HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi SDM: Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dlm Mengurangi Angka Pengangguran

Judul Skripsi : Strategi Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam Mengurangi Angka Pengangguran di Kota Surakarta Melalui Bursa Kerja

 

A. Latar Belakang

Upaya penyaluran pencari kerja dalam rangka memenuhi pasar kerja tidak lepas dari peranan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi selaku lembaga yang mengurusi masalah ketenagakerjaan. Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi dituntut untuk selalu meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. Pelayanan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi kepada masyarakat ini antara lain dalam hal pembuatan kartu angkatan kerja (kartu kuning), penyediaan informasi lapangan kerja, pengurusan jamsostek bagi para tenaga kerja, pendaftaran lowongan kerja, pemberian pelatihan dan keterampilan bagi calon tenaga kerja, dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja serta menanggapi keluhan permasalahan yang dihadapi tenaga kerja yang berkaitan dengan dunia kerja.

Selain itu, upaya penciptaan dan perluasan lapangan kerja, peningkatan jumlah penyediaan fasilitas kerja dan informasi pasar kerja yang memadai, peningkatan pelatihan keterampilan tenaga kerja baik di lingkungan tempat dia bekerja maupun di balai-balai latihan kerja, dan penyesuaian kembali kurikulum pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja menjadi agenda penting bagi pemerintah yang harus segera diwujudkan untuk mengatasi masalah pengangguran terutama di kota Surakarta ini. Untuk itulah, tepat kiranya apabila Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebagai lembaga pemerintah yang menangani masalah ketenagakerjaan harus turut berupaya dalam menentukan dan menerapkan strategi mengatasi masalah pengangguran di kota Surakarta ini.

 

B. Rumusan Masalah

”Bagaimana strategi Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Surakarta melalui bursa kerja?“

 

C. Landasan Teori

Manajemen Strategi

Pengertian Manajemen Strategi menurut John A. Pearce & Richard B. Robinson (2008:5) adalah :

“Manajemen strategis (strategic management) didefinisikan sebagai suatu set keputusan dan tindakan yang menghasilkan formulasi dan implementasi rencana yang dirancang untuk meraih tujuan suatu perusahaan.”

Tenaga Kerja

Pengertian tenaga kerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan/atau jasa untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Menurut Mulyadi Subri (2003:59) :

”Tenaga kerja (manpower) adalah penduduk dalam usia kerja (berusia 15 – 64 tahun) atau jumlah seluruh penduduk dalam suatu negara yang dapat memproduksi barang dan jasa jika ada permintaan terhadap tenaga mereka, dan jika mereka mau berpartisipasi dalam aktivitas tersebut.”

 

Pengangguran

Pengertian pengangguran menurut Hartini dan G. Kartasapoetra (1992:357) adalah suatu kenyataan apabila orang atau tenaga kerja tidak mendapatkan pekerjaan. Sedangkan menurut Suroto (1992:29) : ”Pengangguran adalah kejadian atau keadaan orang sedang menganggur. Dalam pengertian makro ekonomis pengangguran adalah sebagian dari angkatan kerja yang sedang tidak mempunyai pekerjaan. Dalam pengertian mikro pengangguran adalah keadaan seorang yang mampu dan mau melakukan pekerjaan akan tetapi sedang tidak mempunyai pekerjaan.”

 

D. Metodelogi Penelitian

Lokasi penelitian ini mengambil di wilayah Kota Surakarta, khususnya di lingkup Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Penelitian strategi Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam mengurangi angka pengangguran melalui bursa kerja merupakan suatu penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk melakukan penggambaran terhadap objek atau variabel yang diteliti.

Teknik Pengumpulan Data yaitu wawancara dan pencatatan dokumen. Sumber data yang digunakan berasal dari narasumber, Peristiwa atau aktivitas yang diamati dan dokumen.

Penelitian ini juga menggunakan teknik analisis data kualitatif, yang dimaksud untuk memperoleh gambaran secara khusus yang bersifat menyeluruh tentang apa yang tercakup dalam permasalahan yang dilakukan di lapangan saat pengumpulan data.

 

E. Kesimpulan

Bursa Kerja Khusus (BKK)

Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi selaku pemandu kegiatan Bursa Kerja Khusus (BKK) sudah melaksanakan tugasnya dengan baik, namun dalam kegiatan pembinaan BKK belum bisa dikatakan berhasil karena lembaga pendidikan atau lembaga pelatihan kerja penyelenggara BKK tidak jelas dengan agenda pembinaan dan materi yang diberikan. Keunggulan BKK sebagai mitra kerja Dinsosnakertrans dalam upaya mengurangi pengangguran adalah mampu mengangkat citra lembaga pendidikan atau lembaga pelatihan kerja penyelenggara BKK.

Bursa Kerja Umum (BKU)

Bursa Kerja Umum (BKU) sudah berjalan dengan baik, terbukti dari banyaknya perusahaan dan pencari kerja yang ikut serta, namun masih ditemui masalah teknis yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan BKU. Keunggulan BKU bagi perusahaan adalah mendapatkan tenaga kerja sesuai dengan keinginan mereka sekaligus sebagai ajang pameran bagi perusahaannya sedangkan bagi pencari kerja BKU memberikan kemudahan dan menghemat biaya untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dan memasukkan lamaran kerja.

 

Bursa Kerja Online (BKO)

Situs BKO yang dibuat oleh Dinsosnakertrans sudah baik, namun masih ada perusahaan yang tidak melaporkan lowongan pekerjaan yang telah terisi kepada Dinsosnakertrans, sedangkan sarana prasarana untuk kegiatan operasional BKO sudah memadai, hanya saja personil untuk pemandu tidak ada. Keunggulan BKO yaitu mudah diakses dimanapun dan kapanpun pencari kerja berada.

Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat

Faktor pendukung dapat membantu jalannya bursa kerja yang dilakukan. Faktor pendukung meliputi dana, sarana dan prasarana serta kecakapan personalia yang dimiliki oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam melaksanakan bursa kerja. Sedangkan faktor penghambat dapat mengakibatkan pelaksanaan bursa kerja menjadi tidak maksimal. Faktor penghambat ini meliputi terbatasnya lowongan pekerjaan, pencari kerja yang terlalu selektif dalam memilih pekerjaan dan keterbatasan jumlah personil. Hambatan ini diatasi dengan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Surakarta secara aktif mencari lowongan pekerjaan, memberikan wacana kepada pencari kerja serta personil mengerjakan beberapa tugas sekaligus.

 

Contoh Skripsi Sumber Daya Manusia

  1. Strategi Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam Mengurangi Angka Pengangguran
  2. Efektivitas Pelaksanaan Pelatihan Kerja di Unit Pelaksana Teknis Dinas Loka Latihan Kerja Usaha Kecil
  3. Analisis Daya Dukung Lahan dan Struktur Ekonomi Kabupaten Karanganyar
  4. Analisis Hubungan Faktor-Faktor Intern Petani dengan Tingkat Motivasinya
  5. Analisis Pengaruh Faktor Pendidikan dan Pelatihan
Incoming search terms:

Leave a Reply