HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Kepustakaan: Pemeliharaan Koleksi Bahan Pustaka Buku di UPT

Skripsi Kepustakaan : Pemeliharaan Koleksi Bahan Pustaka Buku di UPT Perpustakaan Universitas Diponegoro Semarang

 

A. Latar Belakang

Kegiatan pemeliharaan bahan pustaka dalam sebuah perpustakaan merupakan kegiatan dan merawat agar koleksi-koleksi terhindar dari segala macam kerusakan baik itu kerusakan fisik yang timbul dari dalam ataupun dari luar lingkungan perpustakaan. Kerusakan yang timbul dari dalam meliputi karakteristik bahan pustaka itu sendiri, sedangkan kerusakan yang berasal dari luar misalnya: faktor iklim dan kelembaban, faktor biologi, faktor kimia, dan sebagainya. Di samping itu frekuensi pemakaian yang tinggi serta salah urus dalam penanganan, juga dapat mengakibatkan kerusakan.

Akibatnya banyak bahan pustaka khususnya buku akan mengalami hal-hal seperti: jilidan rusak, kertas rapuh, berubah warna, sobek, dan sebagainya. Pada umumnya proses kerusakan-kerusakan tersebut dapat dicegah dan diperlambat dengan cara merawat bahan pustaka, menghindari dari penyebab kerusakan, memperhatikan kondisi lingkungan, tempat penyimpanan melakukan kegiatan-kegiatan lain yang dapat memperpanjang umur bahan pustaka tersebut. Dengan timbulnya berbagai macam penyebab kerusakan yang ada, maka akan muncul usaha-usaha untuk menanggulanginya.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Faktor-faktor apasaja penyebab kerusakan bahan pustaka di UPT perpustakaan Universitas Diponegoro Semarang (UNDIP) ?
  2. Upaya apasaja yang dilakukan oleh pengelola perpustakaan dalam memelihara atau merawat koleksi bahan pustaka di UPT perpustakaan Universitas Diponegoro Semarang (UNDIP) ?
  3. Apasaja kendala-kendala yang dihadapi dalam pemeliharan bahan pustaka di UPT Perpustakaan Universitas Diponegoro Semarang (UNDIP)?

 

C. Tinjauan Pustaka

Pengertian Pemeliharaan Koleksi Bahan Pustaka

“Pemeliharaan” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1989: 661), berarti proses, cara, perbuatan memelihara, penjagaan, pengawetan, penyelamatan, penghindaran (dari bahaya). Pemeliharaan koleksi buku yang mencakup kegiatan bagaimana cara memperbaiki buku–buku yang rusak karena dipakai, istilah asingnya “BOOK MENDING”. Yang termasuk book mending ialah memperbaiki buku yang rusak sebagian halamannya (sobek, hilang halamnnya dan sebagainya) apabila rusak sampulnya/paperbacknya serta rusak jilitannya, atau menjilid kembali bagi buku-buku yang mengggunakan halaman covernya hanya dari kertas tebal (paperback), ini disebut “REBINDING” istilah ini di gunakan karena penjilidan yang pertama sudah dilakukan oleh penerbit buku itu sendiri. (Moendakir,1980: 1)

Pemeliharaan Bahan Pustaka Buku

Menyadari akan masalah yang ada, maka pemeliharaan bahan pustaka ini sangat penting untuk kelestartaian suatu informasi yang terkandung dalam suatau bahan koleksi. Adapun pemeliharaan ini dapat dilakukan dengan cara reproduksi, penjilidan laminasi/penyampulan penyiangan dan fimigasi. (Lasa HS, 2007: 163-165):

  1. Reproduksi
  2. Penjilidan
  3. Laminasi/penyampulan
  4. Penyiangan
  5. Fumigasi

Faktor Perusak Bahan Pustaka

Koleksi buku dari suatu perpustakaan akan bisa mengalami kerusakankerusakan yang timbul dari berbagai macam penyebabya, faktor-faktor yang merusak bahan koleksi (Moedakir, 1980: 1 – 2), antara lain :

  1. Alamiah
  2. Serangga
  3. Manusia
  4. Binatang Pengerat

 

D. Metode Pengumpulan Data

Metode yang digunakan dalam pengumpulan data untuk membuat tugas akhir ini adalah Metode Observasi, Metode Wawancara, Metode Studi Pustaka.

 

E. Kesimpulan

Kerusakan bahan pustaka yang terjadi di UPT Perpustakaan Diponegoro semarang disebabkan oleh debu, suhu kelembaban, cahaya, faktor biota dan faktor pengguna (menusia). Untuk mengatasi kerusakan yang lebih fatal, maka dilakukan pencegahan lebih dini dengan cara membersihkan rak-rak buku dan majalah dengan kemoceng atau penyedot debu (vacum cleaner), serta membuat peraturan tentang bagaiamana melakukan bahan pustaka contohnya dilarang mencorat-coret bahan pustaka, dilarang melipat atau menyobek halaman buku, bagi pengguna perpustakaan.

Perawatan bahan pustaka dapat dilakukan dengan cara melakukan penggantian sampul (cover), penjilidan buku, penambalan bagian yang sobek, serta menyambung untuk merekatkan bagian yang sobek atau patah. Namun, Alat yang digunakan dalam perbaikan buku masih relatif sederhana. Sehingga perbaikan buku masih kurang optimal.

Contoh Kepustakaan

  1. Layanan Sirkulasi Bahan Pustaka Buku di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah
  2. Pengolahan Terbitan Berkala Jurnal di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Yogyakarta
  3. Pengadaan Buku di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta
  4. Pelayanan Sirkulasi di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Diy ( Unit Badran I )
  5. Gedung dan Tata Ruang di Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen
Incoming search terms:

Leave a Reply