HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Komunikasi: Konsep Pengantar Karya

Judul Tesis : Konsep Pengantar Karya

 

A. Latar Belakang

Berkembangnya musik juga tidak lepas dari pelaku-pelaku musik itu sendiri atau yang lebih dikenal dengan musisi, bersama dengan berkembangnya musik berkembang pula musisi-musisi yang ada, baik secara solo maupun secara grup. Untuk konsep bermusik grup di Indonesia sendiri diawali dengan grup era enam puluhan yaitu Koes Plus, era sembilan puluhan dengan grup Dewa 19, hingga saat ini era duaribu Sheila on Seven. Mereka adalah kelompok musik yang menjadi raja dimasanya dengan aliran khas mereka sendiri-sendiri dan masih banyak lagi grup-grup musik baru yang memiliki ciri khas aliran musik masingmasing yang menambah warna di dunia musik khususnya di Indonesia.

Mereka adalah grup-grup musik yang sudah professional didunia rekaman professional yang lebih dikenal dengan mayor label dengan perusahaan rekaman besar. Sedangkan didunia amatir sendiri begitu banyak grup musik yang belum mendapat kesempatan masuk kedunia rekaman atau mayor label, walaupun mereka sudah berusaha untuk mengajukan demo keperusahaan rekaman professional namun belum mendapat kesempatan tersebut. Hal tersebut tidak membuat para grup musik amatir untuk berusaha unjuk gigi dalam bermusik,maka itu sekarang banyak grup yang memilih jalur berproduksi sendiri secara independent atau yang sering disebut indie, yaitu membuat album rekaman dengan biaya produksi sendiri dan dipasarkan sendiri tanpa Mayor label. Dan usaha tersebut disebut IndieLabel. Apalagi telah dihapuskannya pelarangan produksi tanpa jalur resmi yaitu Mayor label.

 

B. Rumusan Masalah

Bagaimana memilih media komunikasi visual yang tepat, efektif dan efisien dalam upaya mempromosikan album indie dan grup Rukun sayur agar dapat bersaing dalam belantika musik lokal pada khususnya dan nasional pada umumnya ?

 

C. Landasan Teori

Sejarah dangdut

Awal-awal adanya musik dangdut dicap sebagai musik norak yang hanya dikonsumsi oleh masyarakat golongan menengah kebawah. Padahal dikalangan menengah keatas sendiri banyak juga yang sebenarnya menikmati saat mendengar alunan musik dangdut, tetapi karena gengsi mereka menjadi malu untuk mengakui betapa mereka dapat menikmati musik tersebut. Namun seiring berkembangnya jaman hingga menuntut adanya transparansi, sekarang banyak orang tidak malu untuk mengakui bahwa mereka sebenarnya menyukai aliran musik dangdut.

 

Major Label

Istilah mayor label merujuk pada makna perusahaan rekaman besar yang merupakan konglomerasi untuk memproduksi rekaman atau album yang selanjutnya dilempar ke pasaran. Major label biasanya memiliki banyak divisi yang masing-masing mempunyai wilayah kerja sendiri. Investasi yang dilakukan oleh sebuah major label-pun tidak tanggung-tanggung untuk mengorbitkan pendatang baru.

Tinjauan Promosi

Secara luas promosi penjualan dapat didefinisikan sebagai bentuk persuasi langsung melalui penggunaan berbagai usaha insentif, umumnya berjangka pendek, yang dapat diatur untuk merangsang pembelian produk dengan segera atau meningkatkan jumlah barang yang dibeli konsumen atau pedagang ( Uyung Sulaksana, 2003 : 109 ).

 

D. Kesimpulan Tesis

Rukun Sayur adalah grup musik baru yang mencoba menyuguhkan suatu aliran musik yang baru, dengan dangdut sebagai garis besar alirannya dipadukan dengan aliran – aliran musik lainnya. Lagunya bertemakan kehidupan sehari – hari masyarakat sekitarnya dibawakan dengan kocak dan dengan format band tidak dengan orkes biasanya yang membawakan lagu dangdut.

Dengan keunikan mereka yang menjual, perlu adanya kampanye promosi yang tepat baik untuk album mereka juga grup itu sendiri, dengan pemilihan media yang tepat juga memperhatikan segmentasi yang dituju. Sehingga kegiatan kampanye promosi berhasil dan efektif.

 

E. Saran

Grup musik sama halnya dengan perusahaan, mereka sama – sama memerlukan suatu bentuk komunikasi yang efektif kepada calon konsumen agar dikenal dan diminati masyarakat luas. Promosi yang dilakukan tidak harus menghabiskan biaya yang mahal, yang terpenting adalah bagaimana agar dapat tepat sasaran dalam mengkomunikasikan pesan –pesan yang dimaksud.

Selain dari aspek diatas, untuk memperoleh perhatian konsumen yang tinggi, maka perlu adanya pembenahan format pentas yang dapat menarik perhatian, juga perlu adanya pembenahan ditubuh internal grup sendiri, baik dari segi management maupun personal.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Perancangan Komik Hyang dalam Menumbuhkan Apresiasi Generasi
  2. Citra Politisi Lokal dalam Iklan Politik {Analisis Wacana Citra Mardjoko – Husein
  3. Desain Komunikasi Visual dalam Kampanye Anti Rokok
  4. Desain Komunikasi Visual sebagai Pendukung Promosi
  5. Komik Sebagai Sarana Promosi Tempat Wisata Kota Solo untuk Remaja
  6. Proses Pembuatan dan Sistem Pemasangan Iklan di Harian Umum Radar Jogja
  7. Pengaruh Komunikasi Kantor dan Semangat Kerja terhadap Efektivitas
  8. Acara Talkshow ‘Kick Andy’ dan Wawasan Mahasiswa USU
  9. Customer Service dan Loyalitas Pelanggan
  10. Dinamika Komunikasi Antarbudaya Customer Service Representative Plasa Telkom dengan Pelanggan di Kantor Daerah Pelayanan Telekomunikasi Medan

 

Leave a Reply