HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tahapan-Tahapan dalam Kebijakan Publik

Pengertian Kebijakan Publik

Menurut Jones (1999:47) yang mengutip pernyataan Larry Berman (1982), kebijakan merupakan keputusan tetap yang dicirikan oleh pelaku bersifat konsisten dan pengulangan (repetitiveness) tingkah laku dari mereka yang membuat dan dari mereka yang mematuhi keputusan tersebut. Menurutnya, kebijakan merupakan pedoman bagi pimpinan untuk mengambil keputusan, baik dalam memecahkan masalah-masalah yang terjadi maupun untuk mencegah timbulnya masalah. Kebijakan ini dapat dijadikan pedoman bagi tindakan pimpinan maupun bawahan pada semua tingkatan dan berbagai fungsi.

Dalam penelitian ini, kebijakan yang dimaksud adalah adalah kebijakan yang dibuat untuk memecahkan masalah-masalah publik yang disebut dengan kebijakan publik. Pengertian mengenai kebijakan publik itu sendiri seperti yang diungkapkan oleh Dye dalam Theodoulou dan Kofinis (2004:23) adalah

“public policy is whatever government choose to do or not to do” yang terjemahannya adalah apapun pilihan pemerintah untuk dilakukan atau tidak dilakukan.

 

Pengertian yang diberikan Dye menjelaskan bahwa pilihan pemerintah untuk tidak mengambil tindakan apapun atas suatu masalah publik sama pentingnya dengan pilihan pemerintah untuk melakukan suatu tindakan. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa kebijakan publik dibuat oleh badan pemerintah dan bukan organisasi swasta, dan kebijakan publik menyangkut pilihan yang harus dilakukan atau tidak dilakukan oleh badan pemerintah.

 

Tahapan-Tahapan dalam Kebijakan Publik

Dunn (2000:121) mengatakan, proses kebijakan baru dimulai ketika para pelaku kebijakan mulai sadar bahwa adanya situasi permasalahan, yaitu situasi yang dirasakan adanya kesulitan atau kekecewaan dalam perumusan kebutuhan, nilai dan kesempatan (Sumber : http://idtesis.com).

Menurutnya Dunn, proses analisis kebijakan adalah serangkaian aktivitas dalam proses kegiatan yang bersifat politis.

Aktivitas politis tersebut diartikan sebagai proses pembuatan kebijakan dan divisualisasikan sebagai serangkaian tahap yang saling tergantung, yaitu (Sumber : http://idtesis.com):

  1. Penyusunan Agenda
  2. Formulasi Kebijakan
  3. Adopsi Kebijakan
  4. Implementasi Kebijakan
  5. Penilaian Kebijakan.
Incoming search terms:

Leave a Reply