HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Psikologi: Pengaruh Senam Lansia thd Penurunan Tingkat Depresi pd Orang Lanjut Usia

Judul Tesis : Pengaruh Senam Lansia terhadap Penurunan Tingkat Depresi pada Orang Lanjut Usia

 

A. Latar Belakang

Keberadaan lansia yang semakin meningkat menimbulkan berbagai polemik dewasa ini. Berbagai masalah fisik, psikologis, dan sosial akibat proses degeneratif yang muncul seiring dengan menuanya seseorang menjadi tantangan bagi lansia dan linkungannya. Semua orang akan mengalami masa tua atau lanjut usia yang secara alami tidak dapat dihindarkan. Pada usia tersebut akan terjadi kemunduran sel-sel yang dapat mempengaruhi fungsi dan kemampuan sistem tubuh termasuk syaraf, jantung, dan pembuluh darah. Berbagai masalah yang dihadapi lansia antara lain penyakit yang biasanya bersifat kronis dan memerlukan penanganan spesialistik. Selain itu, penyakit yang berkaitan dengan mental juga sering melanda para lansia (Papalia, 2008). Inilah yang kemudian menjadi problem bagi negara-negara yang notabene mempunyai jumlah lanjut usia tinggi.

Proses menjadi tua merupakan hal yang dialami oleh setiap insan dan merupakan proses biopsikososial dan bukan merupakan sesuatu yang statis.Perkembangan lansia dapat diartikan merupakan respon pertahanan terhadap penurunan fungsi fisik, psikologis, dan sosial yang terjadi. Proses menjadi tua selalu disertai oleh menurunnya proses mental dengan beberapa kesulitan dalam memasukkan bahan-bahan baru ke dalam ingatan (Kaplan & Saddock dalam Nuhriawangsa, 2008). Adapun penurunan fungsi pada individu menimbulkan berbagai keterbatasan. Penurunan fungsi fisik akan diikuti penurunan fungsi fungsi mental serta berpengaruh terhadap kehidupan sosial.

 

B. Rumusan Masalah

“Apakah ada pengaruh senam lansia terhadap penurunan tingkat depresi pada orang lanjut usia?”.

 

C. Landasan Teori

Depresi pada Lanjut Usia

Gangguan depresi mayor adalah tipe yang paling umum dari gangguan mood yang dapat didiagnosis, dengan perkiraan prevalensi selama hidup berkisar antara 10% hingga 25% untuk wanita dan 5% hingga 12% untuk pria (APA dalam Nevid, 2003). Depresi mayor akan menurun seiiring usia tetapi depresi merupakan masalah utama yang dihadapi oleh banyak orang usia lanjut (Karel dan Hinrichsen dalam Nevid, 2003).

 

Senam Lansia

Menurut kamus Bahasa Indonesia (Tim Prima Pena), Definisi senam adalah gerak badan untuk memelihara kesehatan tubuh.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini merupakan suatu quasi-experimental research dengan menggunakan model non randomized pretest-post test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelompok lanjut usia (lansia) di Kecamatan Galur Kabupaten Kulonprogo.Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket atau skala psikologi.

 

E. Kesimpulan

  1. Terdapat perbedaan mean pretes dan postes pada kelompok ekperimen yaitu sebesar 8,867 untuk pretest dan sebesar 8,333 untuk postest yang menunjukkan terjadi sedikit penurunan tingkat depresi setelah pemberian senam lansia akan tetapi nilai t 0,440 dengan p value sebesar 0,663 lebih besar (>) dari 0,05 sehingga perbedaan tersebut tidak signifikan.
  2. Terdapat perbedaan mean pretes dan postes pada kelompok kontrol yaitu sebesar 12,033 untuk pretest dan sebesar 11,967 untuk postest yang menunjukkan terjadi sedikit penurunan tingkat depresi akan tetapi nilai t 0,051 dengan p value 0,960 lebih besar (>) dari 0,05 sehingga perbedaan tersebut tidak signifikan.
  3. Terdapat perbedaan skor pada kelompok ekperimen dan kontrol yaitu sebesar 5,20 untuk kelompok kontrol dan sebesar 5,133 untuk kelompok eksperimen yang menunjukkan terjadi sedikit penurunan tingkat depresi pada kelompok eksprimen yang diberikan senam lansia akan tetapi nilai t 0,057 dengan p value 0,954 lebih besar (>) dari 0,05 sehingga penurunan tersebut tidak signifikan.

 

Contoh Tesis Psikologi

  1. pengaruh senam lansia terhadap penurunan tingkat depresi pada orang lanjut usia
  2. Hubungan antara presepsi karyawan terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan stress kerja bagian weaving II PT. Batam Textile Industry Ungaran Tahun 2006.
  3. Hubungan antara pola pengasuhan dan pola kelekatan Dengan penyesuaian sosial pada remaja Siswa kelas xi sma negeri 1 sragen.
  4. Hubungan antara Konformitas dan Efikasi Diri Sosial dengan Harga Diri pada Taruna Akademi Kepolisian Tingkat III / Detasemen Ananta Hira
  5. Hubungan Bakat Siswa dan Persepsi Orang Tua dengan Pemilihan Jurusan Ilmu Sosial Siswa XI Sma Negeri 3 Wonogiri Tahun Ajaran 2006/2007.

 

Leave a Reply