HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Ekonomi: Komparasi Kebijakan Manajerial Antar Generasi Perusahaan Keluarga

Judul Skripsi : Analisis Komparasi Kebijakan Manajerial Antar Generasi Perusahaan Keluarga Kabupaten Boyolali (Studi Replikasi Penelitian Sonfield & Lussier, 2004)

 

A. Latar Belakang

Pertumbuhan sektor ekonomi berbagai negara di dunia banyak didominasi oleh peran serta perusahaan keluarga (Heck & Stafford, 2001; Klein, 2000; Morck & Yeung, 2003; Shanker & Astrachan, 1996). Dominasi ekonomi yang diperankan perusahaan keluarga disebabkan kuantitas ataupun produktifitas sector ekonomi. Kuantitas perusahaan keluarga di US mencapai 80% dari total perusahaan yang ada di negara tersebut (Kinkade, 2006). Perusahaan keluarga di US memberikan kontribusi yang besar terhadap Gross Domestik Product (GDP). GDP merupakan nilai pasar dari barang dan jasa yang dihasilkan oleh tenaga kerja dan industri di US. Hasil penelitian yang telah dilakukan Astrachan dan Shanker (2000) menunjukkan bahwa perusahaan keluarga berkontribusi sebesar 64% GDP US atau senilai 5,9 Trilun US$. Kontribusi perusahaan keluarga pada bidang ekonomi yang lain adalah peluang kerja yang dihasilkan. Tahun 2000, perusahaan keluarga di US memperkerjakan sebanyak 62% dari angkatan kerja di Negara tersebut.

Perkembangan perusahaan keluarga di Indonesia hasil sensus ekonomi tahun 1996 sejumlah 15.741.563 perusahaan dari 16.426.933 total perusahaan. Peranan investasi perusahaan keluarga dalam berbagai bentuk kegiatan ekonomi telah mendorong perputaran perekonomian dalam negri maupun traksaksi luar negri. Ekspor produk perusahaan keluarga seperti tekstil dan produk tekstil menjadi komoditi ekspor utama Indonesia selama beberapa dekade. Kontribusi yang diberikan perusahaan keluarga di Indonesia terhadap GDP/PDB (Produk Domestik Bruto) sebesar 82,44 % (Sensus BPS tahun 1996). Perusahaanperusahaan keluarga tumbuh dan berkembang berpengaruh nyata terhadap perekonomian negara.

 

B. Rumusan Masalah Skripsi

  1. Apakah terdapat perbedaan pelibatan pegawai non-keluarga sebagai manajer antar generasi perusahaan keluarga di kabupaten Boyolali?
  2. Apakah terdapat perbedaan pelibatan anggota keluarga wanita dalam perusahaan antar generasi perusahaan keluarga di kabupaten Boyolali?

 

C. Landasan Teori

Perusahaan Keluarga

Perusahaan keluarga sebagai bidang studi telah tumbuh dari permulaan sampai kepada substansi konseptual dan teoritikal dari ilmu pengetahuan pada abad 21. Perusahaan keluarga memiliki karakteristik dengan kepemilikan atau keterlibatan dua atau lebih anggota keluarga yang sama dalam kehidupan dan fungsi bisnis. Perusahaan keluarga yang disusun atas dasar keluarga dan bisnis, meskipun keluarga dan bisnis adalah institusi yang terpisah dalam anggota, tujuan dan nilai masingmasing.

Metode Manajemen Keuangan

Perusahaan keluarga dari masa ke masa mengalami pertumbuhan dan pengembangan. Manajer perusahaan membutuhkan informasi untuk mengetahui kondisi perusahaan, hal ini dapat dilihat dari laporan laba-rugi dan neraca. Konsep manajemen keuangan yang cermat akan menjadi kebutuhan bagi perusahaan keluarga seperti ROI (Return on Invesment), RONA (Return on Net Asset) dan EVA (Economic Value Added).

Pertimbangan Go Publik

Perusahaan keluarga di berbagai negara melalukan go public sebagai salah satu strategi perusahaan. Review literatur tentang asumsi yang menjadi alasan perusahaan keluarga go publik adalah ketika asset perusahaan keluarga tidak dapat memberikan pertumbuhan keuangan jangka panjang. Alasan lain adalah untuk melanjutkan keberlangsungan perusahaan keluarga ketika tidak ada anggota keluarga yang meneruskan estafet bisnis dari generasi sebelumnya. (Mahérault, 2000; Joneniti, 1998 disajikan ulang oleh Marchisio, 2000).

 

D. Metode Peneltian

Penelitian ini merupakan penelitian survai yang bersifat deskriptif dan kuantitatif.

Data sekunder pada penelitian ini adalah data perusahaan kecil dan menengah yang berada di Kabupaten Boyolali yang diperoleh dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Boyolali.

Analisis diskriminan pada penelitian ini digunakan dengan variable kebalikannya.

 

E. Kesimpulan

  1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kebijakan manajerial antar generasi pada perusahaan keluarga di Kab. Boyolali. Variabel pembeda kebijakan manajerial perusahaan keluarga adalah manajemen tim, konflik, jasa professional, dan go publik. Tujuh variable yang lain tidak berperan sebagai pembeda yang signifikan. Variabel terebut adalah pelibatan non keluarga, pelibatan keluarga wanita, perencanaan suksesi, waktu aktivitas strategis, manajemen keuangan, pengaruh pendiri, dan pembiayaan usaha.
  2. Skor perbedaan kebijakan manajerial antar generasi perusahaan keluarga menunjukkan bahwa variabel go publik memberikan pengaruh terbesar terhadap pengelompokan pada generasi pertama, dan diikuti variabel jasa profesionel dan manajemen tim. Variabel konflik berpengaruh paling besar terhadap pengelompokan pada generasi penerus.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Analisis Komparasi Kebijakan Manajerial Antar Generasi Perusahaan
  2. Analisis Hubungan Antara Pendapatan Per-Kapita, Jumlah Anggota Rumah Tangga
  3. Analisis Pengaruh PMA, PMDN dan Laju Inflasi Terhadap Tingkat Kemiskinan di Jawa Tengah Tahun 1990 – 2003
  4. Analisis Pengaruh Out Standing Credit, Tabungan, Deposito, Antar Bank Pasiva, Modal Inti dan Modal Pinjaman terhadap Rasio Loan To Deposit Ratio
  5. Prosedur Pengiriman Barang Ekspor pada PT. Djakarta Lloyd (Persero) Cabang Semarang

Leave a Reply