HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Ekonomi: Pengaruh Modal Kerja dan Perputaran Modal Kerja trhdp ROE pd Manufaktur

Judul Tesis : Pengaruh Modal Kerja dan Perputaran Modal Kerja terhadap Return On Equity (ROE) pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar pada Bursa Efek Jakarta

 

A. Latar Belakang

Dalam operasi perusahaan sumber dan penggunaan modal kerja biasanya dibiayai dengan modal sendiri dan kredit jangka panjang. Jika kebutuhan modal kerja seluruhnya dibiayai dengan modal sendiri tidak mencukupi kebutuhan akan modal kerja karena modal sendiri digunakan untuk membiayai harta tetap, sedangkan jika kebutuhan modal kerja dibiayai dengan menggunakan kredit jangka panjang seluruhnya maka, hal ini tidak menguntungkan karena penggunaan modal kerja dalam jangka waktu pendek sedangkan perusahaan terikat pada beban tetap yang harus dibayar yaitu bunga. Dalam suatu perusahaan kemampuan seorang manajer diperlukan untuk menghadapi beberapa alternatif dalam memenuhi kebutuhan modal kerjanya, alternatif yang dipilih haruslah menguntungkan bagi perusahaan.

Modal kerja dalam suatu perusahaan adalah sejumlah dana yang harus berputar secara tetap atau permanen. Tingkat perputaran modal kerja yang tinggi akan menguntungkan bagi kreditur jangka pendek karena mereka memperoleh kepastian bahwa modal kerja berputar dengan kecepatan yang tinggi sehingga hutang akan segera dapat dibayar meski dalam kondisi operasi yang sulit. Dalam perusahaan tingkat perputaran modal kerja yang tinggi akibat adanya jumlah modal yang cukup dengan tingkat penjualan yang tinggi sehingga modal cepat kembali kebentuk semula yaitu kas dan piutang. Namun, adakalanya perputaran modal kerja yang tinggi bukan berarti efektif akan tetapi sebagai akibat perusahaan kekurangan modal kerja sedangkan tingkat penjualan dalam perusahaan tersebut tinggi. Sedangkan tingkat perputaran modal kerja yang rendah disebabkan karena banyaknya dana yang tidak dimanfaatkan dalam operasi perusahaan secara efektif dan efisien dengan tingkat penjualan yang rendah.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana perputaran modal kerja pada perusahaan manufaktur yang terdaftar dalam Bursa Efek Jakarta tahun 2002-2004?
  2. Bagaimana modal kerja pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta tahun 2002-2004?
  3. Bagaimana Return On Equity (ROE) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta tahun 2002-2004?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Profitabilitas

Menurut Bambang Riyanto (2002:35) pengertian profitabilitas suatu perusahaan merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode tertentu pada tingkat penjualan, asset dan modal saham tertentu.

 

Pengertian Modal Kerja

Modal kerja merupakan kekayaan/aktiva yang diperlukan oleh perusahaan untuk menghasilkan barang/jasa atau untuk membelanjai kegiatan perusahaan sehari-hari, dan selalu berputar dalam periode tertentu dalam menopang usaha perusahaan.

 

Perputaran Modal Kerja

Modal kerja selalu dalam keadaan berputar atau beroperasi dalam perusahaan selama perusahaan yang bersangkutan dalam keadaan usaha. Periode perputaran modal kerja (working capital turnorver period) dimulai saat kas diinvestasikan dalam komponen modal kerja saat sampai dimana kas kembali lagi menjadi kas. Makin pendek periode tersebut berarti makin cepat perputarannya atau makin tinggi tingkat perputarannya (turnover rate-nya). Lama periode perputaran modal kerjanya tergantung kepada berapa lama periode perputaran dari masing-masing komponen dari modal kerja tersebut. (Riyanto, 2002:62)

 

D. Metode Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan pada 31 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta tahun 2002-2004.

Sampel dalam penelitian ini adalah sampel populasi yaitu keseluruhan laporan keuangan 31 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta tahun 2002-2004.

Variabel dalam penelitian ini adalah modal kerja, perputaran modal kerja dan ROE. Metode pengumpulan data adalah metode dokumentasi dan metode kepustakaan.

Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi linier berganda.

 

E. Kesimpulan

  1. Kondisi perputaran modal kerja di pengaruhi oleh modal kerja (aktiva lancar dan hutang lancar) dalam menghasilkan penjualan. Semakin tinggi volume penjualan maka modal kerja berputar semakin cepat dan modal kerja cepat kembali yang disertai keuntungan yang tinggi pula, dengan keuntungan yang tinggi menyebabkan ROE perusahaan meningkat
  2. Kondisi modal kerja perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek jakarta dari tahun 2002-2004 sangat fluktuatif yang disebabkan perusahaan harus menyesuaikan jumlah modal kerja untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan.
  3. Tingkat profitabilitas (ROE) perusahaan dipengaruhi oleh dua variabel yaitu modal kerja dan perputaran modal kerja, dengan penambahan modal kerja pada tingkat tertentu diharapkan tingkat penjualan tinggi sehingga perputaran modal kerja tinggi dan keuntungan yang diperoleh perusahaan meningkat sehingga ROE perusahaan tinggi.

 

Contoh Tesis Ekonomi

  1. Pengaruh Kredit Bagi Hasil BTM Surya Mentari terhadap Peningkatan Pendapatan Pedagang Kecil
  2. Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Semangat Kerja Pegawai terhadap Kepuasan Masyarakat yang dilayani
  3. Pengaruh Modal Kerja dan Perputaran Modal Kerja terhadap Return On Equity pada Perusahaan
  4. Pengaruh Modal Kerja dan Satuan Jam Kerja terhadap Pendapatan pada Industri Kecil Pengrajin Genting
  5. Pengaruh Modal Terhadap Peningkatan Perolehan SHU Anggota pada KPRI ‘Al Ikhlas’ Man 1 Semarang
  6. Pengaruh Motivasi Mengajar terhadap Persepsi Guru Mengenai Implementasi Muatan Lokal Ekonomi
  7. Pengaruh Motivasi, Dukungan Orang Tua dan Asal Sekolah terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran
  8. Pengaruh Partisipasi Anggota Koperasi terhadap Sisa Hasil Usaha di Koperasi
  9. Pengaruh Pemberian Kredit Produksi terhadap Pendapatan Anggota Koperasi
  10. Pengaruh Persepsi Nasabah tentang Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Nasabah pada BMT
Incoming search terms:

Leave a Reply