HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Peran Bagian Informasi PT. Angkasa Pura dalam Menunjang Pariwisata

Peran Bagian Informasi PT. (Persero) Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda Surabaya dalam Menunjang Pariwisata di Jawa Timur

ABSTRAK

Laporan Tugas Akhir ini mengkaji tentang Peran Bagian Informasi di PT. (Persero) Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda Surabaya dalam Menunjang Pariwisata di Jawa Timur. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan mutu dan kualitas pelayanan informasi di PT (Persero) Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya, untuk mengetahui bagaimana upaya bagian informasi dalam menunjang pariwisata di Jawa Timur, untuk mengetahui kendala atau permasalahan apa saja yang dihadapi bagian informasi dalam memberikan pelayanan kepada para penumpang, dan untuk mengetahui upaya penyelesaian yang dilakukan dalam menghadapi kendala yang dihadapi bagian informasi dalam menunjang pariwisata di Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung di Bandara Juanda, wawancara dengan para nara sumber yang dapat memberikan informasi secara akurat serta menggunakan studi dokumen dan studi pustaka untuk mendapatkan data yang dibutuhkan kemudian dilakukan analisis data.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit informasi mempunyai peran yang sangat penting dalam menunjang pariwisata di Jawa Timur. Dengan adanya penerangan bandara akan mempermudah para wisatawan dalam mendapatkan informasi mengenai obyek-obyek dan daya tarik wisata yang ada di Jawa Timur. Pelayanan yang baik dari pihak bandara khususnya bagian informasi akan membuat para wisatawan ingin lebih sering mengunjungi obyek-obyek wisata di Jawa Timur.

Kesimpulannya, unit informasi Bandar Udara internasional Juanda Surabaya memiliki peran yang strategis dalam memperkenalkan pariwisata di Jawa Timur.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Di era globalisasi seperti sekarang ini, tidak hanya sarana komunikasi dan teknologi saja yang berkembang dengan pesat. Pelayanan jasa dan sarana transportasi pun mengalami banyak kemajuan, contohnya seperti penggunaan jasa pengiriman barang yang dapat kita kirimkan kemana saja dalam waktu yang singkat. Tidak mengherankan jika pelaku bisnis atau orang-orang yang mempunyai sistem kerja yang cepat memerlukan segala sesuatu yang efisien untuk menunjang kegiatan mereka. Bahkan mahalnya biaya pun tidak menjadi masalah bagi mereka yang menginginkan kemudahan dan ketepatan waktu. (Dani Triardana, 2006: 2)

Seperti orang yang senang bepergian jauh untuk melakukan perjalanan wisata ataupun berbisnis, mereka dapat memanfaatkan alat transportasi yang paling cepat dan efisien, yaitu menggunakan pesawat udara. Seiring berjalannya waktu banyak maskapai baru yang muncul dengan masing-masing keunggulan dan harga yang bervariatif. Tentu saja dengan adanya sarana transportasi pesawat udara yang cepat maka pengguna jasa transportasi pesawat udara pun bertambah. Indonesia adalah negara yang terkenal mempunyai keindahan dan kekayaan alam yang melimpah, maka banyak wisatawan ataupun para penanam modal dari dalam ataupun luar negeri yang berdatangan. Dengan adanya alat transportasi yang menunjang seperti pesawat terbang, maka akan membantu menggali potensipotensi pariwisata yang dimiliki oleh Indonesia. (Tenis Ika, 2007: 7)

Jawa Timur menawarkan beraneka ragam obyek dan daya tarik wisata bagi wisatawan. Jawa Timur adalah propinsi yang kaya akan pemandangan alam dan peninggalan purbakala, yang memungkinkan bagi para wisatawan melakukan perjalanan darat (over land) dari Jogjakarta ke Bali atau sebaliknya untuk singgah di propinsi ini (Brosur, Peta Wisata Jawa Timur). Sebagai salah satu ibukota propinsi di Indonesia, Surabaya kota terbesar kedua setelah Jakarta layak menjadi destinasi bagi wisatawan yang ingin berlibur maupun ingin melakukan kegiatan bisnis. Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya merupakan pintu gerbang utama bagi yang menuju maupun meninggalkan Jawa Timur. Di samping itu mereka juga dapat menggunakan transportasi laut seperti jet foil atau dapat melalui jalan darat dengan kereta api atau bus. Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya juga dianggap sebagai gerbang utama terjadinya investasi perindustrian maupun kepariwisataan. Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan potensi-potensi sumber daya manusia yang handal dalam mengelola Bandar Udara Juanda. Untuk menciptakan kredibilitas yang tinggi di mata masyarakat luas pihak bandara harus menjaga etos kerja yang dimiliki (Brosur, Peta Wisata Jawa Timur)

Pelayanan setiap unit kerja yang bergerak dalam sektor pariwisata harus dapat dilaksanakan tepat waktu, sehingga keseluruhan pelayanan dapat dikatakan baik dan berkualitas. Pelayanan adalah sesuatu yang diberikan kepada konsumen bukan berwujud benda melainkan jasa dengan tujuan untuk memuaskan konsumen dengan batas-batas tertentu.

Menurut sebagian orang terutama orang Indonesia khususnya orang Jawa banyak yang mengartikan kata pelayanan dalam berbagai versi maupun bentuk. Seperti pengertian yang dilakukan oleh sebagian pengajar dalam hal ini adalah R.V Haryono. Dalam bahasa Inggris pelayanan adalah service. Kata service dapat diartikan sebagai berikut : S (smile atau senyum), E (enthusiasm atau semangat kerja), R (Repeatedly atau pengulangan), V (Velocity atau tanggap), I (inisiative atau punya ide penyelesaian), C (cooperative taua kerja sama), E (eficiency atau efisisen) (Wahyono Nurhadi, 2002: 10)

Senyum merupakan cara untuk kontak dengan lawan bicara, dengan senyum membuat percakapan menjadi menyenangkan. Di sini sebagai petugas penjual jasa senyum merupakan modal utama untuk mengurangi komplain. Senyum sebagai ucapan selamat datang. Petugas pelayanan harus tetap semangat melayani konsumen walau ada permasalahan pada diri karyawan. Mengulangi kesan yang baik dengan menghafal nama dan sifat konsumen, supaya bisa memberikan pelayanan yang terbaik.

Petugas atau karyawan harus tanggap terhadap permasalahan, apa yang harus dikerjakan, permasalahan yang dihadapi bisa diselesaikan bila para karyawan kreatif atau punya ide untuk solusi penyelesaian. Dengan bekerja sama satu dengan yang lain permasalahan akan terkurangi. Semua itu harus dikerjakan dengan cepat dan tepat.

Pelayanan merupakan bagian dari bisnis, tanpa pelayanan bisnis tidak akan berjalan, karena pelayanan merupakan modal utama dalam bisnis, keuntungan bisnis berasal dari uang konsumen, sedangkan konsumen punya hak dilayani sesuai keinginan mereka, maka berlakulah prinsip ”… the consumen is the king”, yang dalam bahasa Indonesia berarti ”… konsumen adalah raja”. Para konsumen dengan adanya pelayanan yang dilakukan karyawan sangat membantu sekali dalam memperoleh informasi (Wahyono Nurhadi, 2002: 11).

Ada berbagai bidang dan sub dinas yang dimiliki oleh Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya. Setiap bidang dan unit mempunyai peran dan fungsi masing-masing. Untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pengguna jasa, pihak bandara sebagai penyedia jasa penerbangan harus mampu memahami kebutuhan para pengguna jasa. Dalam hal ini yang berperan sangat penting adalah bagian penerangan atau informasi bandara. Bagian ini berfungsi sebagai sarana penerangan dalam bandara yang secara langsung digunakan untuk berinteraksi dengan para pengguna jasa. Untuk itu para staff informasi perusahaan khususnya, tidak hanya mengutamakan penampilan fisik tetapi mereka juga harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan para pengguna jasa. Para staff informasi juga harus memiliki wawasan yang luas agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jasa. Bandar Udara internasional Juanda Surabaya merupakan pintu gerbang utama pariwisata maka apabila pihak bandara memberikan pelayanan yang baik kepada para pengguna jasa maka akan meningkatkan pariwisata di Jawa Timur.

Untuk itulah penulis mengkaji bagimana peran bagian atau unit informasi di Bandara Juanda dalam memberikan kontribusi untuk meningkatkan pariwisata di Jawa Timur. Maka dari itu, penulis mengambil judul ”PERAN BAGIANI NFORMASI PT. (PERSERO) ANGKASA PURA I BANDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA DALAM MENUNJANG PARIWISATA DI JAWA TIMUR”.

Incoming search terms:

Leave a Reply