HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Ekonomi: Analisis Rasio Keuangan dlm Mendukung Kelayakan Pembiayaan

Judul Skripsi:  Analisis Rasio Keuangan dalam Mendukung Kelayakan Pembiayaan (Studi Kasus pada Bank BRI Syariah Cabang Yogyakarta)

 

A. Latar Belakang

Ada dua aspek dalam melakukan penilaian terhadap kinerja perusahaan. Aspek pertama adalah keuangan, dan aspek kedua adalah non keuangan. Aspek keuangan adalah aspek yang paling banyak digunakan oleh analis pembiayaan. Aspek ini digunakan dengan anggapan bahwa, selain kondisi/keadaan keuangan perusahaan dapat mencerminkan keadaan perusahaan yang sebenarnya, kondisi keuangan perusahaan juga memperlihatkan apakah usaha yang dijalani oleh perusahaan tersebut profitable atau tidak. Inilah yang menjadi nilai lebih/tambah pada aspek keuangan daripada aspek non keuangan. Pada aspek non keuangan, hal semacam ini tidak akan terlihat. Aspek non keuangan hanya mencerminkan kinerja perusahaan yang lebih mengarah kepada hal ke-manajerial-an atau keorganisasian perusahaan.

Penilaian kinerja pada aspek keuangan perusahaan lebih sering menggunakan teknik “analisis rasio keuangan”. Analisis rasio keuangan membutuhkan laporan keuangan selama sedikitnya 2 (dua) tahun terakhir dari berjalannya perusahaan. Dengan analisis rasio keuangan, akan dapat diketahui berapa tingkat likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan rentabilitas yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

 

B. Rumusan Masalah

Bagaimana penggunaan analisis rasio keuangan pada Bank BRI Syariah Cabang Yogyakarta dalam mendukung kelayakan suatu pembiayaan?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah merupakan bagian dari proses akuntansi, yaitu seni daripada pencatatan, penggolongan, dan peringkasan daripada peristiwa-peristiwa dan kejadian-kejadian yang setidak-tidaknya sebagian bersifat keuangan dengan cara yang setepat-tepatnya dan dengan petunjuk atau dinyatakan dalam uang, serta penafsiran terhadap hal-hal yang timbul daripadanya. Hasil dari proses pencatatan tersebut adalah suatu ringkasan dari kondisi keuangan perusahaan. Ringkasan inilah yang kemudian disebut dengan Laporan Keuangan.

Pengertian Analisis Laporan Keuangan

Secara harfiah, analisis laporan keuangan terdiri dari dua kata, yaitu “analisis” dan “laporan keuangan”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “analisis” didefinisikan sebagai “penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan.”

Pengertian Analisis Rasio Keuangan

Adapun pengertian analisis rasio menurut Munawir adalah sebagai berikut:

“Analisis rasio adalah suatu metode analisis untuk mengetahui hubungan dari pos-pos tertentu dalam neraca atau laporan rugi laba secara individu atau kombinasi dari kedua laporan tersebut.”

D. Metode Penelitian Skripsi

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Bank BRI Syariah Cabang Yogyakarta yang dalam penelitian ini adalah sebagai objek penelitian, menggunakan analisis rasio keuangan sebagai salah satu alat menilai kelayakan pembiayaan dari suatu pembiayaan yang diajukan oleh calon nasabah pembiayaan.

Subjek penelitian ini adalah nasabah dari bank yang bersangkutan, yang bergerak di bidang jasa/usaha kesehatan.

Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari bank tersebut, berupa laporan keuangan perusahaan terkait selama 3 (tiga) periode/tahun terakhir.

 

E. Kesimpulan

  1. Bank menerapkan dan/atau menggunakan analisis rasio keuangan sebagaimana dengan teori yang ada pada umumnya; dan penilaian kinerja perusahaan yang dilakukan oleh bank, didasarkan bank pada bentuk pola perkembangan dan kemunduran perusahaan dari tahun ke tahun (trend). Bank tidak menggunakan pola rasio industri disebabkan oleh karena sebagaimana yang diungkapkan oleh Bambang Riyanto di dalam bukunya Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan, bahwa, di Indonesia belum terdapat badan atau lembaga yang dapat/mampu menyusun rasio industri sehingga yang paling relevan di Indonesia sekarang ini, menurut penulis, adalah dengan menggunakan metode pembandingan rasio sekarang dengan rasio-rasio pada waktu lampau.
  2. Relevansi kesimpulan yang dibuat oleh bank dari hasil analisis tersebut, relevan dengan apa yang ditunjukkan melalui hasil analisis itu sendiri. Bank yang bersangkutan tidak mengambil atau membuat kesimpulan yang berbeda/bertentangan dengan hasil analisis tersebut.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Analisis Perataan Laba dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek
  2. Analisis Perbedaan Risiko Sistematik,Volatilitas Harga dan Likuiditas Perdagangan Saham
  3. Faktor yang Mempengaruhi Kelengkapan Pengungkapan Laporan Keuangan Pada Perusahaan
  4. Hubungan Biaya Keagenan, Resiko Pasar dan Kesempatan Investasi dengan Kebijakan Dividen
  5. Analisis Rasio Keuangan

 

Incoming search terms:

Leave a Reply