Esteem pada Individu Kelahiran Wuku Wayang (Anak Leged) yang Telah Melaksanakan Upacara Ruwatan Sapuh Leger
  15. Dinamika Welas Asih Diri pada Remaja dengan Skoliosis
  16. Dukungan Sosial Keluarga sebagai Moderator Peran Efikasi Diri Akademik terhadap Student Engagement Siswa SMA/Sederajat pada Pembelajaran Jarak Jauh
  17. Dukungan Sosial sebagai Moderator Peran Efikasi Diri terhadap Resiliensi pada Siswa SMA Penghafal Al-Quran
  18. Efektivitas Hypnotic Guided Imagery terhadap Peningkatan General Self-Efficacy pada Siswa Underachiever
  19. Efektivitas Hypnotic Guided Imagery untuk Meningkatkan Harga Diri pada Siswa SMA dengan Lambat Belajar
  20. Efektivitas Program Intervensi Mindful Self-Compassion untuk Meningkatkan Regulasi Emosi pada Remaja yang Mengalami Perceraian Orang Tua
  21. Efektivitas Program Mindful Self-Compassion Berbasis Daring dalam Menurunkan Kecemasan untuk Membangun Hubungan Romantis pada Perempuan Dewasa Awal
  22. Efikasi Diri Akademik sebagai Mediator antara Problem-focused Coping dan Emotion-focused Coping terhadap Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi
  23. Efikasi Diri Diprediksi oleh Personal Belief in a Just World dengan Optimisme sebagai Mediator
  24. Efikasi Diri Pembelajaran Daring sebagai Mediator Peran Penggunaan Media Sosial dengan Prestasi Akademik
  25. Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Indonesia
  26. Efikasi Diri sebagai Mediator Peran Kepemimpinan Diri terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa dalam Pembelajaran Daring
  27. Eksplorasi Harga Diri dan Depresi pada Pemuja Selebritas dalam Fandom K-Pop Indonesia
  28. Eksplorasi Sindrom Impostor, Strategi Koping, dan Perilaku Mencari Bantuan pada Mahasiswa Tingkat Akhir
  29. Frekuensi Self-Talk dan Dampaknya terhadap Kecemasan Berkomunikasi dalam Berbagai Konteks pada Dewasa Awal Indonesia di Perguruan Tinggi
  30. Grit sebagai Moderator Peran Efikasi Diri Kreatif terhadap Employability pada Mahasiswa
  31. Harga Diri sebagai Mediator Peran Dukungan Orang Tua terhadap Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier Siswa SMA
  32. Harga Diri sebagai Moderator Peran Keterlibatan Pengasuhan Kakek-Nenek terhadap Kesejahteraan Subjektif pada Anak Usia Sekolah Dasar
  33. Hubungan antara Frekuensi Self-talk dengan Kemampuan Interpersonal Mahasiswa
  34. Hubungan antara Harga Diri dan Loneliness Remaja dari Keluarga Bercerai di Era Digital
  35. Hubungan antara Identitas Diri dengan Kemandirian pada Remaja Penggemar Musik Kpop
  36. Hubungan antara Kecenderungan Adiksi Media Sosial, Ketidakpuasan Citra Tubuh, dan Harga Diri pada Mahasiswa
  37. Hubungan antara Konsep Diri dan Afek dengan Kecemasan Sosial pada Remaja Tuli dan Non-Tuli
  38. Hubungan antara Kontrol Diri dengan Presentasi Diri pada Mahasiswa Pengguna Instagram di Yogyakarta
  39. Hubungan antara Orientasi Perbandingan Sosial dan Harga Diri: Peran Moderasi Intensitas Penggunaan LinkedIn
  40. Hubungan antara Perilaku Self-Talk dengan Generalized Self Efficacy pada Mahasiswa
  41. Hubungan antara Pola Asuh Authoritative Orang Tua dan Self-Efficacy terhadap Pengambilan Keputusan dalam Berkarier pada Mahasiswa Tingkat Akhir selama Masa Pandemi COVID-19
  42. Hubungan antara Self-Compassion dan Citra Tubuh (Body Image) pada Perempuan Dewasa Awal Pengguna Aplikasi Tinder di Indonesia
  43. Hubungan antara Self-Compassion dan Kualitas Hidup pada Orang dengan HIV/AIDS
  44. Hubungan antara Sikap Sosiokultural terhadap Penampilan dan Harga Diri
  45. Hubungan Efikasi Diri dengan Komitmen Karier pada Guru
  46. Hubungan Emotional Self-Disclosure dengan Kecemasan dalam Hubungan Romantis pada Dewasa Awal
  47. Hubungan Intensitas Akses Pornografi Online terhadap Self-esteem Mahasiswa
  48. Hubungan Kepercayaan Diri, Perilaku Asertif dan Kemampuan Membangun Relasi Sosial pada Mahasiswa Baru S1 dari Papua di Yogyakarta
  49. Hubungan Musical Engagement terhadap Subjective Well-Being Mahasiswa dengan Self-Esteem sebagai Variabel Mediator
  50. Hubungan Self Efficacy terhadap Perilaku Impulsive Buying Pengguna E-Commerce
  51. Human Nature dalam Identitas Diri: Studi Meta-Etnografi terhadap Konstruk Identitas Diri
  52. Iri Hati Positif sebagai Mediator antara Intensitas Penggunaan LinkedIn dan Harga Diri pada Mahasiswa Indonesia
  53. Kaitan Digital Citizenship terhadap Social Media Competency Dimediasi Collective Self Esteem pada Mahasiswa
  54. Kecerdasan Emosi sebagai Moderator Peran Efikasi Diri terhadap Stres Akademik Mahasiswa Tahun Pertama di Masa Pandemi
  55. Kesepian sebagai Mediator pada Peran Spiritualitas di Tempat Kerja terhadap Kesejahteraan Mental ASN dengan Flexible Working Arrangement: Harga Diri sebagai Moderator
  56. Konsep Diri sebagai Mediator Peran Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan terhadap Motivasi Berprestasi pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  57. Learning Organization sebagai Moderator dalam Peran Core Self-Evaluations Positif dan Negatif terhadap Learning Agility Mahasiswa Sarjana
  58. Memahami Fenomena Impostor pada Mahasiswi Kedokteran dan Teknik
  59. Memahami Impostor Syndrome pada Mahasiswa
  60. Memahami Konsep Diri Penyintas Kekerasan dan Penelantaran Anak: Studi Kasus Individu Dewasa Awal
  61. Memahami Konsep Diri Remaja Fatherless melalui Pendekatan Mozaik
  62. Memahami Peran Efikasi Diri terhadap Kematangan Karier Siswa SMA Internasional di Tangerang
  63. Mendefinisikan Ulang Citra Buruk Prabowo: Analisis Manajemen Kesan dalam Debat Calon Presiden
  64. Menelaah Hubungan antara Kepemimpinan Diri dan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Indonesia
  65. Menggambar sebagai Refleksi Diri: Eksplorasi Diri Anak Berisiko Gangguan Perilaku (Conduct Disorder) di Kabupaten Sleman
  66. Model Kualitas Pertemanan Mahasiswa Baru Berbasis Kepercayaan dengan Pengungkapan Diri dan Komunikasi Online sebagai Mediator
  67. Online Self-Presentation pada Pemilik Second Account Instagram Ditinjau dari Body Image
  68. Orientasi Tujuan Penguasaan sebagai Mediator Peran Efikasi Diri Akademik terhadap Regulasi Diri dalam Belajar pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi
  69. Penerimaan Orang Tua yang Dipersepsikan dan Welas Diri sebagai Prediktor Resiliensi Akademik
  70. Pengalaman Kekerasan dalam Pacaran pada Mahasiswi dan Self-Esteem sebagai Prediktor
  71. Pengaruh Academic Satisfaction terhadap Work-Self Efficacy pada Mahasiswa Magang
  72. Pengaruh Celebrity Worship terhadap Self-Concept Clarity Remaja
  73. Pengaruh Dukungan Emosional dan Kelekatan dengan Ayah terhadap Harga Diri Perempuan Dewasa Awal dalam Hubungan Romantis
  74. Pengaruh Intervensi Hypnotic Guided Imagery (HGI) untuk Meningkatkan Self-Efficacy pada Siswa dengan Kecemasan
  75. Pengaruh Kesadaran Diri terhadap Kecenderungan Diagnosis Mandiri pada Generasi Z
  76. Pengaruh Keterlibatan Pengasuhan Ayah terhadap Konsep Diri Remaja Laki-Laki dengan Maskulinitas Ayah sebagai Variabel Moderator
  77. Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Depresi pada Dewasa Awal dengan Welas Asih sebagai Moderator
  78. Pengaruh Self-awareness terhadap Help-seeking Behavior Kesehatan Mental pada Usia Dewasa Muda yang Berdomisili di Pulau Jawa
  79. Pengaruh Self-Esteem dan Body-Image terhadap Perilaku Penggunaan Produk Perawatan Kulit Wajah pada Laki-Laki
  80. Pengaruh Sosialisasi Etnisitas dalam Keluarga terhadap Harga Diri melalui Mediasi Identitas Etnis pada Remaja Jawa Banyumasan
  81. Pengaruh Work Engagement dan Self-Efficacy terhadap Workforce Agility
  82. Penyesuaian Akademik sebagai Mediator Hubungan Efikasi Diri Akademik terhadap Kesejahteraan Subjektif pada Mahasiswa Baru di Era Pandemi
  83. Peran Adverse Childhood Experiences (ACE) terhadap Kepuasan Hubungan Romantis pada Emerging Adult: Self-Compassion sebagai Mediator
  84. Peran Adversity Quotient dan Emotional Intelligence terhadap Career Decision Making Self-Efficacy pada Siswa Kelas 12 SMA X Yogyakarta
  85. Peran Anonimitas dan Kesepian terhadap Pengungkapan Diri
  86. Peran antara Need for Achievement terhadap Fear of Missing Out pada Generasi Milenial dengan Self Esteem sebagai Moderator
  87. Peran Avoidant Attachment melalui Anonimitas terhadap Self-Disclosure pada Generasi Z Pengguna Twitter (X) Anonim
  88. Peran Big Five Personality Traits terhadap Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada
  89. Peran Body Image terhadap Harga Diri pada Remaja Akhir Perempuan Pengguna Kosmetik
  90. Peran Body Image terhadap Perilaku Pembelian Produk Kecantikan pada Mahasiswa dengan Self Esteem sebagai Moderator
  91. Peran Career Decision-Making Self-Efficacy (CDMSE) terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Sarjana dan Diploma Tingkat Akhir Universitas Gadjah Mada dengan Pengalaman Magang sebagai Moderator
  92. Peran Caregiver Burden terhadap Psychological Well-being Sandwich Generation: Self-compassion sebagai Moderator
  93. Peran Citra Diri terhadap Pengungkapan Diri di Media Sosial
  94. Peran Core Self-Evaluation terhadap Adaptabilitas Karier pada Fresh Graduate
  95. Peran Creative Thinking dan Self-Efficacy terhadap Workforce Agility Karyawan Startup
  96. Peran Dukungan Istri terhadap Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak Usia Kanak-Kanak Tengah dan Akhir dengan Efikasi Diri Paternal sebagai Mediator
  97. Peran Dukungan Orang Tua dan Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier terhadap Identitas Vokasional Remaja
  98. Peran Dukungan Sosial dan Konsep Diri terhadap Pembentukan Self-Esteem pada Mahasiswa di Universitas Gadjah Mada
  99. Peran Dukungan Sosial dari Teman Sebaya terhadap Komitmen Berorganisasi dengan Self-Esteem sebagai Mediator pada Mahasiswa UGM
  100. Peran Dukungan Sosial Orang Tua dan Efikasi Diri terhadap Kesulitan Pengambilan Keputusan Karier pada Siswa SMA
  101. Peran Dukungan Sosial pada Harga Diri Remaja yang Menjalani Gap Year
  102. Peran Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir yang Sedang Mengerjakan Skripsi Dimediasi oleh Self-Compassion
  103. Peran Dukungan Sosial terhadap Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir dengan Inisiatif Pertumbuhan Pribadi sebagai Mediator
  104. Peran Dukungan Sosial terhadap Gejala Gangguan Mental Umum pada Mahasiswa yang Mengerjakan Skripsi dengan Harga Diri sebagai Mediator
  105. Peran Dukungan Sosial terhadap Perilaku Pencarian Kerja pada Generasi Z dengan Efikasi Diri sebagai Mediator
  106. Peran Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Dimediasi oleh Efikasi Diri pada Penyintas COVID-19
  107. Peran Dukungan Sosial, Efikasi Diri dan Resiliensi terhadap Risiko Gangguan Penyesuaian pada Individu Usia Dewasa Awal
  108. Peran Dukungan Teman Sebaya terhadap Kemampuan Adaptasi Karier dengan Efikasi Diri sebagai Variabel Mediator pada Mahasiswa di Yogyakarta
  109. Peran Efikasi Diri Akademik dan Dukungan Keluarga terhadap Subjective Well-Being Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi
  110. Peran Efikasi Diri Akademik dan Dukungan Orang Tua terhadap Stres Akademik Mahasiswa Baru di Masa Pandemi COVID-19
  111. Peran Efikasi Diri Akademik dan Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Grit Siswa SMA Reguler dan Asrama
  112. Peran Efikasi Diri Akademik dan Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Student Engagement Siswa Bintara POLRI yang Mengikuti Pendidikan di Masa Pandemi
  113. Peran Efikasi Diri Akademik dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Akademik Masa Pembelajaran Jarak Jauh pada Mahasiswa Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) Kabupaten Simeulue, Aceh
  114. Peran Efikasi Diri Akademik dan Dukungan Sosial yang Dipersepsikan terhadap Kecemasan Sosial pada Mahasiswa Indonesia Peserta Program Pertukaran Internasional
  115. Peran Efikasi Diri Akademik dan Harga Diri terhadap Kesejahteraan Subjektif pada Mahasiswa yang Sedang Menyelesaikan Skripsi Bersamaan dengan Melaksanakan Magang
  116. Peran Efikasi Diri Akademik dan Impostor Syndrome terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran
  117. Peran Efikasi Diri Akademik dan Kecanduan Permainan Daring terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa
  118. Peran Efikasi Diri Akademik dan Penggunaan Media Sosial terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa
  119. Peran Efikasi Diri Akademik dan Prokrastinasi Akademik terhadap Intensi Plagiarisme di Kalangan Mahasiswa Yogyakarta
  120. Peran Efikasi Diri Akademik terhadap Aspirasi Karier pada Siswa Sekolah Menengah atas (SMA)
  121. Peran Efikasi Diri Akademik terhadap Kelelahan Akademik dengan Mediasi Daya Apung Akademik
  122. Peran Efikasi Diri Akademik terhadap Ketakutan akan Kegagalan Menyelesaikan Tugas Akhir pada Mahasiswa
  123. Peran Efikasi Diri Akademik terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa yang Mengikuti Pembelajaran dari Daring ke Luring
  124. Peran Efikasi Diri dalam Karier terhadap Kebimbangan Karier pada Mahasiswa Gen Z
  125. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Organisasi terhadap Adaptabilitas Karier pada Pekerja Disabilitas
  126. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Online terhadap Kepatuhan Pembelajar pada Kursus Online Public Speaking
  127. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Teman terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa
  128. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial terhadap Grit pada Mahasiswa Magister Psikologi Profesi
  129. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial terhadap Kecemasan Menghadapi Pertandingan pada Atlet Judo Indonesia
  130. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial terhadap Ketidakpatuhan Pengobatan ARV pada Orang dengan HIV (ODHIV)
  131. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa yang Mengikuti Program Kampus Mengajar
  132. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Personel Direktorat Samapta Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta
  133. Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Santri yang Berstatus Mahasiswa di Pondok Pesantren X Yogyakarta
  134. Peran Efikasi Diri dan Kemampuan Pembelajaran Berkelanjutan sebagai Mediator Hubungan Conscientiousness dan Performansi Pembelajaran Kepemimpinan
  135. Peran Efikasi Diri dan Persepsi Pola Asuh Authoritative terhadap Aspirasi Karier Mahasiswa Tingkat Akhir
  136. Peran Efikasi Diri dan Regulasi Diri terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa
  137. Peran Efikasi Diri dan School Belongingness terhadap Masalah Emosi dan Perilaku Remaja Usia Sekolah Dasar
  138. Peran Efikasi Diri dan School Belongingness terhadap Permasalahan Emosi dan Perilaku pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
  139. Peran Efikasi Diri Digital Orang Tua terhadap Mediasi Orang Tua dalam Penggunaan Media Digital Anak
  140. Peran Efikasi Diri Konselor dan Dukungan Supervisor terhadap Resiliensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Psikologi
  141. Peran Efikasi Diri Okupasional terhadap Keterlibatan Kerja dengan Persepsi Konteks Sosial sebagai Variabel Mediator pada Pekerja Milenial
  142. Peran Efikasi Diri pada Pengambilan Keputusan Karier terhadap Kematangan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir
  143. Peran Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier sebagai Mediator Hubungan antara Kepribadian Neuroticism dan Kesulitan Pengambilan Keputusan Karier pada Siswa SMA
  144. Peran Efikasi Diri sebagai Mediator Hubungan antara Kompetensi Sosial-Emosional dan Burnout pada Guru di Sekolah Inklusi
  145. Peran Efikasi Diri terhadap Groupthink pada Anggota UKM di Yogyakarta
  146. Peran Efikasi Diri terhadap Kesejahteraan Psikologis Guru Sekolah Inklusif
  147. Peran Efikasi Diri terhadap Kesulitan Pengambilan Keputusan Karier Mahasiswa Tingkat Akhir
  148. Peran Efikasi Diri terhadap Motivasi Kerja pada Karyawan Part-Time
  149. Peran Efikasi Diri terhadap Orientasi Masa Depan Pendidikan pada Remaja
  150. Peran Efikasi Diri terhadap Perilaku Pengambilan Risiko pada Pendaki Gunung
  151. Peran Efikasi Diri terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Magang
  152. Peran Efikasi Diri Wirausaha dan Dukungan Sosial terhadap Komitmen Wirausaha pada Peserta Program Mahasiswa Wirausaha UGM (PMW UGM)
  153. Peran Efikasi Diri, Budaya Birokrasi, Kepemimpinan Adaptif, dan Employability terhadap Perilaku Kerja Inovatif
  154. Peran Financial Self-efficacy terhadap Perencanaan Keuangan Pasca Pensiun dengan Retirement Goals Clarity sebagai Variabel Mediator
  155. Peran Flourishing terhadap Perilaku Non-Suicidal Self-Injury (NSSI) yang Dimoderatori oleh Self-Compassion pada Dewasa Muda
  156. Peran Gaya Kelekatan Tidak Aman dan Self-Compassion terhadap Gejala Depresi pada Emerging Adulthood
  157. Peran General Self Efficacy dan Meaningful Work terhadap Workforce Agility pada Karyawan Start-Up
  158. Peran Growth Mindset dan Efikasi Diri Guru sebagai Prediktor Perilaku Kerja Inovatif
  159. Peran Harapan Orang Tua dan Parental Self Efficacy terhadap Keterlibatan Orang Tua dalam Perkembangan Karier Anak Sekolah Dasar
  160. Peran Harga Diri dan Dukungan Sosial terhadap Kesejahteraan Subjektif pada Remaja
  161. Peran Harga Diri dan Interaksi Parasosial dengan Selebriti terhadap Citra Tubuh pada Mahasiswa
  162. Peran Harga Diri dan Kelekatan Teman Sebaya terhadap Kecemasan Sosial pada Mahasiswa Tahun Pertama
  163. Peran Harga Diri dan Kepercayaan terhadap Kecemburuan Romantis pada Mahasiswa yang Menjalani Pacaran Jarak Jauh
  164. Peran Harga Diri dan Kontrol Diri terhadap Adiksi Internet di Kalangan Mahasiswa
  165. Peran Harga Diri terhadap Deceptive Self-Presentation pada Profil Aplikasi Kencan Daring
  166. Peran Harga Diri terhadap Non-Suicidal Self-Injury (NSSI) dan Kepemilikan Teman yang Melukai Diri pada Dewasa Muda
  167. Peran Harga Diri terhadap Sikap Asertif pada Mahasiswa
  168. Peran Hope dalam Memediasi Hubungan antara Self-Concept Clarity dan Subjective Well-Being Siswa SMPN a di Kota Yogyakarta
  169. Peran Identitas Moral terhadap Civic Purpose pada Masa Emerging Adulthood: Moral Self-efficacy sebagai Mediator
  170. Peran Ikatan Sosial terhadap Komitmen Organisasi Dimediasi oleh Self-Disclosure pada Badan Kegiatan Mahasiswa Psikologi Universitas Gadjah Mada
  171. Peran Iklim Sekolah terhadap Perilaku Kerja Inovatif pada Guru dengan Kepemimpinan Diri sebagai Moderator
  172. Peran Intensitas Penggunaan Instagram terhadap Kualitas Pertemanan Online dengan Pengungkapan Diri Online sebagai Mediator dan Dimoderasi oleh Jenis Kelamin pada Remaja Akhir
  173. Peran Intensitas Penggunaan Instagram, Presentasi Diri Daring dan Perbandingan Sosial terhadap Harga Diri
  174. Peran Intensitas Penggunaan Kosmetik terhadap Kepercayaan Diri Remaja Tengah Perempuan
  175. Peran Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Psychological Well-Being dengan Mediator Self-Esteem pada Emerging Adulthood
  176. Peran Intensitas Penggunaan Tiktok terhadap Self-Esteem Emerging Adult dengan Upward Social Comparison sebagai Variabel Mediator
  177. Peran Keberfungsian Keluarga dan Efikasi Diri dalam Menjalani Pengobatan terhadap Resiliensi Wanita Penyandang Kanker Payudara
  178. Peran Kecemasan dan Efikasi Diri terhadap Motivasi Kerja Guru Sekolah Luar Biasa di Daerah Istimewa Yogyakarta
  179. Peran Kecemasan terhadap Prokrastinasi Akademik dengan Mediasi Self-compassion
  180. Peran Kecenderungan Kepribadian Ekstrovert terhadap Pengungkapan Diri Online pada Dewasa Awal Pengguna Media Sosial Twitter
  181. Peran Kecerdasan Emosi dan Efikasi Diri dalam Bermain Tenis terhadap Kecemasan Menghadapi Kompetisi pada Atlet Mahasiswa Cabang Olahraga Tenis
  182. Peran Kecerdasan Emosi terhadap Efikasi Diri Keputusan Karier pada Siswa SMA
  183. Peran Kecerdasan Emosional dan Dukungan Orang Tua Terkait Karier terhadap Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier pada Siswa SMAN 3 Penajam Paser Utara
  184. Peran Kedekatan Emosional dengan Kakek Nenek terhadap Kesejahteraan Psikologis Dewasa Awal: Efikasi Diri sebagai Mediator
  185. Peran Keharmonisan Keluarga dan Kelekatan dengan Orang Tua terhadap Kepercayaan Diri pada Usia Dewasa Awal
  186. Peran Kekerasan dalam Pacaran Siber terhadap Harga Diri Lintas Identitas Gender
  187. Peran Kelekatan Cemas terhadap Keterlibatan Akademik pada Dewasa Awal: Mediasi Serial oleh Fenomena Impostor dan Penghambatan Diri
  188. Peran Kelekatan Teman Sebaya terhadap Kecanduan Smartphone pada Remaja dengan Harga Diri sebagai Mediator dan Need to Belong sebagai Moderator
  189. Peran Kepemimpinan Autentik dan Core Self-Evaluation terhadap Organizational Citizenship Behavior
  190. Peran Kepemimpinan Diri (Self Leadership) dan Iklim Organisasi terhadap Perilaku Inovatif Karyawan Startup
  191. Peran Kepemimpinan Diri (Self Leadership) terhadap Kesuksesan Karier Subjektif Karyawan Usia Produktif Dimediasi oleh Core Self-Evaluation
  192. Peran Kepemimpinan Diri terhadap Kesepian pada Mahasiswa Universitas Gadjah Mada
  193. Peran Kepercayaan Diri dan Dukungan Sosial terhadap Kecemasan Menghadapi Pertandingan pada Atlet Karate
  194. Peran Kepercayaan pada Organisasi terhadap Occupational Self-Efficacy pada Dosen dan Tenaga Kependidikan Universitas Gadjah Mada
  195. Peran Kepribadian Big Five Goldberg pada Efikasi Diri Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kota Madiun
  196. Peran Kepribadian Menurut Anchor Personality Theory terhadap Efikasi Diri Akademik pada Mahasiswa yang Mengerjakan Skripsi
  197. Peran Kesepian dan Harga Diri terhadap Pengungkapan Diri Pengguna Aplikasi Kencan Daring Tinder selama Pandemi COVID-19
  198. Peran Kesepian terhadap Depresi pada Masa Dewasa Awal dengan Welas Diri sebagai Moderator
  199. Peran Keterhubungan Sosial dan Welas Diri terhadap Kecenderungan Depresi pada Mahasiswa
  200. Peran Keterlibatan Ayah dan Kesejahteraan Psikologis terhadap Konsep Diri Remaja Gen Z
  201. Peran Keterlibatan Ayah terhadap Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier pada Emerging Adult
  202. Peran Komparasi Sosial dan Self-Efficacy terhadap Quarter-Life Crisis pada Dewasa Awal
  203. Peran Komponen Self-Compassion terhadap Perilaku NSSI pada Mahasiswa
  204. Peran Konsep Diri dan Dukungan Orang Tua Terkait Karier terhadap Kematangan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Daerah Istimewa Yogyakarta
  205. Peran Konsep Diri dan Dukungan Sosial terhadap Ketangguhan Mental Siswa Sekolah Menengah atas
  206. Peran Konsep Diri dan Efikasi Diri Akademik terhadap Aspirasi Karier Mahasiswa
  207. Peran Konsep Diri terhadap Penyesuaian Sosial pada Mahasiswa Rantau dan Mahasiswa Lokal
  208. Peran Konsep Diri terhadap Personal Branding di LinkedIn pada Mahasiswa Universitas Gadjah Mada
  209. Peran Kreativitas Emosional dan Self-Disclosure terhadap Post-Traumatic Growth pada Tenaga Kesehatan Pasca Pandemi COVID-19
  210. Peran Kualitas Persahabatan dan Self Esteem terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Rantau
  211. Peran Kualitas Persahabatan dan Self-Compassion terhadap Perilaku Non-Suicidal Self-Injury (NSSI) pada Emerging Adults
  212. Peran Lingkungan Belajar Konstruktif terhadap Disposisi Berpikir Kritis dengan Mediasi Efikasi Diri Akademik
  213. Peran Literasi Keuangan terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan yang Dimediasi oleh Efikasi Diri Keuangan pada Kelompok Aspiring Middle Class di Daerah Istimewa Yogyakarta
  214. Peran Moral Self-Concept dan Academic Self-Efficacy terhadap Academic Dishonesty pada Mahasiswa dalam Perkuliahan Daring
  215. Peran Narsisme terhadap Strategi Presentasi Diri Online pada Pengguna Second Account Instagram di Indonesia
  216. Peran Neuroticism dan Efikasi Diri Akademik dalam Memprediksi Kecemasan Akademik Mahasiswa
  217. Peran Occupational Self-Efficacy dan Future Time Perspective terhadap Kesiapan Kerja pada Mahasiswa Peserta MSIB
  218. Peran Occupational Self-Efficacy dan Komitmen Organisasi terhadap Workforce Agility pada Karyawan Startup
  219. Peran Occupational Self-Efficacy terhadap Individual Work Performance yang Dimediasi oleh Kepuasan Kerja Karyawan
  220. Peran Occupational Self-efficacy terhadap Job Search Anxiety pada Mahasiswa yang Pernah Menjalani Magang
  221. Peran Occupational Self-Efficacy terhadap Work Readiness pada Fresh Graduate
  222. Peran Orientasi Perbandingan Sosial terhadap Kesiapan Memperbaiki Diri
  223. Peran Parental Career-Related Behavior terhadap Kesulitan Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Semester Akhir dengan Mediator Efikasi Diri
  224. Peran Parental Differential Treatment (PDT) terhadap Kesejahteraan Subjektif (Subjective Well-being) Dewasa Awal: Self-Compassion sebagai Moderator
  225. Peran Parentification Instrumental dan Emosional terhadap Kejelasan Konsep Diri Remaja Akhir dengan Diferensiasi Diri sebagai Mediator
  226. Peran Parenting Self-Efficacy sebagai Mediator Hubungan antara Dukungan Suami dan Keterlibatan Ibu dalam Pendidikan Anak
  227. Peran Pengalaman Magang dan Efikasi Diri terhadap Kesiapan Kerja pada Peserta Magang Kampus Merdeka (MSIB)
  228. Peran Pengaruh Teman Sebaya dan Harga Diri terhadap Conspicuous Consumption pada Mahasiswa
  229. Peran Penggunaan Media Sosial Instagram terhadap Kecemasan Sosial: Mediasi Serial oleh Perbandingan Sosial dan Harga Diri
  230. Peran Pengungkapan Diri dan Persepsi Dukungan Sosial terhadap Keseimbangan Afektif Pengguna Twitter Usia Dewasa Awal
  231. Peran Pengungkapan Diri Daring dan Dukungan Sosial Daring terhadap Kesejahteraan Subjektif Daring Pengguna Akun Kedua Instagram
  232. Peran Perbandingan Sosial terhadap Depresi pada Remaja Pengguna Instagram: Harga Diri sebagai Moderator
  233. Peran Perbandingan Sosial terhadap Kesejahteraan Subjektif dengan Mediator Harga Diri pada Individu Dewasa Muda Pengguna Instagram
  234. Peran Perbandingan Sosial Terkait Penampilan terhadap Harga Diri dengan Citra Tubuh dan Intensitas Penggunaan Instagram sebagai Mediator
  235. Peran Perceived Organizational Support terhadap Work Engagement melalui Occupational Self Efficacy sebagai Mediasi pada Karyawan Work from Home
  236. Peran Perceived Social Support terhadap Help-Seeking Attitudes pada Mahasiswa dengan Self-Concealment sebagai Mediator
  237. Peran Persepsi Pola Asuh terhadap Efikasi Diri Akademik pada Santri Pondok Pesantren Mahasiswa
  238. Peran Persepsi terhadap Keberfungsian Keluarga dan Self-Compassion terhadap Intimacy dalam Hubungan Romantis Generasi Z
  239. Peran Pola Asuh Authoritative dan Dukungan Sosial terhadap Kepercayaan Diri Atlet Pencak Silat
  240. Peran Pola Asuh Orang Tua terhadap Kepercayaan Diri Remaja Akhir
  241. Peran Regulasi Diri dan Konsep Diri Akademis terhadap Prokrastinasi Mahasiswa dalam Penyelesaian Skripsi
  242. Peran Resiliensi Akademik sebagai Mediator antara Efikasi Diri Akademik dengan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa
  243. Peran Restriksi Makan terhadap Self-Esteem pada Orang Dewasa Awal dengan Citra Tubuh Positif sebagai Mediator
  244. Peran Self Compassion terhadap Intensi Melakukan Perilaku Perundungan Online pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
  245. Peran Self Compassion terhadap Quarter-Life Crisis pada Mahasiswa
  246. Peran Self Criticism terhadap Academic Self Efficacy pada Mahasiswa
  247. Peran Self Efficacy terhadap Work Life Balance pada Karyawan Generasi Z
  248. Peran Self Improvement terhadap Personal Branding Mahasiswa di Media Sosial LinkedIn
  249. Peran Self-Compassion dan Perceived Social Support terhadap Gejala Prolonged Grief Pascakematian Significant Others
  250. Peran Self-Compassion dan Social Support terhadap Psychological Well-Being Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas I Kutoarjo dan Klas II Yogyakarta
  251. Peran Self-Compassion terhadap Body Image pada Ibu Pasca-melahirkan
  252. Peran Self-compassion terhadap Depresi pada Dewasa Awal
  253. Peran Self-Compassion terhadap Help-Seeking Intention pada Dewasa Muda
  254. Peran Self-Compassion terhadap Impostor Syndrome pada Mahasiswa dengan Prestasi Akademik
  255. Peran Self-Compassion terhadap Kecemasan Sosial pada Mahasiswa Tahun Pertama
  256. Peran Self-Compassion terhadap Motivasi Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir
  257. Peran Self-Compassion terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Tingkat Akhir
  258. Peran Self-Compassion terhadap Stres Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir dengan Regulasi Emosi sebagai Mediator
  259. Peran Self-compassion terhadap Stres Pengasuhan pada Ibu yang Memiliki Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD)
  260. Peran Self-Determined Motivation dan Dukungan Sosial Pelatih terhadap Kepercayaan Diri Atlet Bridge
  261. Peran Self-Efficacy dan Komitmen Organisasi terhadap Workforce Agility saat Restrukturisasi Organisasi pada Karyawan PT. Perkebunan Nusantara Group
  262. Peran Self-efficacy dan Peer Support terhadap Compassion Fatigue pada Psikolog Klinis
  263. Peran Self-Efficacy dan Pola Asuh Authoritative terhadap Tingkat Kesiapan Kerja pada Mahasiswa Sarjana Tingkat Akhir di Indonesia
  264. Peran Self-Esteem dan Konstrual-Diri Interdependensi terhadap Kecemasan Sosial di Media Sosial pada Mahasiswa Pengguna Instagram
  265. Peran Self-Esteem dan Loneliness terhadap Fear of Missing Out (Fomo) pada Mahasiswa Yogyakarta Pengguna Instagram
  266. Peran Self-Esteem dan Organization Based Self-Esteem terhadap Groupthink pada Karyawan
  267. Peran Self-Esteem dan Regulasi Emosi terhadap Quarter-Life Crisis
  268. Peran Self-Esteem dan Sikap Kompetitif terhadap Perilaku Fear of Missing Out (FOMO) pada Mahasiswa Pengguna LinkedIn dalam Mencari Pekerjaan Magang
  269. Peran Self-Esteem terhadap Pembelian Impulsif Dewasa Awal Konsumen TikTok Shop
  270. Peran Self-Esteem terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Pengguna PayLater pada Dewasa Awal
  271. Peran Self-Leadership terhadap Coping Stress dengan Self-Efficacy sebagai Mediator pada Siswa Sekolah Penerbang TNI AU
  272. Peran Self-Presentation dan Body Image Mahasiswa terhadap Kecemasan dalam Mengunggah Foto di Media Sosial Instagram
  273. Peran Self-Talk dan Persepsi Dukungan Sosial terhadap Konsep Diri pada Mahasiswa di Indonesia
  274. Peran Servant Leadership dan Self-Efficacy terhadap Performansi Karier
  275. Peran Sexual Self-Efficacy terhadap Upaya Perilaku Seksual Aman pada Emerging Adults di Indonesia
  276. Peran Sikap Welas Asih Diri dan Dukungan Keluarga terhadap Kesejahteraan Subjektif Mahasiswa Tingkat Akhir yang Sedang Menyusun Skripsi
  277. Peran Sikap Welas Asih Diri terhadap Tingkat Kesepian
  278. Peran Social Comparison dan Self-Esteem terhadap Body Dissatisfaction pada Remaja Putri
  279. Peran Stereotip Gender terhadap Konsep Diri Akademik Mahasiswi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di Indonesia
  280. Peran Welas Asih Diri dan Dukungan Suami terhadap Kecemasan pada Ibu Hamil
  281. Peran Welas Asih Diri dan Keterampilan Sosial-emosional Guru terhadap Permasalahan Emosi dan Perilaku Siswa SMP
  282. Peran Welas Asih sebagai Faktor Protektif dalam Hubungan antara Pemantauan Tubuh dan Rasa Malu pada Tubuh pada Perempuan Berat Badan Berlebih
  283. Peran Welas Asih sebagai Moderator Hubungan Adverse Childhood Experience dengan Kecenderungan Depresi
  284. Peran Welas Diri dan Keterampilan Sosial-Emosional Guru terhadap Masalah Emosi dan Perilaku Remaja Usia Sekolah Dasar
  285. Peran Welas Diri dan University Belongingness terhadap Kesejahteraan Subjektif Mahasiswa Semester Akhir saat Menghadapi Skripsi
  286. Peran Work Passion terhadap Job Crafting yang Dimediatori Self-Efficacy pada Generasi Y
  287. Peranan Dukungan Sosial Online dan Efikasi Diri dengan Pengungkapan Diri di Media Sosial Twitter pada Remaja Akhir
  288. Peranan Self -Body Image terhadap Oral Academic Presentation Self-Efficacy pada Mahasiswa
  289. Peranan Self-Awareness dan Grit terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional pada Pemimpin Organisasi Kemahasiswaan UGM
  290. Perbandingan Sosial dan Pencarian Umpan Balik di Instagram terhadap Gejala Depresi: Efek Moderasi Harga Diri
  291. Perkembangan Identitas Diri pada Remaja Penggemar Korean Pop yang Mengalami Hubungan Parasosial
  292. Perluasan Diri Pemuda untuk Berkarya melalui Relasi
  293. Persepsi Diskriminasi sebagai Mediator antara Efikasi Diri dan Ketidakpuasan Kerja pada Karyawan dengan Disabilitas
  294. Pikiran Intrusif sebagai Mediator antara Kejelasan Konsep Diri dan Distres Putus Cinta pada Remaja dan Dewasa Muda
  295. Presentasi Diri Online Dewasa Muda dengan Disabilitas Fisik dalam Menggunakan Aplikasi Kencan Daring
  296. Proses Mahasiswa Multietnis dalam Identifikasi Identitas Diri
  297. Proses Transformasi Efikasi Diri Kesehatan Mental pada Kader Remaja Kesehatan Jiwa (KAREJA) melalui Pendekatan Youth Participatory Action Research
  298. Regulasi Diri dalam Belajar sebagai Mediator Hubungan Efikasi Diri Akademik dengan Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah atas di Era Digital
  299. Responsivitas Orang Tua dan Citra Tubuh Remaja: Konsep Diri sebagai Mediator
  300. Saya Ini Tuli Pengguna Bahasa Isyarat: Presentasi Diri Daring Tuli yang Melakukan Advokasi di Media Sosial
  301. Self Disclosure dalam Hubungan Cross-Sex Friendship pada Masa Remaja
  302. Self-Disclosure oleh Suami dan Kepuasan Pernikahan Istri Generasi Milenial
  303. Self-esteem sebagai Mediator Hubungan Parent-child Relationship dan Resiliensi Remaja di Pondok Pesantren
  304. Self-Esteem sebagai Mediator Peran Strategi Koping Adaptif terhadap Distres Psikologis pada Tenaga Kesehatan di Masa Pandemi COVID-19
  305. Sikap dan Efikasi Diri Guru SD Negeri Kota Bontang terhadap Pendidikan Inklusif: Evaluasi Kualitatif Pelatihan Pendidikan Inklusif
  306. Sikap dan Efikasi Diri Guru SMP Negeri di Kota Bontang terhadap Pendidikan Inklusif: Evaluasi Kualitatif Pelatihan Pendidikan Inklusif
  307. State of Uncertainty: Peran Efikasi Diri dan Resiliensi Diri terhadap Adaptabilitas Mahasiswa dalam Menghadapi Fase New Normal COVID-19
  308. Tersembunyi untuk Bertahan: Penyembunyian Diri atas Ide Bunuh Diri pada Orang Dewasa Indonesia
  309. Validasi Modul Mindful Self-Compassion (MSC) untuk Meningkatkan Efikasi Diri pada Remaja dengan Risiko Tinggi Psikosis
  310. Validasi Modul Mindful Self-Compassion Berbasis Daring untuk Meningkatkan Flourishing pada Remaja Perempuan
  311. Validasi Modul Mindful Self-Compassion Berbasis Daring untuk Menurunkan Stres Pengasuhan Ibu dari Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme
  312. Validasi Modul Pelatihan Komunikasi Interpersonal untuk Meningkatkan Efikasi Diri Orang Tua dalam Berkomunikasi dengan Remaja di Lingkungan Berisiko
  313. Validasi Modul Pertolongan Pertama Psikologis pada Kecenderungan Bunuh Diri (P3KBD) Berbasis Daring untuk Meningkatkan Efikasi Diri Caregiver Orang dengan Kecenderungan Bunuh Diri (OKBD)

 

Penutup

Cara seseorang memandang dirinya menentukan banyak keputusan dalam hidupnya, sehingga konsep diri, harga diri, dan efikasi diri selalu menjadi topik yang menarik untuk diteliti. Namun, karena variabel ini sangat populer, nilai kebaruan penelitian Anda akan sangat bergantung pada konteks dan subjek yang dipilih. Gunakan daftar judul di atas untuk melihat kombinasi variabel yang sudah sering dipakai, lalu cari celah baru, misalnya bidang efikasi diri yang belum banyak diteliti atau kelompok subjek yang khas. Dengan begitu, penelitian Anda akan lebih mudah diterima dan memberi manfaat nyata.

Bila Anda memerlukan pendampingan menentukan instrumen atau menyusun kerangka konsep, layanan bimbingan penulisan IDTESIS siap membantu.

Scan the code
Powered by Joinchat