HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Psikologi: Konformitas dan Efikasi Diri Sosial dgn Harga Diri

Judul Skripsi : Hubungan Antara Konformitas dan Efikasi Diri Sosial dengan Harga Diri pada Taruna Akademi Kepolisian Tingkat III/Detasemen Ananta Hira

 

A. Latar Belakang

Taruna Akpol tingkat III/detasemen Ananta Hira memiliki rentang usia 20-22 tahun. Berdasarkan kesimpulan beberapa ahli rentang usia tersebut berada pada fase remaja akhir (Panuju & Umami, 2005). Fase remaja akhir ini juga menjadi perhatian penulis karena ditemui masih terbatasnya penelitian dengan subjek remaja akhir. Kebanyakan penelitian menggunakan remaja awal atau remaja secara keseluruhan sebagai subjek penelitiannya. Alasan ini kemudian yang menjadi latar belakang penulis memfokuskan taruna Akpol tingkat III/detasemen Ananta Hira sebagai subjek penelitian.

Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Hubungan antara Konformitas dan Efikasi Diri dengan Harga Diri pada Taruna Akademi Kepolisian Tingkat III/detasemen Ananta Hira”.

 

B. Rumusan Masalah

Apakah terdapat hubungan antara konformitas dan efikasi diri sosial dengan harga diri pada taruna Akademi Kepolisian tingkat III/detasemen Ananta Hira?

 

C. Landasan Teori Skripsi

Pengertian Harga Diri

Harga diri merupakan penilaian atau evaluasi individu terhadap dirinya sendiri mendekati dimensi positif dan negatif (Baron & Byrne, 2005). Harga diri bergantung pada seberapa dekat perasaan individu terhadap karakter dirinya cocok dengan konsep diri idealnya (Baron & Byrne, 2005). Harga diri sebetulnya lebih mengacu pada perasaan penerimaan diri, kesukaan personal terhadap diri sendiri, dan bentuk yang tepat dalam menghargai diri sendiri (Adams & Gullota,1989).

Perkembangan Harga Diri

Harga diri bukan merupakan faktor yang dibawa sejak lahir, tetapi merupakan faktor yang dipelajari dan terbentuk sepanjang pengalaman individu (Tjahjaningsih & Nuryoto, 1994). Sumber-sumber terpenting dalam pembentukan atau perkembangan harga diri adalah pengalaman dalam keluarga, umpan balik terhadap performance dan perbandingan sosial (Michener & Delamater dalam Dayaksini & Hudaniah, 2003). Coopersmith (1967) menguraikan empat tipe pengalaman yang dapat mendefinisikan sukses dan memiliki sensitivitas untuk meningkatkan keberhargaan ketika hal tersebut dialami. Kriteria tersebut adalah sebagai berikut:

  • Power
  • Significance
  • Virtue
  • Competence

Pengertian Efikasi Diri Sosial

Pokok dasar efikasi diri menurut Bandura (1997a) adalah sejauh mana seseorang menilai kemampuan, potensi, dan kecenderungan yang ada pada dirinya untuk dipadukan menjadi tindakan tertentu dalam usahanya mengatasi situasi yang akan datang. Keyakinan atau kemantapan ini akan memberikan suatu landasan untuk berusaha secara tekun, ulet, dan berani menghadapi permasalahan. Individu yang memiliki efikasi diri kuat akan lebih aktif dalam berusaha daripada yang lemah tingkat efikasi dirinya.

 

D. Metode Penelitian

Setiap variabel yang telah diidentifikasikan perlu dilakukan operasionalisasi, yaitu merumuskan definisi variabel secara operasional sehingga dapat diukur. variabel-variabel penelitian ini yaitu harga diri, konformitas dan Efikasi Diri Sosial.

Populasi dalam penelitian ini adalah taruna Akademi Kepolisian tingkat III/ detasemen Ananta Hira dengan jumlah 286 orang taruna.

Pada penelitian ini digunakan simple random sampling atau sampling random sederhana dalam proses pengambilan sampelnya.

Sumber data pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder

 

E. Kesimpulan

  1. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara konformitas dan efikasi diri sosial dengan harga diri pada taruna Akpol tingkat III/detasemen Ananta Hira. Hal ini telah dibuktikan melalui hasil analisis menggunakan teknik analisis regresi dua prediktor diperoleh nilai R = 0,778 serta F regresi = 43,751 > dari F tabel 3,15884 dan p < 0,05, dengan rx1y = 0,449 dan p < 0,05 rx2y = 0,748 dan p < 0,05. Nilai korelasi rx1y = 0,449 dan p < 0,05 menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara konformitas dengan harga diri pada taruna Akademi Kepolisian tingkat III/detasemen Ananta Hira, sedangkan nilai korelasi rx2y = 0,748 dan p < 0,05 menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri sosial dengan harga diri pada taruna Akademi Kepolisian tingkat III/detasemen Ananta Hira.
  2. Tingkat konformitas subjek tergolong tinggi (mean = 49,31), efikasi diri sosial tergolong tingi (mean = 62,2), dan harga diri tergolong tinggi (mean = 58,68).

 

Contoh Skripsi Psikologi

  1. Hubungan Antara Persepsi Karyawan terhadap Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
  2. Hubungan Antara Pola Pengasuhan dan Pola Kelekatan dengan Penyesuaian Sosial pada Remaja
  3. Hubungan Antara Konformitas dan Efikasi Diri Sosial dengan Harga Diri Pada Taruna Akademi Kepolisian
  4. Hubungan Bakat Siswa dan Persepsi Orang Tua dengan Pemilihan
  5. Pengaruh Senam Lansia terhadap Penurunan Tingkat Depresi pada Orang Lanjut Usia

 

Leave a Reply