HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengertian Produktivitas Kerja Menurut Para Ahli

Tuntutan Perusahaan terhadap Produktivitas Kerja yang Tinggi

Dalam bekerja seseorang dituntut untuk mengahsilkan suatu hasil pekerjaan yang maksimal, dengan kata lain seseorang harus dituntut produktivitas.

Produktivitas akan menekankan pada hasil yang maksimal dan sekaligus pada prosedur atau cara memperolehnya, yaitu hasil maksimal yang dicapai harus dengan pengorbanan atau resiko yang relatif kecil.

Untuk menaikkan prduktivitas, para manajer, teknisi dan karyawan harus memproduksi lebih banyak keluaran (nilai rupiah atau unit produk dan unit jasa) dari setiap unit masukan.

Produktivitas berasal dari Bahasa Inggris yaitu product, yang kemudian berkembang menjadi kata productive yang berarti menghasilkan. Kata productive dalam Bahasa Indonesia menjadi produktivitas yang berarti kekuatan atau kemampuan menghasilkan sesuatu.

Pengertian Produktivitas Kerja Menurut Para Ahli

Dari uraian di atas, mengundang para ahli untuk berpendapat sebagai berikut:

  1. Menurut Muchdarsyah Sinungan produktivitas kerja juga diartikan sebagai Tindakan efisiensi dalam memproduksi barang-barang atau jasa.
  2. Payaman Simanjuntak mengemukakan bahwa Secara filosofis, produktivitas mengandung pandangan hidup dan sikap mental yang selalu berusaha untuk meningkatkan mutu kehidupan. Keadaan hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan mutu kehidupan besok harus lebih baik dari hari ini. Pandangan hidup dan sikap mental yang demikian akan mendorong manusia untuk tidak cepat merasa puas, akan tetapi terus mengembangkan diri untuk meningkatkan kemampuan sehingga akan dihasilkan produktivitas yang tinggi.

Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa produktivitas dapat tercapai apabila dalam memproduksi suatu barang dicapai secara efisien dan mutu dari proses produksi tersebut akan lebih baik dari hari ke hari.

Produktivitas kerja merupakan salah satu masalah penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Perusahaan akan selalu berusaha meningkatkan produktivitas kerja karyawan, untuk mewujudkan tujuan yang telah digariskan sebelumnya.

Hal ini sesuai dengan pernyataan para ahli yang disampaikan, sebagai berikut:

  1. Sondang P. Siagian berpendapat bahwa produktivitas kerja yakni Kemampuan memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari sarana dan prasarana yang tersedia dengan menghasilkan output yang optimal, bahkan kalau bisa semaksimnal mungkin.
  2. Payaman Simanjuntak adalah Perbandingan antara hasil yang dicapai (keluaran) dengan keseluruhan sumber daya (masukan) yang dipergunakan per satuan waktu.

Sumber daya masukan dapat terdiri dari beberapa faktor produksi, seperti: tanah, gedung, mesin, peralatan, bahan mentah dan sumber daya manusia sendiri.

Berdasarkan kedua pendapat tersebut dapat disimpulkan produktivitas kerja adalah perbandingan antara hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang dipergunakan per satuan waktu dengan mengambil manfaat yang sebesar-besarnya dari sarana dan prasarana yang tersedia.

Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja

Adapun Faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan perusahaan dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu:

  • Yang menyangkut kualitas dan
  • kemampuan fisik karyawan
  • Sarana pendukung Supra sarana.

Menurut manusia sebagai tenaga kerja agar produktif harus mampu mendayagunakan lima sumber kerja, baik yang terdapat pada dirinya maupun lingkungan sekitarnya.

Kelima sumber yang dimaksud adalah:

  • Penggunaan pikiran
  • Penggunaan tenaga jasmani/fisik
  • Penggunaan waktu
  • Penggunaan ruangan
  • Penggunaan material/bahan dan uang.

Demikian artikel yang membahas mengenai pengertian produktivitas kerja, faktor produktivitas kerja, sumber produktivitas kerja. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai bahan acuan refrensi anda.

Incoming search terms:

Leave a Reply