HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Remidiasi Pengajaran Fisika Melalui Pendekatan Ketrampilan Proses

Remidiasi Pengajaran Fisika Melalui Pendekatan Ketrampilan Proses

Remidiasi Pengajaran Fisika Melalui Pendekatan Ketrampilan Proses Pokok Bahasan Gerak Rotasi Ditinjau Dari Kemampuan Matematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa di SMA ~ Guru sebagai pengisi dan murid sebagai yang diisi. Otak murid dipandang sebagai safe deposit box, dimana pengetahuan dari guru ditransfer kedalam otak murid dan bila sewaktu-waktu diperlukan, pengetahuan tersebut tinggal diambil saja. Murid hanya menampung apa saja yang disampaikan guru.Jadi hubungannya adalah guru sebagai subyek dan murid sebagai obyek. Model pendidikan ini tidak membebaskan karena sangat menindas para murid.

Freire mengatakan bahwa:

Dalam pendidikan gaya bank pengetahuan merupakan sebuah anugerah yang dihibahkan oleh mereka yang menganggap dirinya berpengetahuan kepada mereka yang dianggap tidak mempunyai pengetahuan apa-apa.

Dari model pendidikan yang demikian maka manusia yang dihasilkan pendidikan ini hanya siap untuk memenuhi kebutuhan zaman dan bukannya bersikap kritis terhadap zamannya. Henri J.M. Nouwen menyebutkan bahwa,” Proses pendidikan/pengajaran yang muncul dalam masalah-masalah di seputar pendidikan yang telah disebutkan di atas tadi sebagai akibat dari jalannya pengajaran yang diwarnai kekerasan. Menurutnya ada tiga ciri dari pengajaran sebagai proses yang diwarnai kekerasan, yaitu : persaingan, satu arah dan mengasingkan. Proses pengajaran yang diwarnai kekerasan itu menurut Nouwen dapat merusak hakikat pendidikan.

Oleh karena itu Nouwen membuat suatu model pendidikan/pengajaran yang disebutnya Pengajaran sebagai proses yang membebaskan. Dalam sebuah model pengajaran ada beberapa metode yang bisa digunakan antara lain metode ekspositori, metode diskusi, metode demonstrasi, atau metode eksperimen.

Menanggapi hal di atas guru dituntut lebih kreatif dalam pembelajaran agar dapat meningkatkan kualitas siswa. Peningkatan kualitas siswa dapat dilihat dari kemampuan kognitif, kemampuan afektif, dan kemampuan psikomotorik. Kemampuan kognitif berkaitan erat dengan sejauh mana siswa dapat menguasai konsep – konsep yang diperoleh selama proses pembelajaran. Kemampuan afektif berkaitan dengan sikap termasuk sikap terhadap guru saat proses belajar mengajar. Kemampuan psikomotorik didefinisikan sebagai kemampuan melakukan serangkaian gerak jasmani dalam urusan koordinasi, sehingga terwujud otomatisasi gerak jasmani.

Rumusan Masalah

Dari pembatasan masalah di atas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:

  1. Apakah ada perbedaan pengaruh antara penggunaan pendekatan ketrampilan proses dengan metode diskusi dan metode ekspositori terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa?
  2. Apakah ada perbedaan pengaruh antara kemampuan Matematika siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa?
  3. Apakah ada interaksi antara pengaruh penggunaan pendekatan ketrampilan proses dan kemampuan Matematika terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa?
  4. Apakah ada peningkatan kemampuan kognitif Fisika siswa setelah penggunaan pendekatan ketrampilan proses melalui metode diskusi dan ekspositori?
 

 

Tujuan Penelitian 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya:

  1. Perbedaan pengaruh antara penggunaan pendekatan ketrampilan proses melalui metode diskusi dan metode ekspositori terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa.
  2. Perbedaan pengaruh antara kemampuan Matematika siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa.
  3. Interaksi pengaruh antara penggunaan pendekatan ketrampilan proses dan kemampuan Matematika terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa.
  4. Peningkatan kemampuan kognitif Fisika setelah pemberian perlakuan berupa pendekatan ketrampilan proses.

Metode Penelitian Tindakan Kelas

Penelitian ini menggunakan eksperimen, Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA N 1 Wedi, Klaten Tahun Ajaran 2006/2007 yang terdiri dari 6 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Sampel yang terpilih dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas, yaitu satu kelas untuk kelompok eksperimen dengan jumlah siswa 37 anak dan satu kelas untuk kelompok kontrol dengan jumlah siswa 36 anak.

Pengambilan data

Pengambilan data menggunakan teknik dokumentasi untuk memperoleh data keadaan awal siswa serta teknik tes untuk memperoleh data kemampuan kognitif siswa pada pokok bahasan Gerak Rotasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan teknik anava dua jalan dengan frekuensi sel sama yang didahului dengan uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas dan uji homogenitas dari nilai ulangan Fisika pokok bahasan Gerak Rotasi. Kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut anava menggunakan metode Scheffe.

Hasil Penelitian Penelitian Tindakan Kelas

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa :

  1. Ada perbedaan pengaruh antara penggunaan pendekatan keterampilan proses melalui metode diskusi dan metode ekspositori terhadap peningkatan kemampuan kognitif siswa pada sub pokok bahasan Gerak Rotasi. Siswa yang diberi pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses melalui metode diskusi mempunyai kemampuan kognitif Fisika yang tidak lebih baik daripada melalui metode ekspositori.
  2. Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara tingkat kemampuan Matematika siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Gerak Rotasi. Siswa yang memiliki kemampuan Matematika kategori tinggi mempunyai kemampuan kognitif lebih tinggi daripada siswa dengan kemampuan Matematika kategori rendah.
  3. Tidak ada interaksi antara penggunaan pendekatan ketrampilan proses dan kemampuan Matematika terhadap peningkatan kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Gerak Rotasi. Jadi antara pembelajaran Fisika dengan pendekatan ketrampilan proses dengan kemampuan Matematika siswa mempunyai pengaruh sendiri-sendiri terhadap peningkatan kemampuan kognitif siswa pada sub pokok bahasan Gerak Rotasi.
  4. Tidak ada peningkatan kemampuan kognitif Fisika setelah pemberian perlakuan berupa pendekatan ketrampilan proses.

Untuk mendapatkan daftar lengkap contoh skripsi pendidikan lengkap / tesis pendidikan lengkap, dalam format PDF, Ms Word, dan Hardcopy, silahkan memilih salah satu link yang tersedia berikut :

TESIS

  1. Daftar Contoh Tesis Pendidikan Lengkap
  2. Daftar Contoh Tesis Pendidikan Matematika

SKRIPSI

  1. Daftar Contoh Skripsi Mata Pelajaran IPA,
  2. Daftar Contoh Skripsi Mata Pelajaran IPS,
  3. Daftar Contoh Skripsi Mata Pelajaran Matematika,
  4. Daftar Contoh Skripsi Mata Pelajaran Sastra dan Bahasa,
  5. Daftar Contoh Skripsi Mata Pelajaran PENJASKES
Incoming search terms:

Leave a Reply