HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tujuan Penggunaan Kata Hai dalam Komik Kobo-Chan

ABSTRAK

Kata hai tidak hanya dapat digunakan dengan tujuan memberi respon terhadap pertanyaan yang diajukan oleh lawan bicara, tapi juga memiliki beberapa tujuan penggunaan lain yang berbeda sesuai dengan konteks saat kata hai tersebut digunakan. Skripsi ini membahas tujuan penggunaan kata hai yang terdapat dalam komik Kobo- Chan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian ini menyarankan bahwa mahasiswa pemelajar bahasa Jepang agar lebih memahami tujuan penggunaan kata hai dalam percakapan dalam bahasa Jepang untuk lebih meningkatkan kemahiran berbahasa Jepang.

Kata kunci: linguistik, tujuan penggunaan, hai

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Bahasa merupakan hal yang paling penting dalam kehidupan manusia dan digunakan di segala bidang kehidupannya. Mempelajari bahasa dan mengkaji bahasa merupakan hal yang penting untuk dilakukan karena secara langsung akan melestarikan dan menginventarisasikan bahasa tersebut. Dengan mempelajari dan melakukan pengkajian terhadap bahasa, akan menghindari manusia dari kepunahan bahasa.1

Pernyataan di atas mendorong penulis untuk mencoba mempelajari dan mengkaji salah satu kata dalam bahasa Jepang yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia, yaitu kata hai (??). Pada awal pembelajaran bahasa Jepang di Program Studi Jepang, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, mahasiswa diperkenalkan pada penggunaan kata hai seperti contoh di bawah,

Contoh 1.
Photobucket Tujuan Penggunaan Kata Hai dalam Komik Kobo-Chan
Apakah [Anda] Sdr. Mike Miller?
… Ya, [saya] Mike Miller.

Contoh 2.
Photobucket Tujuan Penggunaan Kata Hai dalam Komik Kobo-Chan
Apakah ini kartu telepon?
… Ya, betul.
(Sumber: Minna no Nihonggo 1)

Contoh-contoh di atas menunjukkan penggunaan kata hai yang bertujuan sebagai jawaban membenarkan atas apa yang ditanyakan oleh lawan bicara. Namun setelah lebih dalam mempelajari bahasa Jepang, ditemukan penggunaan-penggunaan kata hai yang berbeda dari contoh diatas. Penggunaan yang berbeda ditunjukkan oleh perbedaan makna sesuai dengan konteks pada saat kata hai tersebut digunakan.

Jika kita mengaitkannya dengan makna dan konteks, maka sangat berhubungan dengan salah satu ilmu bahasa yang semakin hangat dibicarakan saat ini, yaitu pragmatik. Leech dalam bukunya, The Principles of Pragmatics, yang telah diterjemahkan dengan judul Prinsip-Prinsip Pragmatik menyatakan bahwa pragmatik adalah studi tentang makna dalam hubungannya dengan situasi-situasi ujar (speech situation).2

Sebagai sebuah studi tentang makna dalam hubungannya dengan situasisituasi ujar, Leech menambahkan bahwa terdapat lima aspek dalam situasi ujar. Kelima aspek tersebut adalah (1) yang menyapa (penyapa) atau yang disapa (pesapa), (2) konteks sebuah tuturan, (3) tujuan sebuah tuturan, (4) tuturan sebagai bentuk tindakan atau kegiatan: tindak ujar, dan (5) tuturan sebagai produk tindak verbal.3 Kelima aspek di atas akan dibahas lebih lanjut pada bab 2.

Kajian kata hai pada skripsi ini berhubungan dengan penggunaan kata hai dalam tindak tutur atau percakapan. Pengkajian yang dimaksud adalah mengenai tujuan digunakannya kata hai tersebut oleh penutur sesuai dengan situasi ujar saat kata tersebut digunakan. Dan dalam skripsi ini penulis akan mencoba untuk menganalisis tujuan penggunaan kata hai yang terdapat dalam beberapa seri komik Kobo-Chan yang dikarang oleh Masashi Ueda.

Leave a Reply