HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Komunikasi: Peran Reporter dlm Produksi Berita Jogja

Judul Tesis : Peran Reporter dalam Produksi Berita Jogja di TVRI Stasiun D.I Yogyakarta

 

A. Latar Belakang

Jurnalistik penyiaran (Broadcast Journalism) di Indonesia telah tumbuh dengan pesat. Hal tersebut dibuktikan dengan banyak berdirinya stasiun televisi swasta. Stasiun-stasiun televisi swasta tersebut juga diperbolehkan untuk memproduksi program berita sendiri, sehingga menjadikan persaingan dunia pertelevisian di Tanah Air menjadi semakin ketat. Program berita televisi adalah salah satu program yang dibutuhkan masyarakat karena sifatnya yang dapat memberikan informasi dengan cepat baik melalui audio maupun visual.

Persaingan tersebut juga berimbas pada TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik untuk lebih meningkatkan mutu siarannya. TVRI sebagai salah satu media massa elektronik yang memiliki peran penting dalam melakukan transformasi sosial mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap berbagai aspek kehidupan terutama sebagai alat penyampaian informasi, hiburan, dan pendidikan.

 

B. Tujuan Penelitian

  1. Untuk melengkapi persyaratan dalam menyelesaikan kuliah dan mendapat gelar Ahli Madya (A.Md) jurusan Penyiaran di fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta.
  2. Mempraktikkan ilmu yang telah didapat selama masa perkuliahan khususnya mata kuliah dasar–dasar jurnalistik serta wawancara dan reportase
  3. Agar mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan mengenai tugas–tugas seorang reporter dan proses penyajian berita yang belum pernah didapatkan semasa kuliah.

 

C. Landasan Teori

Definisi Jurnalistik

Pada dekade 70-an hingga 80-an, istilah jurnalistik lebih mengarah pada kerja wartawan media cetak. Sementara sebutan untuk orang–orang yang bekerja sebagai wartawan media elektronik adalah reporter. Padahal sebenarnya sebutan wartawan dan reporter mempunyai arti yang sama. Setelah terjadi era booming televisi di Indonesia, orang tidak hanya mengasosiasikan istilah jurnalistik pada kerja media cetak tetapi mulai melirik kegiatan jurnalistik elektronik, baik televisi maupun radio. Sehubungan dengan itu definisi jurnalistik pun makin berkembang.

Penyusunan Program Berita

Penyusunan program berita televisi adalah pekerjaan tim yang melibatkan banyak orang di banyak bagian. Video tape yang berisikan materi-materi berita siap siar masih harus diputar di ruang playback yang berada di bagian telecine pada saat siaran berita. Penyiar berita yang telah dirias akan duduk di ruang studio di hadapan sedikitnya tiga kamera yang akan dioperasikan oleh tiga juru kamera (cameraman). Ruang studio juga harus memperoleh intensitas pencahayaan cukup sehingga diperlukan juru lampu (lightingman) yang harus stand by setiap saat untuk menghasilkan efek obyek baik kontras maupun silouet.

Teknik Penulisan Naskah Berita Televisi

Stasiun televisi CNN menyatakan bahwa naskah berita itu harus “To be understood by the truck driver while not insulting the proffesor’s intelligence” yang artinya berita itu harus dimengerti oleh sopir truk namun tanpa harus merendahkan kecerdasan sang profesor (Morrisan, 2004). Dalam menulis naskah berita televisi, reporter berpedoman pada rumus 5W + 1H dan Easy Listening Formula.

 

D. Kesimpulan Tesis

  1. Di tengah persaingan dengan stasiun televisi swasta dan pertumbuhan televisi lokal di Yogyakarta, Berita Jogja tetap menjadi barometer masyarakat Yogyakarta dalam mendapatkan informasi dan pemberitaan yang terjadi di sekitar mereka.
  2. Dengan SDM dan sarana yang terbatas Berita Jogja mampu menyajikan sisi jurnalistik televisi. Keterbatasan ini juga menjadi kendala dalam produksi Berita Jogja khususnya dalam peliputan berita. Sehingga reporter tidak dapat melaksanakan tugasnya secara maksimal dan profesional.

 

E. Saran

  1. Redaksi pemberitaan TVRI stasiun D.I Yogyakarta sebaiknya menyelenggarakan rapat redaksi dalam menentukan dan membahas materi liputan maupun mengevaluasi tugas reporter hari itu. Karena dalam kerja tim peliputan diperlukan koordinasi yang jelas antar personel sehingga materi berita yang telah diproyeksikan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya miss-komunikasi.
  2. Selama pelaksanaan magang penulis mengamati sistem kerja reporter TVRI stasiun D.I Yogyakarta yang hanya mengadakan liputan berdasarkan jadwal liputan. Para reporter tidak berinisiatif untuk melakukan kegiatan liputan tanpa harus menunggu perintah atasan. Oleh karena itu sebaiknya para reporter lebih berinisiatif dalam melakukan perencanaan liputan, tetapi tentunya inisiatif liputan itu tetap harus dikoordinasikan dengan koordinator liputan.
  3. Pengadaan fasilitas internet di ruang redaksi sangat dibutuhkan sebagai sarana penunjang dalam peliputan berita. Selain itu internet juga bisa berfungsi sebagai alternatif sumber berita dan menjalin komunikasi dengan kantor berita maupun stasiun televisi yang lain.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Peran Kehumasan PT. PLN ( Persero ) Area Pelayanan Dan Jaringan Surakarta Dalam Sosialisasi Penghematan Listrik Kepada Masyarakat
  2. Peran Reporter Dalam Produksi Berita Jogja di TVRI Stasiun D.I Yogyakarta
  3. Peranan Media Relations dalam Proses Rebranding The Sunan Hotel Solo
  4. Mekanisme Kerja Creative Design dalam Sebuah Event Organizer di CV. Front Line Indonesia
  5. Peran Public Relations dalam Meningkatkan Penjualan, Mutu dan Citra Produk di PT. Coca-Cola Botling Indonesia Central Java

 

 

Incoming search terms:

Leave a Reply