HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Hukum Pidana: Penegakan Hukum trhdp Tindak Pidana dgn Kekerasan

Judul Skripsi : Penegakan  Hukum  terhadap  Tindak  Pidana  dengan Kekerasan  yang dilakukan  oleh  Anak  Pelajar Sekolah di Bawah Umur  di Wilayah Hukum Polres Metro Jakarta Selatan

 

A. Latar Belakang Skripsi

Penanganan  kenakalan remaja yang tidak tepat serta sikap keraguraguan  aparat penegak hukum dalam menangani kriminalitas yang dilakukan oleh pelajar sekolah, secara langsung maupun tidak langsung telah mendorong suatu penyimpangan sosial yang semakin jauh dari pelajar sekolah. Aparat kepolisian terkesan kehilangan konsep dalam menangani masalah kriminalitas dengan kekerasan yang dilakukan oleh anak-anak pelajar sekolah. Oleh karena itu Polri sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat serta sebagai aparat penegak hukum dituntut untuk cepat tanggap dalam menjawab image negatif tersebut. Dari sinilah Polri harus mampu menunjukan profesionalismenya didalam mengatasi suatu problem yang sedang dihadapi masyarakat.

Perlu disadari bahwa keberadaan petugas Polri akan sangat dirasakan oleh masyarakat apabila dalam pelaksanaan tugasnya dapat memberikan dampak positif untuk memenuhi keinginan masyarakat. Dalam hal ini yang diinginkan oleh masyarakat yaitu  agar Polri dapat memberikan rasa aman, masyarakat merasa terlindungi baik secara moril yaitu perasaan tenteram akan terjaminnya keselamatan jiwa individu baik di lingkungan tempat tinggal, lingkungan kerja, dan perjalanannya maupun secara materiil berupa perlindungan harta benda dan tempat tinggal.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimanakah penegakan hukum terhadap tindak pidana dengan kekerasan yang dilakukan oleh anak pelajar sekolah di bawah umur di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan?
  2. Hambatan-hambatan apa dan bagaimana pemecahan masalah tersebut dalam rangka penegakan hukum terhadap tindak pidana dengan kekerasan yang dilakukan oleh anak pelajar sekolah di bawah umur di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan?

 

C. Tinjauan Pustaka

Tinjauan Mengenai Penegakan Hukum

Penegakan hukum adalah proses dilakukannya upaya untuk tegaknya atau berfungsinya norma-norma hukum secara nyata sebagai pedoman perilaku dalam lalulintas atau hubungan–hubungan hukum dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Ditinjau dari sudut subyeknya, penegakan hukum itu dapat dilakukan oleh subyek yang luas dan dapat pula diartikan sebagai upaya penegakan hukum itu melibatkan semua subyek hukum dalam setiap hubungan hukum. Siapa saja yang menjalankan aturan normatif atau melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu dengan mendasarkan diri pada norma aturan hukum yang berlaku, berarti dia menjalankan atau menegakkan aturan hukum. Dalam arti sempit, dari segi subyeknya itu, penegakan hukum itu hanya diartikan sebagai upaya aparatur penegak hukum tertentu untuk menjamin dan memastikan tegaknya hukum itu, apabila diperlukan, aparatur penegak hukum itu diperkenankan untuk menggunakan daya paksa.

 

Pengertian Tindak Pidana

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia maka kata tindak mengandung arti : langkah, perbuatan kejahatan (tentang pembunuhan, perampokan, korupsi, dan sebagainya). Sedangkan menurut Moeljatno  (dalam Roeslan Saleh, 1983,13) mengatakan bahwa perbuatan yang oleh aturan hukum pidana dinyatakan sebagai perbuatan yang dilarang dinamakan perbuatan pidana, juga disebut orang dengan delik. Menurut wujudnya atau sifatnya, perbuatan-perbuatan pidana ini adalah perbuatan-perbuatan yang melawan hukum. Perbuatanp-perbuatan ini juga merugikan masyarakat, dalam arti bertentangan dengan atau menghambat akan terlaksananya tata dalam pergaulan masyarakat yang dianggap baik dan adil. Dapat pula dikatakan bahwa perbuatan pidana ini adalah perbuatan yang anti sosial. Jadi suatu perbuatan dapat dikatakan sebagai suatu tindak pidana apabila perbuatan tersebut telah memenuhi unsur-unsur secara materiil sebagai mana dimaksud dalam KUHP maupun peraturan perundang-undangan yang lain yang sah berlaku di Indonesia.

 

Pengertian anak secara umum

Menurut pengertian yang umum, anak adalah keturunan atau manusia yang masih kecil (KBBI,1990: 31). Sebagai keturunan, anak adalah  seseorang yang  dilahirkan karena hubungan biologis antara laki-laki dengan perempuan. Hubungan  semacam itu telah berlangsung  sepanjang  sejarah umat manusia, yang menurut agama Samawi diawali dengan diturunkannya Adam dan Hawa di muka Bumi. Menurut Islam batasan anak adalah mereka yang telah mimpi basah bagi anak laki-laki dan telah datang haid bagi anak perempuan.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian yang dilaksanakan penulis  termasuk dalam jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif.

Sifat dari penelitian yang akan dilakukan ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif.

Penelitian yang dilakukan oleh Penulis yaitu di Wilayah Hukum Polres Metro Jakarta Selatan hal ini dikarenakan data  mengenai tindak pidana dengan kekerasan yang dilakukan oleh anak pelajar sekolah di bawah umur yang didapat, berasal di wilayah tersebut.

Jenis data ini sangat berkaitan dengan arah pemilihan yang tepat mengenai sumber datanya yaitu data primer dan data sekunder.

Sesuai dengan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini, maka teknik pengumpulan data yang akan digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan penelitian kepustakaan.

 

E. Kesimpulan

Penegakan hukum terhadap tindak pidana dengan kekerasan yang dilakukan oleh anak pelajar sekolah di bawah umur di wilayah hukum Polres Jakarta Selatan untuk saat ini masih lemah. Hal ini terlihat ketika Penyidik melakukan penyidikan terhadap tersangka anak pelajar sekolah di bawah umur :

  1. Penyidik dalam melakukan penyidikan kasus tindak pidana dengan kekerasan yang dilakukan oleh anak pelajar sekolah di bawah umur berpedoman pada KUHAP, KUHP, UU No. 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak dan Disposisi Pimpinan.
  2. Masih adanya penyidik yang hanya berpedoman pada disposisi pimpinan dalam menangani tindak pidana dengan pelaku anak pelajar sekolah di bawah umur menunjukan rendahnya tingkat profesionalisme penyidik, sehingga masih sering terjadi pelanggaran terhadap ketentuan KUHAP.

Hambatan-hambatan dalam upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana dengan kekerasan yang dilakukan oleh anak pelajar sekolah di bawah umur di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan yang berpengaruh signifikan pada penegakan hukum itu sendiri adalah pada :

  1. Aparat penegak hukum, tidak ada unit yang khusus menangani perkara tindak pidana dengan kekerasan yang dilakukan oleh pelajar sekolah sehingga tidak dapat mencapai hasil yang maksimal. Realisasi personil pada Sat Serse Polres Metro Jakarta Selatan yang tidak sesuai dengan DSPP, menjadi hambatan untuk membentuk unit khusus yang menangani tindak pidana dengan kekerasan yang dilakukan oleh pelajar sekolah. Kurangnya personil pada Sat Serse tersebut berpengaruh terhadap pembagian tugas dan penyelesaian perkara tindak pidana dengan kekerasan yang dilakukan oleh pelajar sekolah.
  2. Sarana dan prasarana, keterbatasan sarana dan prasarana sangat berpengaruh terhadap produktivitas dan kinerja penyidik dalam menangani kasus tindak pidana dengan kekerasan yang dilakukan oleh pelajar sekolah. Penempatan tahanan pelajar pelaku tindak pidana dengan kekerasan di rumah tahanan Polres Metro Jakarta Selatan masih digabungkan dengan tahanan orang dewasa, hal ini melanggar ketentuan Pasal 45 ayat (3) UU nomor 3 Tahun 1997 Tentang Pengadilan Anak.

 

Contoh Skripsi Hukum Pidana

  1. Analisis Putusan dalam Tindak Pidana Pemalsuan Surat yang Dilakukan oleh Anggota TNI dalam Lingkungan Peradilan Militer
  2. Studi Komparasi Sanksi Pidana Pembunuhan dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP)
  3. Pelaksanaan Penuntutan oleh Oditur Militer terhadap Tindak Pidana Pemalsuan Surat yang Dilakukan Anggota TNI (Studi Kasus di Oditurat Militer II-11 Yogyakarta)
  4. Peranan Keterangan Terdakwa Sebagai Alat Bukti oleh Hakim dalam Memeriksa dan Memutus
  5. Kajian Yuridis terhadap Tindak Pidana yang dilakukan oleh Geng Motor Menurut Kuhp dan Uu No. 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

 

Incoming search terms:

Leave a Reply