HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Program Sertifikasi Guru dan Pengembangan Profesionalisme Guru

Program Sertifikasi Guru –  Hasil pengujian tentang hipotesis yaitu Adanya keterkaitan program sertifikasi terhadap pengembangan profesionalisme guru menggunkan Chi-Square Tests, didapatkan hasil terdapat keterkaitan program sertifikasi terhadap pengembangan profesionalisme guru.

Kondisi guru-guru memiliki profesionalisme yang baik dilihat dari rasa pengabdian yang melekat dengan dirinya, tanggungjawab sosial yang memandang profesi guru sebagai komponen penting di masyarakat, pandangan tentang kemandirian profesi guru dalam membuat keputusan mengenai apa yang harus dilakukannya, keyakinan guru-guru terhadap profesi bahwa yang berhak memberikan penilaian terhadap dirinya adalah yang mewakili profesinya, dan pandangan guru terhadap pentingnya organisasi profesi dalam pengembangan layanan professional.

Profesionalisme guru pada dasarnya akan mengarah pada sikap menjunjung tinggi nilai-nilai dan norma-norma yang dianut oleh suatu kelompok atau organisasi oleh karena itu pemahaman kode etik dalam menjalin hubungan profesi harus manjadi acuan dalam bekerja sama.

Program sertifikasi tidak hanya dipandang sebagai cara memberikan tunjangan profesi, tetapi sebagai upaya mengubah motivasi dan kinerja guru secara terencana, terarah dan berkesinambungan. Implementasi kebijakan pada prinsipnya adalah cara agar sebuah kebijakan dapat mencapai tujuannya. Demikian juga dengan implementasi kebijakan sertifikasi guru ini memiliki tujuan untuk meningkatkan mutu dan menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Dari hasil pengujian hipotesis dan pembahasan dalam penelitian ini, dapat diambil beberapa kesimpulan antara lain sebagai berikut :

  • Adanya keterkaitan program sertifikasi guru terhadap pengembangan profesionalisme guru.
  • Adanya keterkaitan program sertifikasi guru terhadap mutu pendidikan.
  • Adanya keterkaitan pengembangan profesionalisme guru terhadap mutu pendidikan.
Diperlukan upaya pembenahan asumsi bahwa sertifikasi guru bukan suatu tujuan tetapi media atau sarana untuk meningkatkan mutu pendidikan. Terakhir perlu ada program perawatan dan pengembangan terhadap guru-guru yang telah lulus program sertifikasi, khususnya dalam upaya-upaya peningkatan mutu layanan pembelajaran. Walaupun guru telah tersertifikasi, yang dapat diasumsikan mereka telah memiliki kecakapan kognitif, afektif, dan unjuk kerja yang memadai, namun sebagai akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan pembangunan pendidikan kekinian, maka guru dituntut untuk terus menerus berupaya meningkatkan kompetensinya secara dinamis, walaupun dia sudah memiliki sertifikasi guru.
Incoming search terms:

Leave a Reply