HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Akutansi: Analisis Net Initial Return Studi Kasus pd Penawaran Perdana Saham

Judul Skripsi : Analisis Net Initial Return Studi Kasus pada Penawaran Perdana Saham di Bursa Efek Jakarta (2001 – 2004)

 

A. Latar Belakang

Penawaran saham perusahaan kepada masyarakat untuk pertama kali dipasar modal dikenal dengan istilah initial public offering (IPO). IPO merupakan salah satu strategi manajemen perusahaan untuk mendapatkan dana dari masyarakat dengan harapan akan menghasilkan kinerja perusahaan yang lebih baik. Ketika akan melakukan IPO perusahaan harus membuat perspektus yang merupakan ketentuan yang ditetapkan oleh BAPEPAM. Informasi didalam prospektus dapat dibagi menjadi dua, yaitu informasi akuntansi dan informasi non akuntansi. Informasi akuntansi adalah laporan keuangan, sedangkan informasi non akuntansi adalah informasi penjamin emisi, auditor, notaris, konsultan hukum, nilai penawaran saham, umur perusahaan, Persentase Kepemilikan Saham, Ukuran Perusahaan, Standar Deviasi, dan Control Return. Kedua informasi ini sering digunakan sebagai bahan penelitian untuk menganalisis return awal saham pada saat IPO.

Dalam proses penawaran perdana saham, harga pasar saham di pasar perdana ditentukan terlebih dahulu sedangkan harga saham di pasar sekunder ditentukan oleh mekanisme pasar yaitu permintaan dan penawaran. Dalam mekanisme ini sering terjadi perbedaan harga saham antara pasar perdana dan pasar sekunder. Apabila penentuan harga saham saat penawaran perdana (IPO) secara signifikan lebih rendah dibanding dengan harga yang terjadi di pasar sekunder hari pertama, maka akan terjadi Underpricing, maka para investor akan memperoleh keuntungan yang relatif lebih besar dari investasi sahamnya. Keuntungan ini diukur menggunakan rasio Initial Return (Brealey &Mayers,2003) dalam Sari (2004).

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah Persentase Kepemilikan Saham, Ukuran Perusahaan, Nilai Penawaran Saham, Standar Deviasi, dan Umur Perusahaan (Age) berpengaruh terhadap Net Initial Return pada perusahaan yang melakukan IPO di Bursa Efek Jakarta Periode 2001 – 2004
  2. Untuk mengetahui faktor yang paling dominan mempengaruhi Net Initial Return pada perusahaan yang melakukan IPO di Bursa Efek Jakarta Periode 2001 – 2004.

 

C. Kajian Pustaka

Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering/ IPO)

Penawaran umum perdana adalah kegiatan yang dilakukan emiten untuk menjual saham kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur undang-undang dan peraturan pelaksanaannya, kegiatan ini lebih popular disebut go pulic. Penawaran efek itu meliputi surat pengakuan berhutang, surat berharga komersial, saham, obligasi, sekuritas kredit, tanda bukti hutang, right issue, warran, opsi dan setiap derivatif lainnya yang ditetapkan BAPEPAM sebagai efek. Saat ini produk yang ditawarkan di Bursa Efek Jakarta meliputi saham, obligasi konvensi, obligasi, saham preferen, right issue dan dana reksa. Diantara produk-produk itu sahamlah yang paling banyak diperjualbelikan termasuk di dalamnya penawaran umum.

Ukuran Perusahaan

Ukuran perusahaan menunjukkan jumlah aset yang dimiliki perusahaan. Semakin besar total aset yang dimiliki perusahaan akan mengindikasikan semakin besar ukuran perusahaan tersebut. Aset perusahaan yang besar akan memberikan signal bahwa perusahaan tersebut mempunyai prospek. Hal ini disebabkan karena aktiva merupakan tolak ukur besaran atau skala suatu perusahaan. Biasanya perusahaan yang lebih besar mempunyai kepastian (certainty) yang lebih besar daripada perusahaan kecil sehingga akan mengurangi tingkat ketidakpastian mengenai prospek perusahaan ke depan. Hal tersebut dapat membantu investor memprediksi risiko yang mungkin terjadi jika ia berinvestasi pada perusahaan tersebut.

Deviasi Standar (Perubahan Harga Saham)

Deviasi Standar (Perubahan Harga Saham) adalah Return harian selama n hari setelah IPO. Standar deviasi merupakan ukuran risiko yang harus ditanggung oleh investor akibat fluktuasi perubahan harga saham. Semakin besar standar deviasi maka semakin tinggi fluktuasi return yang terjadi pada saham-saham IPO sehingga memiliki risiko investasi yang lebih tinggi pula.

 

D. Metode Penelitian

Obyek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan penawaran perdana (IPO) dari tahun 2001 -2004 dan dinyatakan telah listed di Bursa Efek Jakarta.

Populasi penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan penawaran perdana saham dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2004.

Sampel dari penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan penawaran perdana (IPO) dan telah tercatat (Listed) di Bursa Efek Jakarta dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2005.

Teknik pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling.

 

E. Kesimpulan Skripsi

  1. Hasil analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan :

Y = -23,412 + 0,076 X1 + 0,721 X2 + 1,375.10-12 X3 – 21,298 X4 – 0,003X5 yang berarti persentase penawaran saham (X1), ukuran perusahaan (X2), berpengaruh siknifikan terhadap net initial return (Y), sedangkan offering size (X3), standar deviasi dari nilai return (X4) dan umur perusahaan (X5) tidak berpengaruh siknifikan terhadap net initial return (Y).

  1. Deri hasil analisis regresi di atas dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap net initial return adalah ukuran perusahaan.

 

Contoh Skripsi Akuntansi

  1. Analisis Net Initial Return Studi Kasus Pada Penawaran Perdana Saham di Bursa Efek Jakarta
  2. Analisis Pengaruh Pengumuman Dividen Terhadap Return Saham
  3. Analisis Pengaruh Right Issue Terhadap Dividen Dan Capital Gain Pada Perusahaan Yang Go Publik Di Bej 1995-2005
  4. Analisis Reaksi Investor Terhadap Pengumuman Penurunan Pembayaran Dividen
  5. Analisis Reaksi Pasar terhadap Perusahaan yang Tergabung dalam Kelompok Jakarta Islamic Index di Bursa Efek Jakarta Periode 2004-2005

Leave a Reply