HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Deforestasi: Analisis Pengaruh Pendapatan dan Penduduk trhdp Deforestasi

Judul Tesis : Analisis Pengaruh Pendapatan dan Penduduk terhadap Deforestasi

 

A. Latar Belakang

Pemanasan Global atau Global Warming seringkali kita dengar saat ini dan menjadi trend topik pembicaraan para pemerhati lingkungan hidup di dunia. Planet Bumi terus mengalami peningkatan suhu yang mengkhawatirkan dari tahun ke tahun. Data IPCC (2007) menyebutkan suhu permukaan bumi meningkat 0,74 [0,56 – 0,92]0 C dari tahun 1906 – 2005. Suhu rata-rata global mulai meningkat pada awal abad 20 yang kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya kosentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia melalui efek rumah kaca. Akibat dari pemanasan global diperkirakan akan mengakibatkan perubahan-perubahan seperti meningkatnya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim serta perubahan pola dan iklim serta cuaca yang tidak menentu. Pemanasan global berdampak juga terhadap hasil pertanian, hilangnya gletser dan punahnya berbagai jenis hewan.

Menurut Tambunan (2011) salah satu faktor penyebab terjadinya pemanasan global adalah akibat dari meningkatnya gas karbondioksida, yang bisa timbul secara alami seperti pernafasan binatang dan manusia, letusan vulkanik, maupun pembakaran material organik (seperti tumbuhan). Di samping itu manusia juga mempunyai peranan yang cukup signifikan dalam hal ini, yaitu melalui aktivitas produksi, ketika membakar bahan bakar fosil, membakar kayu untuk menghangatkan ruangan dan memasak, dan juga asap kendaraan bermotor.

 

B. Permasalahan Penelitian

Seberapa besar pengaruh pendapatan dan penduduk terhadap deforestasi ?

 

C. Tinjauan Literatur

Keterkaitan Pendapatan dengan Kerusakan Lingkungan (Enviromental Kuznets Curve)

Peningkatan pendapatan yang hanya menekankan kepada pertumbuhan ekonomi tanpa memperhatikan faktor sumber daya alam akan menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan. Kerusakan lingkungan dapat terjadi apabila pertumbuhan ekonomi sangat cepat. Apabila kualitas lingkungan turun melebih daya dukungnya, maka ekonomi akan kehilangan kemampuan untuk tumbuh. Menurut Pearce (1990) dalam Tambunan (2011) menunjukan pemikiran yang dominan melihat hubungan ekonomi dan sumber daya alam dan lingkungan dengan mengambil sumber daya alam dan lingkungan sebagai capital stock. Sebagai konsekuensinya, analog dengan pemikiran “akumulasi modal” dari neo-classic tersebut.

 

Pengaruh Penduduk terhadap Kawasan Hutan

Salah satu penyebab utama deforestasi adalah pertumbuhan penduduk yang terus meningkat di mana membutuhkan lahan baik untuk tempat tinggal, untuk memproduksi makanan (pertanian), kebutuhan akan kayu, dan berbagai produk dari hutan lainnya.

Menurut Malthus (1766 – 1832), ketersediaan sumber daya alam tetap atau terbatas adanya tidak dapat diimbangi pertambahan jumlah penduduk. Teori ini menjelaskan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk dari waktu ke waktu akan semakin mengakibatkan kerusakan sumber daya alam dikarenakan kebutuhan akan pangan semakin terus meningkat.

 

Pengertian Deforestasi

Definisi dari deforestasi memang cukup beragam. Namun secara umum Kementerian Kehutanan (2010) mendefinisikan deforestasi sebagai perubahan hutan menjadi bukan hutan (termasuk perubahan untuk perkebunan, pemukinan, kawasan industri, dan lain-lain). Sedangkan definisi hutan sendiri menurut UU Kehutanan No. 41 Tahun 1999 adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.

 

D. Metode Penelitian

Dalam penelitian ini penulis menggunakan data sekunder yang bersumber dari data Kementerian Kehutanan dan Badan Pusat Statistik.

Data yang digunakan adalah data panel yang berisi dari 18 provinsi yang mewakili 5 (lima) pulau besar di Indonesia yang memiliki kawasan hutan yang luas.

Penelitian ini menggunakan variabel-variabel makro yang merupakan pengembangan dari konsep yang dikemukakan oleh Angelsen dan Kaimowitz (1999).

 

E. Kesimpulan

  1. Kerusakan sumber daya hutan terus terjadi di Indonesia. Kerusakan tersebut baik disebabkan karena tekanan penduduk terhadap kawasan hutan maupun pembangunan infrasruktur untuk peningkatan pendapatan. Pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yang terus meningkat mengakibatkan kebutuhan akan tempat tinggal dan pangan juga meningkat. Selain itu, Indonesia yang merupakan negara berkembang terus meningkatkan pendapatannya terutama dari sektor sumber daya alam, baik dari sektor pertambangan maupun dari sektor kehutanan. Kedua hal ini baik secara langsung atau tidak berdampak terhadap berkurangnya luasan tutupan hutan.
  2. Berdasarkan analisis menggunakan data panel variabel kepadatan penduduk, kemiskinan di pedesaan dan panjang jalan berpengaruh negatif terhadap tutupan hutan. Sedangkan variabel harga domestik kayu bulat berpengaruh positif terhadap tutupan hutan.
  3. Hubungan antara tingkat pendapatan dan tutupan hutan di Indonesia sudah memenuhi enviromental kuznets curve hypothesis di mana pada awal pembangunan negara berkembang sepeti Indonesia tutupan hutan akan berkurang (deforestasi meningkat), sampai pada suatu saat ketika kondisi ekonomi sudah mapan akan mengalami titik balik ke arah sebaliknya.

 

Contoh Tesis Deforestasi

  1. Analisis Pengaruh Pendapatan dan Penduduk Terhadap Deforestasi
  2. Analisis Pengaruh Keterbukaan Perdagangan terhadap Deforestasi di Indonesia
  3. Analisis Ekonomi Deforestasi dan Reforestasi Hutan di Kabupaten Kutai Timur
  4. Analisis faktor-faktor yang Mempengaruhi Deforestasi di Indonesia
Incoming search terms:

Leave a Reply